Logo AQUA

Manfaat Air Mineral pH Tinggi untuk Kesehatan, Yuk Simak!

Hidup Sehat | 16 November 2024

Bagikan:

Manfaat Air Mineral pH Tinggi untuk Kesehatan, Yuk Simak!

Air alkali adalah sebutan untuk air yang punya pH tinggi. Air normal biasanya berada di level pH 7, sedangkan air alkali ada di atasnya. Menurut standar Badan Pengawas Obat & Makanan dan Standar Nasional Indonesia, Air Minum Dalam Kemasan baru boleh disebut alkali kalau pH-nya berada antara 8,5 hingga 9,97 (1).

TL;DR (Ringkasan):

  • Manfaat air mineral pH tinggi (air alkali) belum terbukti kuat secara ilmiah, para ahli masih berdebat.
  • Riset yang ada baru menunjukkan manfaat spesifik, misalnya untuk penderita acid reflux.
  • Menurut BPOM dan SNI, air kemasan baru disebut alkali bila pH-nya 8,5 hingga 9,97, sedangkan hidrasi sehat cukup dari air putih biasa.

Peminatnya sekarang banyak. Mereka yakin air alkali membawa manfaat tersendiri bagi tubuh. Padahal soal keampuhannya, para ahli sendiri masih berdebat.

Dr Tanis Fenton, ahli kesehatan dari University of Calgary di Kanada, menyebut bahwa secara sains manfaat air mineral pH tinggi belum benar-benar terbukti. Menurutnya riset soal air alkali masih terlalu sedikit untuk dijadikan acuan (2).

Ada satu hal lagi yang sering disalahpahami. Air alkali tidak bisa menaikkan pH darah. Minum air alkali maupun air asam tidak akan mengubah pH darah, kecuali memang ada gangguan pada ginjal atau paru-paru. Yang berubah paling-paling hanya pH urin (1).

Meski begitu, bukan berarti tidak ada penelitian yang menemukan manfaatnya. Hanya saja manfaat itu spesifik, terbatas pada kondisi tubuh atau masalah fisik tertentu (3).

Ambil contoh acid reflux. Pada 2012 ada riset yang menunjukkan manfaat air pH tinggi bagi penderitanya. Air alkali dengan pH 8,8 ternyata mampu menonaktifkan pepsin, enzim yang memicu acid reflux (4).

Contoh lain berkaitan dengan tekanan darah tinggi. Riset di Shanghai, Cina, pada 2016 mencatat penurunan kekentalan darah pada 100 objek penelitian setelah mereka minum air pH tinggi. Temuan ini dipercaya berdampak positif terhadap penurunan risiko gangguan kardiovaskular (3).

Sekali lagi, semua itu belum bisa dijadikan acuan pasti. Para ahli menyebut masih dibutuhkan kajian lanjutan untuk membuktikannya. Untuk menjaga kesehatan tubuh, anjurannya tetap sederhana: minum air putih saja (5).

Anjuran itu sejalan dengan cara kerja air dalam tubuh manusia. Yang paling menentukan bukan tingkat pH-nya, melainkan cukup tidaknya cairan yang masuk. Sebuah tinjauan sistematis mencatat kehilangan cairan 3 sampai 5% massa tubuh terbukti mengganggu kinerja kognitif dan suasana hati (African Health Sciences, 2022). Pada kehilangan sekitar 2%, hasil penelitian masih beragam. Pernahkah Anda sulit berkonsentrasi di sore hari padahal pekerjaan menumpuk? Bisa jadi penyebabnya sesederhana kurang minum sejak pagi. Tubuh memberi sinyal lambat, sehingga rasa haus sering datang terlambat. Air mineral biasa sudah cukup untuk mencegah kondisi itu, tanpa perlu air alkali yang lebih mahal. Biasakan minum secara berkala sepanjang hari, bukan sekaligus banyak saat haus sudah terasa. Dengan pola itu, fokus kerja dan suasana hati Anda lebih mudah terjaga sampai malam.

