Mendukung Timnas Indonesia di stadion selalu menjadi pengalaman seru bagi pencinta sepak bola. Apalagi, Skuad Garuda berhasil menjuarai FIFA ASEAN Cup 2026 setelah penantian selama 35 tahun bagi tim senior.
Di tengah euforia pertandingan dan cuaca panas, jangan lupa menjaga sportivitas dan memastikan tubuh tetap terhidrasi dengan minum AQUA.
Pencapaian Skuad Garuda menjadi salah satu momen penting di bawah arahan John Herdman sebagai pelatih Timnas Indonesia sejak awal 2026.
Pergantian pelatih sendiri bukanlah hal baru. Sejak era Hindia Belanda hingga Indonesia merdeka, Timnas telah ditangani oleh banyak pelatih dengan karakter dan pencapaiannya masing-masing.
Lantas, seperti apa profil John Herdman dan siapa saja sosok yang pernah melatih pemain Timnas Indonesia dari masa ke masa? Simak ulasan lengkapnya berikut ini!
Pelatih Timnas Indonesia 2026
John Herdman memimpin Timnas Indonesia pada tahun yang menjadi momen bersejarah bagi sepak bola nasional. Bersama Skuad Garuda, ia menghadapi berbagai tantangan untuk meningkatkan daya saing tim, termasuk dalam FIFA ASEAN Cup 2026 yang berhasil dimenangkan Indonesia.
Untuk mengenal lebih dekat sosok pelatih Timnas Indonesia ini, simak profil, perjalanan karier, hingga pencapaiannya bersama Skuad Garuda berikut ini.
1. Profil Pelatih
John Herdman resmi ditunjuk PSSI sebagai pelatih Timnas Indonesia pada 3 Januari 2026 setelah berakhirnya perjalanan Skuad Garuda di Kualifikasi Piala Dunia 2026.
Pelatih asal Inggris yang lahir pada 19 Juli 1975 ini berlisensi UEFA Pro. Ia dipercaya memimpin Timnas Indonesia dalam berbagai agenda internasional, seperti FIFA Matchday, ASEAN Hyundai Cup 2026 (Piala AFF), FIFA ASEAN Cup 2026, serta persiapan Piala Asia 2027.
2. Perjalanan Karier
Karier John Herdman dimulai setelah pindah ke Selandia Baru pada 2001. Ia menangani Timnas Putri Selandia Baru dan membawanya tampil di Olimpiade 2008 serta Piala Dunia Wanita 2011.
Pada 2011, Herdman bergabung dengan Kanada untuk melatih tim putri, lalu pada 2018 dipercaya menangani tim putra. Bersama Kanada, ia sukses mengakhiri penantian 36 tahun dengan membawa tim lolos ke Piala Dunia 2022.
Sementara itu, tim putri Kanada meraih medali emas Pan American Games 2011, dua medali perunggu Olimpiade, serta mencapai peringkat keempat dunia.
Setelah sempat melatih Toronto FC pada 2023–2024, Herdman datang ke Indonesia dengan pengalaman sekitar 160 pertandingan internasional dan 46 laga klub, serta meraih berbagai penghargaan individu.
Pengalaman tersebut menjadi bekal untuk membangun permainan Skuad Garuda. Salah satu pencapaian pentingnya pada 2026 adalah membawa Indonesia menjuarai edisi perdana FIFA ASEAN Cup. Gelar tersebut diraih setelah Indonesia bermain imbang 2-2 melawan Thailand pada partai final, sebelum memastikan kemenangan 4-2 melalui adu penalti.
Baca juga: Jadwal Timnas Indonesia Piala Dunia 2026, Lengkap!
Perjalanan Pelatih Timnas Indonesia
Perjalanan pelatih Timnas Indonesia mencerminkan perkembangan sepak bola nasional dari masa ke masa, mulai dari era pelatih asing, dominasi pelatih lokal, hingga kembali ditangani pelatih internasional.
Berikut beberapa pelatih Timnas Indonesia dengan pencapaian atau catatan penting pada setiap era.
1. Johannes Mastenbroek (1934–1938)
Pelatih asal Belanda ini mencatat sejarah dengan membawa Hindia Belanda tampil di Piala Dunia 1938 sebagai wakil pertama dari Asia.
2. Antun Pogacnik (1954–1963)
Pelatih asal Yugoslavia yang sukses membawa Indonesia mencapai perempat final Olimpiade 1956 dan meraih medali perunggu Asian Games 1958.
3. Bertje Matulapelwa (1986–1988)
Bertje Matulapelwa berhasil mengantar Timnas Indonesia meraih medali emas pertama cabang sepak bola di SEA Games 1987.
4. Anatoly Polosin (1990–1992)
Anatoly Polosin merupakan pelatih asal Rusia yang membawa Indonesia meraih emas SEA Games 1991.
5. Alfred Riedl (2010–2011, 2013–2014, 2016)
Alfred Riedl menjadi salah satu pelatih tersukses dengan membawa Indonesia menjadi runner-up Piala AFF pada 2010 dan 2016.
6. Luis Milla (2017–2018)
Luis Milla adalah pelatih Timnas Indonesia yang memperkenalkan gaya bermain tiki-taka dan mempersembahkan medali perunggu SEA Games.
