Pelatih Timnas Indonesia saat ini adalah John Herdman, pelatih asal Inggris yang resmi ditunjuk PSSI pada 3 Januari 2026. Penunjukannya menandai babak baru bagi skuad Garuda yang menargetkan prestasi lebih tinggi di level Asia dan dunia, apalagi Herdman dikenal sebagai pelatih berpengalaman yang pernah mengantar tim ke Piala Dunia.
Kursi pelatih timnas Indonesia sendiri terus berganti sejak Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) berdiri pada 1930, mengikuti dinamika sepak bola nasional. Pada masa kolonial, tim bentukan Belanda bernama NIVU (Nederlandsche Indische Voetbal Unie) dilatih Johannes Mastenbroek yang membawa Hindia Belanda tampil di Piala Dunia 1938. Artikel ini merangkum profil pelatih saat ini beserta daftar pelatih dari masa ke masa.
Terakhir diperbarui: Juli 2026. Informasi pelatih dapat berubah; rujuk pengumuman resmi PSSI.
Poin Penting:
- Per pertengahan 2026, pelatih Timnas Indonesia adalah John Herdman, ditunjuk PSSI pada 3 Januari 2026.
- Herdman berlisensi UEFA Pro dan pernah membawa tim putra Kanada lolos ke Piala Dunia 2022.
- Kontraknya berdurasi dua tahun dengan sasaran ajang FIFA Matchday, ASEAN Championship (Piala AFF) 2026, hingga Piala Asia 2027.
- Sebelum Herdman, timnas ditangani Patrick Kluivert (2025) dan Shin Tae-yong (2019-2025).
- Pelatih pertama yang tercatat adalah Johannes Mastenbroek, yang membawa Hindia Belanda ke Piala Dunia 1938.
Siapa Pelatih Timnas Indonesia Saat Ini?
Pelatih Timnas Indonesia saat ini adalah John Herdman, yang ditunjuk PSSI pada 3 Januari 2026. Per pertengahan 2026, ia menangani skuad Garuda dengan kontrak berdurasi dua tahun. Berikut profil dan target yang diembannya.
1. Profil John Herdman
Menurut pengumuman PSSI, penunjukan John Herdman menjadi langkah besar untuk membawa skuad Garuda meraih prestasi lebih tinggi di level Asia hingga dunia. Pelatih asal Inggris yang lahir pada 19 Juli 1975 ini memiliki lisensi UEFA Pro dan karier panjang di level internasional, meski tidak pernah menjadi pemain profesional.
Herdman memulai karier dari akademi Sunderland, lalu menangani tim wanita Selandia Baru dan Kanada, hingga tim putra Kanada yang berhasil lolos ke Piala Dunia 2022. Ia juga sempat melatih Toronto FC di MLS. Prestasinya mencakup dua medali perunggu Olimpiade bersama tim wanita Kanada, gelar juara Pan American Games 2011, serta membawa tim wanita Kanada menembus peringkat empat dunia. Rekam jejak inilah yang membuatnya dinilai mampu membangun tim hingga bersaing di level tertinggi.
2. Tugas dan Target di Timnas Indonesia
Herdman mengemban misi besar untuk meningkatkan prestasi Timnas Indonesia ke level dunia. Ia berfokus menyatukan pemain diaspora dan pemain lokal agar menjadi tim yang solid, sekaligus menghadapi tekanan tinggi dari ekspektasi publik.
Dengan kontrak dua tahun, menurut pengumuman PSSI, Herdman ditargetkan mempersiapkan tim di berbagai ajang, mulai dari FIFA Matchday, ASEAN Championship (Piala AFF) 2026, hingga Piala Asia 2027, sebagai langkah menuju performa yang lebih kompetitif.
Baca juga: Jadwal Timnas Indonesia Piala Dunia 2026, Lengkap!
Daftar Pelatih Timnas Indonesia dari Masa ke Masa
Perjalanan kepelatihan timnas menunjukkan bagaimana sepak bola nasional terus berkembang dari waktu ke waktu. Mulai dari era pelatih asing di masa awal, dominasi pelatih lokal, hingga kembalinya pelatih internasional di era modern, setiap periode berperan penting dalam membentuk prestasi skuad Garuda.
