Website ini menggunakan cookie untuk memastikan Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari lebih lanjut.

Atasi Anak Susah Makan dengan Beberapa Cara Ini

Kebaikan AirHidup Sehat | 10 September 2019
Atasi Anak Susah Makan dengan Beberapa Cara Ini

Memiliki anak yang lucu menggemaskan dan aktif berprestasi tentu menjadi keinginan setiap orang tua. Untuk mendapatkannya, tentu bukan hal yang mudah dan instan. Salah satu hal yang perlu mendapatkan ekstra perhatian adalah memastikan asupan makanan bergizi untuk anak-anak.

Berbeda dengan kita yang sudah bisa memahami kebutuhan tubuh akan makanan dan minuman bergizi, sayang tidak semua anak memahaminya. Biasanya mereka hanya mau membuka mulut untuk sesuatu yang dirasa enak bagi lidahnya. Padahal memerhatikan gizi dan nutrisi anak penting untuk menunjang tumbuh kembang anak, baik untuk kesehatan badan dan juga otaknya.

Ketika masih kecil, makanan merupakan salah satu hal yang sangat penting untuk diperhatikan oleh orang tua. Sebab, ada berbagai hal yang perlu diperhatikan terkait hal ini. Seperti misalnya kadar gizi dan nutrisi,

Namun salah satu hal yang juga cukup sering ditemui ketika berbicara tentang makanan untuk si Kecil, adalah permasalahan nafsu makan.

Banyak anak yang mempunyai kecenderungan untuk susah makan. Hal ini seringkali membuat banyak orang tua menjadi khawatir, karena apabila anak susah makan, maka berbagai kebutuhan seperti gizi, nutrisi dan kalori pun menjadi tidak terpenuhi.

Padahal hal-hal di atas begitu penting, apalagi bagi anak yang masih berada dalam usia tumbuh kembang.

Untungnya, dalam menghadapi hal tersebut, ada beberapa kiat yang bisa orang tua lakukan. Jadi apabila Anda menghadapi masalah serupa, simak 4 tips atasi anak susah makan di bawah ini.

Jelaskan mengenai pentingnya makan

Anak yang masih berada di usia tumbuh kembang, masih memiliki pengetahuan yang tentunya minim mengenai berbagai hal, tak terkecuali tentang makan.

Jadi ada baiknya untuk menjelaskan kepadanya bahwa makan merupakan hal yang begitu penting baginya.

Namun Anda juga harus ingat untuk menggunakan pendekatan yang mudah dimengerti olehnya, karena ia pun masih kecil.

Pendekatan yang mudah dimengerti ini bisa dimulai dari bahasa yang dapat Ia pahami dan penjelasan sederhana.

Berikan menu yang bergizi dan bervariasi

Sama seperti orang tua, anak pun juga pastinya punya kecenderungan memilih menu makanan yang lebih nikmat baginya.

Maka, untuk menarik hatinya pun, perlu untuk menawarkan menu makanan yang sekiranya lezat baginya atau bila perlu, tanyakan kepadanya menu makanan apa yang inginkan.

Dan akan menjadi lebih baik lagi apabila menu makanan yang ada juga punya beberapa variasi. Karena anak pun pastinya bisa merasa bosan apabila makanan yang ia konsumsi hanyalah menu yang itu-itu saja.

Namun juga perlu diingat agar menu ini dapat memenuhi kebutuhan gizi, nutrisi, kalori anak, dan tentu juga harus higienis.

Dan satu lagi kebutuhan yang tak kalah penting ialah kebutuhan anak akan cairan. Jangan lupa untuk selalu memberikannya air putih agar karena kebutuhan cairan di masa usia tumbuh kembang penting begitu penting bagi Anak.

Anda dapat menjadikan AQUA yang lebih dari 45 tahun murni langsung dari sumbernya sebagai pilihan yang tepat untuk mencukupi kebutuhan hidrasi si kecil karena kemurnian di setiap tetesnya tetap terjaga serta telah melewati lebih dari 400 cek kualitas.

Baca Juga: Anak Susah Minum Air Putih? Atasi dengan 4 Langkah Berikut Ini!

Jangan memaksa

Cara terburuk untuk meningkatkan nafsu makan anak adalah dengan memaksanya agar mau makan. Sebab, dengan semakin anda memaksa, anak pun biasanya akan semakin menolak untuk makan.

Memang pada awalnya akan menjadi sulit, karena sebagai manusia pun orang tua punya tingkat kesabaran yang terbatas. Namun upayakan agar Anda menghindari hal-hal yang sifatnya memaksa anak untuk makan.

Alih-alih memaksanya, Anda bisa membujuknya agar mau makan. Misalnya dengan memberikan hadiah apabila ia berhasil menghabiskan makanannya.

Buat jadwal

Penerapan jadwal makan bagi anak dapat membuatnya untuk terbiasa makan pada waktu-waktu tertentu yang dapat berujung menjadi rutinitas baginya. Hal ini disebabkan dari kegiatan yang terjadwal mempunyai kecenderungan membuat suatu kebiasaan baru, apalagi pada anak di usia tumbuh kembang.

Dan yang lebih baik lagi, membuat jadwal makan bisa bukan hanya berdampak ketika ia kecil tapi tidak menutup kemungkinan masih akan berdampak menjadi kebiasaan hingga ia berada di usia dewasa.

Sumber:
https://www.alodokter.com/anak-anda-susah-makan-coba-trik-ini
https://familydoctor.org/when-your-toddler-doesnt-want-to-eat/
https://hellosehat.com/parenting/nutrisi-anak/nafsu-makan-anak-susah-makan/
https://www.babycenter.com/0_how-to-solve-12-toddler-eating-problems_10328741.bc