Logo AQUA

AQUA Gandeng The Asian Parents dan Rumah Sakit Besar di Jakarta untuk Dukung Kesehatan Keluarga Lewat Produk Berkualitas

Purity of AQUA | 21 May 2026

Share this:

AQUA Gandeng The Asian Parents dan Rumah Sakit Besar di Jakarta untuk Dukung Kesehatan Keluarga Lewat Produk Berkualitas

AQUA bersama The Asian Parents menyelenggarakan program edukasi “AQUA Goes to Hospital: Langkah Sehat Keluarga Adem” sepanjang bulan April hingga Desember 2026. Program ini juga akan berkolaborasi dengan sejumlah rumah sakit besar di Jakarta dan sekitarnya, salah satunya yaitu RS Mitra Keluarga Bintaro.

Mengangkat tema “Langkah Kecil, Dampak Besar: Tips Pilih Hidrasi Terbaik untuk Keluarga”, program AQUA yang sukses dilaksanakan di RS Mitra Keluarga Bintaro beberapa waktu lalu ini menghadirkan sesi edukasi bersama para ahli mengenai cara memilih air minum yang aman dan berkualitas.

Kegiatan ini juga diisi dengan aktivitas edukatif hingga diskusi langsung bersama para ibu yang merupakan pengambil keputusan kesehatan di rumah.

AQUA goes to hospital

Fella Falencia, Marketing Manager AQUA, menyampaikan bahwa rangkaian program ini hadir berkat kesamaan komitmen antara AQUA, The Asian Parents, dan RS Mitra Keluarga Bintaro dalam membantu para ibu menentukan pilihan terbaik bagi keluarga, termasuk pemilihan air minum berkualitas untuk mendukung kebutuhan hidrasi sehat seluruh anggota keluarga, tak terkecuali anak-anak.

“Tidak hanya di rumah, kolaborasi kami dengan rumah sakit-rumah sakit besar di Jakarta dan sekitarnya, RS Mitra Keluarga Bintaro sebagai contoh, juga diharapkan dapat memaksimalkan proteksi kesehatan keluarga melalui hidrasi yang berkualitas,” ucap Fella.

AQUA goes to hospital

dr. Adelina Haryono, Sp.GK, AIFO-K, Dokter Spesialis Gizi Klinis RS Mitra Keluarga Bintaro, menyebutkan bahwa tak sedikit masyarakat yang belum menyadari akan pentingnya kecukupan air minum harian.

“Banyak yang merasa sudah cukup minum, padahal faktanya masih banyak masyarakat yang mengalami kekurangan cairan. Tercatat sekitar 1 dari 5 anak dan remaja serta 1 dari 4 orang dewasa masih belum cukup minum air [1]. Padahal, tubuh kita terdiri dari sekitar 50–60% air, yang berperan penting dalam hampir seluruh fungsi tubuh, mulai dari pembentukan sel hingga menjaga keseimbangan cairan [2]. Kebutuhan cairan berbeda-beda, tetapi secara umum anak membutuhkan sekitar 1,2–1,5 liter per hari, sementara orang dewasa sekitar 1,8–2 liter per hari. Dan yang terpenting, jangan menunggu haus untuk minum [3],” singgung dr. Adelina.

AQUA goes to hospital

dr. Tria Rosemiarti, Dipl in Nutrition, MKK, Nutrition Design & Hydration Science Research and Innovation AQUA, mengungkapkan bahwa salah satu hal yang masih menjadi tantangan adalah keamanan air minum.

“Masih banyak sumber air yang berisiko tercemar. Data dari Studi Kualitas Air Minum Rumah Tangga (SKAMRT) menunjukkan bahwa 7 dari 10 rumah tangga di Indonesia masih mengonsumsi air yang terkontaminasi E. coli, dan hanya sebagian kecil yang memiliki akses air minum aman [4]. Merebus air memang bisa membunuh sebagian besar bakteri, namun hal ini tidak menghilangkan logam berat ataupun senyawa lain yang mungkin ada di dalam air, terlebih jika kualitas sumber airnya tidak terjaga kualitasnya [5].”

dr. Tria juga mengutarakan kekhawatirannya terkait bahaya konsumsi air dari sumber air yang tidak terjaga kualitasnya terhadap tumbuh kembang anak. 

