Website ini menggunakan cookie untuk memastikan Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari lebih lanjut.

Minum Air Putih Untuk Ibu Hamil, Berapa Gelas Perhari?

Kebaikan AirAQUA Galon | 30 April 2021
Minum Air Putih Untuk Ibu Hamil, Berapa Gelas Perhari?

Kebutuhan air mineral yang baik harus dikonsumsi untuk menjaga tubuh tetap sehat. Air memang memberikan dampak yang baik agar tubuh tetap terhidrasi, termasuk pentingnya untuk ibu hamil.

Ibu hamil membutuhkan gizi dan nutrisi yang baik serta menjaga pola hidup yang baik. Tidak boleh dehidrasi merupakan salah satu hal yang harus dihindari oleh para ibu hamil.

Dehidrasi sendiri merupakan kondisi tubuh yang kekurangan cairan, bahkan tanpa olahraga pun tubuh tetap butuh asupan air mineral sesuai takaran [1].

Banyak manfaat yang terkandung dalam segelas air putih dan tentunya tumbuh kembang janin akan berjalan secara normal sekaligus menjaga fase kesehatan sang ibu.

Manfaat Air Putih Untuk Ibu Hamil

Kesehatan tubuh dari ibu hamil bisa dirasakan oleh sang janin, ada juga manfaat yang bisa dirasakan ketika mengasuh sang buah hati dengan mencukup kebutuhan air mineral yang baik.

1. Menjaga Pertumbuhan Janin

Ibu yang sedang dalam proses hamil biasanya akan memiliki peningkatan berat badan setidaknya hingga 12 kg. Hal ini lumrah mengingat bertambahnya cairan yang dibutuhkan serta sebagai cadangan nutrisi untuk sang buah hati.

Sejatinya janin memiliki 29% berat dan 14% di antaranya adalah lemak. Kebutuhan air berfungsi menjaga tubuh sang anak tetap terhidrasi begitu juga sang ibu. Adapula cairan ketuban yang memiliki kurang lebih 10% dari total berat janin.

Kondisi cairan ketuban sendiri berfungsi sebagai indikator perkembangan janin serta penentu hasil pemeriksaan perinatal. Tentu kebutuhan sang ibu hamil akan terpenuhi seiring dengan asupan gizi dan nutrisi yang cukup.

2. Menjaga Stamina

Konsumsi air putih yang sesuai dengan anjuran dari dokter juga mampu membantu beberapa gejala saat mengandung si buah hati seperti mual, sakit kepala, maupun kelelahan.

Dengan mengonsumsi air putih dalam tubuh dan menjaga tubuh tetap terhidrasi membuat tubuh merespon dengan baik pada beberapa organ. Pasalnya, selama hamil volume darah ibu meningkat hingga 30% dan volume plasma darah sebesar 40%.

3. Menjaga Pencernaan dan Ekskresi

Alasan lain dari peningkatan volume darah pada tubuh ibu hamil karena plasenta dan organ maternal butuh perlindungan sempurna dari kontraksi rahim. Dengan menghindari dehidrasi maka tubuh ibu akan terjaga dari berbagai gejala buruk seperti sakit maupun retensi urin dan infeksi saluran kemih.

Dampak Ibu Hamil Dehidrasi

Bila tetap terhidrasi mendapatkan banyak manfaat, begitu sebaliknya dengan dehidrasi. Justru saat hamil merupakan momen yang tepat untuk membuat tubuh menjadi lebih sehat.

Dengan mengonsumsi air secara berkala, tubuh dari ibu hamil dapat mengontrol beberapa organ tubuh seperti jantung, mood atau pikiran, hingga organ lain. Namun dehidrasi pada ibu hamil bisa memberikan banyak efek samping yang tentunya merugikan.

1. Penyebab Persalinan Prematur

Dampak dari ibu hamil yang kurang mengonsumsi air putih adalah persalinan yang prematur. Hal ini menjadi penyebab utama dehidrasi dan mempengaruhi volume cairan ketuban yang ada pada ibu hamil.

