5 Cara Mengompres Anak Demam yang Benar Agar Panasnya Turun

Hidup Sehat | 17 Juni 2022

Bagikan:

5 Cara Mengompres Anak Demam yang Benar Agar Panasnya Turun

Demam merupakan kondisi yang umum dialami anak-anak. Namun, tak jarang hal tersebut membuat para orang tua merasa panik dan bingung harus melakukan apa. Salah satu cara mengatasi demam adalah mengompres bagian tubuh tertentu dengan kain basah. Cara mengompres anak demam pun ada aturannya agar panas si kecil cepat turun.

Demam biasanya disebabkan oleh respon imun tubuh terhadap infeksi yang mengakibatkan pusat pengatur suhu badan meningkatkan suhu tubuh. Nah, sudahkah Anda tahu cara mengompres anak demam yang benar? Jika belum, mari simak ulasan berikut ini!

Mana yang benar, kompres hangat atau dingin?

Sebelum membahas cara mengompres anak demam, ada baiknya Anda memahami terlebih dahulu sebetulnya lebih baik menggunakan kompres hangat atau dingin. Perlu diketahui, guna meredakan demam pada anak, sebaiknya Anda menggunakan kompres hangat.

Mengapa demikian? Ketika kompres hangat diletakkan pada bagian tubuh tertentu, seperti dahi atau lipatan ketiak, maka akan terjadi proses penguapan. Dilansir dari Journal of Nursing Practice, kompres air hangat bisa menyebabkan suhu tubuh di luar menjadi hangat. Hal tersebut akan membuat tubuh mendeteksi bahwa suhunya terlalu tinggi.

Alhasil, tubuh akan menurunkan pengatur suhu di otak dan menyebabkan pembuluh darah di tepi kulit melebar. Dengan begitu, pori-pori akan terbuka sehingga memudahkan panas keluar dan suhu tubuh menurun.

Sebaliknya, apabila Anda menggunakan kompres dingin, hal tersebut justru dapat membuat suhu tubuh menurun terlalu cepat sehingga menyebabkan kondisi anak menggigil.

Cara mengompres anak demam

Nah, sekarang Anda sudah paham jika anak demam maka gunakan kompres air hangat, bukan air dingin. Selanjutnya, cara mengompres anak demam yang benar agar panas cepat turun adalah sebagai berikut.

1. Siapkan air hangat

Pertama, cara mengompres anak demam adalah menyiapkan air hangat dengan suhu yang tepat. Siapkan air hangat dengan suhu sekitar 32 sampai 35 derajat Celcius. Pastikan suhu air tidak melebihi suhu tubuh anak.

Hal ini bertujuan agar hipotalamus di otak akan menganggap area tersebut terasa “panas”. Dengan demikian, hipotalamus akan merespons dengan menurunkan suhu tubuh sehingga lebih “dingin” dan memicu vasodilatasi sehingga panas tubuh dapat disalurkan keluar.

2. Gunakan kain yang memiliki daya serap baik

Selanjutnya menggunakan kain yang memiliki daya serap baik juga termasuk cara mengompres anak demam agar panas cepat turun. Anda dapat menggunakan kain atau handuk, kemudian basahi dengan air hangat yang sudah disiapkan. Peras kain atau handuk tersebut supaya ketika diletakkan pada bagian tubuh anak, air tidak menetes ke mana-mana.

3. Letakkan kompres pada bagian tubuh yang benar

Mungkin kebanyakan orang selalu meletakkan kompres di dahi atau kening. Hal tersebut tidak salah. Mengompres air hangat di bagian dahi bisa membuat si kecil merasa lebih nyaman. Namun, selain dahi ada beberapa bagian tubuh lain yang juga memerlukan kompres.

Umumnya, panas dari tubuh akan dikeluarkan melalui pembuluh besar yang ada di dekat kulit sekitar ketiak, leher, dan lipatan paha. Oleh karena itu Anda bisa mengompres bagian tersebut selama 10 hingga 15 menit.

Apabila demam pada anak tak kunjung membaik, coba basahi kompres sekali lagi dan letakkan kembali pada area tubuh yang terasa panas.

