Tubuh manusia jelas memerlukan air. Cairan itu dipakai untuk memproses pencernaan, menyerap zat makanan, melancarkan sirkulasi darah, sekaligus mempertahankan suhu tubuh.
TL;DR (Ringkasan):
- Air purifikasi, air suling, dan air keran yang dimasak sama-sama layak diminum bila sumber airnya baik.
- Waktu minum terbaik antara lain setelah bangun tidur, sebelum makan, dan sebelum tidur.
- Standar Permenkes No. 2 Tahun 2023 mensyaratkan pH air minum 6,5 sampai 8,5.
Seperti kita tahu, 50% sampai 60% tubuh manusia dewasa terdiri dari air sesuai berat tubuhnya. Menjaga asupan air minum berkualitas karena itu sangat penting agar organ tubuh bekerja optimal. Kualitas air yang dikonsumsi berpengaruh langsung terhadap kesehatan tubuh kita.
Tubuh manusia memang sangat bergantung pada air, dan datanya cukup mengejutkan. Menurut USGS Water Science School, hingga 60% tubuh orang dewasa adalah air: otak dan jantung sekitar 73% air, paru-paru sekitar 83%, sementara otot dan ginjal 79%. Pernahkah Anda merasa sulit fokus saat kurang minum? Itu wajar, sebab organ vital seperti otak sebagian besar tersusun dari air. Angka-angka itu menjelaskan kenapa kekurangan cairan cepat terasa pada konsentrasi dan tenaga. Kandungan air pada tiap organ berbeda, tapi semuanya butuh pasokan cairan yang terjaga. Air yang Anda minum dipakai untuk mencerna makanan, mengedarkan darah, dan menjaga suhu tubuh tetap stabil. Kualitas air yang masuk ikut menentukan lancar tidaknya semua proses tersebut. Jadi anggap air minum sebagai asupan utama, bukan pelengkap, dan pilih yang jelas kebersihannya setiap hari.
Sekarang beredar banyak jenis air minum yang sudah melalui penyaringan dan dianggap lebih sehat, seperti air suling dan air yang dimurnikan. Lalu apa bedanya dengan air minum biasa atau air keran? Berikut penjelasannya.
Apa Saja Air Mineral yang Bagus untuk Dikonsumsi?
Air minum yang bagus untuk dikonsumsi harus memenuhi standar baku mutu, apa pun jenis pengolahannya. Di Indonesia, acuannya jelas: pH 6,5 sampai 8,5, zat padat terlarut (TDS) di bawah 300 mg/L, kekeruhan di bawah 3 NTU, serta E. coli dan total coliform 0 CFU/100 mL (Permenkes No. 2 Tahun 2023, JDIH BPK RI, 2023). Kenapa angka-angka itu penting untuk Anda perhatikan? Standar ini berlaku untuk semua air minum, misalnya air keran yang dimasak, air purifikasi, sampai air mineral dalam kemasan. Air yang tampak bersih pun belum tentu bebas bakteri. Jadi sebelum membandingkan jenis-jenisnya, pastikan dulu air yang Anda konsumsi lolos syarat dasar tersebut. Air yang jernih, tidak berbau, dan tidak berasa aneh adalah tanda awal yang baik, tetapi standar resmi tetap jadi pegangan paling aman.
| Parameter | Batas menurut Permenkes No. 2 Tahun 2023 |
|---|---|
| pH | 6,5 sampai 8,5 |
| TDS (zat padat terlarut) | di bawah 300 mg/L |
| Kekeruhan | di bawah 3 NTU |
| Warna | maksimal 10 TCU |
| E. coli dan total coliform | 0 CFU/100 mL |
Sumber: Permenkes No. 2 Tahun 2023, JDIH BPK RI
1. Air purifikasi (Purified Water)
Air ini sudah melewati penyaringan atau proses lain untuk menghilangkan kotoran seperti bahan kimia dan zat pencemar. Bahan bakunya biasanya air tanah atau air keran. Dalam proses pemurnian, kontaminan yang dibuang antara lain bakteri, jamur, parasit, ganggang, logam (tembaga timah) dan polutan kimia.
2. Air suling (Distilled water)
Air ini melewati proses destilasi, yaitu mendidihkan air untuk mengumpulkan uapnya, yang kemudian menetes kembali menjadi air setelah dingin. Selain diminum, air suling juga sering dipakai di fasilitas medis atau laboratorium karena dianggap sangat murni.
3. Air keran yang dimasak
Inilah cara yang paling banyak dipilih orang Indonesia. Prosesnya tergolong cukup aman, sebab pemanasannya membunuh bakteri atau kuman lain yang bisa mengganggu kesehatan.
Selain jenisnya, ada juga waktu terbaik untuk mengonsumsi air mineral, yaitu:
- Setelah bangun tidur
Minumlah satu gelas air untuk membantu mengaktifkan organ dalam yang nantinya akan membantu melancarkan pencernaan Anda. - Sebelum makan
Minumlah satu gelas air 30 menit sebelum makan untuk membantu melancarkan sistem pencernaan. - Sebelum mandi
Hal ini akan membantu menurunkan tekanan darah Anda. - Sebelum tidur
Untuk mengisi kembali cairan yang hilang. Anda bisa menghabiskan satu gelas air minum satu jam sebelum tidur.
