10 Manfaat Oatmeal untuk Kesehatan, Turunkan Risiko Diabetes

Hidup Sehat | 23 Mei 2022

Bagikan:

10 Manfaat Oatmeal untuk Kesehatan, Turunkan Risiko Diabetes

Mungkin Anda sudah sering mendengar bahwa manfaat oatmeal untuk kesehatan tubuh sangatlah beragam. Oatmeal merupakan salah satu makanan yang kerap dijadikan menu sarapan yang terbuat dari oat dan direbus bersamaan dengan cairan seperti air atau susu. Oat diklaim sebagai gandum utuh yang bebas gluten dan merupakan sumber vitamin, mineral, serat, serta antioksidan [1].

Lantas, apa saja kandungan dan manfaat oatmeal tersebut? Serta bagaimana cara membuatnya? Simak penjelasannya lebih lanjut di bawah ini.

Kandungan oatmeal

Banyak yang mengira bahwasanya oatmeal terbuat dari gandum, padahal gandum dan oat itu berbeda dari segi prosesnya. Gandum diolah dalam bentuk tepung untuk membuat kue, roti, dan lain-lain. Sedangkan oat (Avena sativa) diolah dalam bentuk utuh dengan tetap mempertahankan serat dan kulit arinya.

Menurut Food Data Central, nutrisi yang terkandung dalam secangkir oat (81 gram) meliputi [2]:

  • Air: 8,78 gr
  • Energi: 307 kcal
  • Protein: 10,7 gr
  • Karbohidrat: 54,8 gr
  • Lemak total: 5,38 gr
  • Kalsium: 42,1 gr
  • Serat pangan: 8,18 gr
  • Gula: 0,8 gr
  • Zat besi: 3,44 mg
  • Magnesium: 112 mg
  • Fosfor: 332 mg
  • Kalium: 293 mg
  • Zink: 2,95 mg
  • Natrium: 4,86 mg
  • Vitamin B6: 0,081 mg
  • Vitamin E: 0,34 mg
  • Vitamin K: 1,62 µg
  • Asam lemak tak jenuh: 1,86 gr

Manfaat oatmeal untuk kesehatan

Food and Drug Administration mengizinkan penggunaan klaim kesehatan pada label makanan yang mengaitkan penurunan risiko penyakit jantung koroner dengan konsumsi serat larut beta-glucan dari gandum utuh [3].

Manfaat oatmeal juga digadang-gadang bisa membantu mereka yang ingin menurunkan berat badan dan mengontrol tingkat lapar karena kandungan air juga serat larutnya yang tinggi. Yuk simak selengkapnya berikut ini!

1. Menjaga kesehatan pencernaan

Salah satu manfaat oatmeal adalah bisa mendorong pertumbuhan bakteri baik di saluran pencernaan. Selain itu, kandungan serat pada oatmeal juga dapat mengatasi berbagai gangguan pencernaan seperti sembelit, diare, dan sindrom iritasi usus besar.

Sementara manfaat oatmeal untuk asam lambung dinilai dapat meredakan gejala penyakit asam lambung seperti maag dan GERD. Namun, manfaat oatmeal untuk lambung tersebut masih perlu diteliti lebih lanjut.

2. Menjaga kesehatan jantung

Berikutnya manfaat oatmeal untuk kesehatan adalah menjaga kesehatan jantung. Ini dikarenakan oatmeal mengandung avenanthramide, yaitu antioksidan yang mampu melawan radikal bebas yang menyerang HDL atau dikenal sebagai kolesterol baik.

Di samping itu senyawa tersebut juga melindungi kolesterol jahat (LDL) dari proses oksidasi dan mengurangi risiko penyakit kardiovaskular.

Sebuah penelitian yang dilakukan oleh para ahli kardiologi di Taipei menemukan bahwa mengonsumsi oatmeal secara rutin dapat membantu pemulihan kondisi pasca serangan jantung.

3. Menurunkan kolesterol

Kandungan serat beta-glucan pada oat memiliki manfaat di antaranya menurunkan kadar kolesterol. Serat tersebut berperan dalam menghambat penyerapan LDL atau kolesterol jahat yang menjadi pemicu serangan jantung dan stroke.

Dalam satu cangkir dan setengah oatmeal terkandung lebih dari 5 gram serat, di mana jumlah tersebut cukup untuk mengurangi tingkat kolesterol.

Baca juga: 9 Makanan Pengganti Nasi untuk Diet, Tetap Sehat dan Enak!

4. Menurunkan risiko hipertensi

Selain menurunkan kadar kolesterol, manfaat oatmeal juga baik untuk mencegah hipertensi atau tekanan darah tinggi. Ini dikarenakan oatmeal kaya akan serat dan antioksidan namun rendah natrium. Natrium adalah salah satu zat yang perlu dihindari penderita hipertensi, di mana biasanya terkandung dalam garam dapur dan penyedap rasa.

