Tidak hanya memperhatikan pola makan, Anda juga harus tahu apa saja minuman untuk asam lambung yang aman dikonsumsi. Ini dikarenakan minuman tidak sehat, seperti berkafein atau bersoda, dapat merangsang produksi asam lambung sehingga menimbulkan gejala GERD (Gastroesophageal Reflux Disease).
Gejala GERD sendiri cukup beragam, mulai dari sensasi terbakar di dada (heartburn), rasa asam atau pahit di mulut, mual, perut kembung, hingga nyeri di ulu hati. Kondisi ini bisa semakin parah jika Anda tidak berhati-hati dalam memilih minuman yang dikonsumsi setiap hari.
Oleh karena itu, dengan memilih minuman yang sehat, seperti air putih dan teh herbal, Anda bisa mengurangi risiko asam lambung naik sehingga organ pencernaan tetap terawat. Selengkapnya, mari simak bersama-sama apa saja minuman untuk meredakan asam lambung berikut ini!
Daftar Minuman untuk Asam Lambung Naik
Ketika asam lambung naik, sebaiknya Anda mencari minuman yang memiliki tingkat asam rendah supaya bisa meredakan rasa nyeri dan tidak nyaman di perut. Berikut adalah beberapa minuman untuk asam lambung yang aman dikonsumsi:
1. Air Putih
Minuman untuk asam lambung naik yang pertama adalah air putih. Air putih memiliki kandungan pH netral yang mencapai angka 7. Maka dari itu, air putih dapat membantu saluran pencernaan dalam mengolah makanan yang bersifat asam dan secara bertahap membantu menetralkan tingkat keasaman di lambung.
Selain kandungan pH, Anda juga harus memastikan air putih yang diminum memiliki kualitas terjaga, seperti AQUA. AQUA adalah air putih yang mengandung mineral alami tanpa tambahan zat apapun yang berasal dari 19 pegunungan terpilih di Indonesia. Sumber air AQUA diambil dari bagian terdalam pegunungan yang memiliki lapisan pelindung sehingga terbebas dari pencemaran, terasa dingin alami dan segar, sehingga tak perlu didinginkan terlebih dahulu.
Untuk penderita asam lambung, usahakan minum air putih secara perlahan dan dalam jumlah yang cukup, sekitar 2 liter atau 8 gelas per hari. Hindari minum air yang terlalu panas atau terlalu dingin karena dapat memicu kontraksi lambung dan memperparah rasa tidak nyaman.
2. Teh Herbal
Salah satu minuman untuk asam lambung naik adalah teh herbal. Teh herbal dapat membantu meningkatkan kinerja sistem pencernaan karena bersifat antiinflamasi sehingga produksi asam lambung pun lebih terkontrol. Minum teh herbal yang hangat juga dapat menenangkan otot sfingter esofagus bagian bawah dan meredakan rasa tak nyaman di perut.
Pilihlah teh herbal yang bebas kafein supaya tidak memperparah gejala asam lambung. Teh chamomile dan licorice (akar manis) adalah dua pilihan yang sangat dianjurkan. Licorice secara khusus bermanfaat untuk meningkatkan lapisan lendir di esofagus sehingga kerongkongan lebih terlindungi dari iritasi akibat asam lambung.
Sebaliknya, hindari teh spearmint dan teh peppermint karena keduanya dapat mengendurkan otot sfingter esofagus dan justru memperparah gejala GERD. Cara menyajikannya pun mudah, cukup seduh satu sendok teh herbal ke dalam satu cangkir air panas, diamkan selama 5-10 menit, lalu minum selagi hangat.
3. Air Kelapa
Cara mengatasi asam lambung berikutnya adalah dengan minum air kelapa. Air kelapa memiliki kandungan elektrolit dan bersifat alkali yang dapat membantu menyeimbangkan kadar pH di dalam tubuh. Selain itu, air kelapa juga dapat meningkatkan produksi cairan mukus pada lambung yang berfungsi melindungi mukosa lambung, sehingga refluks asam lambung pun akan lebih terkontrol.
Kandungan kalium yang tinggi pada air kelapa turut berperan dalam menetralkan keasaman dan membantu mencegah dehidrasi saat Anda mengalami mual atau muntah akibat asam lambung naik. Sebaiknya hindari penggunaan gula atau pemanis lainnya saat minum air kelapa agar manfaatnya bisa diperoleh secara maksimal.
