Logo AQUA

Sepak Takraw: Pengertian, Sejarah, Teknik, & Aturan Mainnya

Healthy Lifestyle | 12 June 2026

Share this:

Sepak Takraw: Pengertian, Sejarah, Teknik, & Aturan Mainnya

Sepak takraw merupakan salah satu permainan bola besar yang berasal dari Asia Tenggara dan terus berkembang hingga menjadi cabang olahraga kompetitif di berbagai negara. Permainan ini mengandalkan kelincahan, serta koordinasi tubuh yang baik untuk mengontrol bola.

Dalam permainan ini terdapat berbagai teknik dasar hingga teknik lanjutan yang perlu dipahami agar Anda dapat bermain dengan lebih baik dan efektif saat bertanding. Penasaran apa saja tekniknya? Yuk, simak pembahasan di artikel ini untuk memahami lebih jauh tentang sepak takraw!

Pengertian Sepak Takraw

Sepak takraw adalah jenis olahraga atau permainan bola besar tradisional dari Asia Tenggara yang menggabungkan unsur sepak bola dan bola voli, di mana pemain menggunakan kaki, kepala, dada, dan bahu untuk mengontrol bola agar melewati net.

Dari segi bahasa, istilah sepak takraw berasal dari dua bahasa berbeda, yaitu:

  • “Sepak” dari bahasa Melayu yang berarti menendang atau menolak bola dengan kaki.
  • “Takraw” dari bahasa Thailand (ตะกร้อ / takraw) yang berarti bola anyaman rotan.

Jadi, secara harfiah sepak takraw berarti menendang bola anyaman, yang merujuk pada permainan menggunakan bola berbahan anyaman (takraw) yang dimainkan dengan teknik menendang (sepak) tanpa menggunakan tangan.

Sejarah Sepak Takraw

Sepak takraw telah ada sejak ratusan tahun lalu di kawasan Asia Tenggara. Permainan ini diperkirakan sudah dimainkan sejak abad ke-15. Pada masa itu, permainan ini dikenal dengan nama “sepak takraw raga” yang dimainkan dengan menggunakan bola bambu.

Di Malaysia dan Indonesia, permainan ini dulunya dikenal dengan nama “sepak raga”, di mana pemain berdiri melingkar dan saling menendang bola anyaman rotan agar tidak jatuh ke tanah. Sementara itu, di Thailand permainan serupa disebut takraw, yang juga menggunakan bola berbahan anyaman tradisional. 

Perubahan besar mulai terjadi ketika permainan ini mengalami modernisasi pada awal abad ke-20. Aturan mulai disusun lebih sistematis, termasuk penggunaan net untuk memisahkan dua tim yang saling berhadapan. 

Seiring perkembangan waktu, format modern mulai diterapkan secara luas di kawasan Asia Tenggara. Sistem poin, ukuran lapangan, serta jumlah pemain dalam satu tim mulai distandarisasi untuk menyamakan aturan permainan di berbagai negara.

Pada tahun 1960-an, perkembangan sepak takraw semakin pesat dengan dibentuknya federasi olahraga di tingkat regional. 

Salah satu tonggak penting adalah terbentuknya SEAP Games Federation, yang kini menjadi SEA Games, di mana sepak takraw resmi dipertandingkan sebagai salah satu cabang olahraga.

Baca juga: Sejarah Futsal dan Fakta Menarik yang Perlu Anda Tahu

Teknik Dasar dalam Sepak Takraw

Dalam permainan sepak takraw, penguasaan teknik dasar sangat penting untuk dapat bermain dengan baik, karena olahraga ini menuntut kelincahan, keseimbangan, dan koordinasi tubuh yang tinggi. Berikut adalah beberapa teknik dasar dalam sepak takraw yang perlu Anda pahami:

