Beragam budaya yang terdapat di pulau Jawa membuat makanan tradisional dari daerah tersebut juga tersedia bermacam-macam. Tentu saja, makanan khas Jawa ini bisa Anda temukan di pulau bagian barat hingga timur dengan cita rasa unik dari masing-masing daerah.
Sajian khas Jawa sudah cukup terkenal di berbagai kalangan, baik pecinta kuliner maupun masyarakat biasa. Bahkan, beberapa di antaranya sudah diakui sebagai kuliner kelas dunia yang membanggakan Indonesia di mata internasional.
Maka dari itu, bagi yang sedang wisata kuliner di pulau Jawa, tidak lengkap rasanya jika belum mencicipi keragaman makanan khas Jawa yang nikmat dan lezat.
Lantas, apa saja hidangan khas Jawa yang perlu Anda coba saat sedang berwisata kuliner?
Simak daftar makanannya di bawah ini, yuk!
15 Makanan Khas Jawa yang Populer
Makanan khas Jawa adalah sajian yang dapat Anda temui dengan mudah. Karena itulah, sajian daerah satu ini tidak pernah kehilangan popularitasnya.
Sedang kulineran di pulau Jawa dan tergiur untuk mencicipi makanan khas daerah tersebut?
Tenang saja, berikut disajikan daftar makanan khas Jawa yang populer dan wajib untuk kamu cicipi saat kulineran.
1. Gudeg
Bicara soal makanan khas Jawa, gudeg adalah yang pertama wajib masuk dalam daftar. Sajian satu ini merupakan ikon kuliner Yogyakarta yang sudah terkenal hingga mancanegara.
Gudeg dibuat dari buah nangka muda yang dimasak bersama santan, gula merah, dan berbagai rempah pilihan dalam waktu yang cukup lama. Proses memasak yang panjang inilah yang membuat bumbu benar-benar meresap dan menghasilkan cita rasa manis, gurih, dan harum yang khas.
Biasanya, gudeg disajikan lengkap bersama nasi putih, opor ayam kampung, telur bacem, tahu, tempe, dan sambal goreng krecek. Perpaduan lauk-pauknya inilah yang membuat satu porsi gudeg terasa begitu lengkap dan memuaskan.
Wah, sudah terbayang nikmatnya, bukan?
2. Rawon
Nama makanan khas Jawa Timur ini mungkin sudah sering Anda dengar.
Yap, rawon adalah sajian dari Jawa Timur yang cukup terkenal bahkan masuk dalam daftar Best Soups in the World. Bagi Anda yang tertarik makan makanan berkuah, rawon bisa menjadi pilihan tepat.
Rawon terdiri dari potongan daging sapi yang disiram oleh kuah hitam khas yang warnanya berasal dari kluwek bumbu rempah unik yang memberikan cita rasa gurih dan sedikit earthy yang khas. Biasanya, rawon disantap bersama nasi putih, kerupuk udang, dan taoge pendek.
Mendengar sajian rawon ini saja sudah membuat perut terasa lapar, ya?
3. Pecel
Kalau ingin mencicipi makanan khas Jawa yang merakyat dan menyehatkan, pecel adalah jawabannya.
Pecel adalah sajian sederhana berupa aneka sayuran rebus seperti kangkung, bayam, taoge, kacang panjang, dan daun singkong yang disiram dengan sambal kacang khas yang gurih dan sedikit pedas. Tak lupa, rempeyek atau peyek kacang menjadi pelengkap yang membuat tekstur makan jadi semakin seru.
Pecel dikenal sebagai salah satu makanan tinggi protein yang juga kaya serat, karena bahan utamanya adalah sayuran segar. Cocok dijadikan pilihan makan siang yang lezat sekaligus bergizi!
4. Garang Asem
Olahan garang asem dibuat menggunakan daging ayam yang dikukus dengan bumbu sederhana, yaitu santan, cabai rawit, bawang merah, bawang putih, belimbing wuluh, dan lain-lain dalam bungkusan daun pisang.
