Ada beragam jenis makanan pasca operasi yang direkomendasikan agar dapat membantu mempercepat proses pemulihan tubuh, seperti mengurangi memar, pembengkakan, maupun peradangan karena pembedahan.
Biasanya, setelah menjalani operasi, tubuh akan memerlukan asupan energi yang cukup agar dapat segera bekerja optimal seperti semula. Tak hanya itu, tubuh juga membutuhkan nutrisi tertentu untuk memperbaiki jaringan yang rusak, membangun kembali kekuatan otot, serta menjaga sistem kekebalan agar tidak rentan terhadap infeksi.
Dengan demikian, Anda perlu mengontrol pola makan serta mengonsumsi makanan sehat dan bergizi. Namun, tahukah Anda apa saja makanan setelah operasi yang dianjurkan tersebut? Agar tidak bingung, yuk langsung saja simak rekomendasinya di bawah ini!
Mengapa Nutrisi Sangat Penting Setelah Operasi?
Setelah menjalani prosedur operasi, tubuh berada dalam kondisi stres yang cukup tinggi. Luka sayatan dari pembedahan membutuhkan bahan baku berupa protein, vitamin, dan mineral agar proses penyembuhan dapat berjalan dengan baik. Kekurangan salah satu dari nutrisi tersebut dapat memperlambat pemulihan dan meningkatkan risiko komplikasi, seperti infeksi pada luka.
Perlu diketahui pula bahwa kebutuhan protein harian meningkat secara signifikan pasca operasi. Jika biasanya kebutuhan protein harian seseorang berkisar 0,8 gram per kilogram berat badan, maka setelah operasi kebutuhan tersebut bisa meningkat hingga 2 gram per kilogram berat badan. Oleh sebab itu, memilih jenis makanan yang tepat menjadi salah satu langkah penting dalam proses pemulihan.
Rekomendasi Makanan Pasca Operasi
Setelah Anda menjalani operasi, ada berbagai hal yang patut diperhatikan dengan baik demi mendukung proses pemulihan, di antaranya seperti kontrol lanjutan pascaoperasi bersama dokter, perawatan bekas luka, anjuran untuk mulai aktif bergerak, hingga mengenai pola makan.
Ya, jenis makanan pasca operasi juga wajib Anda perhatikan, sebab terdapat beberapa makanan yang sebaiknya Anda konsumsi agar tubuh segera pulih. Apa saja itu? Simak daftarnya berikut!
1. Roti Gandum dan Sereal
Salah satu nutrisi yang dibutuhkan untuk proses pemulihan luka adalah zat besi dan jenis mineral seperti seng. Kedua nutrisi tersebut berfungsi sebagai asupan energi bagi tubuh setelah menjalani operasi.
Adapun jenis makanan yang mengandung zat besi tinggi dan juga mineral adalah roti gandum utuh atau sereal. Jenis makanan ini cocok sebagai makanan penyembuh luka operasi karena kandungan karbohidrat kompleks dan protein nabati yang baik bagi kesehatan tubuh. Selain itu, kandungan serat dalam roti gandum utuh juga membantu melancarkan pencernaan, yang kerap terganggu akibat efek samping obat-obatan pascaoperasi.
2. Telur
Rekomendasi makanan agar luka operasi cepat kering selanjutnya yakni telur. Selama ini diketahui sebagai makanan setelah operasi terbaik yang mampu membantu proses penyembuhan. Bahkan tak hanya protein saja, telur juga memiliki kandungan nutrisi penting lainnya, seperti zat besi, zinc, selenium, vitamin A, dan B12.
Kandungan zinc sendiri berfungsi untuk meningkatkan replikasi DNA dan meningkatkan respon imun untuk mencegah risiko infeksi pada luka. Nutrisi yang terkandung dalam putih telur memberikan banyak manfaat, salah satunya sebagai makanan pasca operasi yang meningkatkan kekuatan imunitas tubuh Anda dan mempercepat pemulihan bekas luka maupun tubuh secara menyeluruh.
3. Ikan Salmon
Rekomendasi makanan pasca operasi berikutnya adalah ikan salmon. Tahukah Anda, ikan salmon sangat kaya akan asam lemak omega-3 dan protein yang berperan baik bagi kesehatan tubuh.
Selain itu, makanan laut satu ini juga memiliki kandungan nutrisi penting seperti selenium, zinc, zat besi, serta vitamin B yang bisa membantu mengatasi peradangan, mempercepat pemulihan bekas luka, dan meningkatkan kekebalan tubuh. Kekurangan asupan vitamin B secara tidak langsung mengganggu penyembuhan luka karena akan menyebabkan gangguan pada sistem imun sehingga berisiko mengalami infeksi.
