Menjaga tubuh tetap terhidrasi merupakan langkah awal agar tubuh tetap nyaman dan adem saat menjalani aktivitas sehari-hari.
Sebagaimana Kaum Adem Indonesia, Anda bisa memulai kebiasaan positif dari hal sederhana, seperti mengikuti anjuran minum air putih yang tepat.
Namun, kebutuhan air minum setiap orang tidak selalu sama. Selain usia dan tingkat aktivitas, berat badan juga memengaruhi jumlah cairan yang dibutuhkan tubuh.
Karena itu, penting untuk mengetahui takaran minum air putih sesuai berat badan agar kebutuhan hidrasi terpenuhi setiap hari. Yuk, cek cara hitung porsi air yang paling pas untuk tubuh Anda!
Mengapa Perlu Memenuhi Kebutuhan Air Sesuai dengan Berat Badan?
Sekitar 60% tubuh manusia terdiri dari air yang terus berkurang lewat keringat, urine, hingga napas. Padahal, organ tubuh sangat bergantung pada cairan untuk menjaga suhu tubuh, melumasi sendi, dan mencegah dehidrasi.
Kekurangan cairan sedikit saja dapat merusak mood, memicu pusing, dan menurunkan fokus. Walau ada acuan umum 2 liter per hari untuk dewasa sehat, semakin berat massa tubuh, semakin tinggi laju metabolisme sehingga kebutuhan airnya lebih banyak.
Tubuh yang terhidrasi dengan baik juga membantu Anda tetap merasa nyaman dan adem. Dengan begitu, Anda lebih mudah menjalani hari dengan semangat positif, terutama saat cuaca sedang terik.
Cara Menghitung Takaran Minum Air Putih Sesuai Berat Badan
Setelah memahami pentingnya memenuhi kebutuhan cairan sesuai dengan berat badan, saatnya memahami cara menghitungnya. Ada beberapa rumus yang umum digunakan untuk
memperkirakan kebutuhan takaran minum air putih sesuai dengan berat badan. Berikut pilihannya:
1. Rumus Berat Badan x 30 ml
Cara sederhana memperkirakan kebutuhan air harian adalah mengalikan berat badan dengan 30 ml. Misalnya, seseorang dengan berat badan 55 kg membutuhkan sekitar:
55 kg × 30 ml = 1.650 ml atau sekitar 1,65 liter air per hari.
2. Rumus Berat Badan x 40 ml
Rumus berat badan × 40 ml juga dapat digunakan untuk memperkirakan kebutuhan air minum harian berdasarkan berat badan. Sebagai contoh, jika berat badan Anda 60 kg, maka perhitungannya adalah:
60 kg × 40 ml = 2.400 ml atau sekitar 2,4 liter air per hari.
Meski demikian, hasil perhitungan ini tetap bersifat perkiraan karena kebutuhan cairan setiap orang dapat berbeda.
Baca juga: 17 Manfaat Minum Air Putih untuk Kesehatan Tubuh
Takaran Air Minum Berdasarkan Berat Badan dan Usia
Kebutuhan air setiap orang dapat berbeda, salah satunya karena dipengaruhi oleh berat badan. Namun, usia dan jenis kelamin juga perlu diperhatikan.
