Air hangat untuk asam lambung kerap dijadikan langkah awal untuk meredakan keluhan yang timbul secara mendadak karena mudah diakses dan dianggap aman bagi kebanyakan orang.
Meskipun air hangat diyakini dapat meredakan asam lambung, masih banyak pertanyaan mengenai apakah air hangat bisa meredakan asam lambung dan bolehkah asam lambung minum air hangat.
Berikut penjelasan singkat mengenai manfaat air hangat untuk asam lambung dan tips minum air hangat saat asam lambung yang dikumpulkan dari berbagai sumber.
Mekanisme Air Hangat untuk Asam Lambung
Jurnal Clinical Gastroenterology & Hepatology menyebutkan bahwa minum air hangat aman bagi penderita asam lambung. Sebaliknya, mengonsumsi teh, kopi, atau soda justru dapat memicu gejala.
Untuk memahaminya, perlu diketahui terlebih dahulu bagaimana air hangat bekerja membantu tubuh meredakan asam lambung. Berikut penjelasan singkatnya!
1. Mengencerkan Asam Lambung
Studi eksperimental yang dilakukan oleh Digestive Disease and Sciences menunjukkan bahwa satu gelas air (200 ml) dapat meningkatkan pH lambung hingga lebih dari pH 4 dalam waktu sekitar satu menit.
Lebih lanjut, Sage Journal menjelaskan bahwa kandungan bikarbonat dalam air tertentu bersifat basa sehingga dapat menetralkan sebagian asam lambung, sementara pH netral (6,7–7,4) membantu menjaga keseimbangan asam di lambung.
Ini berarti saat masuk ke saluran pencernaan, air hangat dapat membantu mengurangi kekentalan asam lambung yang ada
Selain itu, minum air hangat juga dapat membantu mengurangi efek pepsin, yaitu enzim yang dapat membuat iritasi di kerongkongan semakin terasa saat asam lambung naik.
Kombinasi dari efek penetralan asam dan pengurangan aktivitas pepsin ini secara langsung membantu mengurangi paparan iritasi pada saluran pencernaan sehingga gejala seperti perih atau mual dapat berkurang lebih cepat.
Baca juga: 4 Cara Minum Air Hangat yang Benar Beserta Manfaatnya
2. Relaksasi Lambung
Studi di Neurogastroenterology & Motility mengonsumsi air hangat dapat membuat otot pada katup esofagus bagian bawah (LES) lebih santai.
LES adalah otot melingkar di ujung kerongkongan yang berperan penting sebagai “penghalang” antara lambung dan esofagus.
Fungsi utama katup ini adalah mencegah asam lambung naik ke esofagus, yang menyebabkan sensasi terbakar di tenggorokan atau refluks.
Kecepatan asam lambung kembali ke lambung dipengaruhi oleh tingkat refleks katup ini. Proses ini membantu mengurangi paparan asam pada tenggorokan dan menurunkan rasa mual.
3. Mempercepat Pengosongan Lambung
Neurogastroenterology & Motility menunjukkan bahwa konsumsi air hangat dapat membuat otot-otot di saluran pencernaan menjadi lebih rileks.
Kondisi ini membantu lambung mengosongkan isinya dengan lebih lancar, sehingga makanan dan cairan tidak menumpuk terlalu lama.
Namun ketika kadar asam lambung meningkat, lambung harus bekerja lebih keras untuk mencerna dan memindahkan isi perut.
Beban tambahan ini dapat meningkatkan tekanan di dalam lambung dan memicu refluks. Hal itulah yang membuat Anda sering merasa sensasi panas di dada atau kerongkongan.
Dengan rutin minum air hangat, gerakan lambung menjadi lebih lancar, sehingga sisa asam lambung dapat berkurang.
Akibatnya, gejala tidak nyaman seperti rasa panas, mual, atau perut kembung bisa diminimalkan, sekaligus mendukung pencernaan yang lebih nyaman dan efisien.
Manfaat Air Hangat Untuk Lambung
Memahami mekanisme air hangat dalam meredakan asam lambung tidak hanya membantu mengurangi gejala secara langsung, tetapi juga memberi manfaat tambahan bila dikonsumsi secara rutin.
