Logo AQUA

Amankah Air Rebusan untuk Air Minum Bayi?

Healthy Lifestyle | 31 January 2019

Share this:

Amankah Air Rebusan untuk Air Minum Bayi?

Bayi Anda sudah masuk masa MPASI. Muncul pertanyaan yang bikin ragu: sebaiknya pakai air apa? Amankah air rebusan biasa, atau lebih terjamin air mineral?

TL;DR (Ringkasan):

  • Air rebusan aman untuk bayi selama sumber airnya berkualitas dan direbus sampai benar-benar mendidih.
  • Air mineral juga perlu direbus dulu sebelum dipakai untuk susu atau MPASI bayi.
  • Menurut IDAI, bayi usia 0-6 bulan butuh 700 mL cairan per hari dari makanan dan minuman.

Mengapa Air Minum Bayi Harus Lebih Diperhatikan?

Berapa banyak cairan yang sebenarnya dibutuhkan bayi Anda setiap hari? Air minum bayi perlu perhatian ekstra karena kebutuhan cairannya ternyata cukup besar untuk tubuh sekecil itu. Menurut IDAI, bayi usia 0-6 bulan membutuhkan 700 mL cairan per hari dari makanan dan minuman, lalu naik menjadi 800 mL pada usia 7-12 bulan. Pada 6 bulan pertama, kebutuhan itu umumnya terpenuhi dari ASI atau susu formula. Begitu masa MPASI dimulai, air ikut masuk lewat makanan dan minuman pendampingnya. Di sinilah kualitas serta kebersihan air jadi penentu utama kesehatan pencernaannya. Contohnya, air yang tercemar kuman bisa memicu diare pada bayi yang sistem cernanya belum sempurna. Jadi pastikan setiap tetes air untuk susu maupun MPASI berasal dari sumber bersih dan sudah direbus dengan benar sebelum diberikan.

Usia bayi Kebutuhan cairan harian (makanan dan minuman)
0-6 bulan 700 mL
7-12 bulan 800 mL

Sumber: IDAI

Bayi berbeda dari remaja dan orang dewasa. Kekebalan tubuhnya lebih rendah karena sistem imunnya belum sempurna. Begitu pula sistem pencernaannya.

Hormon dan enzim pencernaannya belum lengkap, sementara celah-celah pada saluran cernanya masih longgar sehingga kuman jauh lebih mudah menyelinap masuk.

Tidak heran kalau masalah pencernaan seperti diare dan muntah akibat infeksi saluran cerna lebih sering menimpa bayi. Karena itulah pemilihan jenis makanan dan air jadi sangat penting.

Bagaimana Cara Merebus Air Minum untuk Bayi dengan Benar?

Merebus air untuk minum bayi memang efektif membunuh kuman, asalkan prosesnya dilakukan tuntas. WHO menyatakan memanaskan air hingga mendidih bergolak atau rolling boil cukup untuk menonaktifkan bakteri, virus, dan protozoa penyebab penyakit (WHO, 2015). Artinya, air harus benar-benar mendidih dengan gelembung besar, bukan sekadar panas beruap. Satu hal tetap perlu diingat: merebus tidak menghilangkan cemaran zat kimia. Contohnya, air yang tercemar logam atau limbah tetap berbahaya walau sudah dididihkan lama. Karena itu pilih sumber air yang bersih sejak awal, baru rebus sampai mendidih sempurna. Setelah itu diamkan sekitar 10 menit sampai suhunya turun ke 70 derajat sebelum dipakai menyeduh susu atau MPASI. Dengan dua langkah sederhana ini, Anda bisa jauh lebih tenang saat menyiapkan air minum untuk si kecil setiap hari.

Kabar baiknya, baik air mineral maupun air biasa sama-sama bisa dipakai untuk menyiapkan susu dan MPASI. Kuncinya ada di satu langkah: rebus airnya sampai benar-benar mendidih.