Berdasarkan Angka Kecukupan Gizi (AKG) tahun 2019, kebutuhan air yang dianjurkan disesuaikan dengan kelompok usia, jenis kelamin, serta kondisi fisiologis tertentu. Berikut kebutuhan air total per orang per hari berdasarkan AKG 2019:
|
Kelompok Usia |
Berat Badan |
Jenis Kelamin |
Kebutuhan Air per Hari |
|
0–5 bulan |
6kg |
Bayi (L/P) |
700ml (0,7 liter) *Asupan air diperoleh dari ASI eksklusif |
|
6–11 bulan |
9kg |
Bayi (L/P) |
900ml (0,9 liter) |
|
1–3 tahun |
13kg |
Anak (L/P) |
1.150ml (1,15 liter) |
|
4–6 tahun |
19kg |
Anak (L/P) |
1.450ml (1,45 liter) |
|
7–9 tahun |
27kg |
Anak (L/P) |
1.650ml (1,65 liter) |
|
10–12 tahun |
36kg |
Laki-laki |
1.850ml (1,85 liter) |
|
13–15 tahun |
50kg |
Laki-laki |
2.100ml (2,1 liter) |
|
16–18 tahun |
60kg |
Laki-laki |
2.300ml (2,3 liter) |
|
19–29 tahun |
60kg |
Laki-laki |
2.500ml (2,5 liter) |
|
30–49 tahun |
60kg |
Laki-laki |
2.500ml (2,5 liter) |
|
50–64 tahun |
60kg |
Laki-laki |
2.500ml (2,5 liter) |
|
65–80 tahun |
58kg |
Laki-laki |
1.800ml (1,8 liter) |
|
>80 tahun |
58kg |
Laki-laki |
1.600ml (1,6 liter) |
|
10–12 tahun |
38kg |
Perempuan |
1.850ml (1,85 liter) |
|
13–15 tahun |
48kg |
Perempuan |
2.100ml (2,1 liter) |
|
16–18 tahun |
52kg |
Perempuan |
2.150ml (2,15 liter) |
|
19–29 tahun |
55kg |
Perempuan |
2.350ml (2,35 liter) |
|
30–49 tahun |
56kg |
Perempuan |
2.350ml (2,35 liter) |
|
50–64 tahun |
56kg |
Perempuan |
2.350ml (2,35 liter) |
|
65–80 tahun |
53kg |
Perempuan |
1.550ml (1,55 liter) |
|
>80 tahun |
53kg |
Perempuan |
1.400ml (1,4 liter) |
Angka tersebut mengacu pada tabel Air (ml) dalam Permenkes No. 28 Tahun 2019. Untuk ibu hamil, kebutuhan air mendapat tambahan 300 ml per hari pada trimester pertama hingga ketiga. Sementara itu, ibu menyusui mendapat tambahan 800 ml per hari pada enam bulan pertama dan 650 ml per hari pada enam bulan berikutnya.
Perlu diperhatikan istilah air total dalam AKG mencakup keseluruhan asupan air dari makanan dan minuman, sehingga angka pada tabel tidak dapat disamakan begitu saja dengan jumlah air putih yang harus diminum. Kebutuhan air putih sehari-hari tetap dapat berbeda sesuai aktivitas, kondisi tubuh, cuaca, dan asupan makanan.
Baca juga: Menciptakan Kebiasaan Hidup Sehat Dengan Minum Air Putih
Faktor yang Memengaruhi Jumlah Air Minum yang Dibutuhkan Tubuh
Selain berat badan, takaran air minum harian juga bisa berbeda-beda tergantung situasi. Beberapa kondisi berikut juga turut menentukan seberapa banyak asupan cairan yang dibutuhkan oleh tubuh:
1. Aktivitas Sehari-Hari
Semakin tinggi aktivitas fisik, semakin banyak cairan yang hilang melalui keringat. Jadi, bagi Anda yang rutin berolahraga atau sering beraktivitas di luar ruangan bisa selalu membawa AQUA botol untuk membantu memenuhi kebutuhan hidrasi agar tubuh tetap nyaman selama beraktivitas.
2. Suhu Lingkungan
Cuaca panas, lembap, atau berada di dataran tinggi dapat meningkatkan kebutuhan cairan tubuh. Di negara tropis seperti Indonesia, menjaga hidrasi menjadi kebiasaan penting agar tubuh tetap terasa adem sepanjang hari.
3. Pola Makan
Konsumsi makanan tinggi garam, pedas, berkafein, atau tinggi gula dapat membuat tubuh membutuhkan lebih banyak cairan. Sebaliknya, minum air mineral berkualitas seperti AQUA dan diimbangi dengan buah dan sayuran yang kaya air dapat memenuhi kebutuhan hidrasi.
4. Kondisi Kesehatan Tertentu
Demam, diare, muntah, diabetes, hingga masa kehamilan dan menyusui dapat meningkatkan kebutuhan cairan sehingga asupan air putih perlu lebih diperhatikan. Dengan minum AQUA kapan pun, Anda bisa menjaga tubuh tetap terhidrasi sekaligus memenuhi kebutuhan cairan bayi.
