Cara membuat jamu beras kencur cukup dengan merendam beras, memblender beras dan kencur bersama air gula aren yang sudah direbus, lalu menyaring sarinya. Resep di bawah menghasilkan sekitar 4 gelas dengan gula 15 gram per gelas.
Beras kencur termasuk minuman tradisional Indonesia yang mudah Anda buat di rumah.
Yang Perlu Anda Ketahui
- Batas gula Kemenkes 50 gram atau 4 sdm per hari (Ayo Sehat, 2024); resep ini 15 gram per gelas.
- Bukti khasiat kencur baru dari uji laboratorium dan hewan (J Food Pharm Sci, 2024).
- Bila memakai jahe (opsional), ibu hamil dan pengguna obat rutin perlu bertanya ke dokter dulu (NCCIH, 2025).
Apa Itu Jamu Beras Kencur dan Terbuat dari Apa?
Bahan pokoknya hanya dua: beras putih dan rimpang kencur (Kaempferia galanga) yang dihaluskan bersama air gula aren, lalu disaring. Rimpangnya kaya etil p-metoksisinamat, senyawa yang diduga berperan dalam aktivitas antioksidannya (Riastri, 2024).
Pada 6 Desember 2023, UNESCO memasukkan Budaya Sehat Jamu (Jamu wellness culture) ke Daftar Representatif Warisan Budaya Takbenda Kemanusiaan (UNESCO, 2023; detikEdu, 2023). Menurut UNESCO, jamu sudah dipraktikkan di Indonesia sejak abad ke-8 dan biasanya diwariskan dalam keluarga serta antartetangga.
Survei yang terbit tahun 2025 terhadap 111 informan di tiga daerah Jawa Timur mencatat kencur sebagai tanaman yang paling sering disebut untuk batuk (Ekasari dkk., 2025). Temuan itu merekam kebiasaan masyarakat dan belum membuktikan khasiat. Bila Anda mencari minuman hangat saat batuk, lihat juga cara membuat minuman jahe untuk batuk.
Resep Jamu Beras Kencur untuk 4 Gelas
Resep ini menghasilkan sekitar 4 gelas. Beras dan kencur dihaluskan mentah; yang direbus hanya air gula bersama garam dan jahe bila Anda memakainya. Siapkan blender, kain saring, dan botol kaca bersih, lalu ikuti takaran dan langkah berikut.
| Bahan | Takaran |
|---|---|
| Beras putih | 50 gram |
| Kencur | 100 gram |
| Gula aren sisir | 60 gram |
| Air minum | 1.000 ml |
| Garam | Sejumput |
| Jahe (opsional) | 1 ruas, dimemarkan |
Cara membuat:
- Cuci beras, lalu rendam dalam air matang sampai butirnya mudah dipatahkan.
- Rebus air dengan gula aren, garam, dan jahe (bila memakai) sampai mendidih dan gula larut. Untuk rasa manis asam, tambahkan 1 sdm asam jawa dan 2 lembar daun pandan di langkah ini. Saring, lalu biarkan hangat.
- Cuci kencur, kerik kulitnya, lalu iris tipis.
- Blender beras yang sudah ditiriskan, kencur, dan sebagian air gula sampai halus.
- Tambahkan sisa air gula, lalu saring dengan kain bersih sambil memeras ampasnya.
- Simpan dalam botol kaca bersih bertutup; sajikan hangat atau dingin.
Kemenkes menganjurkan gula maksimal 50 gram atau 4 sendok makan per hari (Ayo Sehat Kemenkes, 2024), sehingga 1 sdm setara 12,5 gram. Resep lama di halaman ini memakai 150 gram gula jawa plus 5 sdm gula pasir untuk empat porsi, sekitar 53 gram per porsi. Satu gelas resep lama saja sudah melewati batas sehari.
