Jamu beras kencur adalah minuman herbal rumahan yang dapat memberikan efek positif bagi kesehatan tubuh. Kandungan nutrisi dalam jamu beras kencur dapat menjaga daya tahan tubuh dan membantu menyembuhkan berbagai gangguan kesehatan ringan.
Jika ingin merasakan manfaatnya, Anda perlu tahu cara membuat jamu beras kencur yang tepat. Sama dengan berbagai macam jamu tradisional lainnya, minuman olahan rumah yang disebut dengan beras kencur ini membutuhkan dua bahan utama, yaitu beras putih dan kencur. Adapun olahan beras dan kencur tersebut bisa dikombinasikan dengan bahan tradisional lainnya, seperti jahe, asam jawa, hingga gula jawa.
Lantas, bagaimana cara membuat jamu beras kencur yang lezat dan menyehatkan? Mari simak pembahasannya di bawah ini.
Apa Itu Jamu Beras Kencur?
Jamu beras kencur adalah ramuan herbal tradisional khas Jawa yang sudah dikenal dan dikonsumsi secara turun-temurun. Minuman ini terbuat dari bahan-bahan alami, dengan beras putih dan kencur (Kaempferia galanga) sebagai bahan utamanya.
Rasanya yang manis, sedikit asam, dan menghangatkan tenggorokan membuat jamu beras kencur disukai oleh berbagai kalangan usia. Dahulu, minuman ini banyak dijajakan oleh penjual jamu keliling. Kini, Anda bisa menemukannya dalam kemasan botol di toko-toko terdekat, atau lebih sehat lagi, membuat sendiri di rumah.
Cara Membuat Jamu Beras Kencur
Mempelajari cara membuat jamu beras kencur diawali dengan mempersiapkan bahan-bahan yang diperlukan. Umumnya, bahan-bahan untuk pembuatan jamu beras kencur berbeda-beda tergantung pada resep yang digunakan.
Adapun resep jamu beras kencur cukup mudah untuk dicoba. Pembelian bahan pun relatif mudah karena setiap bahannya mudah ditemukan di pasar. Mengingat pembuatannya yang cukup menghabiskan waktu, biasanya penyajian resep jamu beras kencur ditujukan untuk lebih dari satu porsi.
Jamu beras kencur yang sudah dibuat bisa diseduh dalam keadaan panas atau diminum saat dingin. Namun, pastikan untuk meminumnya langsung agar rasanya tetap fresh.
Resep Jamu Beras Kencur Klasik (4 Porsi)
Jika ingin merasakan manfaat jamu beras kencur, ikuti cara membuat jamu beras kencur yang praktis berikut ini:
Bahan-bahan:
- 125 gram kencur
- 50 gram beras putih
- 5 ruas jahe
- 1.500 ml air
- 150 gram gula jawa
- 5 sdm gula pasir
- ½ sdt garam
Langkah Pembuatan:
- Cucilah beras putih hingga bersih. Lalu, rendam di dalam air selama satu jam. Setelah satu jam berlalu, sisihkan dan simpan di wadah bersih.
- Masukkan gula batu, gula jawa, gula pasir, dan jahe yang diiris tipis ke dalam air. Rebus hingga mendidih. Setelah itu, tunggu hingga air rebusan gula mendingin. Saring airnya dan tempatkan di wadah bersih.
- Selagi menunggu air rebusan dingin, cucilah kencur hingga bersih. Kemudian, kupas kulitnya dan iris tipis.
- Ambil air rendaman beras dan tiriskan. Lalu, masukkan beras, kencur, dan air rebusan gula ke blender dan tunggu hingga halus.
- Saring air campuran jamu beras kencur hingga ampas benar-benar kering.
- Sajikan jamu beras kencur saat hangat atau dingin sesuai selera.