Penggunaan belimbing wuluh dalam bumbu garang asem membuat makanan satu ini memiliki cita rasa asam segar yang unik, sesuai dengan namanya. Proses mengukus dalam daun pisang juga memberikan aroma khas yang semakin menggugah selera.
Garang asem biasanya disajikan bersama nasi hangat, cocok dijadikan sebagai menu makan malam untuk keluarga.
5. Nasi Gandul
Nasi gandul merupakan salah satu nama makanan khas Jawa Tengah, tepatnya dari daerah Pati.
Yang menjadi ciri khas dari makanan ini adalah kuahnya, yaitu kuah gandul. Terbuat dari berbagai rempah-rempah pilihan, kuah gandul memiliki cita rasa yang gurih dan menggoyangkan lidah.
Kemudian, kuah gandul tersebut disiramkan pada nasi putih yang beralaskan daun pisang. Tidak lupa, potongan daging sapi yang empuk akan ditambahkan pada sajian khas Jawa yang nikmat ini. Sensasi makan dengan alas daun pisang pun memberikan pengalaman kuliner tersendiri yang unik!
6. Soto Kudus
Nama makanan ini merupakan nama daerah asalnya, yaitu Kudus, Jawa Tengah.
Soto kudus dibuat menggunakan daging-dagingan, yaitu daging sapi, daging ayam, atau kerbau dengan kuah kaldu bening yang ringan dan segar. Kekayaan rempah dalam kuahnya berpadu dengan suwiran daging yang empuk, menghasilkan sajian yang hangat dan menenangkan.
Hal yang membedakan soto kudus dengan soto lainnya adalah penyajiannya disajikan dalam mangkuk kecil sehingga porsinya lebih mungil, cocok untuk kamu yang ingin mencicip tanpa kekenyangan.
7. Lumpia Semarang
Satu lagi makanan khas Jawa Tengah yang tidak boleh dilewatkan: lumpia Semarang.
Lumpia Semarang adalah camilan legendaris dengan kulit yang renyah dan isian yang gurih, berupa rebung (bambu muda), telur, daging ayam, atau udang. Perpaduan tekstur renyah di luar dan isian lembut di dalam menjadikan lumpia Semarang sangat digemari wisatawan yang datang ke Kota Atlas tersebut.
Lumpia paling nikmat disantap selagi hangat, ditambah saus khas dan irisan cabai segar. Kalau ke Semarang, jangan sampai terlewat, ya!
8. Tongseng
Tongseng merupakan makanan khas Jawa Tengah yang satu ini juga sangat populer, terutama di kalangan pecinta kuliner daging.
Tongseng dibuat dari daging yang masih melekat di tulang biasanya kambing, meski ada juga versi sapi yang dimasak bersama kuah kari kental, kecap manis, dan sayuran seperti kol dan tomat. Perpaduan rasa gurih, manis, dan sedikit pedas menghasilkan sajian yang sungguh menggugah selera.
Tidak heran, tongseng selalu berhasil membuat siapa pun yang mencicipinya ketagihan!
9. Rujak Cingur
Bagi Anda yang ingin mencoba makanan khas Jawa Timur dengan sensasi yang berbeda, rujak cingur wajib ada di daftar kulineran kamu.
Cingur adalah bagian mulut sapi yang direbus hingga empuk, lalu dicampur bersama irisan tempe, tahu, timun, nanas, lontong, berbagai sayuran, bumbu kacang, dan petis udang yang khas. Perpaduan bahan-bahannya menghasilkan cita rasa yang kaya dan kompleks ada gurih, manis, asam, dan sedikit pedas dalam satu suapan.
Kalau ke Surabaya, mencicipi rujak cingur adalah pengalaman kuliner yang sayang untuk dilewatkan!
10. Gethuk
Rekomendasi sajian khas Jawa yang selanjutnya adalah gethuk.
Gethuk terbuat dari olahan singkong rebus yang ditumbuk hingga lembut, kemudian ditaburi parutan kelapa kukus yang gurih. Rasa yang diciptakan dari gethuk ialah lembut, manis sekaligus gurih perpaduan yang sederhana namun begitu memanjakan lidah.
