Logo AQUA

8 Manfaat Ubi Ungu untuk Kesehatan, Kandungan Gizi, dan Cara Mengolahnya

Bagikan:

8 Manfaat Ubi Ungu untuk Kesehatan, Kandungan Gizi, dan Cara Mengolahnya

Siapa yang tidak kenal ubi ungu? Ubi ungu adalah salah satu jenis umbi-umbian yang bukan hanya lezat dinikmati tetapi juga kaya akan manfaat untuk kesehatan. Manfaat ubi ungu untuk kesehatan ada berkat kandungan antosianin, vitamin B6, vitamin C, kalium, dan mineral penting lainnya di dalamnya.

Terdapat banyak khasiat ubi ungu yang bisa dirasakan, seperti meningkatkan sistem kekebalan tubuh, menjaga berat badan ideal, hingga membantu mengontrol kadar gula darah. Oleh karena itu, ubi ungu dapat menjadi bagian dari gaya hidup sehat Anda. Ingin tahu lebih banyak tentang manfaat ubi ungu? Yuk, simak ulasan berikut!

Manfaat Ubi Ungu untuk Kesehatan

Seperti yang telah disebutkan sebelumnya, ada banyak manfaat ubi ungu untuk kesehatan tubuh. Adapun beberapa manfaat utama ubi ungu yang perlu Anda ketahui adalah sebagai berikut.

1. Menjaga Kesehatan Pencernaan

Manfaat ubi ungu yang pertama adalah menjaga kesehatan pencernaan. Mengonsumsi ubi ungu dapat membantu menjaga kesehatan sistem pencernaan dengan mengurangi risiko gangguan pencernaan, seperti irritable bowel syndrome (IBS) dan diare.

Tingginya kandungan serat dalam ubi ungu dapat membantu melunakkan tinja dan merangsang pergerakan usus sehingga proses pencernaan menjadi lebih lancar. Selain itu, ubi ungu mengandung pati resisten yang dapat meningkatkan jumlah bakteri baik Bifidobacteria di usus, sehingga keseimbangan mikrobiom usus tetap terjaga dan risiko penyakit radang usus pun berkurang.

2. Menjaga Berat Badan Ideal

Manfaat ubi ungu untuk kesehatan berikutnya adalah menjaga berat badan ideal. Ubi ungu kaya akan serat dan karbohidrat kompleks yang membuat Anda merasa kenyang lebih lama.

Hal ini membantu Anda menahan nafsu makan dan menjaga berat badan ideal. Kandungan serat yang tinggi juga memperlambat penyerapan gula ke dalam aliran darah, sehingga lonjakan nafsu makan akibat gula darah yang tidak stabil dapat dihindari.

3. Mengurangi Risiko Kanker

Ubi ungu kaya akan antosianin, yaitu antioksidan yang dapat membantu mengurangi risiko kanker dengan melawan radikal bebas penyebab kanker. Antosianin yang terkandung dalam ubi ungu dapat memperlambat pertumbuhan sel kanker, terutama di ginjal, usus besar, dan payudara.

Selain antosianin, ubi ungu juga mengandung senyawa flavonoid yang memiliki aktivitas antiinflamasi dan antikanker yang saling melengkapi. Meskipun demikian, masih diperlukan penelitian lebih lanjut untuk memahami bagaimana ubi ungu bisa digunakan sebagai pengobatan kanker.

Baca juga: 7 Manfaat Ubi Jalar untuk Kesehatan beserta Kandungannya

4. Menurunkan Tekanan Darah dan Menjaga Kesehatan Jantung

Manfaat ubi ungu berikutnya adalah dapat menurunkan tekanan darah. Konsumsi ubi ungu dapat membantu menurunkan tekanan darah pada individu yang mengidap hipertensi. Manfaat ini ada berkat kandungan kalium yang terdapat di ubi ungu, yang berperan membantu membersihkan kelebihan natrium dalam darah sebagai salah satu penyebab utama hipertensi.

Selain itu, ubi ungu juga mengandung serat yang membantu menurunkan kadar kolesterol dalam darah. Tak hanya itu, sifat antiinflamasi yang dimiliki ubi ungu juga dapat mengurangi risiko penyakit jantung, karena antioksidannya turut melindungi sel-sel pembuluh darah dari kerusakan akibat radikal bebas.

