Logo AQUA

Resep Wedang Jahe Rempah Hangat, Takaran Pas untuk 3 Gelas

Hidup Sehat | 19 Oktober 2026

Bagikan:

Resep Wedang Jahe Rempah Hangat, Takaran Pas untuk 3 Gelas

Resep wedang jahe rempah yang paling mudah memakai jahe bakar, serai, kayu manis, cengkih, dan gula aren yang direbus dengan api kecil selama 15-20 menit. Takaran di bawah menghasilkan sekitar tiga gelas.

Jahe termasuk tanaman toga atau tanaman obat keluarga, jadi bahan utamanya bisa Anda tanam sendiri.

Yang Perlu Anda Ketahui

  • Rebus jahe bakar dan rempah dengan api kecil 15-20 menit.
  • Bukti mual pada ibu hamil (7 meta-analisis) umumnya dari kapsul jahe kering 450-2.500 mg per hari, bukan wedang (Advances in Nutrition, 2024).
  • Pengguna obat rutin, misalnya pengencer darah, dan ibu hamil perlu bertanya ke dokter dulu (NCCIH, 2025).
  • Batas gula Kemenkes: 50 gram atau 4 sdm sehari (Ayo Sehat, 2024).

Apa Saja Isi Wedang Jahe Rempah?

Wedang jahe rempah berisi rebusan jahe dengan rempah pendamping seperti serai, kayu manis, cengkih, dan daun pandan, lalu dimaniskan gula aren. Jahe memberi rasa pedas yang hangat. Rempah lain menambah aroma, dan jenis jahe yang Anda pilih ikut menentukan hasilnya.

Dalam uji terhadap tiga varietas, jahe merah menghasilkan minyak atsiri paling banyak, disusul jahe emprit, sedangkan jahe gajah paling sedikit (Kristiani dkk., 2026). Minyak atsiri adalah minyak mudah menguap yang membawa aroma khas jahe; uji itu mengukur kadarnya, bukan tingkat pedas. Bila keluarga lebih suka aroma yang ringan, pilih jahe gajah atau kurangi takaran jahenya.

Bahan Peran dalam wedang
Jahe emprit atau jahe merah Aroma lebih kuat (atsiri lebih banyak)
Jahe gajah Aroma lebih ringan
Serai dan daun pandan Wangi harum
Kayu manis dan cengkih Rasa hangat khas rempah
Gula aren Manis karamel

Resep Wedang Jahe Rempah untuk 3 Gelas

Takaran ini merebus 700 ml air dengan api kecil selama 15-20 menit sampai tersisa kira-kira tiga gelas. Bakar jahe lebih dulu jika Anda ingin aroma yang lebih pekat, dan pertahankan api kecil agar air tidak cepat menyusut.

Bahan:

  • 50 gram jahe emprit atau jahe merah
  • 2 batang serai, memarkan
  • 1 batang kayu manis sepanjang 5 cm
  • 3 butir cengkih
  • 2 lembar daun pandan, simpulkan
  • 2 sdm gula aren sisir (boleh dikurangi)
  • Sejumput garam
  • 700 ml air minum

Cara membuat:

  1. Bakar jahe di atas api kompor sampai kulitnya sedikit gosong dan harum, lalu cuci dan memarkan.
  2. Didihkan air dalam panci.
  3. Masukkan jahe, serai, kayu manis, cengkih, dan pandan. Kecilkan api.
  4. Rebus 15-20 menit dengan panci setengah tertutup sampai warnanya kuning kecokelatan.
  5. Tambahkan gula aren dan garam, aduk sampai larut, lalu matikan api.
  6. Saring dan sajikan hangat.

Variasi Wedang Jahe Secang dan Jeruk Nipis

Cukup tambahkan satu bahan pada resep dasar untuk mengubah warna atau rasanya. Ide minuman lain ada di kumpulan resep minuman hangat.

  • Wedang jahe secang: masukkan 1 sdm serutan kayu secang pada langkah 3. Air rebusan akan berubah merah.
  • Wedang jahe jeruk nipis: kurangi gula aren menjadi 1 sdm, lalu tambahkan 1 sdm air perasan jeruk nipis ke setiap gelas setelah wedang disaring.

Baca juga: 15 Rekomendasi Minuman Tradisional Indonesia yang Wajib Dicoba!

Apa Manfaat Wedang Jahe Rempah Menurut Penelitian?

Pada manusia, manfaat jahe yang sudah diteliti lewat banyak uji adalah meredakan mual pada ibu hamil, tetapi buktinya berasal dari suplemen, bukan wedang. Tinjauan tahun 2024 atas 7 meta-analisis (gabungan hasil banyak studi) mencakup 22 studi, dan sebagian besar studi memakai kapsul akar jahe kering 450-2.500 mg per hari (Tiani dkk., 2024).

Hasilnya, rasa mual membaik dibanding plasebo. Namun, tiga dari empat meta-analisis tidak menemukan penurunan frekuensi muntah, dan kualitas meta-analisisnya dinilai sangat rendah hingga rendah. Tinjauan Paudel dkk. (2025) juga menemukan mual membaik tanpa penurunan frekuensi muntah, pada dosis 500-1.500 mg per hari.

Untuk mabuk perjalanan, NCCIH (2025) menyebut sebagian besar studi tidak menunjukkan manfaat jahe.

Bagaimana dengan flu dan daya tahan tubuh? Kedua tinjauan itu tidak menilainya: tinjauan 2024 membahas kehamilan, sementara tinjauan 2025 menilai mual, peradangan, gula darah, serta stres oksidatif. Takaran jahe dalam segelas wedang juga tidak terukur seperti kapsul, jadi Anda bisa menikmatinya sebagai minuman hangat, bukan obat flu.

