Gejala dan Bahaya Dehidrasi yang Wajib Anda Waspadai

Kebaikan AirHidup Sehat | 15 Maret 2022

Bagikan:

Gejala dan Bahaya Dehidrasi yang Wajib Anda Waspadai

Dehidrasi adalah suatu kondisi yang menunjukkan bahwa tubuh sedang kekurangan cairan. Hal ini tentu saja akan berdampak terhadap kinerja harian Anda atau bahkan mengancam jiwa. Bagaimana tidak, air merupakan komponen utama dalam tubuh manusia.

Pada pria dewasa, terdapat sekitar 55%-60% komponen air di tubuh. Sedangkan pada perempuan dewasa, 50%-60% berat tubuhnya adalah air. Oleh karena itu, menjaga tubuh agar terhindar dari dehidrasi adalah sangat penting agar organ dalam tubuh dapat berfungsi dengan baik.

Adapun salah satu cara mengatasi dehidrasi adalah dengan selalu sedia dan minum #AQUADULU kapanpun dan dimanapun ketika Anda merasa haus. Hal ini akan membantu Anda tidak melupakan pentingnya minum air putih meski aktivitas begitu padat.

Pasalnya, dehidrasi adalah kondisi yang dapat menyerang siapa saja, mulai dari bayi, anak kecil, hingga orang dewasa dan lansia sekalipun. Untuk selengkapnya mengenai tanda dehidrasi dan dampaknya terhadap kesehatan, yuk simak ulasan di 

Gejala Dehidrasi

Dalam kadar tertentu, dampak dehidrasi adalah membuat tubuh Anda rentan terkena dehidrasi ringan lantaran telah kehilangan lebih banyak cairan dibandingkan dengan asupan cairan yang masuk ke dalam tubuh. Namun, bagaimanakah tanda dehidrasi?

Secara umum, gejala dehidrasi adalah sebagai berikut.

1. Dehidrasi ringan dan sedang oleh anak dan bayi

  • Saat menangis tidak ada air mata
  • Mata terlihat cekung ke dalam
  • Ubun-ubun menyusut
  • Popok tetap kering selama 12 jam
  • Kulit terasa dingin dan kering
  • Mudah marah dan lesu
  • Mulut kering dan lengket
  • Kelelahan dan pusing

2. Dehidrasi awal dan sedang pada dewasa:

  • Rasa haus
  • Warna urine lebih pekat atau gelap
  • Jumlah dan frekuensi pembuangan urine menurun
  • Mulut kering dan lengket
  • Mudah mengantuk dan cepat lelah
  • Sakit kepala
  • Sembelit
  • Pusing

Baca juga: Pentingnya Hidrasi Sehat Pada Anak, Apa Saja Tipsnya?

Bahaya Dehidrasi

Pada dasarnya, dampak buruk akibat dehidrasi adalah tergantung pada tingkat keparahan dehidrasi tersebut. Dehidrasi ringan dapat membaik cukup dengan minum banyak air, sedangkan dehidrasi berat merupakan suatu kondisi gawat darurat yang mengancam nyawa dan membutuhkan pertolongan segera.

Ada beberapa bahaya dehidrasi yang dapat terjadi pada berbagai organ tubuh, di antaranya:

1. Kram Otot

Bahaya dehidrasi yang pertama adalah menyebabkan kram otot. Hal ini dapat terjadi karena adanya hipersensitivitas pada otot dan kontraksi involunter.

2. Mudah Lelah, Lesu dan Depresi.

Dampak lainnya dari kondisi dehidrasi adalah membuat tubuh menjadi mudah lelah, lesu, bahkan depresi. Hal ini terjadi karena ketika dehidrasi akan berpengaruh juga pada kinerja otak kita.

Otak sendiri merupakan salah satu organ yang membutuhkan cairan dalam jumlah banyak. Dehidrasi menyebabkan tidak cukupnya pasokan energi untuk memenuhi fungsi tubuh sehari-hari.

3. Gangguan Pencernaan

Bahaya berikutnya dari dehidrasi adalah gangguan pencernaan yang terjadi ketika Anda kekurangan banyak cairan. Dalam kondisi tersebut, tubuh akan menyerap cairan dari usus, sehingga sisa makanan yang ada di usus hanya mengandung sedikit cairan dan menjadi keras.

4. Kekurangan Cairan

Kekurangan cairan juga dapat menyebabkan meningkatnya tekanan darah, hal ini sering terjadi pada orang dengan dehidrasi kronis. Saat tubuh kurang cairan, otak akan mengirimkan sinyal ke kelenjar pituitari untuk memproduksi hormon vasopresin.

Hormon ini menyebabkan retensi cairan dalam tubuh, juga konstriksi pembuluh darah. Keadaan inilah yang menyebabkan terjadinya hipertensi.

5. Penyakit Ginjal

Dampak terakhir dari kondisi dehidrasi adalah penyakit ginjal. Ya, ginjal merupakan organ yang berfungsi memproduksi urine (air seni). Pada kondisi dehidrasi, ginjal akan mengurangi produksi urine lewat konstriksi pada pembuluh darah.

Itulah pembahasan mengenai gejala dehidrasi dan berbagai dampaknya bagi kesehatan tubuh. Tak perlu khawatir, dehidrasi adalah kondisi yang bisa ditangani dengan mudah.

Apabila dehidrasi tersebut menimpa bayi atau anak dan masih dalam dehidrasi ringan, Anda bisa memberikannya mereka ASI atau susu formula bebas laktosa jika mereka mengalami diare, demam atau muntah.

Untuk atlet, cukup mengonsumsi minuman berenergi yang mengandung elektrolit dan karbohidrat atau gula. Jangan lupa untuk menghindari konsumsi minuman bersoda, terutama yang mengandung gula.

Perlu diingat juga bahwa soda berbeda dengan sparkling water yang bisa membantu menghidrasi. Jika dehidrasi tersebut sudah tergolong berat, Anda harus segera membawanya ke rumah sakit agar diberikan cairan melalui infus.

Untuk menghindari kita terkena dehidrasi penting untuk kita rutin mengkonsumsi air mineral dengan kandungan, sumber serta kualitas yang sudah terpercaya. Seperti AQUA yang melakukan 3 perlindungan dari sumber hingga prosesnya.

AQUA melindungi ekosistem di sekitar sumber air, melindungi kealamian mineral yang terkandung di air, serta melindungi proses pengemasan sehingga kualitas AQUA terjamin hingga ke tangan konsumen.

Dalam menentukan sumbernya, AQUA juga sudah melalui 9 kriteria, 5 syarat dan 1 tahun penelitian oleh ahli geologi dan geohidrologi, atau yang dikenal dengan istilah 9-5-1. Kesehatan dari mata air pegunungan bisa kamu rasakan di setiap tetesnya.

Jadi, sudahkah Anda minum AQUA hari ini?

Baca juga: Faktor-faktor yang Mempengaruhi Kadar Kebutuhan Air Minum

Referensi:

  1. Berbagai Akibat Dehidrasi yang Dapat Membahayakan Tubuh - buka
  2. Dehydration - buka
  3. Dehidrasi - buka
  4. 4 Cara Menjaga Kemurnian Sumber Air Minum di Pegunungan
  5. Santoso B., Hardinsyah, Siregar P, Pardede S. 2017
  6. Cara Mengatasi Dehidrasi dengan Efektif

Artikel Terkait

Tidak ada artikel.

Website ini menggunakan cookie untuk memastikan Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari lebih lanjut.