Logo AQUA

10 Oleh-Oleh Khas Sumatera Barat dan Daerah Asalnya

Healthy Lifestyle | 17 October 2026

Share this:

10 Oleh-Oleh Khas Sumatera Barat dan Daerah Asalnya

Oleh-oleh khas Sumatera Barat meliputi rendang, keripik sanjai Bukittinggi, galamai Payakumbuh, ikan bilih Danau Singkarak, dan songket Pandai Sikek.

Keripik sanjai juga tercantum dalam daftar oleh-oleh makanan khas Indonesia dari berbagai daerah.

Yang Perlu Anda Ketahui

  • Rendang diakui sebagai Warisan Budaya Takbenda Indonesia sejak 2013 (detikFood, 2024).
  • Nama keripik sanjai berasal dari Jalan Sanjai di Bukittinggi (RRI Bukittinggi, 2024).
  • Ikan bilih adalah ikan endemik Danau Singkarak (ANTARA, Ikan Bilih, 2026).
  • Songket Pandai Sikek berstatus Indikasi Geografis (Bank Indonesia, 2026).

Apa Saja Oleh-Oleh Khas Sumatera Barat dan dari Mana Asalnya?

Sepuluh oleh-oleh khas Sumatera Barat di tabel berikut punya asal dan ciri yang tercatat sumber tepercaya. Rendang memimpin daftar karena berstatus Warisan Budaya Takbenda sejak 2013 (detikFood, 2024). Kolom tempat beli hanya diisi bila sumbernya menyebut lokasi.

Oleh-oleh Daerah asal Ciri Tempat beli
Rendang daging Sumatera Barat, sentra di Payakumbuh Warisan Budaya Takbenda sejak 2013 Sentra IKM Rendang Payakumbuh (Metro TV News, 2025)
Rendang telur kering Sumatera Barat Gurih pedas, renyah seperti keripik Jl. Sawahan, Padang (Kompas TV, 2025)
Keripik sanjai Jalan Sanjai, Bukittinggi Tawar, saka, balado merah, balado hijau Jl. Nipah, Padang (Kompas TV, 2025)
Karak kaliang Sumatera Barat Kerupuk ubi kayu berbentuk angka delapan Jl. Sudirman, Padang (Kompas TV, 2025)
Kerupuk jangek Sumatera Barat Kulit sapi atau kerbau, gurih pedas Pasar Raya Padang (Kompas TV, 2025)
Galamai Payakumbuh Mirip dodol, bertabur kacang tanah -
Ikan bilih olahan Danau Singkarak (Tanah Datar dan Solok) Ikan endemik, digoreng atau dirandang Pasar Koto Baru dan pusat oleh-oleh (ANTARA, Ikan Bilih, 2026)
Songket Pandai Sikek Pandai Sikek, Tanah Datar Berstatus Indikasi Geografis Butik dan galeri (Bank Indonesia, 2026)
Songket Silungkang Silungkang, Sawahlunto Motif dan teknik tenun yang rumit -
Mukena bordir kerancang Koto Gadang Bordiran khas Minang Sentra bordir Koto Gadang (Kompas TV, 2025)

Tujuh baris yang punya daerah asal spesifik semuanya berada di pedalaman, dari Bukittinggi dan Payakumbuh sampai Tanah Datar, Solok, dan Sawahlunto, bukan di Kota Padang. Tiga baris lain hanya bertuliskan Sumatera Barat karena sumbernya belum menyebut satu kota asal yang disepakati.

Kolom tempat beli memberi gambaran lain: empat dari delapan lokasi yang tercatat ada di Padang (Kompas TV, 2025). Kota ini lebih cocok sebagai tempat belanja terakhir, sedangkan sentra produksinya tersebar di pedalaman.

Kenapa Rendang Jadi Oleh-Oleh Paling Ikonik dari Sumbar?

Rendang ikonik karena nilai budaya dan daya tahannya. Kemdikbud mengakuinya sebagai Warisan Budaya Takbenda Indonesia sejak 2013 (detikFood, 2024), sedangkan rendang daging disebut cocok dibawa pulang karena tahan lama (Kompas TV, 2025). Dalam adat Minang, kata rendang merujuk pada cara memasak, bukan nama hidangan (detikFood, 2024).

Untuk rendang kemasan, Payakumbuh layak masuk rute Anda. Kota yang dikenal luas sebagai "The City of Rendang" ini memiliki Sentra IKM Rendang dengan fasilitas produksi bersama dan program School of Randang, yang mengajarkan teknik memasak autentik serta standar keamanan pangan (Metro TV News, 2025).

Pada Mei 2026, Kemenperin dan LPEI memilih sentra ini untuk program perluasan pasar ekspor lewat One Village One Product, berkat kesiapan SDM dan kualitas produknya (ANTARA, OVOP, 2026).

