Logo AQUA

10 Makanan Penyebab Jerawat yang Sering Tidak Disadari

Hidup Sehat | 20 Desember 2024

Bagikan:

10 Makanan Penyebab Jerawat yang Sering Tidak Disadari

Tahukah Anda, bahwa terdapat beberapa jenis makanan penyebab jerawat yang membuat kulit bermasalah secara terus-menerus, bahkan saat Anda sudah rajin merawat wajah?

Mengenai hal ini, mungkin Anda akan langsung berpikir bahwa kacang adalah jawabannya. Ya, banyak orang yang mengira bahwa kacang adalah makanan penyebab tumbuhnya jerawat. Padahal, itu hanyalah mitos belaka.

Beberapa jenis kacang justru merupakan makanan yang bagus untuk kulit jika dikonsumsi dalam jumlah cukup.

Lantas, apa contoh makanan yang menyebabkan jerawat sebenarnya? Yuk, simak daftar lengkapnya di artikel ini!

Bagaimana Makanan Bisa Memicu Jerawat?

Sebelum masuk ke daftarnya, penting untuk memahami terlebih dahulu bagaimana makanan bisa memengaruhi kondisi kulit Anda.

Jerawat adalah salah satu masalah kulit yang terjadi karena kelenjar minyak memproduksi minyak (sebum) secara berlebihan. Ketika sebum bercampur dengan sel kulit mati dan bakteri, pori-pori pun tersumbat dan memicu timbulnya jerawat.

Nah, beberapa jenis makanan tertentu dapat memperburuk kondisi ini dengan cara meningkatkan kadar insulin dalam darah. Insulin yang tinggi akan mengaktifkan hormon androgen, yang kemudian merangsang kelenjar minyak untuk memproduksi sebum lebih banyak dari biasanya. Selain itu, makanan tertentu juga memicu peradangan (inflamasi) yang membuat jerawat semakin merah, membesar, dan terasa nyeri.

Jerawat tidak hanya disebabkan oleh perubahan hormon, tapi juga bisa dipicu oleh beberapa makanan tertentu. Berikut adalah daftar makanan yang menyebabkan jerawat:

Jenis Makanan Penyebab Jerawat

1. Makanan Cepat Saji

Makanan penyebab jerawat yang pertama adalah makanan cepat saji. Jenis makanan ini diketahui dapat meningkatkan risiko timbulnya jerawat karena mengandung kalori, karbohidrat, serta lemak yang tinggi sehingga mengakibatkan lonjakan insulin.

Kondisi tersebut pun dapat memicu peradangan dan menyebabkan peningkatan produksi sebum. Burger, nugget, hot dog, dan sosis adalah beberapa contoh yang paling umum dikonsumsi sehari-hari, namun sering kali tidak disadari sebagai pemicu jerawat.

2. Produk Susu

Makanan penyebab jerawat yang kedua adalah produk susu. Produk olahan susu merupakan salah satu makanan penyebab jerawat, terutama pada remaja dan dewasa muda.

Penelitian yang dipublikasikan pada National Center for Biotechnology Information menyebutkan bahwa asupan susu, baik susu penuh lemak, susu murni, susu rendah lemak/skim, dan yogurt (terlepas dari jumlah atau frekuensi konsumsinya) memiliki kaitan dengan risiko jerawat yang lebih tinggi dibandingkan dengan seseorang (berusia 7-30 tahun) yang tidak mengonsumsi susu sama sekali.

Hal ini terjadi karena produk susu mengandung hormon dan faktor pertumbuhan (IGF-1) yang menyerupai insulin, yang pada akhirnya merangsang kelenjar sebaceous untuk memproduksi lebih banyak minyak.

3. Makanan dan Minuman Tinggi Gula

Makanan dan minuman yang mengandung banyak gula diketahui memiliki indeks glikemik tinggi. Makanan dengan indeks glikemik tinggi bisa memicu peningkatan produksi insulin dalam tubuh secara cepat. Nah, hal inilah yang kemudian menjadi penyebab jerawat.

Pasalnya, insulin bisa mengaktifkan hormon androgen dalam tubuh sehingga meningkatkan produksi minyak (sebum) di kulit. Adapun contoh makanan penyebab jerawat yang tinggi gula, yaitu kue manis, permen, donat, pastry, dan berbagai jenis minuman kemasan manis.

Baca juga: Daftar Makanan yang Mengandung Gula Tinggi, Yuk Batasi!

4. Cokelat

Cokelat merupakan salah satu makanan penyebab jerawat di pipi, dagu, atau beberapa area wajah lainnya.