Resep Jamu Beras Kencur dengan Asam Jawa (4 Porsi)
Bagi yang menyukai cita rasa lebih segar dengan sentuhan asam, berikut variasi resep yang bisa Anda coba:
Bahan-bahan:
- 100 gram beras putih, rendam selama 1 jam
- 5 rimpang kencur, kupas dan cuci bersih
- 2 ruas jahe
- 1 sdm asam jawa
- 150 gram gula merah atau gula jawa
- 3 sdm gula pasir
- ½ sdt garam
- 1.500 ml air bersih
- 2 lembar daun pandan (opsional, untuk aroma)
Langkah Pembuatan:
- Rebus air bersama asam jawa, gula merah, gula pasir, daun pandan, dan jahe hingga mendidih. Aduk hingga gula larut, kemudian angkat dan saring. Tunggu hingga agak dingin.
- Cuci bersih kencur, kupas kulitnya, dan potong-potong.
- Tiriskan air rendaman beras. Blender beras, kencur, dan air rebusan gula yang sudah agak dingin hingga halus dan tercampur merata.
- Saring campuran jamu menggunakan kain saring atau saringan halus. Peras ampas hingga benar-benar kering agar sari-sarinya keluar maksimal.
- Sajikan dengan es batu untuk rasa yang lebih segar, atau nikmati dalam keadaan hangat.
Tips Membuat Jamu Beras Kencur yang Enak dan Berkualitas
Agar hasil jamu beras kencur buatan Anda maksimal, perhatikan beberapa tips penting berikut:
- Pilih kencur yang segar. Kencur segar memiliki aroma yang kuat dan khas. Hindari kencur yang sudah layu atau mengkerut karena kandungan aktifnya sudah berkurang.
- Rendam beras cukup lama. Merendam beras minimal satu jam membantu memudahkan proses penghalusan dan menghasilkan tekstur jamu yang lebih lembut saat diblender.
- Saring dua kali. Untuk mendapatkan jamu yang bening dan halus, saring dua kali menggunakan kain saring atau saringan teh yang rapat.
- Jangan simpan terlalu lama. Jamu beras kencur akan menghasilkan buih dan rasa yang berubah jika disimpan terlalu lama, terutama di suhu ruangan. Sebaiknya konsumsi dalam waktu 1×24 jam, atau simpan di kulkas maksimal 2–3 hari.
- Gunakan air bersih yang berkualitas. Kualitas air sangat memengaruhi cita rasa dan keamanan jamu yang Anda buat. Pastikan menggunakan air mineral yang bersih dan terpercaya.
Manfaat Jamu Beras Kencur
Sebagai salah satu minuman tradisional yang populer, jamu beras kencur memiliki beragam manfaat bagi kesehatan, seperti:
1. Meningkatkan Daya Tahan Tubuh
Manfaat jamu beras kencur yang pertama adalah meningkatkan daya tahan tubuh. Kencur memiliki sifat antioksidan yang dapat melawan radikal bebas sehingga mengonsumsinya secara rutin dapat membantu memperkuat sistem imun. Ketika daya tahan tubuh baik, maka tubuh pun tidak mudah terserang penyakit.
2. Menambah Nafsu Makan
Anak susah makan? Konsumsi jamu beras kencur bisa menjadi solusi yang Anda butuhkan. Beberapa sumber menyebutkan bahwa beras kencur dapat membantu meningkatkan motilitas usus sehingga dapat meningkatkan nafsu makan. Manfaat ini sudah lama dikenal dalam tradisi pengobatan herbal Jawa, khususnya untuk diberikan kepada anak-anak yang kurang nafsu makan.
3. Menambah Energi dan Stamina
Jamu beras kencur dikenal sebagai penambah energi alami. Kandungan karbohidrat dari beras serta senyawa aktif dalam kencur bekerja sama membantu memulihkan stamina tubuh setelah aktivitas fisik. Itulah mengapa jamu ini kerap dikonsumsi untuk membantu meringankan rasa pegal dan lelah setelah bekerja keras.