Jika ikan salmon terasa terlalu mahal, Anda juga bisa memilih ikan tuna atau sarden sebagai alternatif yang sama-sama kaya akan omega-3 dan protein berkualitas tinggi.
4. Sayuran Hijau
Untuk memenuhi kriteria makanan sehat, asupan harian Anda wajib meliputi sayuran-sayuran hijau, seperti sawi, kangkung, bayam, dan semacamnya.
Sebab, jenis sayuran hijau tergolong sebagai makanan dengan kandungan vitamin C, magnesium, mangan, dan juga asam folat yang bisa membantu meningkatkan imunitas tubuh setelah operasi. Vitamin C sendiri berguna untuk meningkatkan stabilitas matriks kolagen dan menangkal kerusakan sel karena radikal bebas. Kolagen inilah yang berperan penting dalam pembentukan jaringan kulit baru sehingga luka bekas operasi dapat menutup dengan lebih cepat.
Brokoli, bayam, dan kangkung juga mengandung vitamin K yang membantu proses pembekuan darah nutrisi penting terutama pada tahap awal pemulihan.
5. Susu Rendah Lemak
Susu rendah lemak adalah rekomendasi makanan pasca operasi selanjutnya. Perlu Anda ketahui, susu rendah lemak memiliki kandungan protein, vitamin D, serta kalsium yang jauh lebih tinggi daripada susu murni biasa.
Hal tersebut menjadikan susu rendah lemak menyimpan beragam manfaat bagi kesehatan tubuh, termasuk membantu proses pemulihan luka bekas operasi. Kalsium berperan dalam menjaga kekuatan tulang, sementara vitamin D membantu penyerapan kalsium agar lebih optimal terutama penting bagi mereka yang menjalani operasi tulang atau sendi.
6. Kacang-Kacangan dan Biji-Bijian
Kacang-kacangan dan biji-bijian juga masuk dalam jenis makanan agar luka operasi cepat kering. Selain itu, kacang-kacangan maupun biji-bijian berfungsi sebagai sumber energi setelah menjalani prosedur operasi, seperti biji bunga matahari (kuaci), biji wijen, biji delima, hingga biji labu.
Makanan pasca operasi ini memiliki kandungan vitamin E, protein, magnesium, mangan, beserta nutrisi lainnya yang bisa meningkatkan fungsi sel kekebalan tubuh dan melawan infeksi. Vitamin E pada khususnya berperan sebagai antioksidan yang membantu melindungi sel-sel tubuh dari kerusakan akibat stres oksidatif yang kerap terjadi setelah prosedur pembedahan.
7. Buah Alpukat
Salah satu buah yang bagus dikonsumsi pasca operasi adalah buah alpukat, karena mengandung sumber energi dan bisa mendapatkan asupan lemak sehat. Tak hanya memberikan energi yang cukup pada tubuh, alpukat juga akan membantu meningkatkan sistem imunitas tubuh setelah operasi sekaligus mendorong penyerapan vitamin yang larut dalam lemak seperti vitamin A, D, E, dan K dengan lebih baik.
Kandungan kalium dalam alpukat juga bermanfaat untuk menjaga keseimbangan cairan dan elektrolit tubuh selama masa pemulihan.
Baca juga: Kenali Manfaat Buah Kiwi untuk Kesehatan & Kecantikan
8. Buah Jeruk
Selain alpukat, buah penyembuh luka operasi selanjutnya yakni jeruk. Buah ini dapat masuk ke daftar makanan pasca operasi mengingat kandungan vitamin C di dalamnya cukup tinggi. Jeruk bahkan juga memiliki vitamin A yang bisa membantu penyembuhan luka, sementara vitamin C berperan memperkuat sistem kekebalan.
Selain jeruk, buah-buahan lain yang kaya vitamin C seperti pepaya, jambu biji, dan stroberi juga bisa menjadi pilihan yang menyegarkan sekaligus menyehatkan selama masa pemulihan.
9. Sup Krim Kepiting dan Jagung
Memenuhi kebutuhan cairan tubuh setelah operasi juga sangat penting agar mempercepat proses pemulihan. Untuk itu, Anda bisa memilih sup krim kepiting dan jagung yang dapat membantu mencukupi asupan cairan tersebut.