Dengan begitu, Anda yang menggemari makanan manis tentunya akan sangat menikmati sajian satu ini. Gethuk dapat Anda jumpai dengan mudah di Jawa Tengah dan Yogyakarta.
11. Klepon
Masih dalam kategori kudapan manis khas Jawa, ada klepon yang tidak kalah populer.
Klepon berbentuk bola-bola kecil kenyal yang terbuat dari tepung ketan, diisi dengan gula merah cair, lalu ditaburi parutan kelapa. Begitu digigit, rasa manis gula merahnya langsung "meledak" di mulut dan berpadu dengan gurihnya kelapa serta tekstur kenyal yang pas.
Jajanan tradisional satu ini cocok dinikmati kapan saja, baik sebagai camilan sore maupun pelengkap acara keluarga.
12. Rondo Royal
Rondo royal adalah kudapan yang berasal dari Jepara, Jawa Tengah. Camilan tradisional tersebut berbahan dasar tape singkong yang difermentasi dengan ragi khusus, kemudian digoreng dalam adonan tepung hingga keemasan.
Teksturnya renyah di luar dan lembut di dalam, dengan rasa manis dan sedikit asam dari tape yang menciptakan sensasi unik saat disantap. Oleh sebab itu, rondo royal biasa dijadikan sebagai teman menyeruput kopi atau teh di pagi hari santai dan nikmat!
13. Surabi
Masih membicarakan kudapan, surabi adalah camilan manis berasal dari Jawa Barat yang bisa dinikmati oleh berbagai kalangan, mulai dari anak-anak hingga orang dewasa.
Surabi berbahan dasar tepung beras dan santan yang dipanggang di atas cetakan tanah liat dengan bara api, menghasilkan aroma harum yang menggoda. Penyajiannya kemudian ditambahkan aneka topping manis maupun gurih yang membuat surabi terasa semakin legit dan menggugah selera!
14. Batagor
Daftar sajian khas Jawa selanjutnya beralih ke nama makanan khas Jawa Barat yang sudah tidak asing lagi, yaitu batagor.
Batagor merupakan singkatan dari baso tahu goreng. Dari namanya saja, kita sudah bisa tahu bahan dan proses pengolahan makanan ini. Adonan bakso dari batagor menggunakan daging ikan tenggiri yang merupakan salah satu makanan tinggi protein, dimasukkan ke dalam tahu atau dibalut kulit pangsit, lalu digoreng hingga renyah.
Disajikan dengan siraman bumbu kacang dan perasan jeruk limau, batagor menghadirkan sensasi renyah, gurih, dan segar yang membuatnya selalu dicari!
15. Ubi Cilembu
Ubi cilembu adalah nama makanan khas Jawa Barat yang menyehatkan. Pasalnya, ubi cilembu mengandung karbohidrat kompleks yang akan membuat tubuh merasa kenyang lebih lama. Jadi, ubi cilembu bisa dijadikan sebagai makanan pengganti nasi yang baik untuk tubuh.
Ubi cilembu memiliki keunikan dibandingkan dengan ubi jalar lainnya. Ketika dipanggang, bentuk ubi ini akan mengempis dan kulitnya terlihat mengkerut. Walau begitu, teksturnya yang lembut ditambah rasa manis legit seperti madu membuat sajian khas Jawa tersebut dinikmati oleh banyak orang.
Cara Menikmati Wisata Kuliner Jawa
Setelah melihat daftar makanan khas Jawa di atas, tentunya kamu sudah tidak sabar untuk segera mencicipinya, bukan?
Supaya pengalaman wisata kulinermu semakin menyenangkan, ada beberapa tips yang bisa kamu terapkan:
- Datang di pagi atau siang hari. Banyak warung makan khas Jawa yang mulai berjualan dari pagi dan kerap habis sebelum sore. Datang lebih awal agar tidak kehabisan!
- Coba ke pasar tradisional. Pasar tradisional adalah surga untuk berburu makanan khas daerah, termasuk jajanan seperti klepon, gethuk, dan surabi.

