Logo AQUA

Air Mineral yang Baik Untuk Menyeduh Kopi

Hidup Sehat | 02 Juli 2021

Bagikan:

Air Mineral yang Baik Untuk Menyeduh Kopi

Bagi sebagian orang, kopi sudah jadi gaya hidup yang sulit dilepaskan. Selain karena kesibukan hidup perkotaan, kandungan kopi memang baik untuk menjaga daya tahan tubuh dan fokus.

TL;DR (Ringkasan):

  • Air menentukan rasa kopi karena 95-98% bagian secangkir kopi seduh adalah air.
  • Blind test bersama 10 Q-Grader membuktikan kandungan mineral air memengaruhi aroma dan rasa kopi.
  • Standar SCA merekomendasikan air seduh dengan TDS target 150 mg/L dan pH target 7,0.

Tapi kualitas kopi tidak berhenti di biji kopinya saja. Air punya peran besar. Faktanya, 95-98% bagian dari secangkir kopi seduh adalah air.

Sebesar itulah pengaruh air terhadap rasa dan aroma kopi yang dihasilkan. Bahkan untuk mengevaluasi kopi, terutama kualitas bijinya, ada lembaga sertifikasi khusus bernama Coffee Quality Institute yang memberi sertifikat kepada orang-orang yang mampu menilai kopi menurut standar yang ditetapkan.

Mereka disebut Q-Grader. Untuk membuktikan pengaruh beberapa jenis air termasuk AQUA dalam menyeduh kopi, AQUA bekerja sama dengan GORDI menggelar workshop bersama 10 Q-Grader untuk melakukan cupping kopi secara blinded.

Mengapa Air Penting Pada Kopi?

Air adalah bahan utama dalam secangkir kopi, bukan sekadar pelengkap. Sekitar 95-98% bagian kopi seduhmu adalah air, jadi kualitas air menentukan hasil akhirnya. Rasanya bisa berubah drastis hanya karena airnya berbeda, meski biji dan metode seduhnya sama persis. Specialty Coffee Association (SCA) menetapkan standar air seduh dengan TDS 75 sampai 250 mg/L, target 150 mg/L, dan pH target 7,0 (SCA News, 2013). Mineral seperti kalsium dan magnesium dalam air bertugas mengikat serta mengekstraksi senyawa rasa dari biji kopi. Contohnya, air dengan mineral seimbang membuat rasa kopi lebih utuh, sementara air terlalu murni menghasilkan seduhan yang datar. Sebelum menyalahkan biji kopinya, coba cek dulu air yang kamu pakai. Memilih air mineral dengan kandungan seimbang adalah langkah paling sederhana untuk memperbaiki rasa seduhanmu di rumah.

Kualitas air dan kopi tidak bisa dipisahkan. Air adalah media yang mengantarkan rasa sekaligus membawa tekstur di setiap tegukan kopi.

Saat menyeduh, senyawa di dalam air ikut berperan mengekstraksi rasa kopi agar lebih baik dan sempurna. Kalsium dan magnesium adalah dua komponen kimia yang bertugas sebagai pengikat rasa.

Kopi yang dibuat dengan air mineral berkualitas menghasilkan ekstraksi rasa yang lebih efisien, sekaligus memunculkan aroma khas dari masing-masing biji kopi secara sempurna.

Muhammad Aga, Award Winning Barista, menjelaskan betapa pentingnya air mineral dalam proses ekstraksi kopi. Keseimbangan kandungan mineral dalam air juga berperan membuat kopi memiliki tekstur kekentalan yang lebih lembut serta aroma yang nikmat saat dihirup.

Dilansir GORDI, kandungan magnesium dan kalsium pada air mineral memang penting untuk mengeluarkan rasa kopi yang pas dan sempurna.

Jadi tidak ada salahnya memakai air mineral untuk proses brewing atau menyajikan kopi. Selain mudah ditemukan, isu munculnya kerak pada mesin espresso ternyata bisa diatasi dengan mudah.

