Logo AQUA

Jarak Lari Maraton Berapa KM? Ini Macam-Macam Kategorinya

Hidup Sehat | 17 Oktober 2024

Bagikan:

Jarak Lari Maraton Berapa KM? Ini Macam-Macam Kategorinya

Jarak lari maraton (full marathon) resmi adalah 42,195 kilometer (26,2 mil). Jarak ini menjadi standar internasional sejak tahun 1924 dan dipakai di berbagai ajang dunia, mulai dari Olimpiade hingga Abbott World Marathon Majors. Selain full marathon, lomba lari jalan raya juga mengenal kategori 5K, 10K, half marathon (21,0975 km), dan ultra marathon.

Perlu dipahami, 5K dan 10K sebenarnya merupakan kategori lomba lari, bukan maraton dalam arti sempit. Meski begitu, keduanya sering menjadi batu loncatan sebelum pelari menaklukkan jarak yang lebih jauh. Selain menguji fisik dan mental, maraton menawarkan sejumlah manfaat bagi kesehatan tubuh sehingga peminatnya terus bertambah.

Berikut ringkasan jarak setiap kategori lomba lari yang perlu Anda ketahui:

Kategori Jarak Cocok untuk
5K 5 km (3,1 mil) Pemula yang baru mencoba lomba lari
10K 10 km (6,2 mil) Pelari yang sudah rutin berlatih
Half marathon 21,0975 km (13,1 mil) Pelari menengah sebagai persiapan full marathon
Full marathon 42,195 km (26,2 mil) Pelari terlatih dengan persiapan sekitar enam bulan
Ultra marathon Lebih dari 42,195 km (umumnya 50-160 km) Pelari sangat berpengalaman

Poin Penting:

  • Jarak resmi full marathon adalah 42,195 km (26,2 mil), distandarisasi sejak tahun 1924.
  • Half marathon menempuh 21,0975 km, setengah dari jarak full marathon.
  • 5K dan 10K adalah kategori lomba lari jalan raya, bukan maraton dalam arti sempit.
  • Ultra marathon mencakup semua lomba dengan jarak melebihi 42,195 km, umumnya 50-160 km.
  • Abbott World Marathon Majors kini mencakup tujuh ajang: Tokyo, Boston, London, Berlin, Chicago, New York City, dan Sydney.

Apa Itu Maraton?

Maraton merupakan perlombaan lari jarak jauh yang mengharuskan pesertanya menempuh jarak 42,195 kilometer untuk mencapai garis finish. Lomba ini umumnya digelar di jalan raya dan pemenangnya ditentukan berdasarkan waktu tercepat. Berbeda dengan lomba lari lintasan yang membatasi jumlah peserta per babak, maraton memungkinkan ribuan pelari berpartisipasi secara bersamaan.

Setiap tahun, ratusan acara maraton digelar di berbagai belahan dunia. Dari sekian banyak ajang tersebut, tujuh maraton tergabung dalam Abbott World Marathon Majors sebagai yang paling bergengsi, yaitu Tokyo Marathon, Boston Marathon, London Marathon, Berlin Marathon, Chicago Marathon, New York City Marathon, dan Sydney Marathon yang resmi bergabung pada 2025.

Ketujuh ajang ini menjadi incaran para pelari, baik amatir maupun profesional, yang ingin menaklukkan jarak 42,195 kilometer sambil melintasi jalanan ikonik di kota-kota besar dunia.

Baca juga: Macam-Macam Lari dan Manfaatnya bagi Kesehatan Tubuh

Kategori Jarak Lari Maraton dan Lomba Lari

Dalam percakapan sehari-hari, istilah maraton sering dipakai untuk menyebut hampir semua lomba lari jalan raya. Padahal, secara resmi maraton hanya merujuk pada jarak 42,195 km, sementara 5K dan 10K termasuk kategori lomba lari jarak yang lebih pendek. Pelajari setiap kategori berikut agar persiapan Anda lebih tepat sasaran.

1. Kategori 5K

Lomba 5K menempuh jarak 5 kilometer atau sekitar 3,1 mil. Jaraknya relatif pendek sehingga dianggap ideal bagi pemula yang baru ingin merasakan atmosfer lomba lari. Kategori ini juga lebih aman bagi mereka yang belum pernah mengikuti lomba sebelumnya, dan persiapannya umumnya hanya membutuhkan sekitar 4 hingga 8 minggu latihan.

2. Kategori 10K

Lomba 10K menargetkan jarak tempuh sejauh 10 kilometer. Jika tertarik mencobanya, Anda dapat memulai dengan mempelajari teknik lari yang benar, termasuk teknik start dan pengaturan napas. Setelah itu, tingkatkan latihan secara bertahap hingga mampu berlari nonstop sejauh 8 kilometer, lalu lanjutkan sampai mencapai 10 kilometer dan pertahankan kemampuan tersebut.

3. Kategori Half Marathon

Half marathon menempuh lintasan sepanjang 21,0975 km atau sekitar 13,1 mil, setengah dari jarak full marathon. Kategori ini sering dijadikan ajang latihan sebelum mengikuti full marathon.

Sebelum mencobanya, Anda disarankan menyelesaikan lomba 10K beberapa kali terlebih dahulu agar lebih memahami kebutuhan energi dan kecepatan yang tepat. Latihan persiapan half marathon umumnya dilakukan selama minimal tiga bulan untuk membangun daya tahan tubuh.

