Logo AQUA

Inilah Keunggulan Air Minum dari Sumber Air Pegunungan

Hidup Sehat | 23 Oktober 2019

Bagikan:

Inilah Keunggulan Air Minum dari Sumber Air Pegunungan

Anjuran minum air mineral minimal delapan gelas sehari, atau sesuai kebutuhan tubuh, sudah bukan rahasia lagi.

TL;DR (Ringkasan):

  • Air pegunungan tersaring alami oleh lapisan tanah dan batuan, sehingga lebih terlindung dari kontaminasi.
  • Proses mineralisasi alami membawa mineral seperti silika, magnesium, kalsium, natrium, kalium, zink, dan selenium.
  • Menurut USGS, hingga 60% tubuh orang dewasa adalah air, jadi kualitas air minum sangat menentukan.

Yang kerap dilupakan adalah akibatnya bila diabaikan. Kurang minum air mineral bisa menyebabkan dehidrasi, mengganggu keseimbangan cairan tubuh, memicu gangguan pada sendi dan pencernaan, bahkan membuat kulit jadi keriput (4).

Air adalah komponen utama penyusun tubuh, sehingga asupannya harus cukup agar tubuh berfungsi dengan baik. Riset European Food Safety Authority menyebutkan bahwa air berkontribusi menjaga fungsi fisik, kognitif, hingga temperatur tubuh tetap normal (1).

Tubuh yang terhidrasi baik akan menjalankan pencernaan dan metabolisme dengan lancar. Bahkan saat sedang sakit, cukup minum air membantu proses penyembuhan.

Komposisi tubuh manusia menjelaskan mengapa kualitas air minum begitu menentukan. Menurut USGS, hingga 60% tubuh orang dewasa adalah air, otak dan jantung sekitar 73% air, bahkan paru-paru mencapai sekitar 83% (USGS Water Science School). Dengan porsi sebesar itu, air yang diminum setiap hari langsung memengaruhi kerja organ vital. Ginjal, otot, dan kulit juga menyimpan air dalam kadar tinggi, sehingga hidrasi yang buruk cepat terasa di banyak bagian tubuh sekaligus. Kondisi ini berlaku bagi siapa pun. Contohnya terasa saat cairan tubuh berkurang: fungsi fisik dan kognitif ikut menurun, seperti disebutkan riset European Food Safety Authority di atas. Air mineral berkualitas membantu menjaga keseimbangan itu sekaligus membawa mineral alami dari sumbernya. Kesimpulannya sederhana: memilih air minum bukan sekadar soal menghilangkan haus, melainkan soal memasok bahan utama yang menyusun tubuh.

Pertanyaannya, apakah semua air mineral sama dan sama-sama bermanfaat bagi tubuh?

Bagaimana Air dari Sumber Air Pegunungan Terbentuk?

Air dari sumber air pegunungan terbentuk lewat perjalanan panjang yang dimulai dari hujan di puncak gunung. Air hujan meresap ke dalam tanah, menembus lapisan bebatuan yang bekerja seperti saringan alami, lalu muncul kembali sebagai mata air di lereng atau sela perbukitan. Sepanjang perjalanan itu terjadi mineralisasi alami: mineral dari batuan larut dan ikut mengalir bersama air. Hasil akhirnya tetap harus diukur dengan standar baku mutu nasional, misalnya pH 6,5 sampai 8,5 dan kekeruhan di bawah 3 NTU (Permenkes No. 2 Tahun 2023, JDIH BPK RI, 2023). Proses alami yang panjang ini menjadi alasan air pegunungan dari kawasan terlindungi umumnya lebih terjaga kualitasnya. Semakin alami prosesnya, semakin kecil risiko cemaran dari luar. Memahami asal-usulnya memudahkan siapa pun menilai air minum yang layak dipilih untuk konsumsi harian.

Air pegunungan biasanya berawal dari air hujan yang turun di atas gunung. Air itu meresap ke dalam tanah, lalu akhirnya muncul kembali ke permukaan melalui sumber air yang kerap ditemui di lereng gunung maupun jurang di sela-sela perbukitan.

Keunggulannya bukan penemuan baru. Sejak dulu manusia sudah memanfaatkan air pegunungan sebagai sumber air minum.

Apa Saja Keunggulan Air Minum Pegunungan?