Persalinan prematur tentunya memiliki efek samping kepada bayi seperti komplikasi atau gangguan pada organ tubuh baik sistem pernapasan, sistem kekebalan tubuh, dan lain sebagainya.

2. Volume Cairan Ketuban Menurun

Produksi cairan ketuban pada ibu hamil rupanya sangat penting agar sang anak tidak mengalami dehidrasi atau kekeringan serta menjaga organ tetap lembab. Namun bila dehidrasi dialami oleh sang ibu hamil akan mengurangi produksi cairan ketuban.

Kekurangan ini memiliki efek buruk pada janin seperti menghambat pertumbuhan, meningkatkan risiko malnutrisi, kondisi cacat fisik, hingga yang terparah adalah keguguran.

Tentu ibu hamil dan sang buah hati harus dalam kondisi yang sehat pada proses hamil agar tidak ada komplikasi atau gejala lain.

3. Merusak Sirkulasi Darah

Rupanya kurang konsumsi air putih pada ibu hamil juga memiliki efek lain selain dehidrasi. Sel tubuh yang kekurangan cairan akan merespon dengan haus yang mengindikasikan kekurangan cairan.

Lantas, peredaran darah yang membutuhkan air harus berfungsi dengan baik dalam memelihara pergerakan masing-masing organ. Kandungan air dalam darah yang hilang karena keperluan tubuh akan membuat penggumpalan atau dikenal dengan istilah darah kental.

Bila terjadi pada ibu hamil, maka pertumbuhan janin akan terhambat dan sang ibu berisiko melahirkan secara prematur.

Jadi tidak heran bila mengonsumsi air putih juga harus menyesuaikan dengan kebutuhan ibu hamil dan anak. Kesehatan organ tubuh juga berperan penting ketika proses persalinan apalagi dengan beberapa proses sebelum dan sesudah persalinan yang perlu perhatian tim dokter.

Rekomendasi Air Mineral Terbaik

Sebagai ibu hamil tentu mengonsumsi air juga memerlukan kandungan yang baik dan aman untuk tubuh. Kesehatan dari air mineral bisa menjadi langkah awal guna membuat persalinan dan hamil sejak muda maupun tua dapat berjalan lancar.

Maka dari itu, pastikan mengonsumsi air mineral terbaik yang bersumber dari air pegunungan. Alasan utamanya yaitu kejernihannya masih dipercaya dan jauh dari polutan seperti limbah industri maupun rumah tangga.

AQUA memberikan kualitas air mineral yang baik dengan kandungan gizi dan mineral yang lengkap seperti magnesium, kalsium, kalium, natrium, dan lain sebagainya. Melalui 3 perlindungan AQUA: melindungi sumber airnya, menjaga mineralnya, dan diproses secara seksama, kealamian mineral AQUA terjaga sehingga terasa segar dan tidak menimbulkan eneg bagi ibu hamil. Hal ini juga sudah dibuktikan dalam penelitian Home Tester Club Indonesia kepada 210 Ibu hamil, bahwa 9 dari 10 Ibu setuju minum AQUA tidak membuat mual atau eneg. Dengan terhidrasi secara baik, Ibu bisa tetap produktif dan aktif selama hamil.

Mari mulai gaya hidup sehat dengan selalu terhidrasi bersama AQUA yang terlindungi mulai dari sumber airnya hingga ke sampai tangan konsumen.

 

Referensi:

1. https://id.theasianparent.com/manfaat-minum-air-putih-saat-hamil
2. https://www.halodoc.com/artikel/ini-dampaknya-bila-ibu-hamil-tidak-minum-cukup-air-putih
3. https://www.healthline.com/health/pregnancy/how-much-water-should-a-pregnant-woman-drink#by-trimester
4. https://www.sehataqua.co.id/inilah-keunggulan-air-minum-dari-sumber-air-pegunungan/