Baca juga: Minuman untuk Badan Lemas: Air Putih, Oralit, dan Tanda Perlu ke Dokter

Siapa yang Perlu Berhati-hati Minum Wedang Jahe?

Empat kelompok sebaiknya bertanya ke dokter sebelum rutin minum wedang jahe pekat: pengguna obat pengencer darah, pengguna obat diabetes, penderita batu empedu, dan ibu hamil. Pada orang sehat pun, jahe bisa memicu perut tidak nyaman atau heartburn (rasa panas di dada), menurut NCCIH (2025).

  • Obat pengencer darah atau obat diabetes: lembar suplemen jahe Cleveland Clinic (t.t.) menyebut jahe mungkin berinteraksi dengan warfarin, apiksaban, aspirin, klopidogrel, dan obat diabetes.
  • Batu empedu: lembar yang sama meminta pasien memberi tahu dokter lebih dulu.
  • Kehamilan: NCCIH (2025) menilai suplemen jahe mungkin aman saat hamil, tetapi tetap meminta ibu hamil berkonsultasi lebih dulu.

Gula juga perlu dihitung. Kemenkes menganjurkan gula maksimal 50 gram atau 4 sendok makan per orang per hari (Ayo Sehat Kemenkes, 2024). Resep di atas memakai 2 sdm gula aren untuk tiga gelas, jadi segelasnya berisi kurang dari 1 sdm, sekitar seperenam batas harian itu.

Segera cari pertolongan medis bila wajah atau bibir bengkak, atau muncul ruam gatal di kulit setelah minum jahe (Cleveland Clinic, t.t.).

Baca juga: 10 Resep Camilan Saat Hujan yang Mudah Dibuat dan Enak!

Pertanyaan yang Sering Diajukan (FAQ)

Wedang rempah isinya apa saja?

Isinya jahe sebagai bahan utama, ditambah serai, kayu manis, cengkih, daun pandan, dan gula aren. Sebagian resep menambahkan kayu secang untuk warna merah atau jeruk nipis untuk rasa asam.

Bagaimana cara membuat air jahe yang benar?

Cuci jahe, bakar atau memarkan, lalu rebus dengan api kecil 15-20 menit agar sarinya keluar tanpa membuat air cepat habis. Saring sebelum diminum dan pakai air minum yang bersih.

Apakah wedang jahe aman untuk ibu hamil?

Tanyakan dulu ke dokter atau bidan sebelum rutin meminumnya. NCCIH (2025) menilai suplemen jahe mungkin aman saat hamil, dan uji pada ibu hamil, yang sebagian besar memakai kapsul jahe kering, mencatat rasa mual membaik dibanding plasebo (Tiani dkk., 2024).

Wedang Jahe Hangat untuk Keluarga Adem

Resep wedang jahe rempah cukup butuh jahe bakar, beberapa rempah dapur, gula aren secukupnya, dan 15-20 menit di atas api kecil.

Bagi Keluarga Adem, segelas wedang hangat bisa menemani obrolan saat hujan, tetap dengan gula yang terukur. Untuk merebusnya sekaligus untuk minum harian, siapkan AQUA Galon. AQUA Sejuk Alami ini adem tanpa didinginkan. Yuk, seduh wedang jahe hangat bersama AQUA Adem.

Kenapa harus AQUA? Karena tidak semua air itu AQUA. AQUA berasal dari 19 sumber air pegunungan terpilih yang terlindungi, melalui 9 kriteria pemilihan, 5 tahapan, dan minimal 1 tahun penelitian.

Dingin Alaminya AQUA, Ademin Kamu

Referensi

  1. Tiani, K. A., Arenaz, C. M., & Spill, M. K. (2024). The Use of Ginger Bioactive Compounds in Pregnancy: An Evidence Scan and Umbrella Review of Existing Meta-Analyses. Advances in Nutrition. https://pmc.ncbi.nlm.nih.gov/articles/PMC11536023/. Diakses 7 Oktober 2026.
  2. Paudel, K. R., Orent, J., Penela, O. G., dkk. (2025). Pharmacological properties of ginger (Zingiber officinale): what do meta-analyses say? A systematic review. Frontiers in Pharmacology. https://www.frontiersin.org/journals/pharmacology/articles/10.3389/fphar.2025.1619655/full. Diakses 7 Oktober 2026.
  3. National Center for Complementary and Integrative Health (NCCIH). (2025). Ginger. https://www.nccih.nih.gov/health/ginger. Diakses 7 Oktober 2026.
  4. Cleveland Clinic. (t.t.; hak cipta Elsevier 2026, tanpa tanggal tinjau). Ginger Oral Dosage Forms. https://my.clevelandclinic.org/health/drugs/19860-ginger-zingiber-officinale-oral-dosage-forms. Diakses 7 Oktober 2026.
  5. Kementerian Kesehatan RI, Ayo Sehat. (2024). Bahaya Konsumsi Gula Berlebihan: Dampak dan Cara Mencegahnya. https://ayosehat.kemkes.go.id/bahaya-konsumsi-gula-berlebihan. Diakses 7 Oktober 2026.
  6. Kristiani, E. B. E., Kaya, E. S. A., & Kasmiyati, S. (2026). Perbandingan Kekuatan Antibakteri Minyak Atsiri dari Tiga Varietas Jahe (Zingiber officinale Rosc) Terhadap Baccillus subtilis dan Pseudomonas aeruginosa. Buletin Anatomi dan Fisiologi, 11(1). https://ejournal2.undip.ac.id/index.php/baf/article/view/23497. Diakses 7 Oktober 2026.

Artikel Terkait

Tidak ada artikel.

Website ini menggunakan cookie untuk memastikan Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari lebih lanjut .