Logo AQUA

16 Makanan Khas Betawi Legendaris Wajib Coba

Hidup Sehat | 23 Mei 2025

Bagikan:

16 Makanan Khas Betawi Legendaris Wajib Coba

Betawi adalah salah satu suku di Indonesia yang paling kaya akan ragam kulinernya. Variasi makanan khas Betawi dikenal dengan keunikannya dan cerita menarik di balik setiap hidangannya, yang semakin menambah nilai dan daya tarik tersendiri.

Kuliner Betawi dikenal dengan cita rasa gurih dan sedap akibat pengaruh dari budaya Cina, Arab, dan Eropa yang membaur selama berabad-abad. Perpaduan budaya inilah yang membuat makanan tradisional Betawi begitu kaya rasa   tidak bisa ditemukan di tempat lain.

Penasaran apa saja makanan tradisional Betawi yang wajib dicoba? Artikel ini akan membagikan inspirasinya untuk Anda. Yuk, simak!

Sejarah Singkat Kuliner Betawi

Kuliner Betawi tidak lahir begitu saja. Sebagai masyarakat yang tinggal di pusat perdagangan Batavia sejak ratusan tahun lalu, suku Betawi berinteraksi dengan berbagai bangsa   mulai dari pedagang Arab, Tiongkok, India, hingga penjajah Belanda dan Portugis.

Pengaruh inilah yang membentuk karakteristik masakan Betawi: perpaduan rempah-rempah Nusantara yang kuat, sentuhan santan yang gurih, serta teknik memasak yang terus berkembang. Tidak heran jika banyak makanan khas Betawi terasa familiar namun tetap punya identitas yang unik dan berbeda.

35 Daftar Makanan Khas Betawi

Makanan dari daerah Betawi memang khas dengan cita rasanya yang kuat, unik, dan tentunya nikmat. Berikut merupakan beberapa makanan khas dari daerah Betawi yang wajib Anda coba ketika berkunjung ke Jakarta dan sekitarnya.

1. Kerak Telor

Kerak telor adalah salah satu makanan khas Betawi yang telah menjadi simbol kuliner Jakarta. Terbuat dari beras ketan putih yang dimasak dengan telur bebek atau ayam, ebi (udang kering), dan bumbu kelapa sangrai, kerak telor memiliki cita rasa gurih dan tekstur yang renyah.

Proses memasaknya unik karena menggunakan arang dan loyang datar. Adonan kemudian dibalik hingga terbentuk kerak di bagian bawahnya, lalu ditaburi serundeng kelapa dan bawang goreng di atasnya.

Hidangan ini sering ditemukan di berbagai festival dan acara budaya di Jakarta, terutama saat Pekan Raya Jakarta. Sensasi garing dan lezat dari kerak telor membuatnya wajib dicoba saat berkunjung ke ibu kota. Harganya pun terjangkau, mulai dari Rp20.000-an tergantung jenis telur yang digunakan.

2. Soto Betawi

Soto telah menjadi makanan asli Indonesia yang memiliki cita rasa khas daerah masing-masing, termasuk soto Betawi. Bahan utama hidangan berkuah ini adalah daging sapi atau jeroan yang dimasak dalam kuah santan yang kental dan kaya rempah.

Rempah-rempah seperti pala, cengkeh, dan kapulaga memberikan aroma yang harum dan cita rasa yang mendalam. Soto khas Betawi ini biasanya disajikan dengan pelengkap seperti emping, potongan tomat, daun bawang, serta bawang goreng, dan bisa dinikmati bersama nasi atau lontong.

Kuah santannya yang gurih berpadu dengan daging yang empuk menjadikan soto Betawi sebagai hidangan yang memuaskan dan menghangatkan. Harga satu porsinya umumnya berkisar antara Rp20.000 hingga Rp65.000-an.

3. Nasi Uduk Betawi

Jika Anda mencari makanan khas Betawi yang cocok untuk menemani sarapan, nasi uduk adalah pilihan tepat. Nasi dimasak dengan santan dan rempah-rempah, seperti serai, daun salam, daun pandan, pala, kayu manis, dan daun jeruk sampai menghasilkan bau harum dan rasa gurih yang sangat khas.

Nasi uduk biasanya disajikan dengan aneka lauk seperti ayam goreng, telur balado, tempe orek, sambal kacang, dan kerupuk. Ada juga tambahan seperti bihun goreng dan semur jengkol untuk menambah kelezatannya. Lauk yang beragam inilah yang membuat nasi uduk selalu ramai peminat dari pagi hingga malam hari.

4. Roti Buaya

Makanan tradisional Betawi selanjutnya adalah roti buaya yang merupakan simbol kesetiaan dalam adat pernikahan Betawi. Roti ini biasanya berukuran besar dan berbentuk buaya dengan harapan bisa mengingatkan pasangan pengantin untuk selalu setia sepanjang hidup, sebab buaya dipercaya hanya kawin sekali seumur hidup.