5. Mengontrol Kadar Gula Darah

Salah satu manfaat ubi ungu yang sering kali kurang diketahui adalah kemampuannya dalam membantu mengontrol kadar gula darah. Kandungan serat dan antosianin dalam ubi ungu berperan dalam memperlambat penyerapan gula di usus, sehingga kadar gula darah tidak melonjak secara drastis setelah makan.

Hal ini menjadikan ubi ungu pilihan karbohidrat yang lebih baik dibandingkan sumber karbohidrat olahan, terutama bagi Anda yang ingin menjaga kestabilan energi sepanjang hari maupun bagi yang perlu memperhatikan asupan gula darah.

6. Mencegah Penyakit Mata

Manfaat ubi ungu lainnya adalah dapat mencegah penyakit mata. Ubi ungu kaya akan beta karoten, vitamin C, zinc, dan tembaga yang berperan penting dalam menjaga kesehatan mata.

Kandungan ini membantu mencegah penyakit mata, seperti degenerasi makula yang sering terjadi seiring dengan pertambahan usia. Beta karoten sendiri dikonversi tubuh menjadi vitamin A, yang merupakan nutrisi esensial agar fungsi penglihatan tetap optimal, termasuk kemampuan melihat di kondisi cahaya redup.

7. Meningkatkan Energi dan Vitalitas

Selain karbohidrat kompleks yang menjadi sumber energi tahan lama, ubi ungu juga mengandung vitamin B6 yang berperan langsung dalam proses pembentukan energi di dalam sel tubuh. Dengan asupan vitamin B6 yang cukup, tubuh dapat memetabolisme protein dan karbohidrat secara lebih efisien sehingga Anda tidak mudah merasa lemas di tengah aktivitas.

Inilah yang membuat ubi ungu cocok dijadikan camilan sebelum olahraga atau sebagai pengganti camilan manis yang biasanya hanya memberi energi sesaat.

8. Meningkatkan Sistem Imun Tubuh

Terakhir, manfaat ubi ungu untuk kesehatan adalah dapat meningkatkan sistem imun tubuh. Khasiat ubi ungu dalam meningkatkan sistem kekebalan tubuh terletak pada kandungan vitamin A (beta-karoten) dan vitamin C yang merupakan antioksidan kuat.

Meskipun semua jenis ubi mengandung vitamin A, namun ubi ungu memiliki jumlah yang lebih tinggi. Hal yang sama berlaku untuk vitamin C. Dengan kombinasi kedua vitamin tersebut, ubi ungu dapat membantu meningkatkan sistem imun tubuh sehingga mampu melindungi tubuh dari infeksi.

Kandungan Ubi Ungu

Ubi ungu atau yang dikenal juga sebagai purple sweet potato adalah jenis umbi-umbian yang kaya akan nutrisi. Warna ubi bisa bervariasi, seperti ungu, merah, kuning, atau putih pucat, tergantung pada jenisnya dan juga kondisi tempat tumbuhnya.

Diketahui bahwa warna ubi jalar memengaruhi kandungan gizi di dalamnya. Misalnya, ubi ungu kaya akan antosianin, sementara ubi merah dan kuning mengandung beta karoten yang lebih tinggi. Berikut beberapa kandungan gizi dalam 100 gram ubi ungu:

  • Air: 77,28 gram
  • Kalori: 86 kkal
  • Beta karoten: 8.509 mikrogram
  • Thiamin: 0,078 miligram
  • Riboflavin: 0,061 miligram
  • Niacin: 0,557 miligram
  • Kalsium: 30 miligram
  • Fosfor: 47 miligram
  • Zat besi: 0,61 miligram
  • Natrium: 55 miligram
  • Kalium: 26,9 miligram
  • Magnesium: 25 miligram
  • Zinc: 0,3 miligram
  • Vitamin C: 2,4 miligram
  • Protein: 1,57 gram
  • Lemak: 0,05 gram
  • Karbohidrat: 20,12 gram
  • Serat: 3 gram

Baca juga: 10 Manfaat Ubi Cilembu untuk Kesehatan & Cara Mengonsumsinya

Tips Memilih dan Menyimpan Ubi Ungu

Sebelum mengolah ubi ungu, pastikan Anda memilih ubi yang benar-benar segar agar kandungan gizinya masih optimal. Pilih ubi ungu yang kulitnya mulus dan tidak memiliki bercak hitam, tidak terasa lunak atau lembek saat ditekan, serta tidak berkeriput atau sudah berkecambah.