Bagaimana Memilih Air Minum yang Bagus untuk Dikonsumsi?
Memilih air minum yang bagus untuk dikonsumsi dimulai dari kualitas air asalnya, bukan sekadar jenis pengolahannya. Kalau sumbernya baik, air purifikasi atau air keran yang dimasak sudah memadai untuk kebutuhan harian. Kalau kualitas sumbernya meragukan, air suling atau air kemasan dari sumber terlindungi jadi pilihan lebih aman. Jumlahnya pun sama pentingnya dengan jenisnya. Kementerian Kesehatan RI menyarankan setiap orang minum delapan gelas air setiap hari agar tubuh terhindar dari dehidrasi (Kementerian Kesehatan RI). Percuma memilih air terbaik bila jumlah minumnya kurang dari kebutuhan tubuh. Bagaimana cara mengeceknya? Perhatikan label kemasan, izin edar, serta kondisi fisik airnya: jernih, tanpa bau, dan tanpa rasa asing. Jadi gabungkan keduanya: pilih air dari sumber yang jelas, lalu penuhi takaran minum harian Anda secara konsisten setiap hari.
Setelah mengetahui jenis-jenisnya, mana yang paling tepat untuk dikonsumsi setiap hari? Air minum yang melewati proses penyaringan bisa jadi pilihan yang baik. Tapi purified water maupun air suling sama-sama punya kekurangan, dan semuanya kembali pada kualitas air asalnya. Kalau kualitas air asalnya baik, purified water atau air yang dimasak sudah memadai. Namun bila kualitas airnya sangat buruk, air suling akan menghindarkan kita dari kontaminan berbahaya.
Memilih air minum memang penting supaya manfaat dan kandungannya benar-benar terasa. Anda bisa memulai dengan memilih AQUA sebagai sumber air minum, sebab AQUA menjalankan ratusan pemeriksaan untuk memastikan kebaikan alami dan kandungan asli air tersimpan di dalam kemasan.
Kualitasnya diperkuat lewat perlindungan berlapis. Dari sumber air hingga proses pengemasan, AQUA menerapkan tiga perlindungan: melindungi ekosistem di sekitar sumber air, melindungi kealamian mineral yang terkandung di dalam air, serta melindungi proses pengemasan air mineral AQUA.
Hasilnya adalah jaminan keamanan. Kandungan mineral di dalam AQUA tidak hilang, dan airnya steril dari kontaminasi berbahaya sehingga aman dikonsumsi. Kesegarannya pun terjaga, sebab setiap tetes kemurniannya melewati lebih dari 400 cek kualitas dan dikemas langsung dari sumbernya.
Itulah kiat menentukan air minum terbaik untuk dikonsumsi. Luangkan waktu untuk memilihnya supaya Anda benar-benar mendapatkan air yang berkualitas.
FAQ Seputar Air Minum yang Bagus untuk Dikonsumsi
Apa jenis air minum yang paling bagus untuk dikonsumsi sehari-hari?
Semua jenis air minum layak dikonsumsi selama sumber airnya berkualitas dan pengolahannya benar. Air purifikasi atau air keran yang dimasak sudah memadai bila air asalnya baik. Bila kualitas sumbernya buruk, air suling atau air mineral kemasan dari sumber terlindungi lebih aman untuk keluarga.
Berapa gelas air minum yang disarankan setiap hari?
Kementerian Kesehatan RI menyarankan setiap orang minum delapan gelas air setiap hari (Kementerian Kesehatan RI). Kebutuhan bisa bertambah saat cuaca panas, aktivitas fisik berat, atau kondisi tertentu. Cara paling mudah adalah minum secara berkala, misalnya setelah bangun tidur, sebelum makan, dan sebelum tidur.
Bagaimana ciri air minum yang aman menurut standar Indonesia?
Air minum yang aman jernih, tidak berbau, tidak berasa asing, dan memenuhi baku mutu resmi. Permenkes No. 2 Tahun 2023 menetapkan pH 6,5 sampai 8,5, TDS di bawah 300 mg/L, serta E. coli 0 CFU/100 mL (Permenkes No. 2 Tahun 2023, JDIH BPK RI, 2023).
Sudahkah Anda sedia AQUA dirumah?
Kalau sudah, Anda tinggal selangkah lagi jadi bagian Keluarga Adem: keluarga yang tenang karena air minum di rumah selalu terjaga kualitasnya. Selangkah itu mudah, cukup cek kode unik di balik tutup AQUA galon Anda. Tukarkan dengan hadiah lewat promo AQUA 100% Untung.
Sumber:
- Dari Air Keran hingga Air Suling, Mana Air Minum yang Paling Sehat - buka
- Beragam Jenis Air Minum Berdasarkan Prosesnya - buka
- Cara Memilih Air Minum Terbaik Untuk Dikonsumsi Setiap Hari