The Journal of Clinical and Aesthetic Dermatology menyebutkan bahwa mengonsumsi cokelat bisa memicu timbulnya jerawat dan bahkan memperparah kondisinya. Penelitian tersebut menemukan bahwa mengonsumsi cokelat hitam 99% dapat memperparah kondisi jerawat pada 25 pria yang memiliki kulit acne-prone.

Hal tersebut dikarenakan kandungan lemak dan glukosa pada cokelat dapat memicu kondisi yang menyebabkan peradangan. Cokelat susu, yang mengandung kombinasi gula sekaligus produk susu, cenderung lebih berpotensi memicu jerawat dibandingkan cokelat hitam dengan kandungan kakao tinggi.

5. Makanan Tinggi Karbohidrat Olahan

Mengonsumsi makanan tinggi karbohidrat olahan juga bisa menyebabkan timbulnya jerawat di wajah. Makanan berbahan tepung putih seperti roti tawar, pasta, mie, dan keripik dicerna sangat cepat oleh tubuh, sehingga menghasilkan lonjakan gula darah yang signifikan.

Lonjakan ini kemudian memicu peningkatan hormon insulin dalam tubuh sehingga mendorong timbulnya jerawat. Perlu diketahui, tidak semua karbohidrat sama dampaknya. Karbohidrat kompleks dari biji-bijian utuh justru tidak memberikan efek serupa karena dicerna lebih lambat oleh tubuh.

6. Makanan Tinggi Omega-6

Makanan yang mengandung banyak omega-6 diketahui dapat menyebabkan timbulnya jerawat. Hal ini bisa terjadi apabila Anda tidak mengimbangi konsumsinya dengan makanan yang mengandung omega-3.

Ketidakseimbangan omega-6 dan omega-3 dalam tubuh dapat menyebabkan peradangan sehingga memperparah kondisi jerawat. Minyak nabati tertentu seperti minyak jagung dan minyak kedelai yang kerap digunakan untuk menggoreng adalah sumber omega-6 yang cukup tinggi.

Baca juga: Ini 8 Cara Menjaga Kesehatan Kulit agar Lebih Terawat

7. Whey Protein

Makanan penyebab jerawat dan komedo selanjutnya, yaitu whey protein. Whey protein dihasilkan dari sisa susu dalam proses produksi keju, dan banyak dikonsumsi oleh para penggemar olahraga dan fitnes sebagai suplemen harian.

Whey protein bisa menjadi penyebab jerawat karena kandungan asam amino di dalamnya, terutama leusin, dapat meningkatkan produksi insulin dan hormon IGF-1. Tingginya hormon IGF-1 dapat memicu tubuh untuk memproduksi sebum berlebihan sehingga menyebabkan jerawat. Efek ini tidak dialami oleh semua orang, namun lebih rentan muncul pada mereka yang memiliki kulit berminyak atau cenderung mudah berjerawat.

8. Keju dan Es Krim

Keju dan es krim termasuk dalam produk olahan susu yang perlu Anda waspadai. Asam amino yang terkandung di dalamnya dapat merangsang hati untuk memproduksi lebih banyak hormon IGF-1, yang dikaitkan dengan peningkatan insiden terbentuknya jerawat.

Es krim khususnya memiliki kombinasi ganda antara kandungan susu dan gula tambahan dalam jumlah tinggi. Kombinasi ini membuat kadar insulin melonjak lebih cepat dibandingkan jika Anda mengonsumsi produk susu atau makanan manis secara terpisah.

9. Makanan Berminyak dan Digoreng

Makanan berminyak seperti keripik kentang, gorengan, dan kentang goreng mengandung banyak lemak jenuh dan lemak trans. Makanan ini bisa meningkatkan peradangan dalam tubuh, yang pada akhirnya memperparah jerawat.

Terlebih lagi, jika minyak yang digunakan sudah dipakai berulang kali, kandungan lemak trans di dalamnya semakin tinggi dan efek peradangannya pun semakin besar pada kulit.

10. Makanan Tertentu yang Memicu Reaksi Sensitif

Pada sebagian orang, jerawat bisa muncul karena tubuh sensitif terhadap beberapa jenis makanan tertentu. Saat mengonsumsi makanan tersebut, sistem imun akan menganggapnya sebagai ancaman dan meresponnya dengan peradangan.

Hal inilah yang nantinya dapat memperparah kondisi jerawat Anda. Oleh karena itu, kenali jenis makanan apa saja yang sekiranya sensitif untuk Anda. Dengan begitu, Anda bisa membatasi atau menghindari konsumsinya agar tidak memicu timbulnya jerawat lebih lanjut.

