Logo AQUA

Manfaat Belimbing untuk Kesehatan: 12 Khasiat yang Perlu Anda Tahu

Hidup Sehat | 10 November 2024

Bagikan:

Manfaat Belimbing untuk Kesehatan: 12 Khasiat yang Perlu Anda Tahu

Star fruit atau yang lebih dikenal sebagai belimbing di Indonesia merupakan salah satu buah dengan segudang nutrisi. Di balik rasanya yang asam, manis, dan segar, belimbing ternyata juga baik untuk kesehatan tubuh. Lantas, apa saja sih manfaat belimbing?

Belimbing dikenal sebagai salah satu buah yang cocok untuk menurunkan berat badan. Namun, khasiat buah belimbing tidak berhenti di situ saja. Terdapat berbagai manfaat belimbing lainnya yang bisa membantu mengoptimalkan kesehatan tubuh. Untuk itu, simak ulasannya di bawah ini.

Kandungan Nutrisi Buah Belimbing

Sebelum membahas manfaatnya lebih jauh, ada baiknya Anda mengetahui dulu apa saja yang terkandung di dalam buah belimbing. Belimbing (Averrhoa carambola) termasuk buah yang padat nutrisi sekaligus rendah kalori. Dalam 132 gram buah belimbing, terkandung hanya sekitar 41 kalori saja.

Selain rendah kalori, berikut beberapa kandungan nutrisi penting yang ada di dalamnya:

  • Serat larut dan serat tidak larut
  • Vitamin C
  • Vitamin B5 (asam pantotenat) dan B6 (piridoksin)
  • Vitamin B9 (asam folat)
  • Kalium
  • Magnesium
  • Tembaga
  • Natrium
  • Karbohidrat dan protein

Buah ini juga kaya akan antioksidan seperti flavonoid, fenol, beta karoten, asam galat, dan quercetin yang berperan besar dalam melindungi tubuh dari berbagai penyakit.

Berbagai Manfaat Belimbing Untuk Kesehatan

Belimbing (Averrhoa carambola) merupakan buah yang kaya akan nutrisi dan memiliki berbagai manfaat untuk kesehatan. Berikut beberapa manfaat belimbing bagi kesehatan:

1. Mengontrol Kadar Gula Darah

Kandungan buah belimbing dapat membantu menurunkan kadar gula darah berlebih pada penderita diabetes. Pasalnya, belimbing kaya dengan soluble fiber (serat larut) yang dinilai mampu menurunkan dan mencegah peningkatan kadar gula darah secara signifikan.

Tidak hanya serat larut, kandungan serat tidak larut (insoluble fiber) pada belimbing juga turut menghambat penyerapan glukosa di usus. Kombinasi keduanya menjadikan belimbing pilihan buah yang baik bagi siapa saja yang ingin menjaga kadar gula darah tetap stabil.

2. Membantu Memulihkan Luka

Mengonsumsi buah belimbing dapat membantu penyembuhan luka. Manfaat belimbing ini didapatkan dari kandungan vitamin C yang mendorong pembentukan kolagen. Ketika kolagen terbentuk tanpa hambatan, maka jaringan penghubung pada tubuh pun akan menguat sehingga luka dapat pulih dengan lebih cepat.

Perlu diketahui bahwa 90 gram belimbing saja sudah cukup untuk memenuhi sekitar 50% kebutuhan vitamin C harian Anda. Ini menjadikannya salah satu sumber vitamin C yang efisien dan mudah didapat sehari-hari.

3. Menjaga Kesehatan Rambut

Selain vitamin C, belimbing juga mengandung vitamin B. Kedua vitamin dalam buah belimbing tersebut baik untuk menjaga kesehatan rambut. Kebutuhan nutrisi rambut yang terpenuhi dapat mencegah terjadinya kerontokan dan membantu menguatkan akar rambut.

