Logo AQUA

Kandungan Air Mineral dan Manfaatnya bagi Kesehatan

Hidup Sehat | 11 Juni 2020

Bagikan:

Kandungan Air Mineral dan Manfaatnya bagi Kesehatan

Hidup tidak bisa dipisahkan dari air. Tubuh kita sendiri sebagian besar terisi air. Organ-organ vital seperti otak, paru-paru, kulit, ginjal, dan hati bahkan memiliki kandungan air lebih dari 60%.

TL;DR (Ringkasan):

  • Air mineral mengandung kalsium, sodium, magnesium, kalium, dan bikarbonat yang menunjang kerja organ tubuh.
  • Kehilangan cairan tubuh 1% saja sudah bisa mengganggu pengaturan temperatur tubuh.
  • Menurut USGS, hingga 60% tubuh orang dewasa adalah air, jadi asupan air mineral harian perlu dijaga.

Kekurangan asupan air mineral membawa dampak yang nyata. Kehilangan cairan tubuh sebanyak 1% saja sudah bisa mengganggu pengaturan temperatur tubuh, sementara kehilangan 2% mengakibatkan hilangnya nafsu makan. Dehidrasi juga mengganggu saluran pencernaan.

Dari situ terlihat betapa pentingnya asupan air mineral yang cukup. Pertanyaan berikutnya, apa saja kandungan air mineral dan manfaatnya sehingga sepenting itu bagi tubuh?

Mari kita telusuri satu per satu.

Apa Manfaat Kalsium dalam Air Mineral?

Air mineral adalah sumber kalsium harian yang praktis. Kalsium di dalamnya larut secara alami dari batuan yang dilewati air, sehingga tubuh menerimanya bersama setiap gelas yang Anda minum. Kebiasaan minum yang teratur membuat asupan mineral ini masuk sedikit demi sedikit tanpa perlu suplemen tambahan. Bagi Anda yang tidak minum susu, jalur ini menjadi alternatif asupan kalsium yang mudah dijangkau. Anjurannya jelas: setiap orang disarankan minum delapan gelas air setiap hari (Kementerian Kesehatan RI). Contohnya, dua gelas saat bangun tidur, segelas sebelum dan sesudah makan, lalu sisanya di sela aktivitas. Pola sederhana seperti ini membantu Anda memenuhi kebutuhan cairan sekaligus mendukung asupan kalsium bagi tulang dan gigi. Mulailah dari jadwal minum yang tetap, sebab manfaat kalsium dalam air mineral hanya terasa bila konsumsinya konsisten.

Kalsium dikenal luas sebagai penjaga kesehatan tulang, melindunginya dari pengeroposan sekaligus membuat gigi lebih kuat dan terhindar dari berbagai penyakit gigi.

Bagi anak-anak di usia tumbuh kembang, kalsium juga membantu menambah tinggi badan. Dan bagi Anda yang sedang bermasalah dengan berat badan, kalsium bermanfaat dalam proses pembakaran lemak sekaligus menekan nafsu makan berlebih, sehingga ikut membantu penurunan berat badan.

Perannya tidak berhenti di situ. Kalsium juga melancarkan proses kontraksi dan relaksasi otot, melancarkan pembekuan darah, serta menunjang sistem imunitas agar tubuh terlindung dari berbagai sumber penyakit.

Sodium

Sodium bekerja mengatur keseimbangan cairan pada tubuh yang memang didominasi air. Data USGS menunjukkan hingga 60% tubuh orang dewasa adalah air, dengan otak dan jantung sekitar 73% air serta paru-paru sekitar 83% (USGS Water Science School). Angka ini menjelaskan mengapa keseimbangan elektrolit begitu menentukan kerja organ vital. Pernahkah Anda merasa lemas setelah seharian kurang minum? Itu salah satu tanda keseimbangan cairan dan elektrolit mulai goyah. Ketika kadar sodium terganggu, distribusi air antar sel ikut kacau, dan fungsi saraf maupun jantung bisa terpengaruh. Air mineral membantu karena menyediakan cairan sekaligus elektrolit alami dalam takaran yang wajar. Anda tidak perlu minuman khusus untuk menjaga keseimbangan ini pada kondisi normal. Cukupi kebutuhan cairan harian secara merata dari pagi sampai malam, dan biarkan tubuh mengatur kadar sodiumnya sendiri.

Zat ini bertugas menjaga kadar air di dalam tubuh. Ketersediaan sodium yang tidak seimbang bisa menyebabkan kerusakan dan gangguan pada sel tubuh. Sodium juga berperan penting dalam penyerapan glukosa, salah satu sumber energi utama tubuh.

Saraf dan jantung ikut terbantu oleh asupan sodium yang seimbang. Dengan sodium yang cukup, tubuh terlindung dari penyakit seperti gangguan saraf atau penyakit jantung, sebab proses pemompaan darah berjalan lebih optimal dan lancar.

