Logo AQUA

Cara Minum Teh Hijau untuk Diet yang Benar

Hidup Sehat | 18 Januari 2025

Bagikan:

Cara Minum Teh Hijau untuk Diet yang Benar

Perlu diketahui, Anda bisa menggunakan teh hijau untuk diet sehat yang efektif dan aman. Teh hijau sendiri merupakan salah satu bahan yang sering digunakan di berbagai macam olahan makanan atau minuman, sekaligus sudah dikenal sejak berabad-abad lalu sebagai tanaman herbal yang menyimpan banyak manfaat bagi tubuh.

Namun, agar dapat menggunakan teh hijau untuk diet, Anda perlu mengetahui cara mengonsumsinya yang tepat. Sebab, cara minum yang salah justru bisa mengurangi manfaat yang Anda dapatkan. Bagi Anda yang masih belum tahu cara mengonsumsi teh hijau untuk diet yang benar, simak artikel ini sampai akhir.

Kandungan Teh Hijau

Teh hijau sering digunakan di Jepang dan Cina sebagai obat sejak berabad-abad yang lalu. Berbeda dari jenis teh lainnya, proses pengolahan teh hijau terbilang lebih singkat karena tidak melalui proses fermentasi. Maka dari itu, kandungan antioksidan dan nutrisi dalam teh hijau dapat tetap terjaga dengan baik.

Sebagai tambahan wawasan, dalam satu gelas teh hijau sekitar 100 gram, terdapat kandungan nutrisi sebagai berikut:

  • Air: 7,7 gram
  • Karbohidrat: 53,6 gram
  • Protein: 28,3 gram
  • Lemak: 4,8 gram
  • Serat: 9,6 gram
  • Kalsium: 245 miligram
  • Fosfor: 415 miligram
  • Zat besi: 18,9 miligram
  • Kalium: 5.873,9 miligram
  • Natrium: 60 miligram
  • Tembaga: 0,5 miligram
  • Beta karoten: 8.400 miligram
  • Vitamin C: 230 miligram
  • Vitamin B1: 0,38 miligram
  • Vitamin B2: 1,24 miligram
  • Vitamin B3: 4,6 miligram

Selain daftar di atas, teh hijau juga mengandung kafein, katekin, dan EGCG yang juga bermanfaat untuk kesehatan tubuh secara keseluruhan.

Manfaat Teh Hijau untuk Diet

Perlu diketahui, teh hijau memiliki kandungan katekin, EGCG, dan kafein yang bekerja secara sinergis untuk mendukung program diet Anda.

Katekin dapat membantu proses pembakaran lemak dalam tubuh, terutama ketika Anda sedang melakukan olahraga. Senyawa ini diketahui mempercepat oksidasi lemak sehingga tubuh lebih efisien dalam menggunakan cadangan lemak sebagai sumber energi.

EGCG (Epigallocatechin Gallate) merupakan senyawa antioksidan utama dalam teh hijau. EGCG dapat menghambat aktivitas asetil KoA karboksilase dalam siklus biosintesis asam lemak, sehingga mampu menurunkan akumulasi trigliserida pada jaringan lemak. Selain itu, EGCG juga merangsang proses termogenesis, yakni produksi panas dalam tubuh yang turut membantu membakar kalori, bahkan saat Anda sedang beristirahat.

Kafein dalam teh hijau juga dapat membantu Anda mengendalikan nafsu makan, sehingga asupan kalori harian lebih terkontrol.

Tak hanya itu, teh hijau merupakan tumbuhan obat yang mempunyai efek farmakologis yang dapat menurunkan berat badan, menurunkan kolesterol, menurunkan kadar glukosa darah, dan bahkan dapat mencegah karies pada gigi. Beberapa penelitian juga menunjukkan bahwa rutin mengonsumsi teh hijau dapat membantu mengurangi risiko terjadinya diabetes, penyakit jantung, hingga osteoporosis, terutama jika dibarengi dengan gaya hidup sehat.

