7 Penyebab Sering Mengantuk Padahal Tidur Cukup, Tanda Apa?

Hidup Sehat | 02 Agustus 2022

Bagikan:

7 Penyebab Sering Mengantuk Padahal Tidur Cukup, Tanda Apa?

Pernahkah Anda merasa terus mengantuk padahal sebelumnya sudah tidur dengan cukup? Well, penyebab sering mengantuk semacam ini sangatlah beragam, bisa jadi lantaran kebiasaan tidur yang buruk atau juga masalah kesehatan lainnya.

Hal ini pun terkadang mengganggu Anda melakukan aktivitas harian dan pekerjaan rumah, bukan? 

Nah, untuk menghilangkan ngantuk di pagi hari tersebut, Anda perlu mengetahui terlebih dahulu berbagai penyebabnya di bawah ini. Yuk, simak!

Penyebab Sering Mengantuk dan Cara Mengatasinya

Tak dapat dipungkiri, rasa ngantuk berlebihan di pagi hari kerap menjadikan Anda merasa begitu lelah hingga akhirnya menurunkan produktivitas. Bukan tanpa sebab, sering mengantuk biasanya mengindikasikan pola hidup yang kurang sehat atau bahkan hingga gangguan medis.

Akan tetapi, jika Anda tidak secara sadar sering merasa mengantuk walau sudah tidur cukup, Anda mungkin menderita kantuk yang berlebihan (Excessive Sleepiness). Berikut penjelasan lengkap terkait penyebab sering mengantuk dan cara mengatasinya yang patut Anda ketahui.

1. Depresi

Rasa kantuk yang sering muncul di pagi hari merupakan satu dari gejala umum depresi. Kondisi ini bisa membuat jadwal tidur Anda mengalami perubahan signifikan, entah menjadi lebih banyak atau lebih sedikit daripada biasanya.

Sebab, depresi akan berdampak pada suasana hati yang kemudian membuat tidur kurang nyenyak, sehingga akhirnya Anda mengalami ngantuk berlebihan saat pagi. Untuk mengatasinya, Anda bisa melakukan terapi atau menggunakan obat-obatan dengan resep dokter.

Di samping itu, merubah gaya hidup juga bisa dilakukan untuk mengatasi depresi, seperti menerapkan pola makan sehat, rutin berolahraga, membatasi konsumsi alkohol, dan mengelola stress dengan baik.

2. Efek Samping Obat

Jika Anda sedang mengonsumsi obat-obatan, mungkin hal tersebut merupakan penyebab sering mengantuk padahal sudah tidur cukup. Adapun sejumlah obat yang memberikan efek samping rasa kantuk, di antaranya:

  • Obat untuk mengatasi mual dan muntah (antiemetik)
  • Obat untuk mengatasi hidung tersumbat (antihistamin)
  • Obat untuk mengatasi kecemasan
  • Obat-obatan apilepsi
  • Antidepresan
  • Antipsikotik
  • Sejumlah obat untuk mengatasi tekanan darah tinggi

Apabila obat memang penyebabnya, maka Anda bisa mengkonsultasikan masalah kantuk ini terlebih dahulu dengan dokter Anda.

3. Narkolepsi

Penyebab sering mengantuk di pagi hari berikutnya ialah narkolepsi, yaitu sebuah gangguan neurologis yang menyebabkan otak Anda tidak mampu mengatur siklus tidur dan bangun dengan benar. Akibatnya, Anda menjadi sering mengalami insomnia pada malam hari atau merasa ngantuk berlebihan ketika siang hari.

Penderita narkolepsi bahkan juga bisa tiba-tiba tertidur saat makan atau di tengah percakapan. Selayaknya kondisi depresi, narkolepsi bisa diatasi dengan mengubah gaya hidup menjadi lebih sehat. Dan bila hal tersebut tidak cukup mengobatinya, maka Anda bisa melakukan konsultasi dengan dokter agar mendapatkan obat yang tepat.

Baca juga: 6 Cara Bangun Pagi Rutin Anti Kesiangan, Patut Dicoba!

4. Sleep Apnea

Sleep Apnea adalah kondisi di mana Anda berhenti dan mulai bernapas secara berulang ketika tidur sepanjang malam. Hal inilah kemudian menurunkan kualitas tidur Anda sehingga menjadi penyebab sering mengantuk padahal sudah tidur cukup.

Secara umum, terdapat 2 jenis Sleep Apnea yang menjadi penyebab sering mengantuk, di antaranya:

  1. Central Sleep Apnea (CSA), kondisi ini terjadi saat otak tidak mengirimkan sinyal dengan tepat ke otot-otot yang mengatur pernapasan saat Anda tidur.
  2. Obstructive Sleep Apnea (OSA), kondisi ini terjadi saat jaringan di belakang tenggorokan mengendur ketika Anda tidur, lalu menutupi sebagian jalan napas Anda.