Lebih jauh, vitamin B5 (asam pantotenat) dapat membantu menjaga kelembaban rambut serta mengurangi risiko kerontokan. Asupan vitamin B5 juga dapat memperbaiki tekstur rambut yang rusak. Di samping itu, vitamin B6 (piridoksin) berperan penting untuk mendukung pertumbuhan dan perbaikan jaringan rambut secara keseluruhan.

4. Menguatkan Imun Tubuh

Manfaat belimbing untuk kesehatan selanjutnya adalah menguatkan sistem imun tubuh. Vitamin C yang ada di dalam buah belimbing dapat membantu mengoptimalkan imunitas tubuh. Selain itu, belimbing juga mengandung antioksidan tinggi, yaitu flavonoid dan fenol. Kandungan antioksidan ini dapat membantu melawan radikal bebas yang berisiko merusak sel-sel tubuh.

Baca juga: 15 Cara Menjaga Kesehatan Tubuh Agar tak Mudah Tertular Penyakit

5. Menurunkan Berat Badan

Bagi yang sedang menjalani program diet, konsumsi belimbing bisa menjadi pilihan yang tepat. Buah belimbing memiliki kadar kalori yang rendah dan serat tinggi sehingga dapat meningkatkan metabolisme tubuh dan membantu Anda merasa kenyang lebih lama. Dengan begitu, keinginan untuk makan berlebihan pun lebih mudah dikendalikan sehingga program penurunan berat badan bisa berjalan lebih optimal.

6. Menjaga Kesehatan Pencernaan

Jika kesulitan BAB, Anda bisa mencoba mengonsumsi buah belimbing untuk mengatasinya. Kandungan serat tinggi dalam buah belimbing dapat membantu melancarkan pencernaan. Pasalnya, serat tak larut air dapat membantu memindahkan makanan yang berada dalam saluran pencernaan dengan lebih cepat. Selain dapat melancarkan pencernaan, buah belimbing juga dapat meredakan gejala kembung dan diare.

Menariknya, tidak hanya bagian buahnya saja yang bermanfaat. Ekstrak daun belimbing diketahui memiliki sifat anti-ulserogenik yang membantu melapisi mukosa lambung, sehingga berpotensi meringankan gejala gastritis seperti perut kembung dan rasa tidak nyaman pada saluran cerna.

7. Meredakan Peradangan

Manfaat belimbing yang berasal dari kandungan antioksidannya yang tinggi adalah membantu meredakan peradangan. Antioksidan bersifat antiinflamasi yang dapat mengurangi rasa nyeri akibat peradangan (edema), utamanya pada masalah kulit seperti psoriasis dan dermatitis atopik.

Kandungan antioksidan dalam buah ini juga melindungi tubuh dari kerusakan akibat stres oksidatif, sehingga risiko peradangan kronis yang mengganggu aktivitas sehari-hari pun dapat berkurang secara signifikan.

8. Mengurangi Risiko Kanker

Konsumsi buah belimbing yang mengandung antioksidan tinggi dapat mengurangi risiko kanker. Berdasarkan penelitian yang ditemukan pada jurnal Advances in Pharmacological Sciences (2019), ekstrak belimbing menimbulkan efek profilaksis yang membantu mencegah perkembangan kanker hati pada tikus Albino.

Hal tersebut dikarenakan buah belimbing mengandung asam folat (vitamin B9) yang dapat menurunkan kadar homosistein atau tanda kekurangan vitamin pada tubuh. Selain itu, kandungan beta karoten dalam belimbing juga turut berperan menghambat pertumbuhan dan penyebaran sel kanker, terutama kanker lambung dan usus besar.

9. Menjaga Kesehatan Jantung

Kandungan serat larut dalam buah belimbing terbukti dapat mengurangi kadar kolesterol sehingga mengurangi risiko penyakit jantung dan stroke. Namun, perlu diperhatikan bahwa rata-rata konsumsi serat sehari direkomendasikan sebanyak 30 gram per hari.