Yang jelas, tubuh butuh asupan air untuk memperoleh hidrasi sehat, dan air putih adalah cara paling langsung mendapatkannya. Sekitar 80 persen cairan tubuh harus berasal dari air. Fungsinya banyak: membantu tubuh membentuk sel, mengatur suhu tubuh, melarutkan makanan yang dicerna, melumasi sendi dan bantalan tulang, sampai membuang sisa metabolisme (1).

Apa Saja Manfaat Air Mineral PH Tinggi?

Manfaat air mineral pH tinggi paling sering dikaitkan dengan keseimbangan asam tubuh, hidrasi, pencernaan, energi, antioksidan, dan kesehatan tulang. Sebagian besar klaim itu masih menunggu bukti ilmiah yang lebih kuat. Sebagai pembanding, standar resmi tidak pernah mensyaratkan pH tinggi. Permenkes Nomor 2 Tahun 2023 menetapkan air minum yang aman cukup berada pada pH 6,5 sampai 8,5 (Permenkes No. 2 Tahun 2023, JDIH BPK RI). Artinya, air dengan pH normal sudah memenuhi syarat untuk menjaga kesehatan. Contohnya, air mineral dalam kemasan yang lolos standar itu sudah layak Anda konsumsi setiap hari. Jadi sebelum tergiur label alkali, pahami dulu daftar manfaat berikut beserta batas buktinya. Gunakan informasi ini untuk menimbang apakah harga lebih mahal sepadan dengan manfaat yang belum pasti. Keputusan tetap di tangan Anda.

Parameter Batas menurut Permenkes No. 2/2023
pH 6,5 sampai 8,5
TDS (zat padat terlarut) di bawah 300 mg/L
Kekeruhan di bawah 3 NTU
Warna maksimal 10 TCU
E. coli dan total coliform 0 CFU/100 mL

Sumber: Permenkes No. 2 Tahun 2023, JDIH BPK RI

Air mineral dengan pH tinggi, atau air alkali, dikaitkan dengan sejumlah manfaat kesehatan. Air ini punya pH di atas 7, yang membuatnya bersifat basa dan berbeda dari air biasa. Berikut manfaat yang paling sering disebut:

1. Menyeimbangkan Keasaman Tubuh

Air alkali dipercaya membantu menetralkan kadar asam dalam tubuh. Manfaat ini terutama dikaitkan dengan mereka yang sering mengonsumsi makanan asam seperti kopi, daging merah, atau makanan olahan. Keseimbangan pH tubuh yang optimal dianggap menopang kesehatan secara keseluruhan.

2. Meningkatkan Hidrasi

Molekul air dengan pH tinggi disebut lebih kecil dibanding air biasa, sehingga dipercaya lebih mudah diserap sel-sel tubuh. Efeknya, tubuh diyakini terhidrasi lebih efisien, terutama saat Anda banyak beraktivitas atau berolahraga.

3. Mendukung Kesehatan Pencernaan

Air pH tinggi dikaitkan dengan meredanya gejala asam lambung atau heartburn. Sifat basanya dianggap mampu menetralkan asam berlebih di perut.

4. Meningkatkan Energi dan Daya Tahan Tubuh

Air alkali mengandung mineral penting seperti kalsium, magnesium, dan kalium. Ketiganya berperan menopang fungsi tubuh, termasuk menjaga keseimbangan elektrolit dan meningkatkan energi.

5. Antioksidan Alami

Air pH tinggi disebut memiliki sifat antioksidan yang membantu melawan radikal bebas. Radikal bebas inilah yang kerap dikaitkan dengan penuaan dini dan berbagai penyakit degeneratif.

6. Meningkatkan Kesehatan Tulang

Kalsium dan magnesium dalam air alkali bermanfaat menjaga kepadatan tulang. Peran ini penting untuk mencegah osteoporosis, terutama pada lansia.