Meski kerap dijadikan sebagai simbol adat, roti buaya juga memiliki rasa yang enak dengan tekstur lembut dan manis. Beberapa versi roti buaya diisi dengan cokelat, keju, atau selai untuk menambah cita rasa. Selain nilai simbolisnya, roti buaya juga bisa menjadi oleh-oleh unik dari Jakarta yang menggugah selera.

5. Asinan Betawi

Belum ke Jakarta kalau tidak mencoba makanan khas Betawi satu ini. Asinan Betawi adalah hidangan menyegarkan dan cocok dinikmati di cuaca panas yang terbuat dari campuran sayuran segar seperti kol, tauge, wortel, dan selada, serta buah-buahan seperti bengkuang, timun, dan nanas.

Semua bahan tersebut diasinkan terlebih dahulu sebelum disiram dengan kuah kacang yang pedas dan asam. Rasa asam dari cuka dan manis dari gula berpadu dengan pedasnya cabai menciptakan sensasi rasa yang kompleks namun menyegarkan. Asinan Betawi juga cocok dijadikan hidangan pembuka sebelum menyantap makanan berat.

6. Semur Jengkol

Makanan tradisional Betawi juga identik dengan olahan jengkol, seperti semur jengkol. Meski beberapa orang kurang menikmati aromanya yang kuat, semur jengkol adalah sajian yang tidak boleh dilewatkan saat berkunjung ke daerah ibu kota.

Jengkol dimasak dengan bumbu kecap yang manis dan kaya rempah, seperti bawang merah, bawang putih, pala, dan kayu manis. Proses pemasakan yang lama membuat jengkol menjadi empuk dan bumbunya meresap sempurna. Semur jengkol sering disajikan dengan nasi putih hangat dan taburan bawang goreng. Meskipun aromanya tajam, rasa yang dihasilkan sangatlah khas dan lezat.

7. Sayur Besan

Selain roti buaya, sayur besan adalah makanan khas Betawi yang juga sering dihidangkan dalam acara adat, seperti pernikahan. Sayur ini terbuat dari bahan utama tebu telur dan terubuk, yang mungkin jarang ditemukan di tempat lain.

Bahan-bahan ini dimasak dalam kuah santan yang gurih dengan tambahan bumbu rempah yang khas. Rasanya yang lezat dan gurih membuat sayur besan menjadi sajian istimewa yang dinantikan dalam setiap acara penting. Keunikan dan kelangkaannya membuat sayur besan menjadi salah satu kuliner Betawi yang patut dicoba.

8. Soto Tangkar

Makanan khas Betawi yang tidak boleh terlewatkan berikutnya adalah soto tangkar. Nama "tangkar" sendiri berasal dari bahasa Betawi yang berarti iga sapi. Konon, hidangan ini sudah ada sejak zaman Belanda, di mana masyarakat Betawi memanfaatkan iga sapi yang saat itu dianggap bagian kurang berharga.

Kuah santannya yang kental dan berwarna kuning memberikan rasa gurih yang menggiurkan. Bumbu-bumbu seperti lengkuas, serai, daun jeruk, dan kunyit menambah aroma dan cita rasa yang khas. Soto tangkar sering disajikan dengan pelengkap seperti emping, potongan tomat, dan bawang goreng, serta sambal untuk yang suka pedas.

9. Gado-Gado Betawi

Dalam bahasa Betawi, gado-gado memiliki arti campur aduk   dan memang begitulah isi hidangan ini. Gado-gado Betawi berisi beberapa sayuran rebus yang dicampur bersama tahu, tempe, kentang, dan telur, lalu disiram oleh bumbu kacang yang manis, gurih, dan sedikit manis.

Berbeda dari versi gado-gado daerah lain, bumbu kacang gado-gado Betawi cenderung lebih kental dengan sentuhan bawang putih yang kuat. Diberi taburan kerupuk dan disantap bersama nasi atau lontong, gado-gado Betawi menjadi hidangan yang mengenyangkan sekaligus menyegarkan.

10. Gabus Pucung

Gabus pucung adalah salah satu kuliner khas Betawi yang kini mulai langka dan perlu dilestarikan. Hidangan ini berbahan utama ikan gabus yang digoreng kemudian disiram dengan kuah pucung   kuah hitam pekat yang berasal dari campuran kluwak, mirip seperti kuah rawon namun dengan cita rasa yang lebih khas dan kompleks.

Perpaduan rasa gurih ikan gabus dengan kuah pucung yang hitam pekat menghasilkan sajian yang unik dan tidak akan mudah ditemukan di tempat lain. Gabus pucung adalah bukti nyata kekayaan kuliner Betawi yang patut dipertahankan.

