Hemoglobin (Hb) adalah protein penting yang terdapat di dalam sel darah merah dan bertugas membawa oksigen dari paru-paru ke seluruh jaringan tubuh. Seseorang dikatakan memiliki Hb rendah ketika kadarnya berada di bawah angka normal, yakni kurang dari 13,5 g/dL untuk pria dan kurang dari 12 g/dL untuk wanita. Ketika kondisi ini terjadi, tubuh mengalami kekurangan pasokan oksigen yang memicu beberapa gejala anemia defisiensi zat besi, seperti mudah lelah, sakit kepala, wajah pucat, pusing, hingga sesak napas.
Selain rutin mengonsumsi makanan kaya zat besi, ada satu hal yang sama pentingnya namun kerap luput dari perhatian, menghindari jenis makanan tertentu yang dapat menghambat penyerapan zat besi itu sendiri. Dengan menghindari konsumsi makanan yang mengandung gluten, kalsium, tanin, asam oksalat, maupun fitat, maka penyerapan zat besi dan nutrisi lainnya yang diperlukan tubuh untuk menaikkan kadar Hb akan berjalan jauh lebih lancar.
Lantas, apa saja makanan yang dihindari saat Hb rendah? Temukan daftar lengkapnya di bawah ini!
Daftar Makanan yang Dihindari Saat Hb Rendah
Salah satu penyebab utama Hb rendah adalah terhambatnya proses penyerapan zat besi di dalam tubuh. Maka dari itu, untuk memastikan proses penyerapan zat tersebut dapat berjalan lancar, ada beberapa jenis makanan yang perlu dihindari atau menjadi pantangan hb rendah, yaitu:
1. Olahan Susu
Banyak yang menanyakan ketika Hb rendah tidak boleh makan apa? Susu beserta semua produk olahannya menjadi salah satu jawabannya. Susu mengandung kalsium dalam jumlah tinggi, di mana mineral ini diketahui bersaing langsung dengan zat besi untuk diserap oleh usus. Dalam jumlah besar, kalsium dapat secara signifikan mengurangi kemampuan saluran cerna dalam menyerap zat besi dari makanan.
Tidak hanya itu, susu juga diperkaya dengan kalium yang turut berperan menghambat penyerapan zat besi, dan apabila dikonsumsi secara berlebihan dapat menyebabkan kerusakan pada lapisan usus sehingga menurunkan kadar zat besi dan hemoglobin. Oleh karena itu, susu beserta olahannya, seperti keju, yogurt, mentega, dan es krim, termasuk ke dalam makanan yang dihindari saat Hb rendah.
2. Cokelat
Cokelat, terutama cokelat gelap dan kakao, mengandung dua senyawa yang sama-sama menghambat penyerapan zat besi: asam oksalat dan kafein. Asam oksalat membentuk senyawa tidak larut bersama zat besi di saluran pencernaan sehingga zat besi tidak dapat diserap dengan optimal. Menurut Journal of Food Composition and Analysis, kadar oksalat pada cokelat berkisar antara 155-485 miligram per 100 gram tergantung dari variasinya.
Kafein yang terdapat pada cokelat juga ikut mengganggu penyerapan zat besi secara bersamaan. Dua senyawa ini bekerja bersama membuat cokelat menjadi salah satu makanan yang sebaiknya dibatasi atau dihindari saat kadar Hb sedang rendah.
3. Kopi dan Teh
Kopi dan teh, termasuk teh hitam, teh hijau, dan matcha, mengandung dua senyawa yang sangat berpengaruh terhadap penyerapan zat besi, yaitu tanin dan kafein. Tanin dapat mengikat zat besi di saluran pencernaan sebelum tubuh sempat menyerapnya. Menurut hasil penelitian dari Current Developments in Nutrition, zat tanin dapat secara signifikan mengurangi kadar zat besi yang siap diserap oleh tubuh guna meningkatkan kadar Hb.
Makanan dan minuman yang mengandung tanin juga dapat memperparah gejala anemia defisiensi besi secara keseluruhan. Selain kopi dan teh, jagung dan buah anggur pun mengandung tanin sehingga perlu dibatasi konsumsinya selama kadar Hb masih rendah. Jika memang ingin tetap mengonsumsi teh atau kopi, konsumsilah setidaknya satu hingga dua jam setelah makan agar dampaknya terhadap penyerapan zat besi dapat diminimalisir.
