Logo AQUA

Rekomendasi Minuman Kemasan Sehat untuk Anak Kecil, Yuk Cek!

Kemurnian AQUA | 23 September 2020

Bagikan:

Rekomendasi Minuman Kemasan Sehat untuk Anak Kecil, Yuk Cek!

Masa kanak-kanak adalah periode yang menentukan bagi perkembangan sepanjang umur. Karena itu setiap asupan, termasuk makanan maupun minuman kemasan sehat untuk anak kecil, perlu diperhatikan.

TL;DR (Ringkasan):

  • Asupan cairan anak sering di bawah nilai referensi, padahal air mewakili 75% massa tubuh bayi 6 bulan pertama.
  • Kebutuhan cairan mengikuti usia: IDAI mencatat 1.300 mL per hari untuk anak 1-3 tahun.
  • Pilih air minum yang tidak berbau, tidak berwarna, tidak berasa, dan bebas zat berbahaya.

Alasannya jelas: pola makan anak memainkan peran penting dalam menentukan pertumbuhan dan kesehatan di kehidupan dewasa. (1)

Sayangnya penelitian saat ini menunjukkan asupan cairan anak sering kali kurang optimal dibandingkan nilai referensi yang ditetapkan. (1)

Itulah alasan kita perlu tahu rekomendasi asupan air minum yang sehat untuk anak. Simak penjelasannya berikut ini.

Gambaran Umum seputar Kandungan Air dalam Tubuh

Air minum menjadi kebutuhan pokok anak karena tubuh mereka memang didominasi air. Rata-rata air mewakili 60% berat badan orang dewasa, sedangkan pada bayi dalam 6 bulan pertama porsinya mencapai 75% massa tubuh (Hydration for Health). Porsi itu menurun bertahap seiring anak tumbuh sampai mencapai tingkat dewasa di usia pubertas. Komposisi tubuh ikut menentukan angkanya, karena massa tubuh tanpa lemak mengandung kira-kira 73% air dan massa lemak hanya sekitar 10%. Artinya, kekurangan cairan berdampak lebih besar pada anak dibandingkan orang dewasa. Cadangan air yang besar itu harus terus diisi ulang lewat minuman dan makanan setiap hari. Anak kecil juga tidak selalu menyadari rasa hausnya sendiri saat asyik bermain. Sebagai orang tua, Anda perlu aktif menawarkan air minum sepanjang hari tanpa menunggu si kecil memintanya.

Air adalah komponen utama tubuh manusia. Rata-rata, air mewakili 60% berat badan orang dewasa. Karena perbedaan komposisi tubuh, anak-anak justru punya kandungan air relatif lebih tinggi dibandingkan orang dewasa. Rata-rata air mewakili 75% massa tubuh pada bayi dalam 6 bulan pertama kehidupan. (1)

Angka itu menurun cepat antara 6 bulan dan 2 tahun, lalu lebih lambat selama masa kanak-kanak, sampai mencapai tingkat dewasa pada usia pubertas.

Setelah usia 12 tahun, perbedaan jenis kelamin mulai muncul. Air sebagai persentase dari total berat badan menurun lebih cepat pada anak perempuan, sebab secara umum wanita memiliki persentase lemak tubuh yang lebih tinggi daripada pria.

Meski begitu, jumlah air tubuh tetap bervariasi tergantung komposisi tubuh masing-masing. Massa tubuh tanpa lemak mengandung kira-kira 73% air, sedangkan massa lemak jauh lebih rendah, hanya sekitar 10%. (1)

Baca juga: AQUA Galon Berapa Liter? Jangan Salah, Ini Ukuran yang Benar

Berapa Kebutuhan Cairan Anak Harian?

Kebutuhan cairan anak harian paling mudah dipetakan berdasarkan usia. Metode usia dan berat badan menjadi acuan yang paling sering dipakai tenaga kesehatan. Ikatan Dokter Anak Indonesia merinci kebutuhan cairan dari makanan dan minuman: 700 mL untuk bayi 0-6 bulan, 1.300 mL untuk usia 1-3 tahun, 1.700 mL untuk usia 4-8 tahun, sampai 2.400 mL untuk anak laki-laki 9-13 tahun (IDAI). Angka tersebut bukan patokan kaku. Cuaca panas dan aktivitas fisik yang padat menambah kebutuhan cairan si kecil. Perubahan suhu lingkungan juga membuat tubuh anak kehilangan cairan lebih cepat. Contohnya, anak yang aktif bermain di luar ruangan perlu minum lebih sering daripada biasanya. Bagaimana cara praktis memenuhinya? Sediakan air minum di tempat yang mudah dijangkau anak, lalu jadikan minum air sebagai kebiasaan rutin sebelum dan sesudah beraktivitas.