5. Mengurangi risiko diabetes

Mengonsumsi oatmeal secara rutin dapat mengurangi risiko seseorang terkena penyakit diabetes. Berdasarkan penelitian oleh para ahli gizi di Universite de Lyon Perancis, ditemukan bahwa oatmeal efektif menurunkan glukosa dalam darah dan memperbaiki kinerja insulin dalam tubuh.

6. Menurunkan berat badan

Seperti telah disebutkan sebelumnya bahwa oatmeal kerap dijadikan menu diet bagi mereka yang memiliki masalah dengan berat badan. Pasalnya, oatmeal mengandung serat larut yang mampu memberikan efek kenyang lebih lama. Terlebih lagi, karena oatmeal mengandung energi, jadi Anda tidak akan merasa lemas meskipun sedang diet.

7. Menurunkan risiko asma pada anak-anak

Asma adalah kondisi kronis yang paling umum pada anak-anak [4]. Ini merupakan gangguan peradangan pada saluran udara, yakni tabung yang membawa udara dari dan ke paru-paru. Meskipun gejalanya berbeda-beda pada setiap anak, namun banyak yang mengalami batuk berulang, mengi atau suara bernada tinggi yang terdengar saat bernapas, dan sesak napas.

Penelitian yang lebih lama mengindikasikan bahwa mengenalkan oat lebih awal dapat mencegah anak-anak terkena asma [5]. Selain itu, sebuah studi melaporkan bahwa memberikan oat pada bayi sebelum berusia 6 bulan dikaitkan dengan penurunan risiko asma pada masa kanak-kanak [6].

8. Menurunkan perkembangan kanker payudara

Serat tidak larut dalam serelia utuh akan menyerang karsinogen dan menurunkan kadar estrogen dalam tubuh, sehingga melindungi tubuh dari perkembangan kanker. Sebuah studi di Inggris menemukan bahwa wanita pre-menopause mengalami penurunan risiko kanker payudara sebesar 41 persen hanya dengan makan sehat dari biji-bijian serelia utuh.

Baca juga: 12 Makanan Tinggi Serat, Bikin Kenyang dan Pencernaan Sehat!

9. Meningkatkan sistem kekebalan tubuh

Oatmeal mengandung beberapa jenis serat yang disebut beta-gluten serat. Serat ini mampu melindungi Anda terhadap penyakit jantung dan juga menaikkan sistem imunitas. Hal ini membantu sel-sel kekebalan tubuh dalam mencari dan memperbaiki daerah pada bagian tubuh yang terserang infeksi bakteri.

10. Merawat kulit

Tak hanya baik untuk kesehatan organ tubuh, manfaat oatmeal ternyata juga dapat membantu merawat kulit. Guna memperoleh manfaatnya, Anda bisa membuat masker atau lulur dari oatmeal kemudian mengaplikasikannya ke permukaan kulit. Lakukan secara rutin agar hasilnya maksimal, ya.

Cara membuat oatmeal

Setelah menyimak manfaatnya, Anda bisa membuat oatmeal sendiri di rumah. Caranya, Anda tinggal menyiapkan secangkir air atau susu, sejumput garam, dan setengah cangkir oat giling. Kemudian masukkan semua bahan ke dalam panci, lalu didihkan. Perlahan kecilkan api dan aduk hingga teksturnya lembut seperti bubur.

Anda juga dapat menambahkan aneka topping sesuai selera, misalnya potongan ayam, bubuk kayu manis, atau kacang-kacangan agar lebih lezat.

Selain dibuat bubur, Anda bisa mengolah oatmeal menjadi roti, cake, atau smoothie dengan kombinasi buah-buahan seperti buah beri atau pisang.

Itu dia sejumlah manfaat oatmeal untuk kesehatan tubuh dan kulit yang bisa Anda rasakan. Tentu saja, guna mendapatkan tubuh sehat dan bugar tidak cukup hanya dengan mengonsumsi oatmeal.

Anda tetap harus menerapkan gaya hidup sehat seperti rutin berolahraga, mengonsumsi makanan bergizi lain dan tak lupa minum #AQUADULU dengan cukup. Anda disarankan minum air putih setidaknya delapan gelas per hari agar hidrasi tubuh tetap terjaga.

Referensi:

  1. 9 Health Benefits of Eating Oats and Oatmeal - Buka
  2. Food Data Central - Buka
  3. Oats - Buka
  4. Vital Signs: Asthma in Children — United States, 2001–2016 - Buka
  5. Early introduction of oats associated with decreased risk of persistent asthma and early introduction of fish with decreased risk of allergic rhinitis - Buka
  6. Timing of infant feeding in relation to childhood asthma and allergic diseases - Buka

Artikel Terkait

Tidak ada artikel.

Website ini menggunakan cookie untuk memastikan Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari lebih lanjut.