Keunggulan air minum pegunungan bertumpu pada lingkungan sumber yang terjaga dan kandungan mineral alami hasil penyaringan bebatuan. Kualitasnya tetap bisa diuji secara objektif memakai baku mutu air minum nasional. Standarnya antara lain TDS di bawah 300 mg/L serta E. coli dan total coliform 0 CFU/100 mL (Permenkes No. 2 Tahun 2023, JDIH BPK RI, 2023). Air pegunungan dari kawasan asri lebih mudah memenuhi syarat itu karena paparan polutannya rendah sejak awal. Mineral seperti silika, magnesium, kalsium, natrium, kalium, zink, dan selenium ikut terbawa lewat mineralisasi alami. Kandungan semacam itu jarang ditemukan pada air olahan biasa. Saat memilih air minum kemasan, periksa label sumber airnya. Air yang berasal dari sumber pegunungan terlindungi memberi jaminan kualitas yang tidak selalu dimiliki air dari sumber biasa. Tabel di bawah merangkum ambang batas resminya.

Parameter Batas menurut Permenkes No. 2 Tahun 2023
pH 6,5 sampai 8,5
TDS (zat padat terlarut) Di bawah 300 mg/L
Kekeruhan Di bawah 3 NTU
Warna Maksimal 10 TCU
E. coli dan total coliform 0 CFU/100 mL

Sumber: Permenkes No. 2 Tahun 2023, JDIH BPK RI

Pertama, soal kondisi lingkungan di sekitar sumbernya. Air pegunungan berasal dari area yang masih alami, dengan lingkungan asri dan terjaga sehingga airnya terbebas dari kontaminasi. Faktor ini sangat menentukan kualitas air, dan memastikan tidak adanya zat polutan maupun bakteri yang merugikan tubuh (2). Air biasa tidak selalu punya jaminan yang sama, sebab sumber dan lingkungannya belum tentu sebaik itu.

Kedua, air pegunungan berpotensi membawa beragam mineral yang diperlukan tubuh. Seperti disebutkan tadi, air hujan meresap ke dalam tanah dan melewati bebatuan yang bertindak sebagai saringan alami. Dalam perjalanan itulah sejumlah mineral dari alam ikut mengalir bersama air. Prosesnya disebut mineralisasi alami.

Ada beberapa jenis mineral yang paling sering ditemukan di air pegunungan: silika, magnesium dan kalsium, natrium dan kalium, serta zink dan selenium (3). Masing-masing punya peran dan fungsi berbeda yang bermanfaat bagi tubuh.

Inilah yang tidak dimiliki air putih biasa. Mineral bermanfaat itu tidak terkandung di dalamnya, sehingga tidak ada manfaat tambahan yang didapat selain memenuhi hidrasi.

Baca Juga: Anjuran Minum Air Putih Agar Hidup Semakin Sehat

AIR MINERAL PEGUNUNGAN AQUA

Keunggulan air mineral pegunungan kini mudah didapatkan, salah satunya lewat air mineral AQUA. Berbeda dari merek lain, air mineral AQUA berasal dari 17 sumber air pegunungan terpilih di Indonesia, dari Sabang sampai Merauke.

Sebelum kebaikan air itu sampai ke masyarakat Indonesia, ada banyak langkah yang dijalani. Yang paling utama adalah memilih sumber terbaik lewat riset mendalam. Ada 9 kriteria dan 5 tahapan seleksi yang melibatkan para ahli geologi dan geohidrologi, dan seluruh prosesnya membutuhkan setidaknya 1 tahun penelitian (3).

Setelah sumber di kawasan alami terpilih untuk menjamin bebas kontaminasi dan pencemaran, AQUA terus menjaga kualitasnya lewat perlindungan berkelanjutan, lalu melakukan pengemasan yang menjaga kealamian air langsung di dekat sumbernya.

Berasal dari sumber air pegunungan, air itu mengalami penyaringan dan mineralisasi alami dari bebatuan vulkanis. Proses inilah yang membuat setiap tetesnya kaya akan mineral bermanfaat.

Sudah minum kemurnian AQUA hari ini?

Kemurnian dari pegunungan itulah yang membuat badan segar dan bawaan lebih adem. Kaum Adem menyebutnya dingin alami yang ngademin. Nikmati kemurniannya lewat AQUA galon di rumah, lalu cek kode unik di balik tutupnya. Tukarkan dengan hadiah di promo AQUA 100% Untung.

Referensi:

  1. Hydration Facts, Natural Hydration Council
  2. Water Resource Protection, Natural Hydration Council
  3. Pengelolaan Sumber Daya Air AQUA
  4. Santoso B., Hardinsyah, Siregar P, Pardede S. 2017

Artikel Terkait

Tidak ada artikel.

Website ini menggunakan cookie untuk memastikan Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari lebih lanjut .