Usia anak Kebutuhan cairan harian (makanan dan minuman)
0-6 bulan 700 mL
7-12 bulan 800 mL
1-3 tahun 1.300 mL
4-8 tahun 1.700 mL
9-13 tahun 2.400 mL (laki-laki), 2.100 mL (perempuan)
14-18 tahun 3.300 mL (laki-laki), 2.300 mL (perempuan)

Sumber: IDAI

Kebutuhan air anak per hari bisa ditentukan lewat berbagai metode, tapi yang paling sering dipakai adalah berdasarkan usia dan berat badan. Kondisi tertentu seperti perubahan suhu dan aktivitas fisik akan menambah kebutuhan itu, sehingga asupan airnya perlu lebih banyak.

![](https://ik.imagekit.io/waters2021/sehataqua/storage/images/5ef9ed3a9089a1589e6734f3/Image 11.PNG?tr=q-80,w-1280,f-webp)

Penelitian di Indonesia menunjukkan rerata asupan air pada anak laki-laki dan perempuan usia 4-9 tahun berturut-turut adalah 1387 mL/hari dan 1394 mL/hari. Sementara pada usia 10-17 tahun, angkanya 1621 mL/hari untuk anak laki-laki dan 1589 mL/hari untuk anak perempuan. (2)

Selain air putih, preferensi asupan air anak biasanya berupa susu dan derivatnya, minuman ringan (regular soft beverage), minuman hangat, dan jus.

Konsumsi minuman mengandung gula perlu dibatasi, sebab mengonsumsinya secara teratur dalam jumlah berlebihan berhubungan dengan terjadinya obesitas.

Apa Saja Faktor Lain yang Mempengaruhi Kebutuhan Cairan Anak?

Selain usia dan berat badan, ada faktor lain yang memengaruhi kebutuhan air minum harian anak:

Keseimbangan Air Tubuh

Keseimbangan air tubuh adalah keseimbangan antara perolehan dan kehilangan air tubuh. Dalam kondisi normal, air tubuh sebagian besar hilang lewat urin dan kulit, lalu dalam kadar lebih kecil melalui paru-paru dan feses. (1)

Kehilangan Air Kemih

Metabolisme tubuh menghasilkan limbah yang harus dibuang, sebagian besar lewat urin. Saluran kemih, yang terdiri dari ginjal, ureter, kandung kemih dan uretra, memproduksi, menyimpan, dan mengeluarkan urin

Pada anak-anak, volume urin rata-rata berkisar antara 600 dan 1300 mL/hari, dan meningkat seiring bertambahnya usia sampai mencapai nilai orang dewasa. Seiring usia bertambah, penurunan volume urin relatif terhadap berat badan juga dilaporkan pada anak-anak usia 4 sampai 14 tahun. (1)

Baca juga: 4 Keuntungan Menggunakan AQUA Galon, Hanya Rp1,000 Per Liter!

Kehilangan Air pada Kulit dan Paru-Paru

Kehilangan air lewat kulit terjadi melalui keringat dan kehilangan air yang tidak disadari. Berkeringat adalah mekanisme aktif yang bergantung pada ekskresi air dan komponen lain melalui kelenjar keringat.

Sebaliknya, kehilangan air yang tidak dapat diresensi bersifat bebas zat terlarut, dan mengacu pada penguapan air dari saluran pernapasan serta difusi kulit pasif. Kehilangan air dari keringat tergolong rendah pada suhu lingkungan sedang dan keadaan menetap. (1)

Rekomendasi Air Mineral yang Berkualitas untuk Anak

Air mineral untuk anak sebaiknya dipilih dengan standar yang sama ketatnya seperti makanan. Patokan dasarnya empat ciri: tidak berbau, tidak berwarna, tidak berasa, dan bebas zat berbahaya bagi tubuh. Empat ciri tersebut sesuai penanda dasar air layak minum yang dirujuk artikel ini. Kebiasaan minum yang baik juga perlu dibangun sejak dini di rumah Anda. Kementerian Kesehatan RI menyarankan setiap orang minum delapan gelas air setiap hari (Kementerian Kesehatan RI). Kalau orang tua mencontohkan kebiasaan itu, anak lebih mudah mengikutinya. Batasi juga minuman manis, sebab konsumsi gula berlebihan berhubungan dengan obesitas pada anak. Bukankah anak belajar paling cepat dari yang dilihatnya setiap hari? Pastikan pula air minum keluarga berasal dari sumber yang tepercaya dan kemasannya masih tersegel baik sebelum diberikan kepada si kecil.

