8 Penyebab Kulit Kering, Gejala, Cara Alami Mengatasinya

Hidup Sehat | 19 Mei 2022

Bagikan:

8 Penyebab Kulit Kering, Gejala, Cara Alami Mengatasinya

Apakah kulit Anda terasa kering? Penyebab kulit kering bisa beragam, mulai dari cuaca panas atau dingin, penggunaan sabun yang keras, paparan sinar matahari, dan lain sebagainya. Kondisi ini dikenal juga dengan xerosis atau xeroderma. Biasanya, Anda akan merasakan kulit seperti tertarik, bertekstur kasar, dan kadang kemerahan serta gatal.

Dalam kebanyakan kasus, kulit kering bukanlah kondisi yang berbahaya. Namun, jika dibiarkan terus-menerus, kadang kekeringan akan makin parah dan mungin mengindikasikan terjadinya masalah kulit lebih serius.

Untuk itu, Anda perlu mengetahui apa penyebab kulit kering dan cara mengatasinya yang akan dibahas lebih lanjut pada artikel berikut.

Ciri-ciri kulit kering

Pada umumnya, kulit kering hanya terjadi sementara atau musiman. Sebagai contoh Anda mungkin mengalaminya saat musim dingin. Adapun ciri-ciri kulit kering dapat bervariasi pada setiap orang, tergantung usia, warna kulit, status kesehatan, dan lingkungan tempat tinggal. Kulit kering memberikan beberapa gambaran karakteristik, meliputi:

  • Karakteristik yang terlihat: kemerahan, permukaan yang kusam, kering, bercak putih, gambaran berlapis-lapis, pecah-pecah dan juga fisura
  • Karakteristik yang dapat diraba: kusam dan tidak rata
  • Karakteristik sensori: terasa kering tidak nyaman, nyeri, dan gatal

Penyebab kulit kering

Penyebab kulit kering dan gatal mungkin tampak sepele, yaitu kurangnya kelembapan. Kekurangan kelembapan tersebut disebabkan oleh gangguan skin barrier dan disfungsi atau kekurangan lemak sehat yang diperlukan lapisan atas kulit [1].

Biasanya, lapisan atas kulit terdiri dari sel-sel mati dan minyak alami yang membantu mengunci kelembapan untuk menjaga kulit agar tetap lembut dan halus [2]. Ketika tidak ada cukup air di lapisan tersebut akibat berkurangnya minyak pelindung, maka air yang biasanya ada di kulit dibiarkan keluar, sehingga kulit menjadi kering.

Adapun penyebab penurunan jumlah minyak pelindung kulit bermacam-macam, bisa dari faktor endogen maupun eksogen. Faktor endogen meliputi genetik, usia, jenis kelamin, penyakit kulit, dan penyakit sistemik. Sedangkan faktor eksogen meliputi suhu dan kelembapan udara, pajanan bahan kimia, radiasi sinar UV, polusi udara, serta nutrisi. Berikut penjelasannya.

1. Penggunaan produk berbahan keras

Penggunaan sabun, deterjen, maupun produk pembersih berbahan kimia keras bisa menjadi salah satu penyebab kulit kering dan gatal. Pasalnya, produk-produk tersebut biasanya mengandung surfaktan. Ini merupakan zat pembersih dengan pH basa yang dapat merusak lapisan terluar kulit yang berfungsi sebagai pelindung. Alhasil kulit menjadi kering dan mudah iritasi.

2. Cuaca dingin atau panas

Seperti telah dijelaskan sebelumnya, cuaca juga berpengaruh terhadap kondisi kulit kering. Pada cuaca dingin, suhu dan kelembapan udara menurun. Begitu juga saat musim kemarau, kulit bisa menjadi kering akibat dehidrasi.

Baca juga: 10 Makanan yang Mengandung Vitamin C Tinggi Tuk Jaga Kesehatan

3. Mandi air hangat terlalu lama

Memang terasa menyenangkan ketika berendam di air hangat, terlebih bila cuaca sedang dingin. Namun, jika terlalu lama ini bisa menjadi penyebab kulit kering, karena suhu panas dapat mengurangi kelembapan alami kulit. Sebaiknya batasi mandi air hangat tidak lebih dari 5 menit dan pastikan suhunya tidak terlalu panas, ya.

4. Paparan sinar matahari

Penyebab kulit kering berikutnya adalah paparan sinar matahari. Bagi Anda yang sering beraktivitas di luar ruangan, sebaiknya perhatikan hal ini. Terlalu lama terpapar sinar matahari bisa membuat kulit mengalami dehidrasi, karena sinar UV mampu menembus jauh ke bawah permukaan kulit. Alhasil kulit kehilangan kelembapan alaminya.

