Dalam tiga dekade terakhir, konsumsi air mineral atau air minum dalam kemasan (AMDK) botol meningkat drastis. Berbagai merek bermunculan hingga Anda kesulitan memilih produk yang tepat.
Bentuk kemasan dan promosi yang menarik biasanya membuat Anda menjatuhkan pilihan pada merek tertentu. Namun, sebaiknya hal-hal berikut ini patut Anda perhatikan sebelum membeli air minum dalam kemasan botol diantaranya:

1. Jenis air minum yang ditawarkan
Di Indonesia, terdapat empat jenis AMDK yang beredar yaitu air mineral, air demineral, air mineral alami, dan air minum embun. Air minum terbaik adalah air yang telah bersih dari kuman dan zat-zat berbahaya.
2. Baca kandungan pada label kemasan
Beberapa AMDK botol lebih bersifat alkali/basa. Sebagian lainnya memiliki derajat keasaman (pH) yang mendekati pH tubuh manusia. Derajat keasaman ini mempengaruhi ‘rasa’ air. Air minum yang ideal memiliki pH antara 6,0-8,5.
3. Kelengkapan informasi pada label kemasan
Produsen AMDK yang terpercaya selalu mencantumkan informasi berikut pada kemasan: (1) nama produk, (2) merek dagang, (3) nama produsen atau importir, (4) alamat produsen atau importir, (5) volume bersih produk, (6) nomor pendaftaran dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), (7) bulan dan tahun kedaluwarsa, serta (8) label SNI (Standar Nasional Indonesia) dan kode produksi.
4. Bahan kemasan
Pada bagian bawah atau belakang botol kemasan umumnya tertulis tipe plastik yang digunakan. Sebagian besar kemasan botol menggunakan plastik PET (polyethylene terephthalate) dengan nomor kode 1. Plastik jenis ini aman digunakan dan dapat didaur ulang. Di samping jenis plastik, beberapa produsen AMDK juga mencantumkan tulisan ‘bebas BPA’ atau ‘BPA free’. 
5. Tanggal kedaluwarsa
Pada label kemasan, tanggal kedaluwarsa yang tercantum umumnya berjarak 1-2 tahun dari tanggal produksi. Tanggal kedaluwarsa ini tidak saklek, sebab botol kemasan yang belum terbuka sebenarnya dapat disimpan selama mungkin dalam lingkungan yang bersih, sejuk, serta bebas dari paparan panas dan zat-zat berbahaya.

Banyak konsumen percaya bahwa air minum dalam kemasan lebih aman dan lebih sehat daripada air keran. Ada pula konsumen yang lebih memilihnya karena rasa lebih enak, praktis, dan ekonomis. 
Apapun alasannya, jangan abaikan hal-hal penting yang telah dijelaskan sebelumnya. Periksa kelengkapan informasi pada label kemasan dan tanggal kedaluwarsa produk. 
Pastikan juga kemasan tidak bocor dan hindari membeli produk yang sudah terpapar panas matahari. Dengan demikian, Anda yakin bahwa produk air mineral atau air minum dalam kemasan yang dibeli aman dan berkualitas baik.