Logo AQUA

8 Makanan saat Diare yang Baik untuk Membantu Pemulihan

Hidup Sehat | 20 April 2026

Bagikan:

Ditinjau oleh: Alifatush Shabrina

8 Makanan saat Diare yang Baik untuk Membantu Pemulihan

Diare adalah kondisi ketika seseorang buang air besar dengan tekstur cair lebih dari tiga kali dalam sehari. Gangguan pencernaan ini bisa dialami siapa saja, mulai dari bayi hingga orang dewasa. Meski biasanya membaik dalam beberapa hari, diare tetap bisa mengganggu aktivitas sehari-hari.

Untuk membantu meredakan keluhan, Anda bisa memilih makanan saat diare yang tepat agar pencernaan lebih nyaman dan proses pemulihan lebih cepat. Simak artikel ini untuk mengetahui rekomendasi makanan yang bisa dikonsumsi saat diare.

Makanan Saat Diare

Makanan saat diare seperti pisang, yoghurt, wortel, nasi putih, telur rebus, sayuran rebus, sup, dan daging tanpa lemak dapat membantu meredakan gangguan pencernaan. Berikut penjelasan lengkapnya:

1. Pisang 

Pisang termasuk makanan yang baik dikonsumsi saat diare karena teksturnya lembut dan mudah dicerna. Buah ini juga mengandung pektin yang dapat membantu menyerap cairan di usus sehingga tinja menjadi lebih padat. Selain itu, pisang kaya akan kalium yang membantu menggantikan elektrolit yang hilang akibat diare.

2. Yoghurt

Yoghurt mengandung probiotik, yaitu bakteri baik yang membantu menjaga keseimbangan bakteri di saluran pencernaan. Kandungan ini dapat membantu mengurangi gejala diare.

Saat memilih yoghurt sebagai makanan saat diare, sebaiknya pilih yang rendah gula agar tidak memicu gas berlebih di perut. Jika kamu memiliki intoleransi laktosa, pilih yoghurt yang bebas laktosa agar pencernaan tetap nyaman.

3. Wortel

Wortel tidak hanya baik untuk kesehatan mata, tetapi juga bisa menjadi makanan saat diare. Sayuran ini mengandung banyak nutrisi yang membantu memulihkan fungsi usus yang terganggu akibat diare.

Agar lebih mudah dicerna, wortel sebaiknya dikonsumsi dalam keadaan matang, misalnya dengan cara dikukus. Kamu juga bisa mengolahnya menjadi jus tanpa tambahan gula atau pemanis.

4. Nasi Putih

Nasi putih merupakan sumber karbohidrat yang mudah dicerna, sehingga sering dianjurkan sebagai makanan saat diare. Konsumsi nasi putih dapat membantu membuat tinja menjadi lebih padat.

Meski begitu, nasi putih sebaiknya tidak dikonsumsi secara berlebihan. Terlalu banyak makan nasi putih dapat meningkatkan risiko kelebihan berat badan dan memicu masalah kesehatan lain jika tidak diimbangi dengan pola makan yang seimbang.

5. Telur Rebus

Telur rebus bisa menjadi pilihan makanan saat diare karena mengandung protein yang membantu menjaga energi tubuh. Dengan mengonsumsinya, tubuh tidak mudah lemas saat diare. Teksturnya yang lembut juga membuat telur rebus lebih mudah dicerna oleh sistem pencernaan.

6. Sayuran Rebus

Sayuran memiliki banyak nutrisi, tetapi beberapa jenis sulit dicerna jika dimakan mentah saat diare. Karena itu, sayuran sebaiknya dimasak hingga matang agar lebih mudah dicerna. Contohnya, kentang bisa dikupas lalu direbus sebelum dikonsumsi.

7. Sup 

Sup bisa membantu menghangatkan perut dan mengganti cairan yang hilang saat diare. Kondisi ini memang dapat membuat tubuh kehilangan banyak cairan dan elektrolit. Kandungan natrium dalam sup juga dapat membantu menjaga keseimbangan cairan dalam tubuh dan mencegah dehidrasi.

8. Daging Tanpa Lemak

Daging tanpa lemak, seperti ayam, ikan, atau kalkun, merupakan sumber protein yang cukup mudah dicerna dan membuatnya aman dikonsumsi saat diare. Saat membuatnya, sebaiknya gunakan bumbu secukupnya dan hindari terlalu banyak penyedap agar tidak mengganggu pencernaan.

