Logo AQUA

Manfaat Beras Merah untuk Kesehatan dan Menu Diet yang Tepat

Healthy Lifestyle | 08 September 2022

Share this:

Manfaat Beras Merah untuk Kesehatan dan Menu Diet yang Tepat

Menerapkan pola makan sehat menjadi salah satu cara paling efektif untuk menjaga tubuh tetap bugar dan terhindar dari berbagai penyakit. Salah satu pilihan makanan yang semakin populer dalam rangka mendukung pola makan sehat adalah beras merah. Tapi sebenarnya, apa saja manfaat beras merah untuk kesehatan tubuh?

Banyak orang sudah familiar dengan beras merah sebagai menu diet. Namun manfaatnya jauh lebih luas dari sekadar membantu mengontrol berat badan. Dari menjaga kadar gula darah hingga melindungi kesehatan jantung, beras merah menyimpan banyak keunggulan yang sayang untuk dilewatkan.

Kandungan Beras Merah sebagai Menu Makanan

Beras merah merupakan salah satu makanan pengganti nasi yang termasuk ke dalam jenis serealia atau biji-bijian. Berbeda dengan beras putih yang melewati proses penggilingan berulang, beras merah hanya mengalami satu kali proses pengupasan kulit. Inilah yang membuat kandungan nutrisinya jauh lebih terjaga dibandingkan beras putih biasa.

Beras putih yang kita konsumsi sehari-hari sejatinya berasal dari beras merah yang telah mengalami penggilingan lebih lanjut hingga lapisan dedak dan bekatul ikut terbuang. Proses itulah yang membuat beras putih kehilangan sebagian besar seratnya, vitamin B kompleks, dan berbagai mineral penting lainnya.

Khasiat beras merah berasal dari kandungan nutrisinya yang beragam. Dalam 100 gram beras merah yang telah dimasak, terdapat berbagai macam zat gizi sebagai berikut:

  • 110 kalori
  • 22,78 gram karbohidrat
  • 2,56 gram protein
  • 0,9 gram lemak
  • 1,8 gram serat
  • 43 miligram kalium
  • 301 miligram sodium

Selain kandungan nutrisi di atas, beras merah juga mengandung beberapa nutrisi lain dalam skala kecil namun tetap signifikan, seperti vitamin B1, vitamin B3, magnesium, mangan, zat besi, tembaga, fosfor, serta senyawa antioksidan seperti antosianin dan flavonoid.+1

Jika dibandingkan langsung dengan beras putih, beras merah mengandung serat hingga empat kali lebih banyak, serta 790% lebih banyak tiamin (vitamin B1) dan 540% lebih banyak niasin. Tidak heran jika beras merah kini semakin banyak dijadikan pilihan menu diet oleh masyarakat.

7 Manfaat Beras Merah untuk Kesehatan Tubuh

Setelah memahami apa saja kandungan gizi beras merah, saatnya mengenali manfaatnya bagi tubuh secara lebih mendalam. Berikut penjelasan lengkapnya.

Baca juga: Aturan Makan Nasi untuk Diet Sehat Agar Berat Badan Turun

1. Mengontrol Berat Badan

Para pelaku diet tentunya sudah sangat akrab dengan manfaat beras merah yang satu ini. Beras merah mengandung serat, protein, serta karbohidrat kompleks yang tinggi sehingga membuat perut terasa kenyang lebih lama setelah makan. Dengan rasa kenyang yang bertahan lebih lama, dorongan untuk makan berlebihan pun otomatis berkurang.

Selain itu, kandungan kalori beras merah tergolong rendah, sehingga menjadikannya pilihan makanan pokok yang tepat bagi siapa saja yang sedang menjalani program penurunan berat badan. Beberapa penelitian juga menunjukkan bahwa konsumsi beras merah secara rutin bermanfaat untuk mengendalikan berat badan dalam jangka panjang, bahkan dapat membantu mencegah obesitas.

Kandungan seratnya yang tinggi juga turut membantu melancarkan saluran pencernaan dan membuang kelebihan lemak dari tubuh, sehingga manfaatnya tidak hanya dirasakan secara langsung ketika makan, tetapi juga pada proses metabolisme tubuh secara keseluruhan.

2. Menjaga Kesehatan Tulang

Magnesium merupakan mineral yang berperan penting dalam menjaga kekuatan dan kepadatan tulang. Beras merah yang kaya akan magnesium dan kalsium dapat dikonsumsi secara rutin agar kesehatan tulang, gigi, hingga persendian tetap terjaga secara optimal. Kekurangan magnesium dalam jangka panjang bahkan diketahui dapat meningkatkan risiko osteoporosis, terutama pada usia lanjut.

Selain itu, fosfor yang turut terkandung di dalam beras merah juga berkontribusi dalam mendukung pertumbuhan dan regenerasi tulang, sekaligus membantu sistem saraf dan berbagai proses metabolisme penting dalam tubuh.

3. Mengontrol Kadar Gula Darah

Beras merah memiliki indeks glikemik yang jauh lebih rendah dibandingkan beras putih. Indeks glikemik sendiri adalah ukuran seberapa cepat suatu makanan dapat meningkatkan kadar gula darah setelah dikonsumsi. Karena indeks glikemiknya rendah, beras merah tidak memicu lonjakan gula darah yang tiba-tiba sehingga kadar gula dalam tubuh tetap lebih stabil.

Hal ini menjadikan beras merah sangat baik dikonsumsi oleh penderita diabetes maupun mereka yang ingin mencegah risiko diabetes tipe 2. Konsumsi beras merah secara rutin sebagai pengganti nasi putih dapat menjadi salah satu langkah sederhana namun efektif dalam menjaga kadar gula darah pada tubuh.

