Rekomendasi Asupan Air Minum Agar Si Kecil Sehat

Kebaikan AirHidup Sehat | 23 September 2020
Rekomendasi Asupan Air Minum Agar Si Kecil Sehat

Masa kanak-kanak adalah periode yang menentukan untuk perkembangan keseluruhan sepanjang umur. Sudah diketahui dengan baik bahwa pola makan anak memainkan peran penting dalam menentukan pertumbuhan dan kesehatan dalam kehidupan dewasa. (1)

Hidrasi yang sehat merupakan bagian penting dari diet seimbang, sedangkan penelitian saat ini tampaknya menunjukkan bahwa asupan cairan anak seringkali kurang optimal dibandingkan dengan nilai referensi yang ditetapkan. (1)

Itulah mengapa penting bagi kita untuk mengetahui rekomendasi asupan air minum sehat untuk Anak Anda. Simak penjelasannya di bawah ini.

Gambaran Umum

Air adalah komponen utama tubuh manusia. Rata-rata, air mewakili 60% dari berat badan orang dewasa. Selain itu, karena perbedaan komposisi tubuh, anak-anak memiliki kandungan air tubuh yang relatif lebih tinggi dibandingkan dengan massa tubuh dibandingkan orang dewasa. Rata-rata, air mewakili 75% massa tubuh pada bayi dalam 6 bulan pertama kehidupan. (1)

Kemudian menurun dengan cepat antara 6 bulan dan 2 tahun dan lebih lambat selama masa kanak-kanak. Ini mencapai tingkat dewasa pada usia pubertas.

Juga setelah usia 12 tahun perbedaan jenis kelamin muncul: air sebagai persentase dari total berat badan menurun lebih cepat pada anak perempuan, karena fakta bahwa secara umum, wanita memiliki persentase lemak tubuh yang lebih tinggi daripada pria.

Meskipun demikian, jumlah air tubuh bervariasi, tergantung pada komposisi tubuh individu: massa tubuh tanpa lemak kira-kira 73% sedangkan massa lemak memiliki air tubuh yang jauh lebih rendah (10%). (1)

Mengetahui asupan air yang perlu dikonsumsi anak

Kebutuhan air pada anak ditentukan dengan berbagai metode, tetapi yang sering digunakan adalah berdasarkan usia dan berat badan. Keadaan tertentu mempengaruhi besarnya kebutuhan air pada anak, seperti perubahan suhu, aktivitas fisik, dan yang lainnya sehingga dibutuhkan asupan air yang lebih banyak.

Penelitian yang telah dilakukan di Indonesia menunjukkan rerata asupan air pada anak laki-laki dan perempuan usia 4-9 tahun secara berurutan adalah 1387 mL/hari dan 1394 mL/hari, sedangkan asupan air pada anak laki-laki dan perempuan usia 10-17 tahun secara berurutan adalah 1621 mL/hari dan 1589 mL/hari. (2)

Preverensi asupan air selain berasal dari air putih adalah susu dan derivatnya, minuman ringan (regular soft beverage), minuman hangat, dan jus.

Konsumsi minuman mengandung gula perlu dibatasi karena mengonsumsinya secara teratur dalam jumlah yang berlebihan berhubungan dengan terjadinya obesitas.

Faktor-faktor lain yang mempengaruhi kebutuhan asupan air untuk anak

• Keseimbangan air tubuh
Keseimbangan air tubuh didefinisikan sebagai keseimbangan antara perolehan air tubuh dan kehilangan air tubuh. Dalam kondisi normal, air tubuh sebagian besar hilang melalui urin dan kulit, dan pada tingkat yang lebih rendah, dari paru-paru dan feses. (1)

• Kehilangan air kemih
Metabolisme tubuh menghasilkan limbah yang harus dibuang, sebagian besar melalui urin. Saluran kemih, yang terdiri dari ginjal, ureter, kandung kemih dan uretra, memproduksi, menyimpan, dan mengeluarkan urin

Pada anak-anak, volume urin rata-rata adalah antara 600 dan 1300 mL / hari dan meningkat seiring bertambahnya usia untuk secara progresif mencapai nilai orang dewasa. Dengan bertambahnya usia, penurunan volume urin relatif terhadap berat badan telah dilaporkan pada anak-anak dari usia 4 sampai 14 tahun. (1)

• Kehilangan air pada kulit dan paru-paru
Kehilangan air kulit terjadi melalui keringat dan kehilangan air yang tidak disadari. Berkeringat adalah mekanisme aktif yang bergantung pada ekskresi air dan komponen lain melalui kelenjar keringat. Sebaliknya, kehilangan air yang tidak dapat disensi adalah bebas zat terlarut dan mengacu pada penguapan air dari saluran pernapasan dan dari difusi kulit pasif. Kehilangan air dari keringat rendah di bawah suhu lingkungan sedang dan keadaan menetap. (1)

Cara menentukan air mineral yang berkualitas

Selain memperhatikan jumlah air yang dikonsumsi, jenis airnya pun memiliki peranan penting karena tidak semua air sama. Empat poin ini merupakan syarat atau ciri dari air minum yang baik menurut Permenkes 492 tahun 2010, yaitu: tidak berbau, tidak berwarna (jernih), tidak berasa, dan tidak mengandung zat berbahaya bagi tubuh. Seperti AQUA, yang berasal dari sumber air pengunungan terpilih yang kealamian ekosistem di sekitar sumber airnya terlindungi, sehingga kealamian dan kekayaan mineralnya terjaga.

Cara terbaik untuk mengenalkan air mineral

Sekarang yang menjadi kendala Ibu pasti bagaimana cara membuat si kecil agar mau minum cukup air. AQUA peduli dengan pentingnya minum cukup air bagi anak dan sekaligus mengerti sulitnya membuat anak untuk mau minum cukup air oleh karena itu AQUA menghadirkan AQUA Kids untuk membantu Ibu.

Selain berasal dari sumber air yang terlindungi, AQUA Kids dilengkapi dengan berbagai karakter menarik pada labelnya, sehingga bisa membuat minum air menjadi lebih menyenangkan untuk si kecil dan bisa lebihnya mudah berkonsentrasi. AQUA Kids hadir dalam dua varian yaitu 330 ml dan 450 ml, kemasan 450ml dilengkapi dengan tutup botol sport cap sehingga mudah dipegang, mudah dibuka dan tidak mudah tumpah. Ayo, dukung si kecil dengan memenuhi kebutuhan minum hariannya!


Source:

  1. https://www.hydrationforhealth.com/en/hydration-science/hydration-lab/water-intake-and-hydration-physiology-during-childhood/
  2. http://spesialis1.ika.fk.unair.ac.id/wp-content/uploads/2018/03/Konsensus-Air.pdf
    Permenkes Nomor 492/MENKES/PER/IV/2010