Cara Membuat Jamu Beras Kencur yang Higienis
Karena beras dan kencur dalam jamu ini tidak dimasak, racikan rumahan menuntut tangan, alat, botol, dan bahan yang bersih, serta air yang sudah dimasak. Uji yang terbit tahun 2025 menemukan bakteri coliform pada 4 dari 12 sampel jamu gendong beras kencur di pasar tradisional Sukoharjo (Jamilatun dkk., 2025).
Coliform adalah kelompok bakteri penanda sanitasi yang kurang baik. BPOM juga mengimbau orang tua memakai alat dan bahan yang bersih serta higienis untuk jamu racikan dan jamu gendong (RRI, 2026).
Di rumah, Anda cukup membiasakan langkah ini:
- Cuci tangan dengan sabun sebelum mengupas kencur.
- Bilas blender, kain saring, dan botol dengan air panas.
- Pakai air matang untuk merendam beras dan membuat air gula.
- Buat secukupnya, lalu simpan di kulkas dalam botol tertutup.
Baca juga: Resep Wedang Jahe Rempah Hangat, Takaran Pas untuk 3 Gelas
Apa Manfaat Jamu Beras Kencur Menurut Penelitian?
Belum ada uji klinis pada manusia; data yang tersedia berasal dari ekstrak kencur. Tinjauan sistematis tahun 2024 merangkum 21 artikel dan menemukan aktivitas antioksidan kencur dalam uji tabung serta pada tikus, mencit, ikan zebra, dan lalat buah (Riastri, 2024).
Studi lain tahun 2024 memberikan ekstrak etanol kencur kepada tikus Wistar bersariawan buatan di lidah, lima ekor per kelompok. Penanda radang COX-2 turun pada semua dosis yang peneliti uji (Wahyuni dkk., 2024).
Penelusuran Europe PMC dan PubMed (20 Oktober 2026) tidak menemukan uji klinis acak jamu beras kencur. Klaim populer seperti menambah nafsu makan anak, menghilangkan pegal, meredakan jerawat, atau menjaga jantung belum didukung uji pada manusia. Untuk anak yang susah makan, lihat cara mengatasi anak susah makan.
Baca juga: Manfaat Minum Air Kunyit Sebelum Tidur: Fakta, Cara Membuat, dan Efek Samping
Siapa yang Perlu Bertanya ke Dokter Dulu?
Ibu hamil, ibu menyusui, pengguna obat rutin, dan orang tua yang anaknya sedang sakit sebaiknya bertanya ke dokter dulu. Tinjauan kencur 2024 tidak memuat uji pada manusia sehingga belum menjawab keamanannya bagi mereka.
- Hamil dan menyusui: bila memakai jahe, NCCIH (2025) menilai suplemen jahe mungkin aman saat hamil, tetapi tetap perlu konsultasi; keamanannya saat menyusui belum banyak diketahui.
- Obat rutin: sebagian herbal dan obat dapat berinteraksi merugikan (NCCIH, 2025).
- Anak: hentikan bila muncul alergi, mual, muntah, atau diare (RRI, 2026).
Pertanyaan yang Sering Diajukan (FAQ)
Jamu beras kencur tahan berapa lama di kulkas?
Belum ada patokan yang konsisten; daya tahannya bergantung pada kebersihan. Simpan dalam botol bersih tertutup di kulkas, habiskan secepatnya, dan buang bila rasanya asam atau berbuih.
Bolehkah anak minum jamu beras kencur?
Untuk anak yang sehat, jamu ini bisa Anda kenalkan sebagai minuman sesekali, bukan obat penambah nafsu makan. Lewati jahe dan kurangi gula, lalu tanyakan ke dokter bila anak sedang sakit atau minum obat (RRI, 2026).
Apakah jamu beras kencur aman untuk ibu hamil dan menyusui?
Keamanannya belum bisa dipastikan; tanyakan dulu ke dokter atau bidan. Tinjauan kencur 2024 tidak memuat uji pada manusia, dan keamanan jahe (bila dipakai) saat menyusui belum banyak diketahui (NCCIH, 2025).