4. Meringankan Kondisi Jerawat yang Meradang
Mengetahui cara pembuatan jamu beras kencur sendiri dan mengonsumsinya secara rutin dapat meringankan kondisi jerawat yang meradang. Beras kencur memiliki sifat antiradang yang dapat mengatasi rasa tidak nyaman di wajah.
Tidak hanya itu, beras kencur mengandung vitamin B1, vitamin C, dan vitamin E untuk membantu memudarkan bekas jerawat. Dengan mengonsumsi atau mengaplikasikan beras kencur secara eksternal pada kulit yang berjerawat, Anda dapat membantu meredakan peradangan dan meringankan kondisi jerawat. Namun, efektivitasnya dapat bervariasi dari individu ke individu.
5. Meredakan Rasa Mual Akibat Maag
Rasa mual merupakan salah satu gejala maag yang dapat mengganggu aktivitas sehari-hari. Konsumsi jamu beras kencur dengan kandungan antiradang-nya dapat membantu menghambat inflamasi dan meredakan rasa mual akibat maag. Kandungan bahan aktif dalam beras kencur, terutama kencur dan jahe, memiliki sifat yang bisa meredakan iritasi pada lambung dan membantu mengurangi sensasi mual.
6. Membantu Mengatasi Masuk Angin dan Perut Kembung
Kombinasi kencur dan jahe dalam jamu beras kencur dikenal efektif untuk membantu mengeluarkan angin dari dalam perut dan menghangatkan tubuh dari dalam. Sifat karminatif dari kedua bahan ini bekerja untuk meredakan rasa tidak nyaman akibat perut kembung dan masuk angin.
7. Melawan Infeksi
Kencur adalah rempah yang memiliki senyawa antimikroba alami sehingga dapat melawan infeksi, salah satunya infeksi bakteri Staphylococcus aureus. Selain itu, kandungan antioksidan kencur membantu meningkatkan daya tahan tubuh sehingga membantu mencegah infeksi virus atau bakteri ke dalam tubuh.
8. Mengatasi Kondisi Batuk Berdahak
Batuk berdahak kerap kali disebabkan oleh virus atau bakteri. Jamu beras kencur bersifat antiseptik, mukolitik, dan antiradang yang dapat membantu mengurangi peradangan dan mengencerkan dahak sehingga lebih mudah untuk dikeluarkan.
9. Menurunkan Risiko Penyakit Kardiovaskular
Senyawa antioksidan dalam jamu beras kencur dapat membantu melindungi kesehatan jantung dan pembuluh darah dari efek stres oksidasi. Dengan begitu, konsumsi jamu beras kencur secara rutin dapat membantu mencegah penyakit seperti hipertensi dan jantung koroner.
Baca juga: 12 Manfaat Kunyit untuk Kesehatan Tubuh, Bantu Menjaga Imun!
Sekian pembahasan tentang cara membuat jamu beras kencur beserta variasi resep, tips penyajian, dan manfaatnya yang luar biasa bagi kesehatan tubuh baik dari sisi pencegahan maupun penyembuhan. Di samping mengonsumsi jamu beras kencur secara rutin, Anda pun perlu menjaga pola makan seimbang, berolahraga secara teratur, serta menjaga gaya hidup yang sehat.
Jangan lupa, konsumsi air putih yang cukup juga menjadi kunci penting dalam menjaga daya tahan tubuh. Ingat ya, tidak semua air minum itu AQUA. Pilihlah #AQUADULU karena AQUA merupakan air mineral yang sehat alami yang berasal dari 19 pegunungan terpilih di Indonesia. AQUA terasa dingin alami tanpa didinginkan karena diambil dari bagian terdalam pegunungan yang dilapisi pelindung sehingga bebas dari pencemaran.
Jadi, pastikan untuk menyediakan #AQUADULU untuk memenuhi kebutuhan minum air sehari-hari. AQUA memiliki sertifikat Halal, BPOM, dan SNI sehingga aman dikonsumsi. AQUA 100% Indonesia, 100% Halal, dan 100% Murni.
Baca juga: 10 Makanan Tradisional Indonesia dengan Cita Rasa Khas