Baca juga: Fakta Timnas Indonesia U-20 di Seoul Earth On Us Cup 2024
7. Shin Tae-yong (2019–2025)
Kamu mungkin tidak asing dengan Shin Tae-yong, sosok pelatih yang berhasil membawa Indonesia ke final Piala AFF 2020 sekaligus meningkatkan peringkat FIFA Timnas Indonesia.
8. Patrick Kluivert (2025)
Setelah Shin Tae-yong, Patrick Kluivert terpilih menjadi pelatih Timnas dan sempat menangani Timnas Indonesia pada babak kualifikasi Piala Dunia 2026.
9. John Herdman (2026–Sekarang)
Resmi ditunjuk sebagai pelatih Timnas Indonesia pada 2026 dengan target membawa Skuad Garuda semakin kompetitif di level Asia dan dunia.
Untuk daftar pelatih Timnas Indonesia dari masa ke masa, kamu bisa melihat tabel berikut ini.
|
No |
Nama Pelatih |
Asal Negara |
Periode |
|
1 |
Johannes Mastenbroek |
Belanda |
1934–1938 |
|
2 |
Choo Seng Quee |
Singapura |
1951–1953 |
|
3 |
Antun Pogacnik |
Yugoslavia |
1954–1964 |
|
4 |
E.A. Mangindaan |
Indonesia |
1966–1970 |
|
5 |
Endang Witarsa |
Indonesia |
1970 |
|
6 |
Djamiat Dalhar |
Indonesia |
1971–1972 |
|
7 |
Wiel Coerver |
Belanda |
1975–1976 |
|
8 |
Suwardi Arland |
Indonesia |
1972–1974 dan 1976–1978 |
|
9 |
Marek Janota |
Polandia |
1979 |
|
10 |
Frans van Balkom |
Belanda |
1978-1979 |
|
11 |
Harry Tjong |
Indonesia |
1981–1982 |
|
12 |
Bernd Fischer |
Jerman |
1981 |
|
13 |
Iswadi Idris |
Indonesia |
1983 |
|
14 |
M. Basri |
Indonesia |
1983 & 1989 |
|
15 |
Sinyo Aliandoe |
Indonesia |
1982–1983 |
|
16 |
Bertje Matulapelwa |
Indonesia |
1985–1987 |
|
17 |
Anatoly Polosin |
Rusia |
1987–1991 |
|
18 |
Ivan Toplak |
Yugoslavia |
1992–1993 |
|
19 |
Romano Matte |
Italia |
1995 |
|
20 |
Danurwindo |
Indonesia |
1996 |
|
21 |
Henk Wullems |
Belanda |
1996–1997 |
|
22 |
Rusdy Bahalwan |
Indonesia |
1998 |
|
23 |
Bernhard Schumm |
Jerman |
1999 |
|
24 |
Nandar Iskandar |
Indonesia |
1999–2000 |
|
25 |
Benny Dollo |
Indonesia |
2000–2001 dan 2008–2010 |
|
26 |
Alfred Riedl |
Austria |
2010–2011, 2014, 2016 |
|
27 |
Pieter Huistra |
Belanda |
2015 |
|
28 |
Luis Milla |
Spanyol |
2017–2018 |
|
29 |
Bima Sakti |
Indonesia |
2018 |
|
30 |
Simon McMenemy |
Skotlandia |
2018–2019 |
|
31 |
Shin Tae-yong |
Korea Selatan |
2019–2025 |
|
32 |
Patrick Kluivert |
Belanda |
2025 |
|
33 |
John Herdman |
Inggris |
2026–sekarang |
Itulah daftar lengkap pelatih Timnas Indonesia dari masa ke masa beserta deretan prestasinya. Keberhasilan Skuad Garuda menjuarai FIFA ASEAN Cup 2026 menjadi bukti bahwa perjuangan, kerja sama tim, dan dukungan masyarakat memiliki peran penting dalam perjalanan sepak bola nasional.
Dukungan kepada Timnas juga bisa ditunjukkan dengan menjaga sportivitas di stadion, menghormati suporter lain, serta memperhatikan kebutuhan tubuh selama menyaksikan pertandingan.
Sebagai bagian dari dukungan terhadap sepak bola Indonesia, AQUA resmi menjadi official mineral water Timnas Indonesia sejak 2024 melalui kerja sama strategis dengan PSSI. Kemitraan ini kemudian diperpanjang sebagai bentuk komitmen AQUA dalam mendukung kebutuhan hidrasi para pemain, mulai dari tim senior hingga kelompok usia muda.
Saat menonton pertandingan bersama keluarga dan teman, pastikan AQUA 600 ml selalu tersedia. Ukurannya sangat pas untuk dibawa ke mana saja, dengan kemasan yang mudah dibuka-tutup sehingga tidak takut tumpah. Kamu juga bisa menikmati sensasi AQUA dingin alami di setiap tegukan.
Kenapa harus AQUA? Karena tidak semua air itu AQUA. AQUA datang dari gunung terpilih yang terlindungi sumber airnya melalui 9 kriteria pemilihan, 5 tahapan, serta minimal 1 tahun penelitian terhadap lebih dari 600 parameter.
Yuk, terus dukung Skuad Garuda dengan semangat positif dan pastikan AQUA selalu menemani setiap momen seru pertandingan, karena Dingin Alaminya AQUA, Ademin Kamu.
Baca juga: Sejarah Sepak Bola di Dunia: Asal-Usul dan Perkembangannya