Baca juga: 7 Cara Mencegah Maag Agar Tidak Kambuh yang Wajib Dicoba

Cara Menyembuhkan Diare yang Efektif

Selain memilih makanan saat diare yang tepat, ada beberapa cara lain yang dapat dilakukan untuk membantu mempercepat pemulihan. Beberapa langkah sederhana berikut dapat membantu menjaga keseimbangan cairan tubuh dan membuat pencernaan lebih cepat pulih:

1. Minum Air Putih yang Cukup

Saat diare, tubuh kehilangan banyak cairan dan mineral sehingga berisiko mengalami dehidrasi. Maka dari itu, penting untuk minum air mineral yang cukup, sekitar 8–12 gelas atau 2–3 liter per hari agar tubuh tetap terhidrasi.

Untuk memenuhi kebutuhan air mineral selama masa pemulihan, kamu bisa menyediakan AQUA Galon di rumah. Dengan ukuran 19 liter, AQUA Galon cukup untuk kebutuhan minum sehari-hari. 

Kebersihannya juga terjaga karena disanitasi hingga 20 kali menggunakan air bertekanan tinggi sebelum diisi ulang. AQUA 100% aman dari cemaran fisik, patogen, dan kimia sehingga aman dikonsumsi oleh semua anggota keluarga.

2. Konsumsi Probiotik

Probiotik adalah bakteri baik yang membantu menjaga kesehatan pencernaan dan melawan bakteri penyebab diare. Dengan mengonsumsi makanan probiotik, jumlah bakteri baik di usus Anda dapat meningkat sehingga membantu meredakan diare.

Probiotik bisa ditemukan dalam beberapa makanan, seperti tempe, yoghurt, keju, kimchi, dan kefir. Anda juga bisa mendapatkannya dari minuman atau suplemen probiotik. Namun, sebaiknya hindari makanan probiotik yang terlalu pedas karena dapat memperparah diare.

3. Konsumsi Makanan Rendah Serat

Saat diare, sebaiknya Anda mengonsumsi makanan rendah serat agar kerja usus tidak terlalu berat. Hal ini dapat membantu mengurangi gerakan usus yang terlalu aktif.

Makanan rendah serat yang tetap kaya nutrisi juga dapat membantu menjaga energi tubuh dan mendukung proses pemulihan saat diare.

Itulah beberapa makanan saat diare hingga beberapa langkah efektif untuk menyembuhkannya. Dengan memilih makanan yang tepat dan menjaga asupan cairan, proses pemulihan dapat berjalan lebih baik.

Saat mengalami diare, tubuh kehilangan banyak cairan sehingga penting untuk segera menggantinya dengan minum cukup air. Untuk kebutuhan air minum di rumah, AQUA Galon bisa menjadi pilihan praktis karena kualitas dan kemurniannya selalu terjaga.

Dengan kapasitas 19 liter, AQUA galon mampu memenuhi kebutuhan minum keluarga sehari-hari. Harganya pun terjangkau, sekitar Rp1.000 per liter. Kebersihan galon dijamin melalui proses sanitasi hingga 20 kali menggunakan air bertekanan tinggi sebelum diisi ulang.

AQUA disaring alami oleh berlapis-lapis bebatuan yang kaya mineral alami dan diproses tanpa tersentuh tangan manusia serta melalui 400 tahap uji kualitas sebelum dikirimkan melalui jaringan distribusi.

AQUA terasa dingin tanpa perlu didinginkan dan memiliki rasa sejuk alami meski diminum pada suhu ruang. Hal ini menunjukkan bahwa kandungan mineral alaminya tetap terjaga. Sensasi segarnya juga membuat AQUA nyaman diminum saat tubuh membutuhkan banyak cairan, termasuk ketika diare.

AQUA juga aman untuk dikonsumsi karena telah bersertifikat Halal serta memenuhi standar BPOM dan SNI. Karena itu, Anda tidak perlu ragu memilih AQUA 100% Murni, 100% Indonesia, dan 100% Halal untuk membantu memenuhi kebutuhan cairan saat diare.

Baca juga: Ini 10 Makanan yang Baik untuk Pencernaan Usus dan Lambung

Artikel Terkait

Tidak ada artikel.

Website ini menggunakan cookie untuk memastikan Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari lebih lanjut .