Maka dari itu, mengonsumsi teh hijau untuk diet sangatlah disarankan. Namun perlu diingat, manfaat tersebut akan jadi lebih efektif apabila dibarengi dengan menjaga pola makan sehat dan berolahraga secara rutin.

Cara Mengonsumsi Teh Hijau untuk Diet

Perlu diketahui, agar diet yang Anda lakukan dapat berjalan dengan lancar dan efektif, Anda perlu menerapkan cara mengonsumsi teh hijau untuk diet yang tepat. Adapun cara mengonsumsi teh hijau yang benar adalah sebagai berikut.

1. Minum dalam Kondisi Hangat

Cara mengonsumsi teh hijau untuk diet yang pertama adalah minum dalam kondisi hangat. Disarankan meminum teh hijau untuk diet dalam kondisi hangat agar mendapatkan khasiat terbaiknya. Seduh langsung teh hijau dengan menggunakan air panas pada suhu 80°C 90°C. Setelah selesai, biarkan sejenak teh tersebut, lalu minum secara perlahan ketika teh mulai menghangat.

Perlu diketahui, suhu yang terlalu panas dapat merusak sebagian kandungan antioksidan dalam teh hijau, sehingga menjaga suhu seduhan yang tepat sangatlah penting.

2. Minum di Pagi Hari atau Sebelum Berolahraga

Salah satu waktu terbaik untuk mengonsumsi teh hijau adalah di pagi hari sebelum beraktivitas. Kandungan kafein yang ringan dalam teh hijau dapat memberikan dorongan energi sejak awal hari tanpa menyebabkan lonjakan gula darah yang drastis.

Selain itu, mengonsumsi teh hijau sekitar 30 menit sebelum berolahraga juga sangat dianjurkan. Kombinasi kafein dan katekin terbukti dapat meningkatkan oksidasi lemak selama aktivitas fisik, sehingga tubuh lebih optimal dalam membakar lemak sebagai sumber energi saat Anda berlatih.

3. Minum Setelah Makan atau di Sela Kegiatan

Cara mengonsumsi teh hijau untuk diet berikutnya adalah meminumnya setelah makan. Perlu diketahui, minum teh ketika perut kosong dapat membuat asam lambung Anda naik. Maka dari itu, disarankan meminum teh hijau untuk diet setelah selesai makan.

Jadwal makan ideal adalah 3 kali sehari, jadi Anda tinggal menyesuaikan jadwal tersebut dengan jadwal minum teh hijau. Selain itu, Anda juga bisa minum teh hijau di sela-sela kegiatan. Daripada makan camilan yang berpotensi membuat berat badan naik, Anda bisa menggantinya dengan minum teh hijau.

4. Minum 30 Menit Sebelum Makan untuk Mengendalikan Nafsu Makan

Selain diminum setelah makan, mengonsumsi teh hijau sekitar 30 menit sebelum makan utama juga dapat membantu menekan nafsu makan. Kandungan kafein dan katekin dalam teh hijau bekerja untuk memberikan rasa kenyang lebih awal, sehingga porsi makan Anda secara alami menjadi lebih terkontrol. Cara ini sangat bermanfaat bagi Anda yang sedang berjuang mengurangi asupan kalori harian.

5. Konsumsi 3 4 Cangkir per Hari

Perlu diketahui, frekuensi konsumsi teh hijau yang dianjurkan adalah sekitar 3 4 cangkir per hari. Jumlah ini dianggap cukup untuk mendapatkan manfaat katekin secara optimal tanpa berlebihan mengonsumsi kafein. Anda bisa membaginya menjadi: satu cangkir di pagi hari, satu cangkir sebelum berolahraga, dan satu hingga dua cangkir di sela-sela aktivitas siang hari.