5. Terlalu keras menggosok kulit

Tanpa disadari, kebiasaan menggosok kulit terlalu keras saat mandi dengan spons atau scrub dapat menjadi penyebab kulit kering, lho. Ini dikarenakan kelembapan di permukaan kulit akan berkurang. Oleh sebab itu, hindari terlalu sering menggosok kulit. Sebaliknya, gosoklah kulit secara lembut dan perlahan.

6. Penuaan

Seseorang yang berusia di atas 40 tahun cenderung berisiko mengalami kulit kering, karena kemampuan kulit untuk mempertahankan kelembapan berkurang seiring bertambahnya usia [1]. Guna mengatasinya, Anda perlu menggunakan produk pelembab yang memiliki kandungan ceramide, humektan, dan petrolatum.

7. Kondisi kesehatan tertentu

Masalah kulit seperti psoriasis dan eksim dapat menjadi salah satu penyebab kulit kering dan gatal. Selain itu, kulit kering juga bisa mengindikasikan adanya kondisi kesehatan tertentu yang tak berhubungan, seperti diabetes, hipotiroidisme, kekurangan gizi, gagal ginjal, dan iktiosis.

Lantas bagaimana membedakan kulit kering biasa yang disebabkan cuaca dan sesuatu yang lebih serius? Apabila Anda melihat adanya area meradang, pengerasan kulit, rasa gatal yang hebat atau bersisik, itu tandanya Anda perlu segera mengunjungi dokter. Setelah dokter menemukan penyebabnya, maka Anda bisa diberi perawatan yang tepat.

8. Kurang minum

Hal ini mungkin terdengar sederhana, namun nyatanya masih banyak orang yang kurang menyadari pentingnya minum air. Perlu dipahami bahwa tubuh kita membutuhkan cukup cairan agar dapat berfungsi dengan baik. Jika kebutuhan air tersebut tidak tercukupi, maka kulit bisa dehidrasi sehingga tampak kering dan kusam.

Baca juga: Mengenal 13 Manfaat Air Putih Bagi Kesehatan Tubuh dan Kulit

Cara mengatasi kulit kering

Cara mengatasi kulit kering bisa dilakukan dengan beberapa langkah, yakni sebagai berikut.

1. Menggunakan sabun yang mengandung pelembab

Saat mandi, usahakan Anda menggunakan sabun yang mengandung pelembab dan berbahan kimia lembut. Jangan lupa juga keringkan badan menggunakan handuk halus dan gosoklah secara perlahan.

2. Mandi secukupnya

Sebagai cara mengatasi kulit kering, sebaiknya Anda mandi secukupnya saja, jangan terlalu sering dan terlalu lama. Usahakan juga membatasi mandi dengan air hangat agar kelembaban alami kulit tidak berkurang.

3. Menggunakan produk pelembab kulit

Menggunakan produk pelembab kulit secara rutin bisa membantu mengatasi kulit kering yang Anda alami. Pelembab akan berperan sebagai pelindung lapisan kulit paling atas dan mencegah air keluar dari tubuh. Anda dapat memilih produk dengan kandungan humektan seperti gliserin dan asam hialuronat, emilien seperti asam linoleat, serta bahan lain misalnya petroleum jelly.

4. Memperbanyak minum air putih

Guna mencegah kulit kering, cukupi kebutuhan cairan tubuh dengan benar. Jangan lupa untuk selalu minum #AQUADULU minimal delapan gelas per hari, ya. Dengan minum air putih cukup, maka tubuh akan tetap terhidrasi dan kulit menjadi lebih sehat, lembab, serta bercahaya.

AQUA juga mempunyai beragam jenis kemasan untuk memudahkan Anda minum air putih dimanapun dan kapanpun. Untuk mencukupi kebutuhan minum keluarga, AQUA menyediakan kemasan galon 19 liter untuk keperluan rumah Anda. Tersedia juga AQUA dalam kemasan 600ml dan 1500ml yang cocok dipakai saat bepergian. Untuk teman makan, AQUA kemasan 330ml cocok untuk menemani Anda.

Mengapa harus AQUA? Karena AQUA datang dari sumber air yang murni dan terlindungi, dengan kualitas terjaga hingga ke tangan Anda. Apapun aktivitasnya, jangan lupa minum #AQUADULU, ya! Yuk sedia AQUA di setiap aktivitas Anda!

Referensi:

  1. 10 Surprising Causes of Dry Skin - Buka
  2. Winter dry skin - Buka

Artikel Terkait

Tidak ada artikel.

Website ini menggunakan cookie untuk memastikan Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari lebih lanjut.