Kandungan natrium dan kalium dalam belimbing juga berperan sebagai elektrolit yang menstabilkan tekanan darah dan menjaga detak jantung tetap teratur. Ditambah dengan kandungan antioksidan yang mampu menangkal radikal bebas, belimbing menjadi salah satu buah yang cukup lengkap untuk mendukung kesehatan kardiovaskular Anda.

10. Mengontrol Tekanan Darah

Belimbing memiliki kandungan kalium yang baik untuk membantu mengontrol tekanan darah. Kalium bekerja dengan cara menetralkan efek natrium dalam tubuh, yang pada gilirannya membantu menjaga tekanan darah agar tetap stabil. Manfaat ini sangat relevan bagi Anda yang memiliki riwayat hipertensi atau sekadar ingin menjaga tekanan darah tetap dalam batas normal.

11. Menjaga Kesehatan Kulit

Tidak banyak yang tahu bahwa belimbing juga bermanfaat untuk kesehatan kulit. Vitamin C dalam belimbing merangsang produksi kolagen yang menjadi fondasi utama elastisitas dan kekencangan kulit. Dengan produksi kolagen yang terjaga optimal, kulit dapat tampak lebih sehat dan cerah, sekaligus membantu menunda munculnya tanda-tanda penuaan dini seperti kerutan dan garis halus.

12. Mendukung Kesehatan Saluran Pernapasan

Sifat antiinflamasi yang terkandung dalam belimbing juga memberikan manfaat nyata bagi saluran pernapasan. Mengonsumsi belimbing saat mengalami gangguan pernapasan ringan seperti batuk atau tenggorokan tidak nyaman dapat membantu meredakan gejalanya. Kandungan vitamin C yang tinggi juga turut memperkuat lapisan mukosa saluran pernapasan sehingga tubuh lebih tahan terhadap infeksi dari luar.

Tips Konsumsi Belimbing

Meskipun banyak khasiatnya, ada beberapa hal penting yang perlu Anda perhatikan sebelum mengonsumsi belimbing secara rutin:

  • Penderita gangguan ginjal sebaiknya menghindari atau membatasi konsumsi belimbing. Kandungan asam oksalat yang tinggi dapat memperburuk kondisi ginjal dan berpotensi menyebabkan masalah neurologis jika dikonsumsi berlebihan.
  • Pilih buah yang sudah matang, yaitu yang berwarna kuning cerah dan tidak terdapat bercak hitam, untuk mendapatkan kandungan nutrisi yang paling optimal.
  • Imbangi dengan menu bergizi lainnya agar kebutuhan nutrisi harian terpenuhi secara menyeluruh dan seimbang.
  • Konsultasikan dengan dokter terlebih dahulu jika Anda memiliki kondisi kesehatan tertentu sebelum menjadikan belimbing bagian rutin dari pola makan Anda.

Itulah berbagai manfaat belimbing untuk kesehatan yang perlu Anda ketahui. Meskipun banyak khasiat buah belimbing yang baik untuk tubuh, konsumsinya harus diimbangi dengan menu diet lainnya agar kebutuhan nutrisi tubuh tercukupi dengan seimbang. Untuk melengkapi pola hidup sehat Anda, jangan lupa siapkan AQUA DULU.

Ingat, tidak semua air itu AQUA lho. AQUA diambil dari 19 sumber pegunungan terpilih di Indonesia sehingga mengandung air mineral yang sehat alami dan memiliki lapisan pelindung yang membuatnya bebas dari pencemaran.

Tidak hanya itu, AQUA terasa dingin alami tanpa harus didinginkan terlebih dahulu. Sebagai produk Indonesia, AQUA memiliki sertifikat Halal, BPOM, dan SNI sehingga dijamin aman dikonsumsi. Jadi, pastikan #AQUADULU untuk menemani hidup sehat Anda bersama buah belimbing. AQUA 100% Indonesia, 100% Halal, dan 100% Murni.

Baca juga: 12 Makanan Tinggi Serat yang Sehat untuk Pencernaan

Artikel Terkait

Tidak ada artikel.

Website ini menggunakan cookie untuk memastikan Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari lebih lanjut .