Baca Juga: Air Mineral Terbaik Untuk Mesin Kopi

Muhammad Aga menambahkan bahwa kerak pada mesin espresso tidak akan muncul saat memakai air mineral, asalkan perawatan yang dianjurkan dilakukan rutin maksimal 2 minggu sekali.

Berapa TDS air yang pas untuk menyeduh kopi di rumah? Standar SCA memberi patokan jelas: TDS 75 sampai 250 mg/L dengan target ideal 150 mg/L (SCA News, 2013). Angka target itu bukan aturan kaku, tapi titik awal yang aman untuk mayoritas metode seduh manual maupun mesin. TDS atau total dissolved solids menunjukkan jumlah zat padat terlarut, termasuk mineral, di dalam air. Air dengan TDS terlalu rendah cenderung menghasilkan kopi yang hambar karena mineral pengikat rasanya sedikit. Sebaliknya, TDS terlalu tinggi bisa membuat ekstraksi berlebihan dan meninggalkan rasa pahit, sekaligus mempercepat munculnya kerak pada mesin espresso. Air mineral kemasan umumnya mencantumkan informasi kandungan pada labelnya, jadi kamu bisa membandingkannya dengan patokan SCA. Kalau serius memperdalam racikan kopimu, mulai perhatikan angka ini sebelum bereksperimen dengan rasio dan suhu seduh.

Bagaimana Kualitas Air Mineral Untuk Kopi Menurut Para Ahli?

Kualitas air mineral untuk kopi bisa diuji secara objektif, bukan sekadar selera. Dalam workshop AQUA bersama GORDI, 10 Q-Grader bersertifikat melakukan cupping secara blind test memakai dua jenis kopi, Aceh Gayo dan Ethiopia Jigesa. Sepuluh penilai itu menilai aroma, rasa, tekstur, sampai keseimbangan tanpa tahu air mana yang sedang diuji. Air minum yang dipakai menyeduh juga wajib aman lebih dulu. Di Indonesia, standar baku mutu air minum menetapkan pH 6,5 sampai 8,5 dan TDS di bawah 300 mg/L (Permenkes No. 2 Tahun 2023, JDIH BPK RI, 2023). Apa artinya buat kamu? Air yang memenuhi standar itu aman diminum, tapi profil mineralnya tetap menentukan rasa akhir kopi. Jadi pilih air mineral yang aman sekaligus punya kandungan mineral seimbang, supaya hasil seduhanmu konsisten dari hari ke hari.

Mengukur kualitas secangkir kopi butuh berbagai teknik, dan salah satunya cupping. Istilah ini sudah akrab di industri perkopian, mengingat rasa kopi adalah hal yang tidak kalah penting.

AQUA menggandeng para ahli kopi untuk menguji kualitas air mineral untuk secangkir kopi.

Dalam pengujiannya, cupping dilakukan memakai 2 jenis kopi berbeda, yaitu Aceh Gayo dan Ethiopia Jigesa, sementara jenis air yang dipakai sengaja dirahasiakan dari 10 Q-Grader.

Tujuannya agar penilaiannya objektif sekaligus memperlihatkan pengaruh air pada jenis kopi yang berbeda. Q-Grader menilai sesuai atribut cupping pada umumnya, yaitu:

  1. Aroma (Fragrance)
  2. Rasa (Flavor)
  3. Rasa yang tertinggal (Aftertaste)
  4. Jenis & tingkat keasaman (Acidity & Acid Intensity)
  5. Tekstur kekentalan rasa kopi & Intensitasnya (Body & Body Intensity)
  6. Keseragaman Rasa (Uniformity)
  7. Keseimbangan rasa (Balance)
  8. Rasa yang bersih (Clean cup)
  9. Rasa manis (Sweetness)
  10. Rasa keseluruhan (Overall Taste)

Semua faktor itu menentukan skor akhir kopi yang dicicip. Lewat workshop ini, para penikmat kopi bisa lebih yakin saat memilih air untuk menyeduh kopi agar rasa dan aromanya paling nikmat.

