Tips Ramadhan

3 (Tiga) Waktu Paling Tepat untuk Olahraga di Bulan Puasa

By Tips Ramadhan | May 23, 2019 No Comments
olahraga di bulan puasa

Ketika bulan Ramadhan, umat muslim diwajibkan untuk menjalankan ibadah puasa. Menahan lapar dan haus sejak terbitnya fajar hingga tenggelamnya matahari merupakan sebuah kewajiban.

Kurang lebih selama 13 hingga 15 jam tubuh tidak mendapatkan asupan makanan maupun juga minuman.

Bukan berarti seluruh umat muslim di dunia lantas juga berhenti beraktivitas. Justru salah satu ujiannya adalah melaksanakan ibadah dan tetap beraktivitas seperti biasa di luar bulan Ramadhan. Termasuk tetap menjaga kebugaran tubuh dengan berolahraga.

Bahkan yang menarik, berolahraga saat puasa bisa menjadi kesempatan bagi Anda yang ingin mendapatkan berat badan ideal dengan membakar kalori lebih banyak.[1]

Perlu diingat bahwa saat berpuasa, energi tubuh cenderung lebih cepat berkurang[4] sehingga memang sangat penting untuk tidak memaksakan diri untuk berolahraga jika memang dirasa tidak mampu, untuk menghindari dampak buruk pada tubuh. Bukan hanya merasa lelah sehingga mengganggu ibadah puasa, namun juga lemas, pusing, dehidrasi, bahkan sampai kerusakan pada otot dan memicu peningkatan hormon kortisol yang dapat menimbulkan stres dalam diri Anda.[1]

Memilih Waktu yang Tepat untuk Olahraga di Bulan Puasa

Berbeda dengan berolahraga di waktu lainnya, memang ada beberapa hal yang perlu diperhatikan untuk berolahraga di bulan puasa. Salah satunya kuncinya ialah memilih waktu yang tepat.

Kapan sebenarnya waktu yang tepat untuk berolahraga ketika bulan puasa? Temukan jawabannya di artikel yang satu ini.

Sebelum berbuka puasa

Salah satu waktu yang tepat untuk berolahraga di bulan Ramadhan adalah ketika sore hari sekitar  30-60 menit sebelum waktu berbuka puasa telah tiba.[1]

Hal ini dianggap tepat karena Anda tidak perlu menunggu waktu yang lama untuk menunggu waktu berbuka tiba sehingga energi yang hilang dapat segera tergantikan saat buka puasa. Rasa haus dan lapar juga akan segera sirna dengan santapan berbuka.

Berolahraga dengan kondisi perut kosong dianggap efisien dalam menghilangkan lemak dalam jumlah lebih banyak[2], sehingga seringkali menjadi pilihan bagi yang berolahraga untuk menurunkan berat badan.

Ingat, meskipun menjaga kebugaran dan menurunkan berat badan adalah salah satu tujuan Anda, jangan terlalu memaksakan diri ketika berolahraga di sore hari dalam keadaan puasa karena tubuh Anda pun cenderung memiliki kapasitas energi yang terbatas.

Baca Juga: Perhatikan 4 Kunci Lancar Berolahraga Saat Puasa

Setelah sahur

Jika Anda termasuk orang yang biasa menjalankan aktivitas olahraga di pagi hari, atau memiliki segudang kesibukan di sore dan malam hari, maka kebiasaan itu tetap bisa Anda lanjutkan ketika bulan Ramadhan.

Meski tengah menjalankan ibadah puasa, tubuh Anda telah menerima energi dari makanan dan minuman yang dikonsumsi saat sahur. Hal ini memungkinkan Anda untuk tetap berolahraga dengan nyaman.

Pilih olahraga dengan intensitas ringan karena Anda masih memerlukan energi untuk beraktivitas sehari penuh sampai tiba waktu berbuka puasa. Tetap bijak dan jangan melakukan olahraga berlebihan.[3]

Setelah berbuka puasa

Barangkali ini merupakan waktu yang terbaik untuk berolahraga di bulan puasa. Kelebihannya, Anda bisa memilih olahraga apapun tanpa khawatir haus dan lapar karena Anda bisa minum kapan pun Anda mau. Mulai dari olahraga dengan intensitas ringan hingga yang berat karena energi pada tubuh telah terisi kembali oleh asupan makanan dan minuman yang didapatkan ketika berbuka puasa.

Bukan tanpa perhitungan, berolahraga setelah berbuka juga harus memerhatikan keadaan tubuh. Ingat, tubuh baru saja mendapatkan asupan makanan dan minuman. Sebaiknya tunggu sekitar 2-3 jam setelah Anda mengonsumsi makanan dan minuman, sampai makanan telah dicerna oleh tubuh sehingga Anda mendapatkan energi kembali untuk berolahraga.[1]

Itulah tiga waktu yang paling tepat untuk menjalankan aktivitas olahraga pada saat bulan suci Ramadhan, beserta dengan kekurangan dan kelebihannya masing-masing.

Waktu mana pun yang menjadi pilihan Anda, pastikan untuk selalu memenuhi kebutuhan hidrasi tubuh dengan mengonsumsi air mineral dengan pola minum 242. Artinya, minum dua gelas air mineral saat waktu berbuka puasa, 4 gelas saat makan malam hingga menjelang tidur malam hari, dan 2 gelas lagi saat sahur.[5]

Pilihlah air mineral dari AQUA yang telah lebih dari 45 tahun murni langsung dari sumbernya dan melewati lebih dari 400 cek kualitas sehingga kesegarannya tetap terjaga di setiap tetes kemurniannya

Selamat menjalankan ibadah puasa dan tetap bugar!

 

Referensi:

  1. https://hellosehat.com/pusat-kesehatan/puasa-ramadhan/3-pilihan-waktu-olahraga-saat-puasa/
  2. https://hellosehat.com/hidup-sehat/kebugaran/menghilangkan-lemak-olahraga-sebelum-sarapan/
  3. https://www.fimela.com/beauty-health/read/3749289/ternyata-ini-manfaat-olahraga-pagi-setelah-sahur
  4. JB Leiper, AM Molla. European J. of Clinical Nutrition. 2003
  5. https://biz.kompas.com/read/2015/06/15/104152228/Selama.Puasa.Cobalah.Terapkan.Pola.242.Agar.Tetap.Sehat.dan.Bugar