Panasnya cuaca akhir-akhir ini membuat kita ingin langsung meraih segelas air biar kembali adem. Namun, pernahkah Anda ragu saat menemukan air yang sudah lama dibiarkan di meja atau botol air mineral yang mendekati tanggal kedaluwarsa? Lantas muncul pertanyaan, apakah air putih bisa basi?
Sebagai bagian dari Kaum Adem Indonesia, menjaga tubuh tetap terhidrasi bukan hanya soal minum air yang cukup, tetapi juga memastikan kualitas airnya tetap terjaga hingga saat diminum.
Dengan mengetahui cara menyimpan air minum yang benar, Anda bisa menikmati sensasi adem dan nyaman kapan saja, termasuk setelah beraktivitas di tengah cuaca yang panas.
Simak penjelasan berikut untuk mengetahui penyebabnya sekaligus cara menjaga kualitas air agar tetap aman untuk dikonsumsi.
Apakah Air Putih Bisa Basi?
Banyak orang masih penasaran apakah air putih bisa basi. Faktanya, air putih murni tidak mengalami pembusukan seperti makanan atau minuman lain karena merupakan senyawa kimia yang stabil.
Namun, kualitas, rasa, dan aromanya dapat berubah apabila terkontaminasi mikroorganisme, debu, atau kotoran, atau dibiarkan terlalu lama dalam kondisi terbuka.
Perubahan kualitas inilah yang sering dianggap sebagai "air basi". Misalnya, air yang dibiarkan di gelas terbuka semalaman dapat terpapar debu dan mikroorganisme dari udara sehingga terasa kurang nikmat saat diminum.
Baca juga: Minum Air Putih Berapa Liter Sehari? Ini Anjurannya
Apakah Air Mineral dalam Kemasan Bisa Kedaluwarsa?
Air, termasuk air mineral, sebenarnya tidak benar-benar dapat kedaluwarsa. Tanggal kedaluwarsa yang tercantum pada kemasan lebih mengacu pada masa simpan produk dalam kemasan agar kualitasnya tetap terjaga selama penyimpanan.
Artinya, yang perlu diperhatikan bukan hanya tanggal pada kemasan, tetapi juga cara penyimpanannya.
Paparan suhu yang terlalu tinggi dalam waktu lama dapat memengaruhi kualitas air sehingga rasa dan kesegarannya berkurang.
Karena itu, saat beraktivitas di luar ruangan, biasakan menyimpan air minum di tempat yang teduh. Cara ini bisa membantu untuk menjaga kualitas air sekaligus membuat sensasi dingin alaminya tetap terasa saat diminum.
Kriteria Air Minum yang Layak Dikonsumsi
Menurut Kementerian Kesehatan, air minum yang layak dikonsumsi harus memenuhi sejumlah persyaratan fisik, kimia, dan mikrobiologi.
Selain itu, memilih air mineral yang berasal dari sumber pegunungan terlindungi dan diproses dengan standar kualitas yang baik juga membantu memastikan air tetap aman dan nikmat untuk diminum setiap hari.
1. Tidak Berbau
Air minum yang layak konsumsi seharusnya tidak memiliki bau, warna, maupun rasa yang aneh. Jika air tampak keruh, berbau tidak sedap, atau terasa berbeda, sebaiknya jangan dikonsumsi karena dapat menjadi tanda adanya kontaminasi.
Sebaliknya, air mineral, seperti AQUA, yang berasal dari sumber pegunungan terpilih, memiliki kemurnian serta rasa alami air yang terjaga sehingga tetap aman saat diminum.
2. pH Netral
pH merupakan salah satu indikator kualitas air minum. Air dengan pH yang terlalu rendah dapat lebih mudah melarutkan logam dari pipa atau wadah tertentu, sedangkan pH yang terlalu tinggi juga tidak dianjurkan untuk dikonsumsi secara berlebihan.
Oleh karena itu, air minum yang baik sebaiknya memiliki pH yang sesuai standar agar kualitasnya tetap terjaga dan aman dikonsumsi.
3. Tidak Mengandung Bahan Kimia Berbahaya
Air minum yang aman dikonsumsi tidak mengandung bahan kimia berbahaya, seperti arsenik, merkuri, timbal, maupun benzena. Selain itu, air yang memenuhi standar keamanan akan melalui proses pengujian kualitas sehingga aman dikonsumsi setiap hari.