4. Melindungi Tubuh dari Radikal Bebas

Antosianin yang terkandung di dalam beras merah termasuk ke dalam golongan antioksidan kuat yang mampu melindungi sel-sel tubuh dari kerusakan akibat radikal bebas. Radikal bebas yang berlebihan di dalam tubuh dapat memicu kondisi stres oksidatif, yaitu kondisi di mana sel dan jaringan tubuh mengalami kerusakan yang kemudian memicu peradangan dan berbagai penyakit kronis.

Yang menarik, senyawa flavonoid dalam beras merah bahkan terbukti lebih efektif dalam menangkal radikal bebas dibandingkan beras cokelat sekalipun. Selain antosianin, beras merah juga mengandung senyawa fenolat yang turut berperan dalam melindungi sel tubuh dari kerusakan oksidatif.

5. Membuat Kulit Lebih Sehat

Kandungan antioksidan yang tinggi pada beras merah tidak hanya bermanfaat untuk organ dalam, tetapi juga berdampak positif pada kesehatan kulit. Antioksidan dalam beras merah dapat mencegah penuaan dini pada kulit, sekaligus mengurangi risiko kerusakan kulit akibat paparan sinar UV.

Dengan mengonsumsi beras merah secara rutin, kesehatan kulit dari dalam dapat terjaga lebih baik. Kulit pun akan tampak lebih sehat, cerah, dan segar karena sel-sel kulit terlindungi dari stres oksidatif yang menjadi salah satu penyebab utama penuaan dini.

6. Menurunkan Kadar Kolesterol

Kandungan serat yang tinggi pada beras merah berperan dalam menghambat penyerapan kolesterol jahat (LDL) di dalam aliran darah. Dengan kata lain, konsumsi beras merah secara teratur dapat membantu menurunkan kadar kolesterol total dalam tubuh secara alami, tanpa perlu mengandalkan suplemen atau obat-obatan.

Selain serat, kandungan lignan dalam beras merah juga diketahui berkontribusi dalam menurunkan kadar kolesterol darah sekaligus mencegah aterosklerosis, yaitu kondisi pengerasan pembuluh darah akibat penumpukan plak kolesterol.

7. Mengurangi Risiko Penyakit Kardiovaskuler

Penyakit kardiovaskular adalah penyakit yang disebabkan oleh gangguan kesehatan pada pembuluh darah dan jantung, dan merupakan salah satu penyebab kematian terbesar di Indonesia maupun dunia. Dengan mengonsumsi beras merah secara rutin, risiko terkena penyakit kardiovaskuler dapat ditekan secara signifikan.

Hal ini bukan tanpa alasan. Beras merah mengandung kalium yang mampu mengendurkan pembuluh darah yang kaku dan melancarkan aliran darah dari jantung ke seluruh tubuh. Kalium juga berperan membuang kelebihan natrium dari dalam tubuh melalui urine, yang secara langsung membantu mengontrol tekanan darah agar tetap normal.

Selain itu, kombinasi antioksidan, magnesium, dan lignan dalam beras merah bekerja bersama-sama untuk mencegah penumpukan kolesterol jahat dalam darah, sehingga pembuluh darah tidak mudah tersumbat. Untuk hasil yang lebih maksimal, Anda juga dapat memperkecil risiko penyakit kardiovaskuler dengan melakukan olahraga kardio yang mudah dipraktikkan di rumah.desaputat.

Tips Mengkonsumsi Beras Merah

Agar manfaat beras merah dapat dirasakan secara optimal, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan saat mengonsumsinya.

  • Cuci beras merah hingga bersih sebelum dimasak untuk menghilangkan kotoran dan residu debu
  • Rendam beras merah selama 30 menit hingga satu jam sebelum dimasak agar teksturnya lebih pulen dan mudah dicerna
  • Kombinasikan beras merah dengan lauk berprotein tinggi seperti ikan, ayam tanpa kulit, atau tempe dan tahu agar keseimbangan nutrisi lebih terjaga
  • Mulai secara bertahap dengan mencampur beras merah dan beras putih pada awal peralihan agar pencernaan dapat beradaptasi
  • Konsumsi dalam porsi yang tetap terkontrol meskipun beras merah lebih sehat, karena total kalori harian tetap perlu diperhatikan dalam program diet

Baca Juga: 6 Jenis Kacang untuk Diet dan Beragam Manfaatnya, Apa Saja?

Lengkapi dengan Asupan Cairan yang Cukup

Itulah berbagai manfaat beras merah untuk kesehatan tubuh yang perlu Anda kenali. Agar kondisi tubuh tetap sehat dan bugar, mengonsumsi beras merah perlu dibarengi dengan memenuhi kebutuhan cairan tubuh setiap harinya.

Untuk orang dewasa, asupan cairan yang dibutuhkan setidaknya 2 liter dalam satu hari. Kebutuhan ini bisa Anda penuhi dengan selalu minum AQUA baik sebelum maupun sesudah beraktivitas sehari-hari. AQUA menyediakan beberapa ukuran kemasan yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan, mulai dari 220 ml, 330 ml, 600 ml, 1500 ml, hingga AQUA galon 19 liter untuk kebutuhan sehari-hari di rumah.

Air mineral AQUA telah melalui serangkaian proses penyaringan dan uji kualitas untuk menjamin keamanannya. Sertai setiap kegiatan fisik Anda dengan #AQUADULU untuk menjaga kebugaran tubuh. Yuk, penuhi kebutuhan cairan tubuh Anda sekarang!

Baca juga: 9 Manfaat Sayuran Hijau untuk Kesehatan Tubuh, Wajib Tahu!

Related Articles

No articles found.

This website uses cookie to make sure you get the best experience. Learn more .