Logo AQUA

Ketahui 5 Cara Mengatasi Haus Terus Menerus, Ampuh!

Hidup Sehat | 11 Februari 2025

Bagikan:

Ketahui 5 Cara Mengatasi Haus Terus Menerus, Ampuh!

Cara mengatasi haus terus menerus dapat dilakukan dengan lima langkah utama, yaitu mengurangi asupan garam dan makanan pedas, memperbanyak buah serta sayur yang kaya air, mengunyah permen karet, mengikuti saran pengobatan dari dokter, serta mencukupi kebutuhan air putih sekitar dua liter per hari.

Merasa haus setelah lari pagi ataupun makan makanan pedas adalah kondisi wajar karena tubuh memang memerlukan cairan untuk melancarkan metabolisme. Namun, bila rasa haus muncul sepanjang hari meski Anda sudah cukup minum, kondisi ini bisa menandakan masalah tertentu, mulai dari dehidrasi hingga diabetes. Artikel ini membahas cara mengatasinya, ragam penyebabnya, serta tanda kapan Anda perlu ke dokter.

Poin Penting:

  • Kebutuhan cairan orang dewasa umumnya sekitar 2 liter air putih per hari
  • Makanan asin dan pedas meningkatkan kadar natrium darah sehingga memicu rasa haus
  • Haus berlebihan dapat menjadi gejala dehidrasi, anemia, efek samping obat, hingga diabetes
  • Segera periksakan diri bila haus disertai penglihatan kabur, sering buang air kecil, atau tubuh lemas

Bagaimana Cara Mengatasi Haus Terus Menerus?

Rasa haus yang muncul terus menerus kerap mengganggu kenyamanan dan aktivitas harian. Jika sedang mengalaminya, Anda dapat mencoba lima langkah berikut.

1. Kurangi Asupan Garam dan Makanan Pedas

Jarang disadari, makanan asin dan pedas mampu membuat Anda cepat merasa haus. Hipotalamus, bagian otak yang mengendalikan rasa haus, akan mendeteksi tingginya kadar natrium dalam darah. Akibatnya, tekanan darah meningkat dan ginjal berkompensasi dengan membuang kelebihan cairan sehingga Anda lebih sering buang air kecil. Mengurangi garam dan rempah berlebih dalam masakan dapat membantu meredakan kondisi ini.

2. Tingkatkan Asupan Buah dan Sayur

Kebanyakan jenis buah dan sayur memiliki kandungan air yang tinggi sehingga membantu menghidrasi tubuh selain lewat air putih. Anda dapat memilih timun, semangka, jeruk, belimbing, tomat, bayam, wortel, kiwi, anggur, hingga nanas sebagai camilan maupun pelengkap menu harian.

Baca juga: 14 Makanan Penambah Imun Tubuh untuk Jaga Kesehatan

3. Kunyah Permen Karet

Meski umumnya selalu lembap, cairan di dalam mulut sebenarnya mudah menguap sehingga tubuh terdorong untuk terus minum demi menjaga kelembapannya. Mengunyah permen karet dapat membantu merangsang produksi air liur sehingga mulut tetap lembap dan rasa haus lebih terkendali. Pilihlah permen karet rendah gula agar lebih ramah bagi kesehatan gigi.

4. Ikuti Saran Pengobatan Medis

Saat memiliki masalah kesehatan, sebaiknya selalu ikuti saran pengobatan yang direkomendasikan dokter. Beberapa perawatan medis dapat menimbulkan efek samping berupa dehidrasi. Dengan menjalani pengobatan secara disiplin, kemungkinan munculnya efek samping tersebut dapat diminimalkan sehingga rasa haus berlebihan pun ikut mereda.

5. Minum Air Putih yang Cukup

Walau terdengar sederhana, minum air putih sekitar dua liter sehari tetap menjadi langkah paling utama untuk meredakan haus. Sebagian orang memilih minuman manis karena air putih dianggap hambar, padahal air putih memberi banyak kebaikan bagi tubuh tanpa tambahan kalori. Biasakan membawa botol minum saat beraktivitas dan minumlah secara bertahap sepanjang hari, bukan sekaligus dalam jumlah besar.

Baca juga: 5 Manfaat Minum Air Putih Yang Cukup Bagi Kesehatan Tubuh

Apa Penyebab Tubuh Merasa Haus Terus Menerus?

