Pernahkah Anda tiba-tiba mengalami mimisan saat berpuasa? Jika iya, tidak perlu panik atau terlalu khawatir. Sebab, mimisan umumnya disebabkan oleh faktor-faktor ringan dan kondisi ini bukan termasuk dalam hal-hal yang membatalkan puasa.
Meski begitu, Anda tetap perlu memahami penyebabnya agar dapat melakukan penanganan yang tepat. Anda juga dapat melakukan langkah pencegahan untuk mengurangi risiko mimisan saat puasa terjadi lagi. Untuk itu, simak penjelasannya dalam artikel ini!
Penyebab Mimisan Saat Puasa
Mimisan saat puasa bisa terjadi karena berbagai faktor, mulai dari kebiasaan sehari-hari hingga kondisi medis tertentu. Berikut beberapa penyebab mimisan saat puasa yang umum terjadi:
- Udara panas atau kering.
- Gangguan pada struktur pembuluh darah.
- Masalah pada mekanisme pembekuan darah.
- Alergi hidung memicu iritasi dan pembuluh darah mudah berdarah.
- Infeksi atau peradangan pada hidung membuat jaringan lebih sensitif.
- Mengupil atau membersihkan hidung terlalu keras memicu perdarahan.
- Tekanan darah tinggi meningkatkan risiko pecahnya pembuluh darah hidung.
- Efek samping konsumsi obat tertentu, seperti obat anti pembekuan darah maupun obat anti radang.
Apakah Mimisan Membatalkan Puasa?
Secara umum, mimisan tidak membatalkan puasa karena darah yang keluar berasal dari dalam tubuh dan terjadi tanpa disengaja. Dalam fikih Islam, sesuatu yang membatalkan puasa adalah hal yang masuk ke dalam tubuh secara sengaja melalui lubang terbuka, bukan yang keluar.
Syaikh Abdurrahman Al-Juzairi dalam bukunya Al-Fiqh 'Ala Al-Madzahib Al-Arba'ah yang diterjemahkan Shofa'u Qolbi Djabir, pun mengemukakan bahwa mimisan atau muntah yang terjadi secara tidak sengaja meskipun ada darah yang keluar, maka puasanya tidak batal.
Pandangan serupa juga disampaikan oleh ulama dari Mazhab Hambali. Mereka menjelaskan bahwa mimisan yang terjadi tanpa kesengajaan dan tidak bisa dicegah tidak termasuk hal yang membatalkan puasa. Oleh karena itu, jika seorang muslim mengalami mimisan saat menjalankan puasa Ramadan, ia tidak wajib mengganti puasanya dan tidak dikenai kafarah.
Meski demikian, mimisan saat puasa dapat berpotensi membatalkan jika darah yang sudah keluar justru kembali masuk ke dalam hidung. Maka, saat Anda mengalami mimisan, hindari menyedot darah kembali atau mendongakkan kepala karena bisa membuat darah mengalir kembali masuk ke rongga hidung atau tertelan sehingga berisiko membatalkan puasa.
Baca juga: Simak 8 Tips Puasa untuk Lansia, Jangan Sembarangan!
Cara Mengatasi Mimisan Saat Puasa
Saat mengalami mimisan ketika berpuasa, Anda tidak perlu langsung merasa cemas. Pasalnya, ada langkah pertolongan pertama yang dapat dilakukan untuk membantu menghentikan perdarahan tersebut. Berikut beberapa hal yang bisa Anda lakukan untuk mengatasi mimisan:
1. Duduk Tegak dan Condongkan Kepala ke Depan
Segera duduk dalam posisi tegak agar tekanan darah di area kepala lebih stabil. Condongkan kepala sedikit ke depan, bukan ke belakang. Posisi ini membantu mencegah darah mengalir ke tenggorokan dan tertelan. Hindari berbaring karena darah berisiko tertelan dan mengiritasi perut.
2. Pencet Bagian Pangkal Hidung Selama 10–15 Menit
Gunakan ibu jari dan telunjuk untuk menekan bagian hidung yang lunak. Lakukan tekanan secara konsisten selama 10–15 menit tanpa dilepas. Cara ini membantu menghentikan perdarahan dengan memberi waktu pembuluh darah menutup kembali.
3. Coba Semprot Hidung dengan Dekongestan
Selain memencet hidung, Anda dapat menggunakan semprotan hidung dekongestan sesuai anjuran. Obat ini membantu menyempitkan pembuluh darah sehingga perdarahan lebih cepat berhenti. Pastikan penggunaannya tidak berlebihan dan sesuai petunjuk tenaga medis.
4. Kompres Dingin di Area Pangkal Hidung
Selanjutnya, Anda juga bisa mengompres hidung dengan air dingin atau es yang dibungkus kain pada pangkal hidung. Suhu dingin membantu menyempitkan pembuluh darah sehingga menekan laju perdarahan. Lakukan selama beberapa menit sambil tetap menekan hidung.