11. Kue Cucur

Kue cucur merupakan salah satu cemilan khas Betawi yang mudah dijumpai di pasar tradisional ataupun toko kue. Kue cucur biasanya menjadi cemilan wajib pada acara dan kegiatan adat di Betawi seperti pernikahan, potong rambut bayi, dan khitanan.

Kue cucur memiliki rasa yang manis dengan tekstur renyah di pinggir dan lembut di bagian tengahnya. Bahan yang digunakan untuk membuatnya adalah tepung beras dan gula merah, kemudian dimasak dengan cara digoreng hingga matang sempurna.

12. Laksa Betawi

Laksa Betawi terbuat dari mi kuning atau bihun yang disiram kuah santan kental berbumbu rempah. Berbeda dari laksa pada umumnya, laksa Betawi menggunakan udang rebon sebagai salah satu bahan utamanya, memberikan rasa umami yang khas dan aroma yang menggugah selera.

Hidangan ini biasanya ditambah dengan telur rebus, ayam suwir, dan taburan bawang goreng. Kuahnya yang kental dan kaya rempah membuat laksa Betawi menjadi hidangan berkuah yang memanjakan lidah.

13. Bubur Ase

Bubur ase adalah salah satu makanan khas Betawi yang belum banyak dikenal namun sangat layak dicoba. Berbeda dari bubur nasi biasa, bubur ase dilengkapi dengan kuah semur daging khas Betawi yang kaya kecap dan rempah.

Hidangan ini disajikan dengan potongan daging sapi, kentang, tauge, dan berbagai topping lainnya yang membuat setiap suapan terasa kaya rasa. Bubur ase cocok dijadikan menu sarapan atau makan siang yang mengenyangkan.

14. Tahu Tempe Gejrot

Makanan ini menggunakan tahu dan tempe yang dipotong kecil-kecil, disiram dengan kuah asam pedas yang terbuat dari cuka, kecap, dan bumbu rempah. Tahu tempe gejrot sangat cocok untuk dimakan sebagai camilan atau lauk pendamping nasi. Rasanya yang segar dan pedas membuat hidangan ini selalu habis lebih cepat dari yang kita kira.

15. Ketoprak Betawi

Ketoprak Betawi adalah campuran dari tahu, bihun, telur, dan lontong yang disiram dengan bumbu kacang manis pedas khas Betawi. Bumbu kacangnya dibuat dengan tambahan bawang putih dan kecap manis yang memberikan cita rasa berbeda dari ketoprak daerah lain.

Hidangan ini sangat populer sebagai makanan ringan atau makan malam yang praktis. Harganya pun ramah di kantong, sekitar Rp15.000 hingga Rp25.000-an per porsi, menjadikannya salah satu street food Betawi yang paling mudah dijumpai.

16. Pindang Betawi

Pindang Betawi adalah ikan yang dimasak dengan bumbu lengkuas, serai, dan cabai, memberikan rasa segar dan pedas yang menggugah selera. Cocok disajikan dengan nasi panas untuk menikmati rasa yang lebih nikmat, terutama di hari-hari yang menginginkan sajian berkuah dengan cita rasa ringan.

Itulah beberapa rekomendasi makanan khas Betawi yang harus Anda coba, terutama saat berkunjung ke area Jabodetabek. Makanan tradisional Betawi ini tentu akan mengingatkan Anda pada suasana ibu kota dan cita rasa kulinernya yang khas.

Saat berwisata kuliner, jangan lupa untuk #AQUADULU dengan membawa AQUA 600 ml di dalam tas. 

Kemasannya yang praktis, tidak terlalu besar dan terlalu kecil akan membantu Anda memenuhi kebutuhan cairan dalam tubuh selama berkeliling dan mencicipi setiap hidangan. 

Lantas, kenapa harus AQUA? Tentunya karena tidak semua air itu AQUA. AQUA diproses dan diambil dari 19 pegunungan terpilih di Indonesia untuk mendapatkan manfaat mineral terbaik. 

Pemilihan sumber air terdalam dengan adanya lapisan pelindung juga membuat AQUA bebas dari pencemaran sehingga aman dikonsumsi. 

Itulah mengapa AQUA terasa dingin alami meski tidak didinginkan. Selalu sedia AQUA DULU untuk memenuhi asupan cairan tubuh harian Anda! AQUA produk Indonesia. AQUA 100% Indonesia, 100% Halal, dan 100% Murni.

Baca juga: 10 Menu Sarapan Pagi Khas Indonesia yang Paling Favorit

Artikel Terkait

Tidak ada artikel.

Website ini menggunakan cookie untuk memastikan Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari lebih lanjut .