6. Jangan Dicampur dengan Bahan Lain

Cara mengonsumsi teh hijau untuk diet lainnya adalah dengan tidak mencampur teh hijau dengan bahan tambahan apa pun. Perlu dipahami, mengonsumsi teh hijau untuk diet bukan berarti Anda bisa secara bebas mengonsumsi minuman apa pun yang mengandung teh hijau. Seperti yang diketahui, teh hijau sering digunakan sebagai bahan minuman dan makanan, seperti matcha latte, es krim, dan berbagai olahan lain yang tentunya mengandung banyak kalori.

Jadi, guna mendapatkan manfaat teh hijau untuk diet, disarankan untuk mengonsumsi seduhan teh hijau murni tanpa tambahan bahan apa pun, seperti gula atau pemanis lainnya. Dengan begitu, Anda bisa mendapat manfaat teh hijau untuk diet tanpa mengonsumsi kalori berlebihan.

7. Jangan Minum Sebelum Tidur

Perlu diketahui, teh hijau memiliki kandungan kafein yang bisa membuat Anda sulit tidur. Meskipun kandungan kafein teh hijau tidak setinggi kopi, tapi kandungan tersebut sudah cukup untuk membuat Anda terjaga. Maka dari itu, disarankan untuk tidak minum teh hijau setidaknya 2 jam sebelum waktu tidur.

Perlu diketahui, kurang tidur dapat membuat proses metabolisme tubuh menjadi lebih lambat sehingga dapat berpengaruh terhadap hasil akhir diet Anda. Jadi, menjaga kualitas tidur sama pentingnya dengan memilih waktu minum teh hijau yang tepat.

Tips Memilih Teh Hijau yang Tepat untuk Diet

Dalam memilih produk teh hijau, ada beberapa hal yang perlu Anda perhatikan agar manfaatnya lebih maksimal:

  • Pilih teh hijau murni. Pastikan tidak mengandung bahan tambahan seperti perisa buatan, gula, atau bahan pengawet.
  • Perhatikan label kemasan. Pilihlah produk yang mencantumkan kandungan katekin atau EGCG secara jelas.
  • Hindari produk siap minum kemasan yang umumnya mengandung tambahan gula tinggi dan dapat menghambat proses diet Anda.

Kombinasikan dengan Cara Diet Lain

Cara mengonsumsi teh hijau untuk diet yang terakhir adalah dengan mengoptimalkannya melalui cara diet lain. Mengonsumsi teh hijau untuk diet akan menjadi sia-sia apabila Anda tetap mengonsumsi makanan tinggi lemak dalam jumlah berlebihan. Maka dari itu, ada beberapa hal lain yang perlu Anda lakukan agar hasil diet lebih maksimal:

  • Menjaga pola makan sehat dan seimbang, dengan memperbanyak konsumsi buah, sayuran, biji-bijian, dan protein.
  • Menghindari makanan cepat saji dan camilan tinggi kalori.
  • Rutin berolahraga, minimal 30 menit setiap hari, untuk membantu proses pembakaran lemak lebih optimal.
  • Minum air putih yang cukup, minimal 8 gelas atau 2 liter per hari.

Jadi, disarankan untuk tidak mengandalkan teh hijau saja dalam melakukan program diet, tapi Anda juga perlu melakukan hal lain, seperti menjaga pola makan sehat dan membuat jadwal olahraga rutin.

Baca juga: 7 Menu Makan Malam Untuk Diet, Ini Tipsnya Agar Tidak Gemuk

Itulah beberapa informasi mengenai cara mengonsumsi teh hijau untuk diet yang perlu Anda ketahui. Ketika melakukan diet, Anda tidak hanya berfokus untuk menurunkan berat badan, tapi juga menjaga kesehatan tubuh secara menyeluruh. Salah satu faktor yang perlu Anda perhatikan untuk menjaga kesehatan saat diet adalah asupan cairan tubuh. Oleh karena itu, pastikan untuk selalu menjaga asupan cairan tubuh setiap hari dengan #AQUADULU.

Baca juga: Cara Diet Karbo dan Manfaatnya untuk Turunkan Berat Badan

Artikel Terkait

Tidak ada artikel.

Website ini menggunakan cookie untuk memastikan Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari lebih lanjut .