5. Ulangi Kembali Jika Perdarahan Belum Berhenti
Jika darah masih keluar setelah 15 menit, ulangi langkah penekanan kembali. Pastikan tetap dalam posisi duduk dan kepala condong ke depan. Jika perdarahan berlangsung lebih dari 30 menit, sebaiknya segera periksa ke dokter atau kunjungi fasilitas kesehatan terdekat.
Baca juga: Pingsan saat Puasa, Apakah Batal? Begini Penjelasannya
Tips Mencegah Mimisan Saat Puasa
Mencegah mimisan saat puasa tentu lebih baik daripada harus mengatasinya ketika sudah terjadi. Berikut beberapa langkah yang bisa Anda lakukan:
1. Penuhi Kebutuhan Cairan saat Sahur dan Berbuka
Memastikan tubuh tetap terhidrasi sangat penting untuk mencegah mimisan saat puasa. Kekurangan cairan dapat membuat selaput lendir di dalam hidung menjadi kering dan lebih mudah pecah. Oleh karena itu, Anda perlu mengatur pola minum dengan baik di luar waktu puasa.
Anda bisa menerapkan pola minum 2–4–2, yaitu 2 gelas air saat berbuka, 4 gelas di malam hari setelah makan, dan 2 gelas saat sahur. Dengan pola ini, Anda dapat memenuhi kebutuhan cairan harian tanpa membuat perut terasa terlalu penuh sekaligus.
Untuk pilihan air mineral, pastikan Anda memilih AQUA. Mengapa harus AQUA? Karena AQUA merupakan air mineral yang 100% murni dari pegunungan.
Kualitas dan kebersihan airnya terjaga karena diproses tanpa tersentuh tangan manusia, serta telah melalui 400 tahap uji kualitas sebelum dikirimkan melalui jaringan distribusi.
AQUA juga tersedia dalam berbagai kemasan untuk setiap kebutuhan Anda. Saat berbuka puasa di rumah, Anda bisa sedia AQUA Galon 19 liter untuk memenuhi kebutuhan cairan keluarga.
Jika berbuka puasa di luar rumah, Anda bisa membawa AQUA Botol yang praktis dalam berbagai ukuran kemasan sesuai kebutuhan, mulai dari AQUA 330ml, 600ml, dan 1500ml.
2. Jaga Kelembapan Udara di Sekitar Anda
Udara yang kering, terutama di ruangan ber-AC, dapat membuat bagian dalam hidung kehilangan kelembabannya. Kondisi ini menyebabkan lapisan hidung lebih rentan iritasi dan mudah berdarah.
Untuk mencegahnya, Anda bisa menggunakan humidifier atau meletakkan wadah berisi air di dalam ruangan agar kelembapan tetap terjaga.
3. Hindari Kebiasaan Mengupil atau Meniup Hidung Terlalu Keras
Pembuluh darah di dalam hidung sangat tipis dan sensitif terhadap gesekan. Kebiasaan mengupil atau meniup hidung terlalu kuat dapat melukai dinding hidung dan memicu mimisan.
Jika hidung Anda terasa sangat kering atau tersumbat karena pilek, Anda bisa bersihkan secara perlahan dengan tangan bersih atau gunakan larutan saline agar lebih aman.
Demikian penjelasan terkait mimisan saat puasa, mulai dari penyebab hingga tips efektif untuk mencegahnya terjadi kembali. Dengan menjaga tubuh tetap terhidrasi dan memperhatikan kesehatan hidung, Anda bisa menjalani ibadah puasa dengan lebih nyaman dan tenang.
Pastikan kebutuhan cairan harian Anda terpenuhi dengan air minum berkualitas. Selalu sediakan AQUA Botol 600 ml di dalam tas Anda sebagai pelepas dahaga dengan sensasi sejuk alami menyegarkan ketika diminum saat berbuka puasa di mana pun Anda berada. Tidak perlu khawatir, AQUA terasa dingin alami tanpa perlu didinginkan meskipun diminum di suhu ruangan.
Kenapa harus AQUA? Karena tidak semua air itu AQUA. AQUA disaring alami oleh batuan berlapis yang kaya akan mineral dan diproses tanpa tersentuh oleh tangan manusia. AQUA juga telah melalui 400 tahap uji kualitas sebelum dikirimkan melalui jaringan distribusi.
AQUA Botol 600ml juga memiliki kemasan praktis yang mudah dibuka-tutup ketika Anda ingin meminumnya dan tidak mudah tumpah. Ukurannya pun pas untuk dibawa tanpa memakan banyak tempat di tas Anda.
AQUA merupakan produk asli Indonesia yang telah bersertifikasi. Anda juga tidak perlu khawatir karena AQUA halal, serta sesuai standar BPOM dan SNI sehingga aman dikonsumsi. 100% Indonesia, 100% Halal, dan AQUA 100% Murni.
Baca juga: Luka Berdarah saat Puasa Apakah Batal? Berikut Penjelasannya!