Baca juga: 10 Makanan yang Mengandung Mineral Tinggi dan Baik Bagi Tubuh!
4. Jus dan Smoothie
Minuman untuk asam lambung selanjutnya adalah yang terbuat dari buah maupun sayur. Pada dasarnya, buah dan sayur diperkaya berbagai macam nutrisi yang baik untuk kesehatan pencernaan.
Untuk meredakan asam lambung, pilih buah dan sayur yang memiliki tingkat keasaman rendah, seperti wortel, kubis, bayam, semangka, mentimun, bit, pisang, pepaya, pir, dan melon. Bahan-bahan tersebut bisa diolah menjadi jus agar mudah dicerna, atau dijadikan smoothie yang kaya serat untuk mendukung kesehatan pencernaan lebih optimal. Contoh kombinasi yang baik adalah smoothie bayam, pisang, dan melon tanpa tambahan pemanis.
Sebaliknya, hindari jus dari buah-buahan sitrus seperti jeruk dan nanas, serta tomat, karena kandungan asamnya yang tinggi justru dapat mengiritasi kerongkongan dan memperparah gejala asam lambung.
5. Susu Nabati
Susu dari bahan nabati, seperti kedelai, almond, dan oat, juga termasuk minuman untuk asam lambung yang aman dikonsumsi. Dibandingkan dengan susu hewani, jenis minuman ini memiliki komposisi basa lebih tinggi yang mampu menetralkan asam lambung. Susu almond mengandung sifat basa yang efektif membantu meredakan gejala, sementara susu kedelai dinilai sebagai pilihan paling aman karena kandungan lemaknya yang lebih sedikit.
Susu oat bisa menjadi alternatif yang juga baik karena bersifat basa ringan dan bebas lemak hewani sehingga tidak memicu produksi asam berlebih. Selain itu, susu nabati umumnya bebas laktosa sehingga dapat mengurangi risiko iritasi pada lambung, terutama bagi Anda yang memiliki intoleransi laktosa.
6. Susu Rendah Lemak
Selain yang terbuat dari nabati, Anda juga bisa mengonsumsi susu rendah lemak untuk meredakan asam lambung. Susu rendah lemak atau susu skim bekerja sebagai buffer sementara bagi lambung, artinya larutan ini tidak mudah terpengaruh oleh perubahan pH sehingga kondisi lambung tidak bertambah asam. Kandungan lemak yang rendah juga membuat susu ini lebih mudah dicerna dan tidak melunakkan katup kerongkongan seperti yang terjadi pada susu sapi full fat.
Sebaliknya, hindari susu sapi dengan kandungan lemak tinggi karena justru lebih sulit dicerna oleh tubuh dan berpotensi memperburuk gejala asam lambung kapan saja.
Baca juga: 10 Minuman untuk Diet Alami, Efektif Turunkan Berat Badan
7. Wedang Jahe
Selain menghangatkan badan, wedang jahe juga bisa dikonsumsi sebagai minuman untuk asam lambung. Jahe sering kali digunakan untuk mengatasi gejala asam lambung seperti perut kembung dan mual karena bersifat antiinflamasi. Khasiat ini didapatkan dari kandungan senyawa asam fenolik pada jahe yang bekerja menenangkan peradangan di saluran cerna.
Lebih dari itu, jahe juga dapat melawan bakteri Helicobacter pylori di saluran pencernaan sehingga mampu menekan produksi asam lambung dari sumbernya. Untuk mendapatkan manfaatnya secara optimal, rebus beberapa iris jahe segar dalam air hangat dan tambahkan sedikit madu sebagai pemanis alami. Batasi konsumsinya tidak lebih dari 8 gelas per hari dan hindari mengonsumsinya dalam keadaan perut kosong.
8. Yogurt
Yogurt dapat mengurangi refluks asam lambung berkat kandungan bakteri baik atau probiotik di dalamnya. Probiotik bekerja dengan cara menyeimbangkan bakteri di usus yang berperan dalam mengatur produksi asam lambung, sehingga gejala dapat lebih terkontrol dari dalam. Selain itu, yogurt juga diperkaya dengan protein dan kalsium yang bisa membantu merawat organ pencernaan secara optimal.