Berikut beberapa manfaat air hangat untuk asam lambung jika dikonsumsi dalam jangka panjang:
1. Mengurangi Kembung
Air hangat mampu mengencerkan asam lambung. Jika dikonsumsi secara teratur, efek pengenceran tersebut menciptakan kondisi optimal bagi proses mekanis dan enzimatis dalam memecah makanan.
Kondisi ini mencegah gas tertahan terlalu lama. Saat asam lambung minum air hangat pencernaan lebih lancar dan mengurangi risiko perut kembung atau begah.
Baca juga: Air Hangat untuk Diet, Apakah Efektif Menurunkan Berat Badan?
2. Memperlancar Gerakan Usus
Suhu dari air hangat dapat merangsang kontraksi otot saluran pencernaan (peristaltik), sehingga membantu mendorong makanan dan limbah pencernaan lebih cepat melalui usus.
Hal ini membuat gerakan usus lebih lancar dan pencernaan terasa lebih ringan. Penelitian Cambridge University Press menunjukkan bahwa mengonsumsi air hangat meningkatkan frekuensi kontraksi lambung dibandingkan air dingin.
Dengan kata lain, konsumsi rutin air hangat dapat berperan dalam motilitas saluran pencernaan.
3. Menjaga Keseimbangan Asam Lambung
Saat lambung dapat mengosongkan isi lebih lancar, tekanan di dalam lambung menurun sehingga risiko naiknya asam lambung ke esofagus berkurang.
Air hangat yang dikonsumsi secara rutin dapat membantu menjaga keseimbangan asam lambung, mengurangi risiko refluks kronis, dan mendukung pencernaan yang lebih lancar.
Selain itu, pengosongan lambung yang lebih cepat juga membantu proses penyerapan nutrisi dan mencegah penumpukan makanan yang dapat menyebabkan perut kembung atau begah.
4. Menjaga Keseimbangan Cairan Tubuh
Artikel dalam jurnal Esophagus menjelaskan bahwa dehidrasi bisa memperburuk asam lambung karena menurunkan produksi air liur, yang berperan menetralkan asam.
Mengonsumsi air hangat secara teratur dapat membantu Anda menjaga tubuh tetap terhidrasi. . Dengan cukupnya produksi air liur, tubuh memiliki cara alami untuk melindungi diri dari asam lambung.
Waktu Terbaik Minum Air Hangat
Agar manfaatnya lebih optimal, air hangat sebaiknya diminum pada beberapa momen berikut:
- Pagi hari setelah bangun tidur, guna menenangkan lambung yang kosong dan mempersiapkan sistem pencernaan.
- 30 menit sebelum makan, membantu kerja lambung tanpa membuat perut terlalu penuh.
- Saat gejala mulai muncul, misalnya ketika terasa panas atau perih di bagian dada dan tenggorokan.
- Sebelum tidur, membantu merilekskan tubuh dan mengurangi risiko refluks malam hari, terutama jika dikombinasikan dengan tidur dengan posisi kepala lebih tinggi.
Meskipun air hangat dapat membantu meredakan gejala, cara ini tidak bisa menggantikan obat medis seperti antasida atau penghambat asam. Air hangat sebaiknya digunakan sebagai pertolongan pertama atau kebiasaan pendukung.
Jika gejala asam lambung muncul lebih dari dua kali seminggu, berlangsung lama, atau disertai penurunan berat badan, kesulitan menelan, atau muntah darah, segera konsultasikan kondisi ke dokter.
Sementara itu, sediakan air minum setiap hari di rumah dengan AQUA Galon. Ukurannya yang besar, yaitu 19 liter, membantu memenuhi kebutuhan air minum harian keluarga Anda secara praktis.
Kenapa harus AQUA? Karena tidak semua air itu AQUA. AQUA bersertifikat halal serta memenuhi standar BPOM dan SNI. Inilah mengapa AQUA lebih aman dikonsumsi.
Jadi, jangan lupa untuk konsumsi #AQUADULU sebelum beraktifitas. AQUA 100% Murni, 100% Indonesia, dan 100% Halal.
Baca juga: Cara Minum Air Putih yang Benar dan Anjurannya, Yuk Cek!