Baca juga: Cara agar Rajin Minum Air Putih, Mulai dari Biasakan Diri!
Tips Memenuhi Kebutuhan Cairan Setiap Hari ala Kaum Adem Indonesia
Memenuhi kebutuhan cairan dapat dimulai dengan rutin minum air putih berkualitas seperti AQUA. berikut beberapa kebiasaan yang biasa diterapkan oleh Kaum Adem:
- Minum segelas air putih setelah bangun tidur: Sediakan segelas air putih di dekat tempat tidur untuk langsung diminum saat bangun, agar cairan tubuh yang hilang semalaman segera terganti.
- Jadikan minum air sebagai jeda di tengah kesibukan: Jangan lupa untuk selalu sedia AQUA saat beraktivitas. Anda bisa mengambil jeda sejenak untuk minum sehingga tubuh tetap adem di sela-sela kesibukan.
- Selalu bawa botol minum ke mana saja: Membawa botol air minum pribadi bisa membuat Anda lebih ingat untuk minum kapan pun dan di mana pun.
- Buat infused water yang menyegarkan: Tambahkan irisan lemon, jeruk nipis, atau buah favorit Anda ke dalam air minum, lalu simpan di kulkas agar rasanya makin segar dan tidak terasa membosankan.
Memenuhi takaran minum air putih sesuai berat badan merupakan langkah sederhana untuk menjaga tubuh tetap terhidrasi dan nyaman menjalani aktivitas sehari-hari.
Semangat tersebut sejalan dengan nilai yang dibawa Kaum Adem Indonesia. Menjadi Kaum Adem bukan berarti hidup tanpa tantangan, melainkan tetap mampu menjalani berbagai aktivitas dengan tenang, penuh semangat, dan membawa energi positif bagi orang-orang di sekitar.
Untuk membantu memenuhi takaran minum air putih sesuai berat badan saat beraktivitas di luar rumah, AQUA 600 ml hadir dengan ukuran yang pas, tidak terlalu besar maupun kecil, serta praktis dibawa di dalam tas agar target hidrasi harian Anda selalu terpenuhi.
Kenapa harus AQUA? Karena tidak semua air itu AQUA. AQUA datang dari gunung terpilih yang terlindungi sumber airnya melalui 9 kriteria pemilihan, 5 tahapan, serta minimal 1 tahun penelitian terhadap lebih dari 600 parameter.
Proses penyaringan alami dari bebatuan pegunungan menjaga kandungan mineral alaminya sehingga menghadirkan sensasi AQUA Sejuk Alami di setiap tegukan. Dengan begitu, Anda bisa menikmati AQUA adem tanpa didinginkan yang praktis menemani rutinitas harian dalam berbagai situasi.
Jadi, mulai sekarang, penuhi kebutuhan air minum sesuai berat badan dan jadikan hidrasi sebagai kebiasaan sederhana untuk menjaga tubuh tetap adem. Karena Hanya AQUA yang Dingin Alaminya, Ademin Indonesia.
Baca juga: Ketahui Cara Minum Air Putih yang Benar, Ini Anjurannya!
FAQ
Berapa kebutuhan air minum berdasarkan berat badan?
Salah satu cara menghitung kebutuhan cairan adalah mengalikan berat badan dengan 30–40 ml. Misalnya, jika berat badan Anda 60 kg, kebutuhan cairan harian berkisar antara 1,8–2,4 liter.
Apakah minum 2 liter air sehari sudah cukup?
Umumnya, bagi sebagian orang, konsumsi sekitar 2 liter air per hari sudah mencukupi kebutuhan hidrasi. Namun, kebutuhan ini bisa lebih tinggi pada orang dengan kondisi tertentu, seperti berat badan lebih besar, sedang hamil, dan lainnya.
Apa tanda tubuh kekurangan cairan atau dehidrasi?
Muncul rasa haus berlebihan, mulut terasa kering, urine berwarna lebih pekat, tubuh terasa lemas, pusing, dan sulit berkonsentrasi.