Pilihlah yogurt yang rendah lemak dan tanpa tambahan pemanis agar lebih mudah dicerna oleh sistem pencernaan dan tidak memicu produksi asam berlebih.
9. Jus Lidah Buaya
Jus lidah buaya (aloe vera) bisa menjadi pilihan minuman tambahan bagi penderita asam lambung. Lidah buaya memiliki sifat antiinflamasi dan kemampuan melapisi dinding kerongkongan yang mengalami iritasi akibat refluks asam, sehingga dapat membantu meredakan rasa panas dan tidak nyaman di dada. Pilih produk jus aloe vera yang sudah diproses dengan benar dan pastikan tidak mengandung aloin, yaitu zat yang justru dapat menyebabkan efek samping pada sistem pencernaan.
10. Infused Water
Infused water atau air putih yang direndam dengan bahan-bahan alami tertentu juga bisa menjadi alternatif minuman untuk asam lambung yang menyegarkan. Bahan yang aman dan dianjurkan antara lain mentimun, irisan jahe segar, atau sedikit daun mint dalam jumlah kecil. Selain membantu meningkatkan asupan cairan harian, infused water dengan bahan-bahan ini memiliki sifat menenangkan saluran pencernaan tanpa meningkatkan keasaman lambung.
Minuman yang Harus Dihindari Penderita Asam Lambung
Sama pentingnya dengan mengetahui minuman yang aman, Anda juga perlu menghindari beberapa jenis minuman berikut ini karena dapat memperparah gejala asam lambung:
- Kopi dan minuman berkafein: Kafein dapat melemahkan otot sfingter esofagus bagian bawah dan merangsang produksi asam lambung berlebih.
- Minuman bersoda: Kandungan gas pada minuman bersoda dapat meningkatkan tekanan di dalam lambung dan memicu refluks.
- Minuman beralkohol: Alkohol dapat mengiritasi dinding lambung secara langsung sekaligus meningkatkan produksi asam.
- Jus buah sitrus dan tomat: Jeruk, nanas, dan tomat mengandung asam tinggi yang dapat mengiritasi kerongkongan.
- Teh peppermint dan spearmint: Keduanya dapat mengendurkan sfingter esofagus dan memperparah gejala GERD.
Tips Mengonsumsi Minuman untuk Asam Lambung
Selain memilih minuman yang tepat, ada beberapa kebiasaan yang perlu Anda terapkan agar hasilnya lebih optimal:
- Minum dalam jumlah sedikit namun sering, dan hindari minum dalam jumlah besar sekaligus karena dapat meningkatkan tekanan pada lambung.
- Hindari minuman yang terlalu panas atau terlalu dingin karena keduanya dapat memicu kontraksi lambung dan memperparah rasa nyeri ulu hati.
- Beri jeda setidaknya 2-3 jam antara waktu minum dan waktu tidur agar asam lambung tidak naik saat berbaring.
- Konsumsi minuman herbal seperti wedang jahe atau teh chamomile secara rutin, bukan hanya saat gejala muncul, untuk hasil pencegahan yang lebih baik.
Itu dia daftar minuman untuk asam lambung yang aman dikonsumsi. Dengan memilih minuman yang tepat dan menghindari yang berisiko, Anda bisa membantu mencegah kenaikan asam lambung sekaligus menjaga kesehatan sistem pencernaan secara menyeluruh.
Ingat, salah satu minuman sehat bagi penderita asam lambung adalah air putih. Dalam hal ini, Anda bisa pilih #AQUADULU.
Perlu diketahui bahwa AQUA adalah produk asli Indonesia yang sudah menjadi bagian dari masyarakat selama 50 tahun. Seluruh produk AQUA aman dikonsumsi karena sudah bersertifikat Halal serta memenuhi standar keamanan pangan dari BPOM dan SNI.
AQUA juga menyediakan berbagai macam ukuran kemasan yang dapat dipilih sesuai dengan kebutuhan Anda sehari-hari, mulai dari 220 ml, 330 ml, 600 ml, 1500 ml, hingga AQUA galon 19 liter.
Maka dari itu, yuk minum AQUA DULU secara rutin. AQUA 100% Indonesia, 100% Halal, dan 100% Murni.
Baca juga: Ini 10 Makanan yang Baik untuk Pencernaan Usus dan Lambung

