Apa itu Clean Eating? Ini Cara Melakukan dan Contoh Menunya

Hidup Sehat | 02 Agustus 2022

Bagikan:

Apa itu Clean Eating? Ini Cara Melakukan dan Contoh Menunya

Pernahkah Anda mendengar istilah diet clean eating atau ‘pola makan bersih’? Clean eating adalah gerakan hidup sehat dengan mengonsumsi lebih banyak makanan utuh dan alami seperti buah dan sayuran, serta memperbanyak asupan air minum.

Namun, apakah ketika menjalani diet clean eating kita tidak boleh mengonsumsi makanan lainnya? Untuk menjawab pertanyaan tersebut, sebaiknya Anda menyimak penjelasan di bawah ini sampai habis, ya.

Apa itu Clean Eating?

Clean eating adalah pola makan yang ditujukan tidak hanya untuk menurunkan berat badan, melainkan juga mengatur asupan makanan yang dikonsumsi. Pola makan ini pertama kali dikenalkan oleh Tosca Roneo dalam bukunya berjudul The Eat-Clean Diet.

Prinsip clean eating adalah mengonsumsi makanan dari bahan segar dan utuh tanpa melalui proses pemasakan yang lama, misalnya buah-buahan, sayuran, lemak sehat, biji-bijian, dan daging rendah lemak.

Sebaliknya, makanan olahan seperti frozen food, snack, sosis, dan sebagainya sangatlah dihindari. Intinya Anda tidak disarankan mengonsumsi makanan yang memiliki kandungan zat aditif atau berpengawet.

Ini dikarenakan survei Food and Nutrition Research membuktikan bahwa tingkat metabolisme tubuh orang yang mengonsumsi makanan segar lebih tinggi dibanding orang yang mengonsumsi makanan olahan.

Sehingga hal tersebut membantu Anda terhindar dari risiko obesitas dan berbagai penyakit degeneratif akibat penumpukan lemak serta kalori dalam tubuh.

Panduan Cara Melakukan Diet Clean Eating

Nah, setelah memahami apa itu clean eating, berikut ini merupakan panduan cara clean eating yang dapat Anda ikuti.

1. Memperbanyak Makan Buah dan Sayur

Buah dan sayur merupakan makanan yang wajib masuk ke dalam menu clean eating. Seperti penjelasan di atas, inti dari cara clean eating adalah mengonsumsi makanan berbahan alami dan segar serta melalui proses pemasakan yang baik.

Namun ada juga yang mengatakan bahwa sayuran dan buah-buahan beku masih diperbolehkan, sebab nutrisinya terjaga.

Daripada mengonsumsi sosis goreng, lebih baik Anda memakan daging yang diolah dengan cara dikukus atau dipanggang. Begitu pula minuman, pilihlah buah jambu utuh ketimbang minuman kemasan rasa jambu yang sudah ditambahkan gula atau zat pengawet lainnya.

Baca juga: 9 Macam-Macam Diet untuk Mendapatkan Berat Badan Ideal

2. Memilih Karbohidrat Kompleks Sebagai Sumber Makanan Pokok

Selanjutnya cara clean eating adalah mengonsumsi karbohidrat kompleks dan tinggi serat sebagai sumber makanan pokok. Misalnya Anda bisa mengonsumsi roti gandum, nasi merah, kentang, dan lain-lain. Lalu imbangi dengan asupan makanan tinggi protein agar perut terasa kenyang lebih lama.

3. Membaca Nilai Gizi Setiap Makanan

Penting bagi Anda untuk selalu membaca nilai gizi setiap makanan yang Anda beli pada kemasannya. Pastikan makanan tersebut tidak mengandung lebih dari satu zat aditif. Perhatikan juga kadar gula dan garamnya, pasalnya prinsip clean eating adalah membatasi konsumsi pada dua bahan tersebut.

Meski batasan natrium pada setiap orang berbeda-beda, namun rata-rata untuk orang dewasa yaitu antara 1.300 hingga 1.700 miligram per hari.

4. Mengatur Porsi dan Jam Makan

Agar berhasil menurunkan berat badan, salah satu kuncinya adalah mengatur porsi dan jam makan untuk diet. Porsi yang disarankan sebagai cara clean eating adalah makan 6 kali dalam porsi kecil per hari.