Baca juga: 10 Makanan Khas Sumatera Barat, Populer dan Lezat!

Camilan dan Lauk Kering Khas Minang untuk Dibawa Pulang

Keripik sanjai mengambil namanya dari Jalan Sanjai di Bukittinggi. Dari empat variannya, yaitu tawar, saka (berbumbu gula merah), balado merah, dan balado hijau, balado merah paling banyak dicari (RRI Bukittinggi, 2024).

Untuk kerupuk, ada karak kaliang dari ubi kayu yang berbentuk angka delapan, serta kerupuk jangek dari kulit sapi atau kerbau yang renyah dan gurih pedas (Kompas TV, 2025). Galamai dari Payakumbuh lain lagi: camilan basah mirip dodol dari beras ketan, santan, gula tebu atau saka, dan kacang tanah yang dimasak sekitar 3-4 jam (RRI, 2024).

Lauk paling unik adalah ikan bilih, ikan endemik Danau Singkarak di Kabupaten Tanah Datar dan Solok. Warga mengolahnya menjadi goreng bilih original dan krispi, rendang bilih, serta serundeng bilih (ANTARA, Ikan Bilih, 2026). IUCN mencatat ikan kecil ini berstatus Rentan (Mongabay Indonesia, 2026).

Oleh-Oleh Khas Sumatera Barat Selain Makanan Apa Saja?

Untuk nonmakanan, pilihan utamanya songket. Songket Pandai Sikek dari Kabupaten Tanah Datar sudah mendapat perlindungan Indikasi Geografis, yaitu perlindungan hukum bagi produk yang mutunya terikat daerah asal. Kain ini pernah tampil dalam desain uang kertas Rp5.000 emisi 2001 (Bank Indonesia, 2026).

Sentra songket kedua ada di Nagari Silungkang, Sawahlunto. Tenunnya dikenal dengan motif dan teknik yang rumit, sekaligus menjadi bagian dari identitas masyarakat setempat (RRI Voice of Indonesia, 2026).

Saat membeli songket berlabel Pandai Sikek, tanyakan di mana kain itu ditenun. Status Indikasi Geografis mengikat nama itu pada daerah asalnya, jadi asal tenun adalah hal pertama yang patut Anda pastikan.

Suvenir yang lebih ringan antara lain mukena berbordir kerancang dari sentra bordir Koto Gadang dan kaos bergambar Jam Gadang dari toko suvenir di Bukittinggi (Kompas TV, 2025).

Baca juga: 20 Makanan Khas Sumatera yang Lezat dan Wajib Dicoba

Di Mana Membeli Oleh-Oleh Sumbar dan Bagaimana Membawanya?

Belilah sedekat mungkin dengan daerah asalnya, misalnya rendang kemasan di Sentra IKM Rendang Payakumbuh (Metro TV News, 2025) dan songket langsung di sentra tenun Pandai Sikek atau Silungkang. Kekurangannya bisa Anda lengkapi di Padang: kerupuk jangek tersedia antara lain di Pasar Raya Padang (Kompas TV, 2025), dan olahan ikan bilih masuk ke pusat oleh-oleh ternama di Sumatera Barat (ANTARA, Ikan Bilih, 2026). Sebelum pulang, perhatikan empat hal ini:

  1. Cek KLIK sebelum membayar: kemasan, label, izin edar, dan tanggal kedaluwarsa (BPOM, 2026).
  2. Kerupuk mudah remuk. Wadah kokoh lebih aman daripada kantong plastik.
  3. Galamai sebaiknya dibeli paling akhir. Camilan basah lebih cepat berubah rasa, jadi jarak antara membeli dan menyantapnya sebaiknya sependek mungkin.
  4. Songket dan mukena dibungkus terpisah dari makanan berminyak.

Baca juga: 9 Oleh-Oleh Khas Palu Sulawesi Tengah yang Wajib Dibawa Pulang

Pertanyaan yang Sering Diajukan (FAQ)

Apa saja oleh-oleh khas Padang?

Di Padang, Anda bisa membeli rendang daging, rendang telur kering, karak kaliang, keripik sanjai, dan kerupuk jangek. Kerupuk jangek tersedia antara lain di Pasar Raya Padang (Kompas TV, 2025).

Apa yang terkenal dari Sumatera Barat?

Rendang, yang diakui sebagai Warisan Budaya Takbenda Indonesia sejak 2013 (detikFood, 2024). Untuk kerajinan, songket Pandai Sikek sudah berstatus Indikasi Geografis dan pernah tampil di uang Rp5.000 emisi 2001 (Bank Indonesia, 2026).