4. Kacang-Kacangan dan Gandum
Kacang-kacangan termasuk ke dalam makanan penyebab Hb rendah karena mengandung asam fitat (fitat), di mana senyawa ini mampu mengikat zat besi di saluran pencernaan sehingga proses penyerapannya akan terganggu. Selain kacang-kacangan seperti kacang tanah, kacang merah, dan kacang kedelai, ada juga makanan lain yang mengandung fitat sehingga perlu dihindari saat Hb rendah, yaitu gandum dan beras merah.
Perlu diketahui bahwa fitat juga banyak terdapat pada biji-bijian utuh yang sering dianggap sehat. Maka dari itu, selama kadar Hb sedang dalam kondisi rendah, konsumsi bahan-bahan tersebut sebaiknya dibatasi terlebih dahulu hingga kondisi Hb kembali membaik.
5. Umbi-Umbian
Makanan yang dihindari saat Hb rendah berikutnya meliputi umbi-umbian, seperti kentang, ubi, singkong, ubi jalar, dan wortel. Meskipun umbi-umbian mengandung zat besi, beberapa jenisnya, terutama ubi jalar, mengandung asam oksalat yang membentuk senyawa tidak larut bersama zat besi dan menghambat penyerapannya di usus.
Apabila dikonsumsi secara berlebihan saat Hb sedang rendah, umbi-umbian justru dapat mengakibatkan anemia defisiensi besi, yaitu kondisi di mana jumlah sel darah merah dalam tubuh menurun. Sebaiknya batasi porsinya dan pilih metode memasak yang dapat mengurangi kadar oksalat, seperti merebus dengan air yang kemudian dibuang.
6. Seledri
Meskipun mengonsumsi sayuran bermanfaat bagi kesehatan tubuh, ada satu sayuran yang termasuk ke dalam makanan penyebab Hb rendah, yaitu seledri. Kandungan metanol dan heksana di dalam seledri dapat memicu penurunan tekanan darah secara signifikan. Menurunnya tekanan darah akan mengganggu sirkulasi dan penyerapan zat besi, yang pada akhirnya membuat tubuh kesulitan dalam memproduksi Hb secara optimal.
Seledri boleh dikonsumsi kembali ketika kondisi tubuh sedang sehat dan kadar Hb sudah dalam batas normal, namun sebaiknya dihindari selama masa pemulihan Hb.
Baca juga: 8 Rekomendasi Makanan untuk Bulking yang Wajib Dicoba
7. Mie Instan dan Makanan Olahan
Mie instan dan berbagai jenis makanan ultra-processed atau makanan cepat saji termasuk ke dalam makanan yang dihindari saat Hb rendah. Mie instan mengandung karbohidrat dan garam (sodium) yang sangat tinggi, di mana kedua kandungan tersebut dapat memicu peradangan dan memperburuk kondisi autoimun.
Perlu diketahui bahwa terdapat jenis penyakit autoimun yang dapat mempengaruhi kadar Hb di dalam tubuh, yaitu anemia hemolitik autoimun. Penyakit ini menyebabkan sistem kekebalan tubuh menghancurkan sel darah merah yang sehat. Selain itu, makanan olahan dan makanan cepat saji umumnya sangat rendah nutrisi sehingga tidak mampu mendukung proses pembentukan hemoglobin dalam tubuh secara memadai.
8. Makanan yang Mengandung Gluten
Gluten dapat menghambat penyerapan zat besi dan asam folat yang dibutuhkan oleh tubuh dalam meningkatkan kadar Hb. Oleh sebab itu, beberapa makanan yang mengandung gluten, seperti roti, pasta, selai berbahan gandum, dan biji-bijian tertentu termasuk ke dalam makanan yang dihindari saat Hb rendah.
Selain mempengaruhi kadar Hb di dalam tubuh, makanan bergluten juga harus dihindari oleh seseorang yang menderita sensitivitas atau alergi gluten karena dapat mengakibatkan gangguan sistem pencernaan yang pada akhirnya mempersulit penyerapan nutrisi secara keseluruhan.
9. Makanan dengan Zat Resveratrol
Walaupun resveratrol dapat memberikan sejumlah dampak positif untuk kesehatan, zat ini juga ikut berperan dalam menghambat penyerapan zat besi sehingga kadar Hb di dalam tubuh akan sulit naik. Adapun makanan yang dihindari saat Hb rendah karena mengandung zat resveratrol adalah kacang tanah, jambu, dan beri-berian seperti blueberry dan cranberry.