Makan makanan dalam porsi kecil tapi sering akan membantu menekan rasa lapar karena tubuh terus mencerna makanan.

5. Memilih Produk Organik

Memilih produk organik yang sedikit mengandung bahan kimia untuk dikonsumsi merupakan cara terbaik dalam menjalani diet clean eating. Selain buah dan sayur, Anda juga boleh mengonsumsi daging serta susu. Namun, pilihlah produk yang memiliki label organik, ya.

6. Minum Air Mineral yang Cukup

Berikutnya cara clean eating adalah minum air mineral dalam jumlah cukup. Anjuran minum air putih adalah sebanyak 8 gelas per hari atau setara dengan 2 liter, namun tergantung dengan kebutuhan masing-masing.

Selain mencegah tubuh mengalami dehidrasi, minum air putih cukup juga membantu Anda menurunkan berat badan lebih cepat.

Pilihlah air minum berkualitas yang kandungan mineral alaminya terjaga sampai ke tangan Anda, seperti AQUA. AQUA telah dipercaya selama lebih dari 49 tahun menghadirkan air minum terbaik yang kualitasnya terjamin karena melalui lebih dari 400 uji kelayakan.

Untuk itu, yuk rasakan kesegaran air mineral pegunungan pilihan dengan minum #AQUADULU di setiap aktivitas Anda!

Menu Diet Clean Eating

Di bawah ini merupakan beberapa menu clean eating untuk pemula yang bisa Anda coba.

1. Nasi Merah

Nasi merah merupakan menu diet clean eating yang kaya akan nutrisi dibandingkan nasi putih biasa. Ini dikarenakan nasi merah mengandung serat, minyak alami, vitamin A, B1, B6, dan protein.

2. Roti Gandum

Alasan roti gandum dipilih sebagai menu clean eating adalah karena jenis makanan ini kaya akan serat dan rendah kalori sehingga baik untuk kesehatan.

3. Jus

Menu clean eating lainnya ialah jus buah murni. Minuman ini tak hanya baik untuk sistem pencernaan, tapi juga menjaga imunitas tubuh serta membantu penyerapan nutrisi lebih maksimal sebelum mengonsumsi makanan lainnya.

4. Kacang Kedelai

Kacang kedelai merupakan menu clean eating yang mengandung asam amino, serat, karbohidrat, vitamin E, K, B, dan C. Makanan ini bisa Anda jadikan camilan di siang atau sore hari.

Apakah Clean Eating Baik Dilakukan?

Dari pemaparan di atas, bisa disimpulkan bahwa sebenarnya prinsip clean eating adalah hampir sama dengan pedoman gizi seimbang yang dianjurkan oleh Kemenkes RI. Mulai dari mengatur porsi dan jam makan, mengonsumsi banyak serat, mengurangi gula dan garam, serta cukup minum air, semua hal tersebut juga ada dalam pedoman gizi seimbang.

Namun, perlu Anda perhatikan bahwa diet clean eating adalah menghindari konsumsi suplemen sebagai zat gizi tambahan. Pasalnya, tubuh kita tidak membutuhkan suplemen apabila kita sudah mengonsumsi makanan bergizi dengan porsi sesuai kebutuhan.

Selain itu penyajian makanan pada clean eating yang disajikan secara mentah mewajibkan kita untuk lebih menjaga hygiene dari makanan yang akan kita konsumsi demi menghindari infeksi yang mungkin dapat masuk melalui rute oral.

Bagaimana, apakah Anda tertarik mencoba clean eating? Semoga informasi ini bermanfaat terutama bagi Anda yang ingin mengubah pola makan menjadi lebih sehat. Jangan lupa juga sedia #AQUADULU di setiap aktivitas Anda, ya!

Baca juga: Menu dan Aturan Diet Dukan yang Bisa Menurunkan Berat Badan

Referensi:

  1. Panduan Lengkap Pola Makan Clean Eating - Buka
  2. 5 Cara Mudah Menerapkan Clean Eating untuk Pola Makan Sehat - Buka
  3. Coba Eat Clean, Ini 5 Makanan yang Perlu Dicoba - Buka

Artikel Terkait

Tidak ada artikel.

Website ini menggunakan cookie untuk memastikan Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari lebih lanjut.