PILIH AQUA

Air mineral yang layak dikonsumsi dinilai dari banyak parameter, bukan dari pH tinggi semata. Standar baku mutu nasional mensyaratkan TDS di bawah 300 mg/L, warna maksimal 10 TCU, serta E. coli dan total coliform 0 CFU/100 mL (Permenkes No. 2 Tahun 2023, JDIH BPK RI). Parameter seperti ini menggambarkan kebersihan dan keamanan air secara menyeluruh. Air dengan pH sangat tinggi belum tentu unggul pada parameter lainnya. Lalu untuk apa membayar lebih mahal? Karena itu pilihan paling masuk akal adalah air mineral yang jelas memenuhi standar resmi. Anda mendapat kepastian keamanan tanpa membayar lebih untuk klaim yang belum terbukti. Saat membeli, periksa keutuhan segel, kejernihan air, dan tanggal produksi pada kemasan. Kebiasaan memeriksa singkat ini memastikan setiap tetes yang diminum keluarga benar-benar aman dan menyegarkan.

Untuk mendapatkan hidrasi sehat, Anda tidak perlu merogoh kocek dalam demi air alkali yang mahal. Minum AQUA saja sudah cukup untuk menjaga kecukupan cairan tubuh.

Perlu diketahui, kadar pH air AQUA sudah sesuai rekomendasi BPOM dan SNI sehingga aman bagi tubuh (1). Air mineral AQUA sendiri berasal dari 17 sumber air pegunungan terpilih di Indonesia, tersebar dari Sabang sampai Merauke. Dari sanalah kebaikan air alami diperoleh, lengkap dengan asupan mineral yang dibutuhkan tubuh (6).

Karena berasal dari sumber pegunungan, air AQUA mendapatkan mineralnya secara alami, tersaring oleh batuan vulkanis. Manfaat mineral itu tidak kecil. Magnesium dan kalium membantu fungsi kardiovaskuler. Kalium penting bagi sistem saraf dan otot. Zinc berguna untuk pembentukan sel dan enzim (1).

Semua kebutuhan mineral itu bisa dipenuhi lewat air mineral yang sehat AQUA. Tubuh mendapat mineral bermanfaat sekaligus hidrasi yang sehat. Jadi daripada mengejar manfaat air mineral pH tinggi yang belum terbukti, lebih baik minum air AQUA.

FAQ Seputar Air Mineral pH Tinggi

Apakah air alkali terbukti lebih sehat daripada air biasa?

Belum. Para ahli menilai riset soal air alkali masih terlalu sedikit untuk dijadikan acuan. Beberapa temuan memang menjanjikan, tetapi sifatnya spesifik pada kondisi tertentu, seperti acid reflux. Untuk hidrasi harian, air putih atau air mineral biasa sudah memadai bagi tubuh Anda.

Berapa pH air minum yang dianjurkan?

Standar baku mutu air minum dalam Permenkes Nomor 2 Tahun 2023 menetapkan pH 6,5 sampai 8,5 (Permenkes No. 2 Tahun 2023, JDIH BPK RI). Air Minum Dalam Kemasan baru disebut alkali bila pH-nya berada antara 8,5 hingga 9,97 menurut BPOM dan SNI.

Bisakah air alkali mengubah pH darah?

Tidak. Minum air alkali maupun air asam tidak akan mengubah pH darah, kecuali memang ada gangguan pada ginjal atau paru-paru. Yang mungkin berubah hanyalah pH urin. Tubuh sehat punya mekanisme sendiri untuk menjaga keseimbangan asam basa darah tetap stabil setiap saat.

Pilihan yang sudah pasti memang lebih menenangkan daripada klaim yang belum terbukti. Begitu cara Kaum Adem mengambil keputusan: jernih, tanpa panik. Sambil rutin minum AQUA, cek kode unik di balik tutup galonnya dan tukarkan dengan hadiah di promo AQUA 100% Untung.

Referensi:

  1. Is alkaline water a miracle cure – or BS? The science is in - buka
  2. Is alkaline water good for you? - buka
  3. Potential benefits of pH 8.8 alkaline drinking water as an adjunct in the treatment of reflux disease - buka
  4. Is alkaline water better for you than plain water? - buka
  5. Kisah Kemurnian Air Dibalik Logo Baru AQUA

Artikel Terkait

Tidak ada artikel.

Website ini menggunakan cookie untuk memastikan Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari lebih lanjut .