Dari sisi penyimpanan, simpan ubi ungu di tempat yang sejuk dan kering, jauh dari paparan sinar matahari langsung. Ubi ungu yang belum diolah dapat bertahan hingga satu minggu jika disimpan dengan kondisi yang tepat.

Tips Masakan Olahan Ubi Ungu

Berdasarkan manfaat serta kandungan ubi ungu di atas, sayang sekali jika Anda salah dalam mengolahnya dan menghilangkan khasiatnya. Perlu diketahui bahwa cara pengolahan sangat memengaruhi kandungan gizi ubi ungu. Mengukus dan merebus adalah metode terbaik karena hanya mengurangi kandungan gizi sekitar 30 persen, sementara menggoreng dapat menguranginya hingga 40 persen, dan memanggang atau mencampurnya dalam adonan bisa mengurangi gizi hingga 60 persen.

Berikut merupakan rekomendasi olahan ubi ungu dengan tetap mempertahankan kandungannya:

1. Kukus Ubi Ungu

  • Cuci ubi ungu dan potong sesuai selera.
  • Kukus hingga teksturnya lembut dan siap disantap.
  • Sajikan dengan kelapa parut, garam, atau gula pasir untuk tambahan rasa.

2. Ubi Ungu Goreng Crispy

  • Potong ubi ungu menjadi stik atau dadu.
  • Rendam potongan ubi dengan sedikit garam dan tepung maizena agar renyah.
  • Goreng dalam minyak panas hingga kecokelatan dan crispy.
  • Sajikan dengan saus atau topping favorit.

3. Kolak Ubi Ungu

  • Rebus ubi ungu yang sudah dipotong dadu bersama dengan santan, gula merah, dan pandan.
  • Tambahkan sedikit garam untuk memperkaya rasa.
  • Sajikan hangat sebagai hidangan pencuci mulut.

4. Smoothie Ubi Ungu

  • Kukus ubi ungu, lalu haluskan.
  • Blender bersama susu (susu almond atau santan juga bisa) dan madu atau sirup maple.
  • Sajikan dingin dengan es batu untuk smoothie yang creamy dan mengenyangkan.

5. Puding Ubi Ungu

  • Haluskan ubi ungu yang sudah dikukus.
  • Campur dengan susu, agar-agar, dan gula.
  • Masak hingga mendidih, lalu tuang ke cetakan.
  • Dinginkan dalam kulkas sebelum disajikan sebagai puding yang manis dan lembut.

6. Bolu Kukus Ubi Ungu

  • Campur ubi ungu kukus yang sudah dihaluskan dengan tepung terigu, telur, gula, dan sedikit baking powder.
  • Kukus adonan dalam cetakan hingga matang.
  • Nikmati bolu kukus ubi ungu sebagai camilan sehat.

7. Bola-Bola Ubi Ungu

  • Kukus ubi ungu hingga empuk, lalu haluskan selagi panas.
  • Tambahkan 3 sdm gula dan secubit garam, campur rata hingga adonan kalis.
  • Ambil 1 sdm adonan, bentuk bulat, dan sajikan sebagai camilan bergizi yang bisa dinikmati oleh seluruh anggota keluarga.

Demikianlah ulasan lengkap mengenai manfaat ubi ungu untuk kesehatan tubuh hingga cara mengolahnya. Untuk memastikan tubuh tetap terhidrasi dengan baik saat menyantap ubi ungu dan hidangan sehat lainnya, pastikan Anda selalu memilih AQUA DULU.

AQUA adalah air minum produk asli Indonesia dengan kandungan mineral alami yang berasal dari 19 pegunungan terpilih dan terlindungi di Indonesia.

Sumber air AQUA diambil dari sumber air terdalam pegunungan dan memiliki lapisan pelindung alami sehingga terhindar dari pencemaran. Hal ini menjadikan AQUA botol terasa dingin alami dan segar tanpa perlu didinginkan terlebih dahulu.

Lebih dari itu, AQUA telah bersertifikat Halal dan memenuhi standar keamanan pangan dari BPOM dan SNI, sehingga aman dikonsumsi.

Jadi, tunggu apa lagi? Pilih AQUA DULU untuk hidup yang lebih sehat! AQUA 100% Indonesia, 100% Halal, dan 100% Murni.

Baca juga: 9 Makanan Pengganti Nasi yang Cocok untuk Diet

Artikel Terkait

Tidak ada artikel.

Website ini menggunakan cookie untuk memastikan Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari lebih lanjut .