Meski sudah minum banyak air putih, Anda mungkin tetap merasa haus. Beberapa kondisi berikut dapat menjadi penyebabnya:

  • Dehidrasi, yaitu kondisi tubuh kekurangan cairan yang merangsang reseptor otak sehingga rasa haus meningkat.
  • Mulut kering akibat cuaca sangat panas atau efek samping obat tertentu, misalnya obat alergi seperti claritin dan benadryl.
  • Anemia, karena saat kehilangan sel darah merah, tubuh berusaha mengembalikannya sehingga memicu rasa haus.
  • Menstruasi, sebab peningkatan hormon progesteron dan estrogen memengaruhi volume cairan dalam tubuh.
  • Stres, yang dapat mengganggu kelenjar adrenal dan menurunkan tekanan darah sehingga rasa haus muncul.
  • Kehamilan, karena ibu hamil umumnya lebih sering merasa haus dan ingin buang air kecil.
  • Konsumsi makanan tertentu, terutama hidangan asin dan pedas.
  • Efek samping obat-obatan, seperti litium dan obat golongan diuretik.
  • Diabetes mellitus, yaitu gangguan hormon insulin yang membuat gula darah tidak dapat diserap dengan baik oleh sel tubuh.
  • Diabetes insipidus, yaitu kekurangan hormon antidiuretik yang menyebabkan sering buang air kecil.

Baca juga: 9 Manfaat Minum Air Putih untuk Wajah, Cerah dan Glowing!

Kapan Harus ke Dokter?

Jika rasa haus tak kunjung membaik meski Anda sudah minum air putih dengan cukup dan menerapkan cara-cara di atas, segeralah berkonsultasi ke dokter. Pemeriksaan menjadi semakin penting bila haus disertai gejala berikut:

  • Tenggorokan kering dan suhu tubuh berubah.
  • Penglihatan menjadi kabur disertai rasa lapar berlebihan.
  • Buang air kecil menjadi sangat sering, sekitar satu jam sekali.
  • Tubuh terasa lemah.

Dokter dapat membantu mencari penyebab pastinya, misalnya melalui pemeriksaan gula darah, sehingga penanganan yang tepat bisa diberikan sejak dini.

Baca juga: Berapa Lama Air Minum Dicerna di Lambung? Ini Faktanya

FAQ

Haus terus menerus gejala penyakit apa?

Rasa haus berlebihan dapat disebabkan oleh dehidrasi, anemia, atau efek samping obat, tetapi juga bisa menjadi gejala diabetes mellitus maupun diabetes insipidus. Bila haus disertai sering buang air kecil, penglihatan kabur, dan tubuh lemas, segera periksakan diri ke dokter untuk memastikan penyebab pastinya.

Kenapa masih merasa haus padahal sudah banyak minum?

Kondisi ini bisa dipicu oleh tingginya asupan garam, konsumsi obat tertentu, perubahan hormon saat menstruasi atau kehamilan, hingga stres. Cobalah mengurangi makanan asin dan pedas serta minum secara bertahap sepanjang hari. Jika keluhan tetap berlanjut, konsultasikan ke dokter agar penyebabnya dapat dievaluasi.

Berapa banyak air putih yang perlu diminum setiap hari?

Kebutuhan cairan orang dewasa umumnya sekitar dua liter atau delapan gelas air putih per hari. Jumlah ini dapat meningkat saat cuaca panas, berolahraga, hamil, atau menyusui. Minumlah secara bertahap sepanjang hari agar hidrasi tubuh tetap terjaga selama menjalani berbagai aktivitas.

Apakah sering haus saat hamil itu normal?

Umumnya normal. Ibu hamil lebih sering merasa haus karena kebutuhan cairan meningkat dan perubahan hormon memengaruhi volume cairan tubuh. Namun, bila rasa haus terasa berlebihan dan disertai frekuensi buang air kecil di luar kewajaran, sebaiknya konsultasikan ke dokter kandungan untuk memastikan kondisi Anda.

Baca juga: 7 Kandungan Air Mineral yang Bermanfaat Bagi Kesehatan Tubuh

Seperti kata pepatah, mencegah lebih baik daripada mengobati. Biasakan #AQUADULU sebelum memulai segala aktivitas agar kebutuhan cairan harian Anda terpenuhi dan rasa haus berlebihan tidak mudah muncul.

AQUA merupakan air minum orang sehat yang berasal dari pegunungan terpilih dengan kandungan mineral alami sehingga kesegarannya tetap terjaga sampai ke tangan Anda. Salam sehat!

Artikel ini bersifat informatif dan tidak menggantikan konsultasi dengan dokter atau tenaga medis profesional.

Referensi:

  1. 5 Penyebab yang Membuat Anda Merasa Haus Terus Menerus - Buka
  2. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia - Buka

Artikel Terkait

Tidak ada artikel.

Website ini menggunakan cookie untuk memastikan Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari lebih lanjut .