5 Manfaat Push Up untuk Kesehatan Tubuh yang Perlu Diketahui

Kebaikan AirHidup Sehat | 15 Maret 2022

Bagikan:

5 Manfaat Push Up untuk Kesehatan Tubuh yang Perlu Diketahui

Push up adalah salah satu gerakan sederhana dalam berolahraga karena tidak perlu ruang yang luas dan bahkan dapat dilakukan dalam waktu sekejap, yaitu kurang lebih lima menit. Bukan hanya mudah, manfaat push up juga sangat sayang bila Anda lewatkan begitu saja.

Pada dasarnya, push up adalah jenis olahraga ketahanan isometrik, yaitu gerakan yang dilakukan dengan menggunakan benda statis guna memicu kontraksi otot tubuh. Adapun manfaat push up adalah untuk melatih kekuatan otot dan ketahanan tubuh [1].

Namun, tentu saja hal tersebut harus diimbangi dengan minum air putih yang cukup. Pasalnya, jika tubuh tidak terhidrasi dengan baik maka aktivitas apapun akan menjadi kurang optimal. Maka dari itu, pastikan Anda selalu sedia dan minum #AQUADULU kapanpun dan dimanapun agar asupan cairan tubuh tetap tercukupi setiap hari.

Jika sudah demikian, kegiatan olahraga seperti push up bisa Anda lakukan secara rutin dan maksimal. Lantas, apa saja manfaat push up untuk kesehatan tubuh? Yuk langsung saja simak berbagai manfaat push up di bawah ini!

Manfaat Push Up untuk Kesehatan

Adapun beragam manfaat push up yang dapat diperoleh jika dilakukan secara teratur, di antaranya:

1. Menguatkan otot bahu

Manfaat push up yang pertama adalah untuk memperkuat otot-otot, terutama di sekitar sendi bahu. Umumnya orang yang sering push up memiliki bahu yang bidang. Tidak hanya itu, push up juga berpengaruh terhadap setiap otot pada tubuh Anda. Gerakan yang dilakukan dalam push up memang melibatkan banyak otot secara bersamaan.

Hal ini menjadi penting, karena menguatkan seluruh otot pada tubuh bisa memberikan manfaat seperti menjaga berat badan ideal yang wajar, menguatkan tulang, meringankan gerakan tubuh sehari-hari dan menjaga tekanan dan gula darah [2].

2. Meningkatkan kesehatan jantung

Selanjutnya, manfaat push up adalah bisa meningkatkan kesehatan jantung. Sebuah studi mengungkapkan bahwa pria yang bisa melakukan push up sebanyak 40 kali berturut-turut dapat terhindar dari penyakit jantung sebanyak 96% dibandingkan dengan mereka yang tidak melakukan push up sebanyak 10 kali.

Hasil dari studi ini membuktikan, bahwa pembentukan serta penguatan otot mampu menyehatkan jantung [2].

3. Meningkatkan jumlah hormon pertumbuhan manusia

Salah satu manfaat push up adalah meningkatkan jumlah hormon pertumbuhan di tubuh. Saat Anda beranjak tua, produksi hormon pertumbuhan manusia akan semakin menurun. Padahal, hormon ini berfungsi untuk mendukung kesehatan tubuh serta perbaikan sel dalam tubuh Anda.

Selain itu, hormon pertumbuhan manusia juga memiliki peran penting dalam pembesaran otot. Jika tidak ada hormon ini, Anda akan kesulitan meningkatkan massa otot [2].

4. Meningkatkan kekuatan dan massa otot

Manfaat push up lainnya adalah meningkatkan kekuatan dan massa otot. Pada dasarnya, ada banyak variasi push up yang bisa Anda coba dan setiap variasinya memiliki manfaatnya tersendiri. Seperti, push up sempit akan memberikan otot tricep dan pectoralis. Sedangkan forward dan backward push up akan memberikan otot perut untuk membentuk manfaat perut sixpack serta otot punggung [2].

5. Memperbanyak testosteron dalam tubuh

Manfaat push up yang terakhir ialah memperbanyak hormon testosteron dalam tubuh. Tahukah Anda, testosteron sendiri merupakan hal yang sangat penting bagi tubuh yaitu untuk meningkatkan performa fisik, massa otot, produksi hormon lainnya, pertumbuhan rambut, dan dorongan seks. Push up diyakini mampu meningkatkan jumlah produksi testosteron dalam tubuh Anda [2].

Hal-Hal yang Perlu Diperhatikan

Setelah Anda mengetahui berbagai manfaat push up di atas, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan agar mendapatkan hasil maksimal. Anda perlu melakukan gerakan push-up yang tepat.

Jangan sampai melakukan kesalahan mengangkat bagian atas tubuh dengan menggunakan otot perut, bokong, atau bagian bawah tubuh sebagai pendorong utama. Gerakan yang tepat untuk push up adalah dengan mengaktifkan otot lengan dan dada.

Pada posisi turun, jangan sampai dada Anda menyentuh lantai. Tahan setidaknya pada jarak 5 cm dari lantai. Dan selama melakukan gerakan push-up, jaga agar tubuh tetap berada dalam satu garis lurus, mulai dari kepala, punggung, bokong, hingga kaki [3].

Selain rutin berolahraga, tentunya Anda juga harus selalu rutin mengkonsumsi air mineral . Karena ketika berolahraga tubuh akan kehilangan banyak cairan lewat keringat, agar tidak mengalami dehidrasi wajib untuk mengonsumsi air mineral sesudah dan sebelum berolahraga.

Nah, untuk memenuhi kebutuhan air ketika berolahraga seperti yang dianjurkan, pilihlah air minum dengan kualitas terbaik seperti AQUA, karena AQUA melakukan ratusan pemeriksaan untuk memastikan kebaikan alami dan kandungan asli air tersimpan di dalam kemasan. Kualitas AQUA diperkuat dengan perlindungan yang dilakukannya.

Dari mulai sumber air hingga proses pengemasan, AQUA melakukan tiga perlindungan;AQUA juga melakukan tiga perlindungan. Pertama, AQUA melindungi keseimbangan ekosistem di sekitar sumber air, sehingga kualitas dan keberlangsungan air terjaga. Kedua, AQUA melindungi kealamian mineral yang terkandung di air, dengan mineral alami dari pegunungan vulkanik. Ketiga, AQUA melakukan proses pengemasan dengan seksama tanpa sentuhan tangan manusia, sehingga kebersihan produk tidak perlu diragukan lagi.

Selain itu, airnya sudah pasti steril dari kontaminasi berbahaya sehingga aman untuk dikonsumsi. Kesegaran AQUA tetap terjaga, setiap tetes kemurniannya melalui lebih dari 400 cek kualitas, dan dikemas langsung dari sumbernya [4].

Jangan lupa untuk menyiapkan 2 botol AQUA 600ml sebelum berolahraga, agar kebutuhan hidrasi Anda saat berolahraga dapat terpenuhi.

Jadi, sudah siapkan AQUA untuk menemani berolahraga?

Referensi:

  1. 7 Manfaat Push-up yang Sayang Dilewatkan - buka
  2. Manfaat Air Putih untuk Ginjal dan Tubuh Yang Sehat
  3. 7 Manfaat Push-up yang Sayang Dilewatkan - buka
  4. Air minum yang bagus untuk dikonsumsi

Artikel Terkait

Tidak ada artikel.

Website ini menggunakan cookie untuk memastikan Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari lebih lanjut.