Apa saja camilan khas Sumatera Barat?

Keripik sanjai dari Bukittinggi, karak kaliang berbentuk angka delapan, kerupuk jangek, dan galamai dari Payakumbuh. Varian sanjai yang paling banyak dicari adalah balado merah (RRI Bukittinggi, 2024).

Bawa Pulang Rasa Minang ala Kaum Adem

Dari rendang Payakumbuh sampai songket Pandai Sikek, oleh-oleh khas Sumatera Barat paling berkesan saat dibeli dekat daerah asalnya.

Kaum Adem berbelanja tanpa tergesa-gesa dan tetap cukup minum selama perjalanan antarkota.

Selipkan AQUA Botol 600 ml di tas Anda. AQUA adem tanpa didinginkan, jadi sensasi AQUA Sejuk Alami tetap terasa setelah mencicipi keripik balado.

Kenapa harus AQUA? Karena tidak semua air itu AQUA. AQUA berasal dari 19 sumber air pegunungan terpilih yang terlindungi, melalui 9 kriteria pemilihan, 5 tahapan, dan minimal 1 tahun penelitian.

Yuk, lanjutkan perjalanan Anda bersama AQUA Adem. Dingin Alaminya AQUA, Ademin Kamu

Referensi

  1. detikFood. (2024). 5 Makanan Indonesia Masuk Daftar Warisan Budaya Tak Benda. https://food.detik.com/info-kuliner/d-7254145/5-makanan-indonesia-masuk-daftar-warisan-budaya-tak-benda. Diakses 7 Oktober 2026.
  2. Kompas TV. (2025). 13 Oleh-Oleh Legendaris dari Padang Saat Mudik Lebaran Beserta Tempat Belinya. https://www.kompas.tv/lifestyle/584807/13-oleh-oleh-legendaris-dari-padang-saat-mudik-lebaran-beserta-tempat-belinya. Diakses 7 Oktober 2026.
  3. Metro TV News. (2025). Jurus Bikin Industri Rendang Semakin Nendang. https://www.metrotvnews.com/read/bVDCjPAW-jurus-bikin-industri-rendang-semakin-nendang. Diakses 7 Oktober 2026.
  4. ANTARA. (2026). Kemenperin-LPEI perluas pasar ekspor IKM rendang lewat OVOP. https://www.antaranews.com/berita/5571393/kemenperin-lpei-perluas-pasar-ekspor-ikm-rendang-lewat-ovop. Diakses 7 Oktober 2026.
  5. RRI Bukittinggi. (2024). Kenali Varian Keripik Sanjai Khas Bukittinggi. https://rri.co.id/bukittinggi/kuliner/703541/kenali-varian-keripik-sanjai-khas-bukittinggi. Diakses 7 Oktober 2026.
  6. RRI. (2024). Galamai, Si Coklat Manis dari Payakumbuh. https://rri.co.id/kuliner/633654/galamai-si-coklat-manis-dari-payakumbuh. Diakses 7 Oktober 2026.
  7. ANTARA Megapolitan. (2026). Ikan bilih yang menciptakan sarjana dari pinggiran Danau Singkarak. https://megapolitan.antaranews.com/berita/502054/ikan-bilih-yang-menciptakan-sarjana-dari-pinggiran-danau-singkarak. Diakses 7 Oktober 2026.
  8. Mongabay Indonesia. (2026). Bagaimana Nasib Ikan Kecil Endemik Indonesia?. https://mongabay.co.id/2026/07/09/bagaimana-nasib-ikan-kecil-endemik-indonesia/. Diakses 7 Oktober 2026.
  9. Bank Indonesia. (2026). Songket yang Tumbuh Bersama, Lestari Selamanya. https://www.bi.go.id/id/publikasi/ruang-media/cerita-bi/Pages/songket-yang-tumbuh-bersama-lestari-selamanya.aspx. Diakses 7 Oktober 2026.
  10. RRI Voice of Indonesia. (2026). Sawahlunto Takes Songket Silungkang to the Global Fashion Stage. https://rri.co.id/voice-of-indonesia/art-and-culture/2701000/sawahlunto-takes-songket-silungkang-to-the-global-fashion-stage. Diakses 7 Oktober 2026.
  11. Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM). (2026). BPOM dan Pemprov DKI Jakarta Perketat Pengawasan Pangan Jelang Idulfitri 1447 H demi Lindungi Kesehatan Masyarakat. https://www.pom.go.id/berita/bpom-dan-pemprov-dki-jakarta-perketat-pengawasan-pangan-jelang-idulfitri-1447-h-demi-lindungi-kesehatan-masyarakat. Diakses 7 Oktober 2026.

Related Articles

No articles found.

This website uses cookie to make sure you get the best experience. Learn more .