Setelah itu diamkan sekitar 10 menit hingga suhunya turun ke 70 derajat. Barulah air itu siap dipakai untuk membuat susu atau melarutkan MPASI.

Kalau Anda memilih air biasa, perhatikan betul sumbernya. Pastikan sumber air itu bersih dan kualitasnya baik, yakni tidak berwarna, tidak berasa, dan tidak berbau. Jauhi sumber air yang Anda curigai tercemar zat kimia, sebab merebus air tidak menghilangkan kontaminasi semacam itu.

Kalau Anda memilih air mineral, ada satu hal yang perlu diingat. Air mineral yang baik memang bersih dari sebagian besar kontaminan zat kimia, tetapi tidak 100 persen steril. Jadi tetap rebus dulu bila akan digunakan untuk bayi.

Dan bila Anda memakai air minum isi ulang, pilih yang kualitasnya benar-benar terjamin. Ini penting demi menjaga kesehatan buah hati Anda.

Kesimpulannya, air rebusan aman untuk bayi. Syaratnya dua: sumber airnya berkualitas baik, dan proses perebusannya dilakukan dengan benar.

Bagaimana menilai kualitas sumber air sebelum direbus untuk bayi? Gunakan standar resmi sebagai patokan. Baku mutu air minum Indonesia menetapkan kekeruhan di bawah 3 NTU, pH 6,5 sampai 8,5, serta E. coli dan total coliform 0 CFU/100 mL (Permenkes No. 2 Tahun 2023, JDIH BPK RI, 2023). Untuk pemeriksaan cepat di rumah, andalkan indra Anda: air layak rebus semestinya jernih, tidak berwarna, tidak berbau, dan tidak berasa. Kalau airnya keruh atau berbau aneh, jangan ambil risiko untuk si kecil, cari sumber lain yang lebih terjamin. Air mineral kemasan dari sumber terlindungi umumnya sudah memenuhi standar tersebut, tapi untuk bayi tetap perlu direbus lebih dulu. Dengan patokan ini, Anda punya dasar yang jelas saat memilih air minum bayi, bukan sekadar mengira-ngira dari tampilannya.

FAQ Seputar Air Minum untuk Bayi

Apakah air rebusan aman untuk bayi?

Aman, dengan dua syarat: sumber airnya berkualitas baik dan perebusannya benar sampai mendidih. WHO menyebut mendidih bergolak cukup untuk menonaktifkan bakteri, virus, dan protozoa penyebab penyakit (WHO, 2015). Ingat, merebus tidak menghilangkan cemaran zat kimia, jadi hindari sumber air yang dicurigai tercemar.

Apakah air mineral untuk bayi tetap harus direbus?

Ya. Air mineral yang baik memang bersih dari sebagian besar kontaminan zat kimia, tetapi tidak 100 persen steril. Untuk bayi yang sistem imunnya belum sempurna, rebus dulu airnya sampai mendidih, lalu diamkan sekitar 10 menit hingga suhunya turun ke 70 derajat sebelum menyeduh susu atau MPASI.

Berapa kebutuhan cairan harian bayi?

Menurut IDAI, bayi usia 0-6 bulan membutuhkan 700 mL cairan per hari, dan bayi usia 7-12 bulan membutuhkan 800 mL. Kebutuhan itu dihitung dari makanan dan minuman, termasuk ASI atau susu formula. Konsultasikan ke dokter anak bila si kecil sulit minum atau menunjukkan tanda dehidrasi.

Merawat bayi sudah cukup menguras tenaga, jadi urusan air minum tidak perlu ikut menambah beban pikiran. Sedia AQUA galon di rumah membuat semuanya lebih adem, cara sederhana ala Keluarga Adem. Sambil menyiapkannya, cek kode unik di balik tutup galon dan tukarkan dengan hadiah lewat promo AQUA 100% Untung.

[RS/RH]

Related Articles

No articles found.

This website uses cookie to make sure you get the best experience. Learn more .