Sementara, gejala-gejala sleep apnea ialah sebagai berikut.

  • Mendengkur keras dan terengah-engah sepanjang malam
  • Merasa sakit tenggorokan dan sakit kepala ketika bangun tidur
  • Mudah imarah
  • Mengalami masalah perhatian

Kondisi ini sebetulnya berisiko menyebabkan sejumlah masalah kesehatan, seperti penyakit jantung, tekanan darah tinggi, obesitas, hingga diabetes tipe 2 [1]. Untuk pengobatan sleep apnea, terapi bernama continuous positive airway pressure (CPAP) merupakan salah satu alternatif yang cukup efektif [1].

5. Restless Leg Syndrome (RLS)

Restless Leg Syndrome (RLS) adalah penyebab sering mengantuk lainnya yang jarang diketahui. Penyakit saraf satu ini mendorong Anda terus menggerakkan kaki hingga akhirnya membuat Anda sulit tidur. RLS juga menimbulkan sejumlah sensasi, seperti geli, gatal, kesetrum, nyeri, kram, atau kesemutan yang sering terjadi di malam hari.

Penyebab sindrom satu ini pun cukup beragam, namun Anda bisa mengatasinya dengan perubahan gaya hidup. Selain itu, mandi air hangat atau pijat kaki sebelum tidur juga bisa membantu menguranginya.

6. Idiopathic Hypersomnia (IH)

Tahukah Anda, Idiopathic Hypersomnia adalah suatu kondisi gangguan tidur neurologis kronis yang kerap menjadi penyebab sering mengantuk padahal sudah tidur cukup. Biasanya, penderita IH akan mengalami kelelahan yang berlebihan dan kesulitan untuk bangun dari tidur.

Selain itu, penderita IH juga cenderung tidur lebih lama dari biasanya, terkadang bisa sampai 11 jam atau lebih setiap malam, namun tetap merasa lelah di siang hari.

Akan tetapi, sementara penyebab pasti IH tidak diketahui, para peneliti telah menyelidiki sejumlah faktor potensial yang dapat berkontribusi pada perkembangan pengobatan Idiopathic Hypersomnia [1].

7. Penuaan

Penyebab sering mengantuk yang terakhir adalah karena faktor penuaan. Ya, kualitas tidur umumnya akan terus menurun seiring bertambahnya usia. Sebuah penelitian bahkan menyebutkan bahwa orang yang telah lanjut usia akan lebih banyak menghabiskan waktu di tempat tidur, namun dengan kualitas rendah [1].

Lantas, bagaimanakah cara mengatasi hal ini? Well, perubahan gaya hidup bisa menjadi solusinya. Namun bila memang hal tersebut tidak membantu, Anda bisa mengkonsultasikannya kepada dokter untuk mendapat obat agar tidur Anda menjadi lebih berkualitas.

Baca juga: 8 Cara Tidur Nyenyak di Malam Hari yang Mudah Dicoba

Dampak Sering Mengantuk di Pagi Hari

Kebiasaan sering mengantuk di pagi hari bisa berdampak luas terhadap kesehatan maupun kehidupan sehari-hari, berikut beberapa di antaranya:

  • Memengaruhi perkembangan anak
  • Penurunan kualitas hidup
  • Mengalami masalah sosial dan hubungan
  • Kesulitan mengatur emosi atau suasana hati
  • Penurunan produktivitas kerja atau prestasi akademik
  • Meningkatkan risiko kecelakaan
  • Meningkatkan risiko timbulnya masalah kesehatan, seperti penyakit jantung, diabetes, obesitas, gangguan kognitif, dan kondisi kronis lainnya.

Itulah berbagai penyebab sering mengantuk dan cara mengatasinya yang patut Anda ketahui. Bisa dikatakan, kondisi apapun yang membuat Anda tidak memperoleh kualitas dan kuantitas tidur yang baik di malam hari merupakan penyebab sering mengantuk paling utama.

Namun, jika Anda telah menjalani tidur cukup dan masih sering mengantuk, kemungkinan Anda mengalami masalah kesehatan di atas. Jangan ragu konsultasikan masalah tersebut ke dokter agar Anda dapat melakukan penanganan yang tepat.

Di samping itu, Anda bisa membiasakan minum air putih sebelum tidur untuk membantu membuat tidur Anda menjadi jauh lebih nyenyak. Jangan salah, sejumlah penelitian telah membuktikan bahwa kekurangan asupan air dalam tubuh bisa meningkatkan tingkat stres dan bahkan hingga menyebabkan depresi.

Mengingat pentingnya minum air putih tersebut, pastikan Anda selalu sedia #AQUADULU di rumah agar kebutuhan cairan harian keluarga tetap terpenuhi. Semoga bermanfaat!

Referensi:

1. Why Do I Feel Excessively Sleepy? - Buka

Artikel Terkait

Tidak ada artikel.

Website ini menggunakan cookie untuk memastikan Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari lebih lanjut.