4. Menggunakan kompres sekali pakai

Cara mengompres anak demam berikutnya yaitu menggunakan kompres sekali pakai. Yup, Anda bisa mendapatkan produk ini di apotek atau toko obat-obatan. Pengaplikasiannya sangat praktis, Anda tinggal menempelkan plester kompres penurun panas pada bagian tubuh si kecil seperti dahi, ketiak, atau lipatan paha.

Namun, kompres sekali pakai sebetulnya tidak dianjurkan untuk digunakan oleh anak di bawah 2 tahun, pasalnya kulit bayi masih tergolong sensitif. Selain itu, cara ini juga dinilai kurang efektif karena hanya bisa mengompres sebagian kecil tubuh saja.

5. Menyeka tubuh anak

Anda dapat mempertimbangkan untuk menyeka tubuh buah hati sebagai cara mengompres anak demam. Masukkan kain atau handuk ke dalam air hangat, lalu peras dan usapkan secara perlahan ke seluruh tubuh anak. Jika sudah, keringkan tubuhnya agar tidak menggigil.

Baca juga: 4 Cara Mengatasi Atasi Anak Susah Makan, Ini Penyebabnya!

Cara mengatasi demam pada anak lainnya

Selain mengompres, cara mengatasi demam pada anak juga bisa dilakukan dengan beberapa cara berikut.

1. Mandi dengan air hangat

Anggapan yang beredar di masyarakat adalah melarang untuk memandikan anak ketika sedang demam. Padahal, mandi air hangat justru menjadi cara mengatasi demam yang cukup manjur. Gunakan suhu air yang tepat, yakni sekitar 30-32 derajat Celcius.

Tidak hanya menurunkan suhu tubuh, mandi air hangat juga bermanfaat membersihkan tubuh anak dari kuman di kulit. Setelah mandi, pastikan segera mengeringkan badan dan memakaikannya pakaian agar si kecil tidak kedinginan.

2. Mengenakan pakaian yang nyaman

Cara mengatasi demam anak lainnya yaitu memberikannya pakaian tipis yang nyaman, misal berbahan katun agar panas lebih mudah keluar. Hindari pemakaian selimut dan pakaian tebal yang hanya akan menghambat evaporasi suhu tubuh anak.

3. Memberikan obat penurun demam anak

Di samping mengompres anak, Anda juga bisa memberikan obat penurun demam seperti acetaminophen atau ibuprofen. Tapi sebaiknya konsultasikan dengan dokter dulu sebelum memberikannya, ya. Apabila si kecil masih berusia di bawah 2 tahun, sebaiknya bawa ke dokter guna mendapatkan obat penurun demam yang sesuai.

4. Memperbanyak minum air putih

Banyak minum air putih juga termasuk cara mengatasi demam pada anak. Ini dikarenakan asupan cairan yang cukup dapat membantu menurunkan suhu tubuh dari dalam serta mencegah dehidrasi yang bisa menyebabkan peningkatan suhu tubuh.

Selain itu, manfaat minum air putih bagi kesehatan juga sangat banyak, di antaranya membantu menghilangkan racun dari dalam tubuh, meningkatkan metabolisme, dan mencegah berbagai gangguan penyakit. Untuk itu, saatnya Anda cermat dalam memilih sumber air putih yang akan diberikan pada si kecil.

Pilihlah air minum berkualitas yang kandungan mineralnya terjaga seperti AQUA. Sumber air AQUA diambil dari pegunungan pilihan dengan melewati 400 uji kelayakan sebelum sampai ke tangan konsumen.

Dengan begitu, Anda tak perlu ragu untuk menjadikan kemurnian AQUA sebagai teman sehari-hari Anda dan keluarga dalam melindungi tubuh agar tetap sehat. Jadi, jangan lupa sedia #AQUADULU di mana pun Anda berada, ya!

Itulah berbagai cara mengompres anak demam yang benar agar panasnya cepat turun. Apabila demam anak tak kunjung turun dalam waktu lebih dari 2 hari, atau bila disertai gejala lainnya seperti ruam, sakit kepala, leher kaku, kejang, dan sebagainya, ada baiknya Anda segera memeriksakannya ke dokter guna mendapatkan penanganan lebih tepat.

Referensi:

  1. Cara Kompres Anak Demam agar Panas Cepat Turun - Buka
  2. 5 Cara Mengompres Anak Demam yang Benar - Buka

Artikel Terkait

Tidak ada artikel.

Website ini menggunakan cookie untuk memastikan Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari lebih lanjut.