Sekaligus mengajak penikmat kopi memakai air dengan kandungan mineral yang tepat, yang sudah terbukti secara obyektif lewat pengujian bersama 10 Q-Graders dengan metode tutup mata atau blind test.

Dengan sejumlah faktor yang berhasil dipenuhi menurut para Q-Grader, air mineral jelas sangat direkomendasikan untuk mengeluarkan cita rasa kopi yang khas.

Kesimpulannya satu: kualitas mineral dalam air memegang peranan sangat penting untuk mengekstraksi kopi yang diseduh.

AQUA dengan kandungan mineral alami dalam jumlah ideal sesuai rekomendasi SCAA (Specialty Coffee Association of America) menjadi pilihan air mineral yang bagus untuk menyeduh kopi dan menghasilkan rasa serta aroma kopi yang kaya dan seimbang.

Parameter air seduh Standar SCA
TDS 75 sampai 250 mg/L
Target TDS 150 mg/L
Target pH 7,0

Sumber: SCA News

Rasa dan aromanya yang netral juga tidak akan mengganggu cita rasa biji kopi yang diseduh.
AQUA yang diambil dari sumber terlindungi memberi kualitas konsisten, sehingga tidak perlu khawatir seduhan hari ini dan esok akan berbeda hasilnya.

Kandungan serta kualitas air mineral AQUA sudah terjaga dan diuji oleh para ahli geologi dan geohidrologi agar kandungan kimiawinya tetap sesuai sampai ke tangan konsumen.

Berbagai mineral penting dan bermanfaat sangat menunjang proses penyeduhan kopi. Selain aman dan enak dikonsumsi, AQUA membawa kadar pH yang sangat netral dan seimbang sehingga konsumen tidak perlu cemas.

Yuk, mulai pilih AQUA untuk seduhan kopi nikmatmu!

FAQ Seputar Air untuk Menyeduh Kopi

Apakah air mineral bagus untuk menyeduh kopi?

Ya, air mineral dengan kandungan seimbang sangat bagus untuk menyeduh kopi. Kalsium dan magnesium di dalamnya membantu mengekstraksi senyawa rasa dari biji kopi, sehingga aroma dan teksturnya keluar lebih maksimal. Blind test bersama 10 Q-Grader dalam workshop AQUA dan GORDI menunjukkan jenis air memang memengaruhi hasil seduhan.

Berapa TDS dan pH air yang ideal untuk kopi?

Specialty Coffee Association menetapkan TDS air seduh 75 sampai 250 mg/L dengan target 150 mg/L, serta pH target 7,0 (SCA News, 2013). Rentang itu membantu ekstraksi rasa berjalan seimbang, tidak hambar dan tidak terlalu pekat. Kamu bisa memakai angka ini sebagai patokan saat memilih air seduh.

Apakah air mineral bikin kerak di mesin espresso?

Tidak, selama perawatan mesinnya rutin. Menurut barista Muhammad Aga, kerak tidak akan muncul saat memakai air mineral asalkan perawatan yang dianjurkan dilakukan maksimal 2 minggu sekali. Jadwalkan pembersihan berkala supaya mesinmu awet dan rasa kopinya tetap konsisten setiap kali menyeduh.

Ngopi itu ritual ngademin diri, dan Kaum Adem tahu seduhan terbaik dimulai dari air terbaik. Sambil sedia AQUA galon untuk seduhanmu, jangan lupa cek kode unik di balik tutupnya. Tukarkan lewat promo AQUA 100% Untung dan bawa pulang hadiahnya.

Referensi:

  1. Peran Air Mineral Jadi rahasia Seduh Kop yang Lebih Nikmat -buka
  2. Pentingnya Bikin Kopi Pakai Air Mineral
  3. Inilah Keunggulan Air Minum dari Sumber Air Pegunungan

Artikel Terkait

Tidak ada artikel.

Website ini menggunakan cookie untuk memastikan Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari lebih lanjut .