Website ini menggunakan cookie untuk memastikan Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari lebih lanjut.

Pentingnya Air Putih Untuk Ibu Menyusui

Kebaikan AirHidup Sehat | 07 September 2021
Pentingnya Air Putih Untuk Ibu Menyusui

Tidak hanya saat hamil, kebutuhan nutrisi yang masuk kedalam tubuh perlu diperhatikan oleh seorang ibu. Salah satu fase dimana kebutuhan nutrisi juga penting diperhatikan adalah ketika sedang menyusui. Tidak hanya dalam segi makanan yang perlu diperhatikan, tapi juga dari segi kecukupan hidrasi harian sang ibu. Ibu menyusui harus mengonsumsi lebih banyak air mineral dibandingkan orang pada umumnya demi memperlancar produksi ASI. Minum air mineral juga dapat membantu memenuhi kebutuhan kalsium yang merupakan salah satu nutrisi utama dalam produksi ASI [5]. Sayangnya, banyak ibu menyusui yang melupakan betapa pentingnya peran air putih dalam proses menyusui.

ASI menyediakan protein, lemak, karbohidrat, dan nutrisi dalam porsi yang sempurna untuk tumbuh kembang anak. Untuk diketahui bahwa ASI terdiri dari 90 persen air. Itu berarti bahwa penting untuk tetap terhidrasi agar tubuh menghasilkan ASI yang sehat dengan suplai melimpah [1].

Apa saja tanda-tanda ibu menyusui kekurangan cairan atau dehidrasi? [2]

  • Meningkatnya rasa haus
    Tanda pertama yang harus diperhatikan oleh para ibu menyusui adalah merasa haus setiap kali menyusui. Ini merupakan sinyal dari tubuh untuk mengembalikan cairan yang hilang.

  • Bibir atau mulut kering
    Selain kulit yang bercahaya, mulut dan bibir juga bisa menjadi indikasi seseorang dehidrasi. Ibu menyusui biasanya mengalami bibir dan mulut kering ketika kurang minum.

  • Jarang buang air
    Ibu menyusui seharusnya buang air kecil sesering bayinya yang menyusu. Secara umum, kandung kemih akan penuh setiap beberapa jam. Ibu menyusui yang minum cukup, pasti akan buang air kecil beberapa jam sekali.

  • Warna urine
    Warna urine ketika buang air kecil juga bisa menjadi sebuah tanda ibu mengalami dehidrasi. Jika urine berwarna pekat, itu tandanya ibu mengalami dehidrasi. Sebaliknya, kalau urine warnanya lebih bening, artinya tubuh sudah cukup terhidrasi.

  • Sakit kepala
    Sakit kepala bisa jadi tanda lain untuk minum lebih banyak air. Sakit kepala akibat dehidrasi memiliki gejala yang mirip dengan sakit kepala lainnya. Kepala akan terasa berdenyut di kedua sisi.

Penambahan asupan air putih ibu juga penting karena jika asupan cairan ibu tidak tercukupi maka akan mempengaruhi jumlah produksi ASI (Air Susu Ibu). Jika kebutuhan cairan ibu tidak terpenuhi maka ASI yang diproduksi tidak sesuai jumlah yang seharusnya. Apabila ibu memenuhi kebutuhan air putih sebanyak 3000 ml per hari maka ASI yang diproduksi dapat mencapai 600-850 ml per hari. Kisaran angka produksi ASI tersebut merupakan angka rata-rata ASI yang dibutuhkan oleh bayi usia pada satu tahun pertama menyusui [3]

Maka dari itu ibu menyusui harus memenuhi kebutuhan air putih hariannya. Dalam satu hari ibu dianjurkan untuk minum air putih sebanyak 8-10 gelas setiap harinya, atau setara dengan kurang lebih 2,5 liter. Salah satu dampak dari kekurangan cairan pada ibu menyusui adalah dehidrasi, hal ini terjadi karena anak yang masih  menyusui menarik banyak air dari tubuh ibu menyusui [4].

Menyusui bisa menjadi momen yang menyibukkan bagi ibu. Tetapi faktanya di satu sisi, ibu harus selalu menggendong anak, dan di sisi lain, terus menjalankan aktivitas harian, seperti mencuci pakaian, memasak, membereskan rumah, dsb. Tetapi, kesehatan Ibu tetap menjadi prioritas, salah satunya dengan tetap cukup minum. Yuk simak satu tips mudah untuk memenuhi kebutuhan minum bersama AQUA!

Untuk mempermudah Ibu memenuhi kebutuhan minum harian, pastikan untuk menyediakan galon AQUA. Ada banyak alasan untuk memilih AQUA. AQUA berasal dari air pegunungan terpilih yang keseimbangan ekosistem sekitar sumber airnya terlindungi, sehingga kekayaan dan kealamian mineralnya juga terlindungi secara konsisten, untuk melindungi keluarga Indonesia. Sumber air AQUA yang disaring oleh alam selama bertahun-tahun memberikan kualitas air dan kandungan mineral yang sama, kemarin, hari ini, dan esok. Sumber air yang terlindungi oleh batuan alam juga dapat memberikan ketenangan bagi Ibu hamil dan juga si buah hati.

Mengapa ibu harus memilih AQUA?

Karena, hanya AQUA yang selama 48 tahun mampu memproduksi air mineral berkualitas yang berasal dari proses alami.  Selain itu untuk menjaga kualitasnya, AQUA langsung mengambil air dari sumber air pegunungan terpilih dengan melewati 400 uji kelayakan sebelum sampai ke konsumen.Hal-hal tersebut pastinya menjadi poin-poin penting yang sangat diperhatikan oleh para ibu menyusui demi menjaga  kualitas ASI yang diproduksi.

Alasan lainnya adalah karena AQUA merupakan pilihan hidrasi yang tepat untuk ibu hamil. Karena nyatanya, banyak ibu hamil yang kurang minum air putih karena merasa eneg. Melihat hal ini, AQUA melakukan studi terhadap lebih dari 200 ibu hamil Indonesia. Dari studi yang dilakukan, 9 dari 10 ibu hamil setuju kalau minum AQUA tidak membuat eneg.

Air mineral berkualitas tersedia untuk melindungi tubuh kita agar senantiasa sehat. Sumber air yang terlindungi akan melindungi kesehatan tubuh kita, sehingga dengan asupan mineral berkualitas untuk kesehatan tubuh dapat dengan mudah kita dapatkan melalui AQUA.

 

Sumber:

https://herstory.co.id/read9780/minum-air-putih-bisa-tingkatkan-produksi-asi-lho-ibu-menyusui-sudah-tahu-belum

https://www.haibunda.com/menyusui/20200220155144-54-82148/5-tanda-ibu-menyusui-kekurangan-cairan-salah-satunya-sering-pusing

https://doktersehat.com/ini-alasan-ibu-harus-banyak-minum-saat-masa-menyusui/

https://www.popmama.com/pregnancy/third-trimester/faela-shafa/berapa-jumlah-kebutuhan-air-putih-ibu-hamil-dan-menyusui/6

https://www.alodokter.com/memahami-pentingnya-minum-air-mineral-saat-hamil-dan-menyusui