Selain memperhatikan berapa jumlah air yang perlu dikonsumsi setiap hari, jenis airnya pun berperan penting. Sebab tidak semua air itu sama.

Empat poin berikut adalah syarat atau ciri-ciri air minum bersih yang layak minum menurut Permenkes 492 tahun 2010, yaitu: tidak berbau, tidak berwarna (jernih), tidak berasa, dan tidak mengandung zat berbahaya bagi tubuh.

Catatan pembaruan (hasil riset, Agustus 2026): Permenkes 492 tahun 2010 yang dirujuk di atas sudah dicabut, digantikan oleh Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 2 Tahun 2023 tentang Peraturan Pelaksanaan Peraturan Pemerintah Nomor 66 Tahun 2014 tentang Kesehatan Lingkungan, yang berlaku sejak 12 Januari 2023. Keempat ciri di atas tetap berlaku sebagai penanda dasar, namun standar baku mutu terbaru mengaturnya lebih rinci: pH 6,5 sampai 8,5, TDS di bawah 300 mg/L, kekeruhan di bawah 3 NTU, warna maksimal 10 TCU, serta E. coli dan total coliform 0 CFU/100 ml. Sumber: Permenkes No. 2 Tahun 2023, JDIH BPK RI.

AQUA sudah memenuhi syarat-syarat tersebut. Artinya, AQUA bisa jadi minuman kemasan sehat untuk anak kecil yang Anda pilih.

AQUA berasal dari sumber air pegunungan terpilih yang kealamian ekosistem di sekitarnya ikut dilindungi, sehingga kealamian dan kekayaan mineralnya terjaga.

Dengan menyediakan berbagai produk AQUA, seperti AQUA Galon di rumah dan AQUA kemasan botol 330 mL, 450 mL, 600 mL, atau 750 mL saat bepergian, memenuhi kebutuhan cairan anak jadi jauh lebih mudah.

Jadi, yuk ajak si kecil minum #AQUADULU sekarang juga!

Baca juga: Cek Harga Galon AQUA Ukuran 19 Liter Terbaru 2022

FAQ Seputar Asupan Air Minum Anak

Berapa kebutuhan air minum anak per hari?

Menurut IDAI, kebutuhan cairan dari makanan dan minuman adalah 1.300 mL untuk anak 1-3 tahun, 1.700 mL untuk 4-8 tahun, dan 2.400 mL untuk anak laki-laki 9-13 tahun (IDAI). Aktivitas fisik dan cuaca panas bisa menambah kebutuhan tersebut, jadi tawarkan air lebih sering.

Apakah anak boleh minum minuman manis untuk memenuhi cairan?

Sebaiknya dibatasi. Konsumsi minuman mengandung gula secara teratur dalam jumlah berlebihan berhubungan dengan terjadinya obesitas. Air putih tetap pilihan utama karena menghidrasi tanpa kalori tambahan. Susu dan jus boleh melengkapi, tetapi porsinya perlu diatur agar tidak menggantikan air minum utama anak.

Bagaimana ciri air minum yang aman untuk anak?

Penanda dasarnya: tidak berbau, tidak berwarna alias jernih, tidak berasa, dan bebas zat berbahaya. Standar terbaru dalam Permenkes No. 2 Tahun 2023 mengatur lebih rinci, termasuk pH 6,5 sampai 8,5 dan E. coli 0 CFU/100 mL. Pastikan juga kemasannya utuh dan tersegel rapat.

Membiasakan si kecil cukup minum memang butuh kesabaran, tapi hasilnya sepadan: anak yang sehat dan rumah yang lebih adem. Itulah investasi ala Keluarga Adem. Sambil sedia AQUA galon untuk seisi rumah, cek kode unik di balik tutupnya dan tukarkan dengan hadiah lewat promo AQUA 100% Untung.

Referensi:

  1. Water intake and hydration physiology during childhood - Buka
  2. Konsensus Air: Kebutuhan Air pada Anak Sehat - Buka
  3. Permenkes Nomor 492/MENKES/PER/IV/2010

Artikel Terkait

Tidak ada artikel.

Website ini menggunakan cookie untuk memastikan Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari lebih lanjut .