4. Tidak Mengandung Mikroorganisme Berbahaya
Air minum juga harus bebas dari mikroorganisme berbahaya, seperti bakteri Escherichia coli dan Salmonella. Jika memilih air minum dalam kemasan, pastikan kemasannya masih tersegel dengan baik, tidak rusak, serta disimpan di tempat yang sesuai agar kualitasnya tetap terjaga.
Baca juga: 6 Manfaat Minum Air Putih untuk Jerawat, Apa Saja?
Cara Menyimpan Air Minum yang Benar ala Kaum Adem Indonesia
Selain memilih air minum berkualitas, cara penyimpanan juga berperan penting dalam menjaga sensasi adem alami dan kualitasnya. Berikut cara menyimpan air minum ala Kaum Adem yang bisa Anda terapkan.
1. Pilih Tempat yang Adem dan Kering
Simpan air minum di tempat yang sejuk dan kering. Jika Anda membawa AQUA botol saat beraktivitas di luar ruangan, letakkan botol di dalam tas.
Penyimpanan seperti ini membantu menjaga kualitas air sekaligus membuat sensasi adem alaminya tetap terasa lebih nikmat saat diminum.
2. Hindari Benda Berbau Tajam
Air dapat menyerap aroma dari lingkungan sekitarnya. Karena itu, hindari menyimpan air di dekat bahan yang memiliki bau menyengat agar rasa dan aromanya tetap alami.
3. Pastikan Wadah Tertutup Rapat
Selalu pastikan untuk menutup rapat wadah air minum setelah digunakan. Sebagai contoh, AQUA botol dilengkapi dengan tutup botol yang bisa dibuka-tutup dengan mudah.
Selain menjaga air tetap bersih dari debu dan mikroorganisme, kebiasaan ini juga membantu mempertahankan kualitas air sehingga siap menemani aktivitas kapan saja.
4. Bersihkan Secara Rutin
Jika menggunakan botol pribadi, cucilah wadah secara rutin menggunakan sabun dan air mengalir. Jangan lupa membersihkan bagian tutup dan sela-sela wadah agar tidak menjadi tempat menumpuknya kotoran.
5. Perhatikan Berapa Lama Disimpan
Air yang disimpan terlalu lama, terutama pada suhu ruang, dapat mengalami penurunan kualitas. Jika air sudah dibiarkan selama beberapa hari dalam wadah terbuka, sebaiknya tidak dikonsumsi dan diganti dengan air yang baru agar tetap segar saat diminum.
Jadi, apakah air putih bisa basi? Jawabannya, air putih murni tidak benar-benar basi. Namun, kualitasnya dapat berubah apabila terkontaminasi atau disimpan dengan cara yang kurang tepat.
Itulah sebabnya Kaum Adem Indonesia selalu membiasakan diri menjaga kualitas air minum, mulai dari memilih air mineral yang berkualitas seperti AQUA hingga menyimpannya di tempat yang teduh.
AQUA Botol yang memiliki kemasan praktis bisa menjadi pilihan yang pas untuk di bawa ke mana saja. Saat beraktivitas di luar ruangan, jangan lupa simpan AQUA Botol di tempat yang teduh agar sensasi dingin alaminya tetap terasa lebih adem ketika Anda membutuhkannya.
Kenapa Harus AQUA? Karena tidak semua air itu AQUA. AQUA disaring alami oleh berlapis-lapis bebatuan yang kaya mineral alami dan diproses tanpa tersentuh tangan manusia serta melalui 400 tahap uji kualitas sebelum dikirimkan melalui jaringan distribusi. Itulah mengapa sensasi AQUA Sejuk Alami selalu terasa di setiap tegukannya.
Selain itu, AQUA adem tanpa didinginkan sehingga memberikan pengalaman minum yang lebih adem secara alami.
Dengan keunggulannya, AQUA siap menjadi teman hidrasi yang tepat bagi Kaum Adem Indonesia untuk tetap nyaman menjalani aktivitas di tengah cuaca panas. Hanya AQUA, Yang Dingin Alaminya, Ademin Indonesia.
Baca juga: Bolehkah Air Mineral Dimasak & Apakah Manfaatnya Berkurang?