Minuman yang Juga Bisa Memicu Jerawat

Selain makanan, ada beberapa jenis minuman yang perlu Anda perhatikan juga:

  • Minuman bersoda: Kandungan gula yang sangat tinggi di dalamnya memicu lonjakan insulin yang signifikan dan cepat.
  • Teh dan kopi manis kemasan: Minuman kemasan yang ditambahkan gula rafinasi dalam jumlah besar berpotensi memperparah kondisi kulit.
  • Minuman beralkohol: Alkohol dapat mengganggu keseimbangan hormon tubuh sekaligus memicu dehidrasi kulit, yang membuat produksi minyak justru semakin meningkat sebagai kompensasi.
  • Susu murni dalam jumlah besar: Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya, konsumsi susu yang berlebihan berkaitan erat dengan peningkatan risiko jerawat.

Makanan yang Justru Baik untuk Kulit Berjerawat

Mengetahui apa yang perlu dihindari tentu penting, tapi mengetahui apa yang sebaiknya lebih banyak dikonsumsi pun sama pentingnya. Beberapa pilihan makanan yang dapat membantu menjaga kulit tetap bersih antara lain:

  • Ikan berlemak seperti salmon dan sarden: Kaya omega-3 yang bersifat anti-inflamasi dan mampu mengimbangi efek buruk dari konsumsi omega-6 berlebih.
  • Sayuran hijau dan buah segar: Mengandung antioksidan yang membantu melindungi kulit dari kerusakan akibat radikal bebas.
  • Biji-bijian utuh seperti oat dan quinoa: Memiliki indeks glikemik rendah sehingga tidak memicu lonjakan insulin yang drastis.
  • Kacang almond dan kenari: Berbeda dengan kacang tanah yang diolah berlebihan, kacang jenis ini mengandung vitamin E dan omega-3 yang justru baik untuk kesehatan kulit.

Tips Mencegah Jerawat

Salah satu cara mencegah jerawat adalah membatasi konsumsi makanan yang sudah disebutkan sebelumnya. Selain itu, berikut beberapa cara yang bisa Anda lakukan untuk mencegah munculnya jerawat:

  • Kelola stres dengan baik, karena stres meningkatkan hormon kortisol yang dapat memicu produksi sebum berlebihan
  • Olahraga secara rutin untuk membantu keseimbangan hormon dan mengurangi stres
  • Lakukan double cleansing secara rutin agar pori-pori bebas dari kotoran dan sisa minyak
  • Lakukan eksfoliasi wajah dua kali seminggu untuk mengangkat sel kulit mati yang menyumbat pori
  • Perbanyak konsumsi makanan sehat, seperti buah dan sayur segar
  • Gunakan tabir surya saat beraktivitas di luar ruangan

Itulah sederet makanan penyebab jerawat yang sebaiknya Anda batasi konsumsinya. Untuk mencegah permasalahan kulit ini terjadi, Anda bisa melakukan beberapa cara pencegahan seperti disebutkan di atas.

Selain itu, Anda juga dapat mencegahnya dengan mengonsumsi air putih yang cukup, setidaknya 2 liter per hari. Minum air putih yang cukup bisa membantu proses detoksifikasi sehingga racun-racun dalam tubuh bisa dibersihkan secara optimal. Proses inilah yang dapat mencegah terjadinya peradangan dan timbulnya jerawat.

Langkah ini juga penting untuk memenuhi cairan tubuh agar tetap tercukupi. Oleh karena itu, Anda bisa #AQUADULU.

AQUA merupakan air mineral yang sehat dan diambil dari sumber air pegunungan terlindungi yang jauh dari pencemaran lingkungan sekitar. Air AQUA juga diproses langsung oleh alam melewati bebatuan dan lapisan pelindung sehingga aman dari pencemaran dan mengandung mineral alami.

Oleh sebab itu, air AQUA terasa dingin alami tanpa didinginkan. Namun, perlu diketahui bahwa tidak semua air itu AQUA.

Yuk, penuhi kebutuhan cairan tubuh dengan AQUA DULU. Diciptakan oleh alam, 100% MURNI air mineral pegunungan tanpa tambahan apapun, sebagaimana alam ingin Anda meminumnya.

Baca juga: Mengenal Skin Cycling, Metode Perawatan Kulit agar Glowing

Artikel Terkait

Tidak ada artikel.

Website ini menggunakan cookie untuk memastikan Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari lebih lanjut .