”Hasil publikasi terbaru dari yang diterbitkan di Internasional Jurnal, mengungkapkan bahwa anak yang rutin terpapar air minum yang tidak aman dan mengandung kontaminasi mikrobiologis air, khususnya oleh bakteri Escherichia coli, meningkatkan risiko stunting hingga 4,14 kali [6]. Temuan ini mencakup data dari beberapa wilayah Indonesia, termasuk penelitian komprehensif di 13 provinsi dan studi lapangan di Deli Serdang, Sumatera Utara. Kondisi ini berpotensi berdampak pada gangguan penyerapan nutrisi dan tumbuh kembang yang juga berpengaruh pada tinggi badan, daya ingat, kemampuan bahasa, dan performa akademik anak pada usia sekolah,” jelasnya.

Almiranti Fira, sebagai Ibu Bijak AQUA, menegaskan bahwa peran ibu sangat penting dalam membentuk kebiasaan hidrasi keluarga, “Di rumah, ibu itu ibarat ‘menteri kesehatan’ bagi keluarga. Pilihan sederhana seperti air minum ternyata punya dampak besar, karena anak-anak akan meniru kebiasaan orang tuanya setiap hari.” 

Fira juga membagikan beberapa tips simpel untuk membantu anggota keluarga, khususnya anak-anak, terbiasa minum air putih tanpa dipaksa, karena ia percaya bahwa kebiasaan baik dapat dibangun melalui contoh nyata dan konsistensi.

“Mulai dari hal kecil, pastikan air mudah dijangkau, biasakan minum di waktu-waktu tertentu, dan yang paling penting, orang tua harus memberi contoh. Kebiasaan baik itu dibangun, bukan dipaksa. Oleh sebab itu, memilih air yang sudah terjamin kualitasnya adalah langkah paling sederhana untuk menjaga kesehatan keluarga setiap hari,” ujar Fira.

Sebagai penutup, Fella Falencia berharap agar kolaborasi AQUA bersama para ahli dan komunitas-komunitas seperti ini bisa terus membentuk kebiasaan sehat bagi keluarga Indonesia.

“Memilih air minum yang aman dan berkualitas bukan hanya untuk hari ini, tetapi merupakan investasi kesehatan jangka panjang bagi seluruh anggota keluarga. Melalui program ini, AQUA menegaskan komitmennya untuk terus mengedukasi masyarakat Indonesia tentang pentingnya hidrasi sehat sekaligus menghadirkan produk air mineral berkualitas tidak hanya di rumah tetapi juga di fasilitas kesehatan atau rumah sakit. Dengan menggandeng tenaga ahli dan komunitas, AQUA berharap dapat mendorong perubahan kebiasaan sederhana yang berdampak besar bagi kesehatan keluarga Indonesia,” tutupnya.

Source

  1. Laksmi, P. W., et al. (2018). "Fluid intake of children, adolescents and adults in Indonesia: results of the 2016 Liq.In7 national cross-sectional survey." Eur JNutr 57(3): 89-100.
  2. Pardede, Hardinsyah, Siregar, Santoso. Mitos atau Fakta: Air dan Hidrasi. 2016.
  3. Kementerian Kesehatan RI. Angka Kecukupan Gizi bagi Orang Indonesia. 2019.
  4. Kementerian Kesehatan. 2020. Studi Kualitas Air Minum Rumah Tangga (SKAM-RT) di Indonesia.
  5. WHO. 2011. Guidelines of Drinking Water.
  6. Rosemiarti, et. al, Safe Drinking Water and Its Impact on Children’s Growth and Development: A Systematic Review, Int. J. Environ. Res. Public Health 2026, 23, 313.

Related Articles

No articles found.

This website uses cookie to make sure you get the best experience. Learn more .