Untuk melihat gambaran lengkapnya, berikut daftar pelatih Timnas Indonesia dari masa ke masa beserta catatan pentingnya:
| No | Nama Pelatih | Asal Negara | Periode | Prestasi / Catatan |
|---|---|---|---|---|
| 1 | Johannes Mastenbroek | Belanda | 1934-1938 | Membawa Hindia Belanda ke Piala Dunia 1938 (wakil Asia pertama) |
| 2 | Choo Seng Quee | Singapura | 1951-1953 | Pelatih asing pertama setelah kemerdekaan |
| 3 | Antun Pogacnik | Yugoslavia | 1954-1963 | Perempat final Olimpiade 1956, perunggu Asian Games 1958 |
| 4 | EA Mangindaan | Indonesia | 1966-1970 | Piala Raja 1968, Asian Games 1966 |
| 5 | Endang Witarsa | Indonesia | 1970 & 1972-1973 | Juara Piala Raja, Merdeka Games, dan turnamen regional lainnya |
| 6 | Djamiat Dalhar | Indonesia | 1971-1972 | Juara Piala Asia U-19 1961 |
| 7 | Wiel Coerver | Belanda | 1975-1976 | Hampir lolos Olimpiade 1976 |
| 8 | Suwardi Arland | Indonesia | 1971-1974 & 1976-1978 | Peringkat 4 Piala Raja & SEA Games |
| 9 | Marek Janota | Polandia | 1979 | Berperan melahirkan pemain berbakat di Indonesia |
| 10 | Frans van Balkom | Belanda | 1980 | Persiapan Olimpiade 1980 |
| 11 | Harry Tjong | Indonesia | 1980-1981 | Pra Piala Dunia 1982 |
| 12 | Bernd Fischer | Jerman | 1981 | Peringkat 3 Merlion Cup |
| 13 | Iswadi Idris | Indonesia | 1983 | Pra Piala Dunia 1986 |
| 14 | M. Basri | Indonesia | 1983 & 1989 | Pra Olimpiade & Pra Piala Dunia |
| 15 | Sinyo Aliandoe | Indonesia | 1985 | Pra Piala Dunia 1986 |
| 16 | Bertje Matulapelwa | Indonesia | 1986-1988 | Emas SEA Games 1987 |
| 17 | Anatoly Polosin | Rusia | 1990-1992 | Emas SEA Games 1991 |
| 18 | Ivan Toplak | Yugoslavia | 1992-1993 | Kualifikasi Piala Dunia 1994 |
| 19 | Romano Matte | Italia | 1995 | SEA Games 1995 |
| 20 | Danurwindo | Indonesia | 1996 | Lolos Piala Asia 1996 |
| 21 | Henk Wullems | Belanda | 1997 | Perak SEA Games |
| 22 | Rusdy Bahalwan | Indonesia | 1998 | Peringkat 3 Piala Tiger |
| 23 | Bernhard Schumm | Jerman | 1999 | SEA Games 1999 |
| 24 | Nandar Iskandar | Indonesia | 1999-2000 | Lolos Piala Asia 2000, runner-up Tiger Cup |
| 25 | Benny Dollo | Indonesia | 2001 & 2008-2010 | Juara Piala Kemerdekaan, ranking FIFA naik |
| 26 | Alfred Riedl | Austria | 2010-2011, 2013-2014, 2016 | Runner-up AFF 2010 & 2016 |
| 27 | Pieter Huistra | Belanda | 2015 | Pelatih interim |
| 28 | Luis Milla | Spanyol | 2017-2018 | Perunggu SEA Games, gaya tiki-taka |
| 29 | Bima Sakti | Indonesia | 2018 | Piala AFF 2018 |
| 30 | Simon McMenemy | Skotlandia | 2018-2019 | Kualifikasi Piala Dunia 2022 |
| 31 | Shin Tae-yong | Korea Selatan | 2019-2025 | Final AFF 2020, peningkatan ranking FIFA |
| 32 | Patrick Kluivert | Belanda | 2025 | Menangani timnas pada babak Kualifikasi Piala Dunia 2026 |
| 33 | John Herdman | Inggris | 2026-sekarang | Pelatih saat ini (per pertengahan 2026) |
Dari daftar di atas terlihat bahwa peran pelatih sangat menentukan performa tim di lapangan, mulai dari era Mastenbroek hingga era modern yang menekankan profesionalisme. Memahami sejarah kepelatihan ini juga membantu Anda menilai arah pembangunan skuad Garuda ke depan.
Baca juga: Sejarah Sepak Bola Dunia dan Indonesia dari Masa ke Masa
Pertanyaan yang sering ditanya
Siapa pelatih Timnas Indonesia sekarang?
Per pertengahan 2026, pelatih Timnas Indonesia adalah John Herdman asal Inggris. Ia ditunjuk PSSI pada 3 Januari 2026 dengan kontrak dua tahun untuk menangani skuad Garuda di ajang FIFA Matchday, ASEAN Championship (Piala AFF) 2026, hingga Piala Asia 2027. Informasi terbaru dapat dirujuk pada pengumuman resmi PSSI.
Siapa pelatih Timnas Indonesia sebelum John Herdman?
Sebelum John Herdman, Timnas Indonesia ditangani Patrick Kluivert asal Belanda pada 2025, yang menangani tim selama babak Kualifikasi Piala Dunia 2026. Sebelumnya, Shin Tae-yong dari Korea Selatan melatih pada 2019 hingga 2025 dan membawa timnas ke final Piala AFF 2020 serta menaikkan peringkat FIFA.
Baca juga: Jarak Lari Maraton Berapa KM? Ini Macam-Macam Kategorinya
Siapa pelatih pertama dalam sejarah timnas di Indonesia?
Pelatih pertama yang tercatat adalah Johannes Mastenbroek asal Belanda. Ia menangani tim Hindia Belanda bentukan NIVU pada periode 1934 hingga 1938 dan membawanya tampil di Piala Dunia 1938 sebagai wakil Asia pertama di ajang tersebut, jauh sebelum era Timnas Indonesia modern terbentuk.
Apa target John Herdman bersama Timnas Indonesia?
Menurut pengumuman PSSI, Herdman mengemban misi meningkatkan prestasi timnas ke level dunia dengan kontrak dua tahun. Ia berfokus menyatukan pemain diaspora dan lokal menjadi tim yang solid, serta mempersiapkan skuad untuk FIFA Matchday, ASEAN Championship (Piala AFF) 2026, hingga Piala Asia 2027.
Baca juga: 8 Teknik Dasar Bulu Tangkis yang Penting Dipelajari!
Mendukung skuad Garuda bisa dimulai dari kebiasaan sehat Anda sendiri, termasuk menjaga hidrasi saat berolahraga maupun menonton pertandingan. Pilih AQUA, produk asli Indonesia yang bersertifikat Halal, BPOM, dan SNI sehingga aman dikonsumsi setiap hari.
Selalu sediakan #AQUADULU untuk menemani setiap aktivitas Anda. Karena tidak semua air itu AQUA.
Referensi:
- Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI). https://pssi.org