Dengan demikian, Anda pun terhindar dari sembelit maupun dehidrasi yang dapat berdampak pada kinerja tubuh hingga akhirnya mengganggu proses penyembuhan.
Kepiting sendiri memiliki kandungan asam lemak omega-3, selenium, dan juga vitamin B12 yang berkhasiat memperkuat daya tahan tubuh Anda. Sementara, jagung kaya akan serat, karbohidrat, protein, dan nutrisi penting lainnya yang baik bagi kesehatan. Tekstur sup yang lembut juga ramah di lambung sangat cocok untuk Anda yang masih dalam tahap pemulihan awal dan belum nyaman mengonsumsi makanan padat.
10. Air Putih
Selain makanan pasca operasi di atas, asupan yang tak kalah penting adalah minum air putih. Hal ini merupakan cara utama untuk memenuhi kebutuhan cairan tubuh selama Anda dalam masa pemulihan.
Anda disarankan setidaknya minum sebanyak 8 gelas air setiap hari atau setara 2 liter. Bukan hanya sekadar menghindari dehidrasi, cukup minum juga akan membantu metabolisme tubuh, proses pembuangan racun-racun dengan lebih baik, dan mendukung sirkulasi darah agar nutrisi dari makanan yang Anda konsumsi dapat tersalurkan ke seluruh jaringan tubuh termasuk area bekas luka operasi.
Untuk itu, Anda bisa mulai dengan air mineral yang sehat seperti AQUA yang kualitas dan kemurniannya selalu terjaga bahkan lebih dari 50 tahun. AQUA senantiasa memastikan kebaikan alami dan kandungan asli air terjaga dalam kemasan dengan melakukan perlindungan serta ratusan uji kualitas sebelum akhirnya tiba di tangan Anda. Sehingga, kandungan air AQUA sudah pasti steril dari kontaminasi berbahaya. Di sisi lain, air minum AQUA telah sesuai rekomendasi BPOM dan SNI, jadi Anda tak perlu meragukan keamanannya.
Makanan yang Sebaiknya Dihindari Setelah Operasi
Tak kalah pentingnya dari mengetahui makanan yang dianjurkan, Anda juga perlu memahami makanan apa saja yang sebaiknya dibatasi selama masa pemulihan pascaoperasi, di antaranya:
- Gorengan dan makanan tinggi lemak jenuh dapat memicu peradangan dan memperberat kerja sistem pencernaan.
- Makanan dan minuman tinggi gula konsumsi gula berlebih dapat menekan fungsi kekebalan tubuh dan memperlambat penyembuhan luka.
- Makanan olahan dan cepat saji umumnya mengandung garam, pengawet, dan minim nutrisi yang justru dibutuhkan tubuh saat pemulihan.
- Minuman beralkohol dapat berinteraksi dengan obat-obatan pascaoperasi, menyebabkan dehidrasi, dan menghambat penyembuhan luka.
- Makanan pedas dan berbumbu tajam berpotensi mengiritasi saluran pencernaan yang sedang dalam kondisi sensitif pascaoperasi.
Tips Tambahan untuk Pemulihan yang Optimal
Selain memperhatikan jenis makanan yang dikonsumsi, ada beberapa hal lain yang dapat mendukung pemulihan pascaoperasi Anda:
- Makan dalam porsi kecil namun sering terutama di hari-hari pertama setelah operasi, ketika nafsu makan dan kemampuan pencernaan mungkin masih terbatas.
- Konsultasikan menu harian dengan dokter atau ahli gizi karena setiap jenis operasi memiliki kebutuhan nutrisi yang berbeda, misalnya operasi saluran pencernaan membutuhkan panduan diet yang lebih khusus.
- Lanjutkan kontrol ke dokter secara rutin untuk memastikan proses penyembuhan berjalan sesuai harapan dan tidak ada tanda-tanda infeksi pada luka.
Well, itulah beberapa rekomendasi makanan pasca operasi yang bisa Anda konsumsi setiap harinya. Berbagai makanan dengan kandungan nutrisi penting yang dibutuhkan tubuh tentu akan sangat baik dan mendukung proses pemulihan.
Oleh karena itu, pastikan setiap makanan yang Anda konsumsi termasuk sehat dan bergizi agar asupan nutrisi dapat terpenuhi dengan baik. Jangan lupa juga minum #AQUADULU sebagai air mineral yang sehat untuk memenuhi asupan cairan tubuh!
Baca juga: 13 Buah yang Bagus untuk Kulit, Sehat dan Mencerahkan Alami