Organ tubuh Kandungan air menurut USGS
Otak dan jantung sekitar 73%
Paru-paru sekitar 83%
Kulit 64%
Otot dan ginjal 79%

Sumber: USGS Water Science School

Magnesium

Magnesium berperan penting dalam mencerna protein. Zat ini juga membantu memelihara kesehatan otot serta sistem jaringan penghubung dalam tubuh. Magnesium bahkan mampu menghilangkan timbunan lemak di dinding dalam pembuluh darah, sekaligus bermanfaat sebagai zat pembentuk sel darah merah berupa zat pengikat oksigen dan hemoglobin.

Kalium

Kalium menunjang kerja saraf, dan kerja saraf sangat bergantung pada kecukupan cairan tubuh. Sebuah tinjauan sistematis menemukan bahwa kehilangan cairan 3 sampai 5% massa tubuh terbukti mengganggu kinerja kognitif dan suasana hati (African Health Sciences, 2022). Artinya, dehidrasi tidak hanya membuat badan lemas, tetapi juga membuat pikiran sulit fokus. Pada kehilangan cairan sekitar 2%, hasil penelitian masih beragam, tetapi tanda awal seperti sulit berkonsentrasi sudah patut diwaspadai. Elektrolit seperti kalium ikut terbawa keluar saat tubuh banyak berkeringat. Misalnya setelah olahraga pagi atau perjalanan jauh di bawah terik, tubuh kehilangan air lebih cepat dari yang Anda sadari. Air mineral membantu mengembalikan cairan itu sekaligus menyertakan elektrolit alami dari sumbernya. Minumlah sebelum rasa haus datang, terutama saat cuaca panas atau aktivitas fisik meningkat, agar konsentrasi Anda tetap terjaga sepanjang hari.

Kalium adalah salah satu elektrolit tubuh yang bertugas menghantarkan informasi melalui saraf. Zat ini menjaga otot-otot agar berkontraksi dengan tepat dan kuat. Kalium juga membantu detak jantung, distribusi nutrisi ke sel-sel tubuh, dan pemeliharaan tulang.

Apa Peran Bikarbonat bagi Tubuh?

Bikarbonat memelihara keseimbangan keasaman darah sekaligus melancarkan proses pencernaan dalam perut. Dari semua penjelasan di atas terlihat jelas bahwa kandungan dalam air memberi beragam manfaat bagi kesehatan Anda. Jadikanlah konsumsi air putih sebagai rutinitas untuk hidup yang lebih baik.

Untuk mendapatkan semua kebaikan itu, pilihlah AQUA. Hanya AQUA yang lebih dari 45 tahun murni langsung dari sumbernya, dan kesegarannya tetap terjaga di setiap tetes kemurniannya setelah melewati lebih dari 400 cek kualitas.

Sumber air pegunungan AQUA adalah pegunungan vulkanis, tempat air tersaring alami oleh lapisan batuan vulkanis dengan kemurnian yang baik bagi konsumen. AQUA juga melindungi ekosistem di sekitar sumber air maupun sumber airnya sendiri, demi menjaga kealamian mineral pegunungan sekaligus keberlangsungan sumber air itu.

FAQ Seputar Kandungan Air Mineral

Apa saja kandungan utama dalam air mineral?

Kandungan utama air mineral meliputi kalsium, sodium, magnesium, kalium, dan bikarbonat. Kalsium menjaga tulang dan gigi, sodium mengatur kadar air tubuh, magnesium membantu mencerna protein, kalium menghantarkan sinyal saraf, sedangkan bikarbonat memelihara keseimbangan keasaman darah. Semua mineral ini larut alami dari batuan yang dilalui air di sumbernya.

Berapa banyak air yang perlu diminum setiap hari?

Kementerian Kesehatan RI menyarankan setiap orang minum delapan gelas air setiap hari (Kementerian Kesehatan RI). Kebutuhan tiap orang bisa berbeda, tergantung aktivitas, cuaca, dan kondisi tubuh. Bagilah asupan itu merata sepanjang hari agar tubuh tidak sempat kekurangan cairan, terutama saat cuaca panas.

Apa akibat kekurangan cairan bagi tubuh?

Kehilangan cairan tubuh sebanyak 1% saja sudah bisa mengganggu pengaturan temperatur tubuh, sedangkan kehilangan 2% mengakibatkan hilangnya nafsu makan. Dehidrasi juga mengganggu saluran pencernaan. Minumlah secara teratur sepanjang hari, jangan menunggu rasa haus, supaya suhu tubuh dan pencernaan Anda tetap terjaga.

Dari sumber yang dilindungi itu lahir kesegaran yang ngademin badan sekaligus pikiran. Kaum Adem meminumnya setiap hari, langsung dari galon di rumah. Satu hal sebelum galonnya dipasang: cek kode unik di balik tutupnya, lalu tukarkan dengan hadiah lewat promo AQUA 100% Untung.

Referensi:

  1. Pivarnik and Palmer. 1994
  2. Santoso B., Hardinsyah, Siregar P, Pardede S. 2017
  3. Nutrients in Drinking Water - buka
  4. Natural mineral waters: chemical characteristics and health effects - buka

Artikel Terkait

Tidak ada artikel.

Website ini menggunakan cookie untuk memastikan Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari lebih lanjut .