Konsumsi makanan-makanan ini sebaiknya dikurangi untuk sementara selama proses pemulihan kadar Hb, terutama apabila dikonsumsi dalam jumlah besar bersamaan dengan sumber zat besi utama.
10. Makanan yang Mengandung Polifenol
Makanan yang diperkaya senyawa polifenol, seperti kacang kenari, kakao, kopi, apel, anggur, dan stroberi, dapat menghambat penyerapan zat besi non-heme sehingga sebaiknya dihindari saat kadar Hb sedang rendah. Berdasarkan jurnal Polyphenols in Human Health and Disease, penghambatan ini terjadi karena senyawa polifenol membentuk kombinasi yang sulit larut dengan zat besi di dalam usus, sehingga zat besi tidak bisa masuk ke dalam aliran darah secara optimal.
Makanan yang Dianjurkan untuk Menaikkan Hb
Setelah mengetahui daftar pantangannya, penting juga untuk memahami apa yang sebaiknya dikonsumsi secara aktif agar kadar Hb cepat kembali normal. Berikut beberapa kelompok makanan yang dianjurkan:
- Makanan kaya zat besi: daging merah, hati sapi, ayam, ikan, telur, dan sayuran hijau gelap seperti bayam dan kacang polong
- Makanan tinggi vitamin C: jeruk, mangga, kiwi, pepaya, dan tomat, karena vitamin C terbukti membantu mengoptimalkan penyerapan zat besi dari makanan yang dikonsumsi
- Makanan sumber vitamin B12 dan asam folat: daging, ikan, dan telur, karena keduanya dibutuhkan untuk memproduksi sel darah merah yang sehat dan memadai
Baca juga: 9 Makanan Pengganti Nasi yang Cocok untuk Diet
Jika Hb rendah sebaiknya tidak boleh minum ?
Minuman yang sebaiknya dihindari saat Hb rendah adalah teh, kopi, minuman berkafein, soda, dan alkohol. Semua minuman tersebut mengandung senyawa yang dapat menghambat penyerapan zat besi atau mengganggu produksi sel darah merah. Minuman terbaik untuk mendukung pemulihan Hb adalah air putih yang cukup setiap harinya agar mineral dalam tubuh tetap seimbang.
Seberapa cepat Hb bisa naik dengan mengubah pola makan?
Kenaikan kadar Hb melalui perubahan pola makan umumnya dapat dirasakan dalam beberapa minggu, tergantung dari seberapa rendah kadar Hb awal dan seberapa konsisten dalam menghindari pantangan serta mengonsumsi makanan penambah zat besi. Apabila gejala anemia terasa sangat mengganggu aktivitas sehari-hari, sebaiknya segera konsultasikan kondisi ke dokter untuk mendapatkan penanganan yang tepat dan cepat.
Sekian uraian terkait jenis makanan yang dihindari saat Hb rendah beserta panduan asupan yang dianjurkan. Selain mengonsumsi makanan untuk menaikkan Hb, Anda juga perlu memenuhi kebutuhan cairan tubuh harian dengan baik. Air mineral mengandung zat besi dan mineral alami yang dapat membantu mencegah penurunan Hb. Dalam hal ini, pastikan Anda memilih air mineral yang berkualitas. Jadi, yuk pilih #AQUADULU karena tidak semua air itu AQUA.
AQUA mengandung air mineral sehat dan alami yang berasal dari 19 pegunungan terpilih di Indonesia. Sumber airnya diambil dari bagian terdalam pegunungan yang memiliki lapisan pelindung sehingga bebas pencemaran. Karena itu pula, AQUA terasa dingin alami dan segar saat diminum meski tidak didinginkan terlebih dahulu.
Perlu diketahui bahwa AQUA merupakan produk asli Indonesia yang senantiasa menemani masyarakat lebih dari 50 tahun. AQUA juga telah bersertifikasi Halal, BPOM, dan SNI sehingga aman dikonsumsi. Jadi, jangan ragu untuk minum AQUA DULU sebagai upaya dalam mendukung kesehatan tubuh! AQUA 100% Indonesia, 100% Halal, dan 100% Murni.