Baca juga: 8 Bentuk Latihan Kecepatan untuk Tingkatkan Kelincahan

4. Kategori Full Marathon

Full marathon memiliki jarak lintasan sepanjang 42,195 km atau 26,2 mil. Untuk menyelesaikannya, dibutuhkan disiplin dan kerja keras dalam latihan yang umumnya berlangsung setidaknya enam bulan.

Mengingat jaraknya yang panjang, banyak pelari merasa frustrasi atau menyerah di tengah jalan, terutama karena cedera yang muncul selama latihan. Banyak pelari juga menyebut tantangan terberat berada di sekitar kilometer ke-30 hingga ke-35, titik yang dikenal sebagai "The Wall". Setelah melewatinya dengan ritme yang stabil, Anda tinggal selangkah lagi menuju garis finish.

5. Kategori Ultra Marathon

Ultra marathon mencakup semua lomba dengan jarak melebihi full marathon, mulai dari 50 km hingga 160 km atau bahkan lebih jauh. Lomba ini biasanya berlangsung di medan yang lebih sulit seperti pegunungan atau gurun, untuk menguji daya tahan dan ketangguhan mental para pesertanya.

Persiapan yang matang dan terstruktur sangat penting sebelum menghadapi tantangan ini. Selama lomba, fokuslah tidak hanya pada kecepatan, tetapi juga pada kelancaran dan kenyamanan langkah Anda dalam menempuh jarak yang jauh.

Baca juga: Pengertian Lari Jarak Menengah: Manfaat, Jenis, & Teknik

Asal Mula Jarak Lari Maraton

Menurut catatan sejarah, maraton pertama kali dilombakan pada kebangkitan Olimpiade modern di Athena tahun 1896. Perlombaan ini digelar untuk memperingati kisah legendaris seorang prajurit Yunani yang pada 490 SM diyakini berlari sekitar 40 kilometer dari kota Marathon ke Athena demi membawa kabar kemenangan atas Persia.

Kisah utusan Pertempuran Marathon itu kemudian berpadu dengan cerita Pheidippides, prajurit Yunani lain yang dikisahkan berlari dari Athena ke Sparta sebelum pertempuran. Pada Olimpiade 1896, jarak maraton ditetapkan sekitar 40 kilometer, dan pemenang maraton modern pertama adalah Spyridon Louis, pelari asal Yunani.

Jarak tersebut berubah pada Olimpiade 1908 di Inggris. Rute lomba dimulai dari Kastil Windsor hingga stadion Olimpiade di depan Royal Box dengan total 42.195 meter. Akhirnya, pada tahun 1924, jarak maraton resmi distandarisasi menjadi 42,195 kilometer dan berlaku hingga hari ini.

Baca juga: 8 Tips Lari untuk Pemula yang Benar agar Tidak Mudah Lelah

FAQ

Berapa lama waktu untuk menyelesaikan maraton?

Waktu penyelesaian full marathon sangat bervariasi tergantung kondisi fisik, pengalaman, dan medan lomba. Pelari rekreasional umumnya membutuhkan sekitar 4-6 jam untuk menempuh 42,195 km, sementara pelari elite dunia dapat menyelesaikannya dalam waktu sekitar dua jam. Latihan rutin dan strategi pengaturan tempo sangat menentukan hasil akhir Anda.

Apa itu half marathon?

Half marathon adalah lomba lari jalan raya dengan jarak 21,0975 km atau sekitar 13,1 mil, setengah dari jarak full marathon. Kategori ini cocok bagi pelari yang sudah nyaman menyelesaikan lomba 10K dan ingin naik level. Persiapannya umumnya membutuhkan latihan terstruktur selama minimal tiga bulan.

Apakah lari 5K dan 10K termasuk maraton?

Secara resmi tidak, karena maraton merujuk pada jarak 42,195 km. Lari 5K dan 10K merupakan kategori lomba lari jalan raya dengan jarak lebih pendek, yakni 5 km dan 10 km. Meski demikian, keduanya sering diadakan dalam satu event bersama maraton dan menjadi jenjang latihan menuju jarak yang lebih jauh.

Apa saja ajang maraton paling bergengsi di dunia?

Ajang maraton paling bergengsi tergabung dalam Abbott World Marathon Majors yang kini mencakup tujuh lomba: Tokyo Marathon, Boston Marathon, London Marathon, Berlin Marathon, Chicago Marathon, New York City Marathon, dan Sydney Marathon. Sydney resmi bergabung sebagai ajang ketujuh pada tahun 2025.

Baca juga: Ketahui 5 Cara Mengatasi Haus Terus Menerus, Ampuh!

Apapun kategori yang Anda pilih, selain melatih fisik dan mental, kebutuhan cairan tubuh juga wajib dipersiapkan. Selama berlari, tubuh kehilangan banyak cairan melalui keringat, jadi pastikan #AQUADULU untuk menemani setiap sesi latihan hingga garis finish.

AQUA bersumber dari 19 pegunungan terpilih di Indonesia serta telah memperoleh sertifikasi Halal, BPOM, dan SNI, sehingga aman menjadi bagian dari gaya hidup aktif Anda. AQUA 100% Indonesia, 100% Halal, dan 100% Murni.

Referensi:

  1. World Athletics - Buka
  2. Abbott World Marathon Majors - Buka

Artikel Terkait

Tidak ada artikel.

Website ini menggunakan cookie untuk memastikan Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari lebih lanjut .