Jamu Rumahan untuk Keluarga Adem
Intinya, cara membuat jamu beras kencur adalah merendam beras, menghaluskannya bersama kencur dan air gula matang, menyaring, lalu menghabiskannya selagi baru.
Bagi Keluarga Adem, meracik beras kencur bisa jadi cara mengenalkan warisan jamu kepada anak. Untuk merebus air gula sekaligus minum harian, siapkan AQUA Galon, AQUA Sejuk Alami yang adem tanpa didinginkan. Yuk, racik jamu bersama keluarga, lalu tutup dengan segelas AQUA Adem!
Kenapa harus AQUA? Karena tidak semua air itu AQUA. AQUA berasal dari 19 sumber air pegunungan terpilih yang terlindungi, melalui 9 kriteria pemilihan, 5 tahapan, dan minimal 1 tahun penelitian.
Dingin Alaminya AQUA, Ademin Kamu
Referensi
- UNESCO Intangible Cultural Heritage. (2023). Jamu wellness culture (Inscribed in 2023, 18.COM, on the Representative List of the Intangible Cultural Heritage of Humanity). https://ich.unesco.org/en/RL/jamu-wellness-culture-01972. Diakses 20 Oktober 2026.
- Koesmawardhani, N. W. (detikEdu). (2023, 6 Desember). Sah! Budaya Sehat Jamu Indonesia Masuk Warisan Budaya Takbenda UNESCO. https://www.detik.com/edu/edutainment/d-7075939/sah-budaya-sehat-jamu-indonesia-masuk-warisan-budaya-takbenda-unesco. Diakses 20 Oktober 2026.
- Riastri, A. (Journal of Food and Pharmaceutical Sciences, 12(1), 67-79). (2024). Kaempferia galanga (L.): An Updated Overview of In Vitro and In Vivo Antioxidant Properties. https://journal.ugm.ac.id/v3/JFPS/article/view/9997. Diakses 20 Oktober 2026.
- Wahyuni, I. S., Diina, T. R., Salsabila, A. S., dkk. (Heliyon). (2024). Kaempferia galanga L. alleviates the expression of COX-2 and NF-kappaB-p65 in the oral mucosa ulcer of Wistar rats and exhibits no irritation toward the vascular membrane of chicken eggs and the skin of albino rabbits. https://pmc.ncbi.nlm.nih.gov/articles/PMC11367035/. Diakses 20 Oktober 2026.
- Ekasari, W., Widyowati, R., Kurnia, N. D., dkk. (The Scientific World Journal). (2025). Exploration of the Use of Traditional Herbs to Overcome Cough and Cold in Three Provinces of East Java Province. https://pmc.ncbi.nlm.nih.gov/articles/PMC12050156/. Diakses 20 Oktober 2026.
- Jamilatun, M., Lukito, P. I., & Safitri, E. N. (Pharmaceutical and Biomedical Sciences Journal, 7(1)). (2025). Most Probable Number (MPN) Coliform of Jamu Gendong Beras Kencur in Traditional Markets in Sukoharjo Region. https://journal.uinjkt.ac.id/index.php/pbsj/article/view/49174. Diakses 20 Oktober 2026.
- Kementerian Kesehatan RI, Ayo Sehat. (2024). Bahaya Konsumsi Gula Berlebihan: Dampak dan Cara Mencegahnya. https://ayosehat.kemkes.go.id/bahaya-konsumsi-gula-berlebihan. Diakses 20 Oktober 2026.
- National Center for Complementary and Integrative Health (NCCIH). (2025). Ginger. https://www.nccih.nih.gov/health/ginger. Diakses 20 Oktober 2026.
- Aliyah, H. (RRI). (2026, 29 Juli). BPOM Bagikan Tips Memilih Obat Bahan Alam yang Aman untuk Anak. https://rri.co.id/malang/kesehatan/2605907/bpom-bagikan-tips-memilih-obat-bahan-alam-yang-aman-untuk-anak. Diakses 20 Oktober 2026.