  • Sepak sila: Teknik paling dasar dengan menggunakan bagian dalam kaki untuk mengontrol atau mengumpan bola. Teknik ini digunakan untuk menerima servis atau mengatur serangan.
  • Sepak cungkil: Teknik menyepak bola dengan ujung kaki bagian depan untuk mengangkat bola dari posisi rendah. Teknik ini berguna saat bola berada dekat tanah.
  • Sundulan (heading): Pemain menggunakan kepala untuk mengoper atau mengarahkan bola, terutama ketika bola berada di udara dan sulit dijangkau kaki.
  • Memaha (thigh control): Teknik dalam sepak takraw yang menggunakan paha untuk menerima, menahan, dan mengontrol bola. Teknik ini biasanya digunakan ketika bola datang dengan ketinggian sedang, agar bola tetap stabil sebelum diarahkan ke pemain lain.
  • Mendada (chest control): Teknik mengontrol bola menggunakan dada. Teknik ini dipakai saat bola datang tinggi ke arah tubuh.
  • Roll spike: Teknik serangan dalam sepak takraw yang dilakukan dengan cara melompat, memutar tubuh di udara, lalu melakukan tendangan keras ke arah lawan.

 

Peraturan dalam Sepak Takraw

Peraturan dalam sepak takraw disusun untuk memastikan permainan berjalan dengan tertib, adil, dan sesuai standar yang telah ditetapkan. Setiap aturan mencakup jumlah pemain, sistem permainan, hingga berbagai bentuk pelanggaran yang harus dihindari. Berikut detailnya:

1. Jumlah Pemain dalam Satu Tim 

Setiap tim terdiri dari 3 pemain utama, yaitu tekong (server), apit kiri, dan apit kanan. Masing-masing pemain memiliki tugasnya masing-masing, sebagai berikut: 

Setiap tim terdiri dari 3 pemain utama dengan peran yang berbeda:

  • Tekong (server): melakukan servis awal sekaligus mengontrol arah dan kekuatan bola untuk memulai serangan.
  • Apit kiri: Menerima servis lawan, mengatur umpan, serta membantu pertahanan dan membangun serangan.
  • Apit kanan: Fokus pada penyelesaian serangan (smash), sekaligus membantu blok dan pertahanan saat menghadapi serangan lawan.

2. Sistem Servis

Servis dilakukan oleh tekong dari lingkaran servis. Bola harus ditendang melewati net ke area lawan tanpa menyentuh tangan dan harus masuk ke area permainan yang sah.

3. Sistem Penilaian (Poin) 

Sepak takraw menggunakan sistem rally point, yaitu setiap kesalahan menghasilkan poin untuk lawan. Satu set biasanya dimainkan hingga 21 poin, dengan selisih minimal 2 poin untuk menang.

Baca juga: Manfaat Gerak Manipulatif: Pengertian dan Contoh Gerakannya

4. Jumlah Set Pertandingan 

Pertandingan sepak takraw umumnya menggunakan format best of 3 set. Tim yang berhasil memenangkan 2 set lebih dulu dinyatakan sebagai pemenang pertandingan. 

5. Pelanggaran (Fault

Dalam permainan sepak takraw, terdapat beberapa jenis pelanggaran yang harus dihindari oleh pemain, yaitu:

  • Net touch (menyentuh net): Pemain menyentuh net saat melakukan serangan, bertahan, atau bergerak di dekat net.
  • Out of bounds (bola keluar lapangan): Bola dinyatakan keluar jika jatuh di luar garis batas lapangan permainan. Hal ini dianggap kesalahan tim yang terakhir menyentuh bola.
  • Double hit (sentuhan ganda): Terjadi ketika seorang pemain menyentuh bola dua kali berturut-turut tanpa adanya sentuhan dari pemain lain dalam satu rangkaian permainan. 
  • Illegal hit (tendangan tidak sah): Pelanggaran yang terjadi jika pemain menggunakan bagian tubuh yang tidak diperbolehkan seperti tangan atau lengan, atau melakukan teknik yang tidak sesuai aturan permainan.

6. Ketentuan Lapangan dan Net

Lapangan sepak takraw berbentuk persegi panjang dengan ukuran standar 13,4 meter panjang dan 6,1 meter lebar untuk pertandingan resmi. Garis lapangan dibuat dengan jelas untuk membagi area permainan menjadi dua bagian yang sama besar.

Di tengah lapangan terdapat net yang membentang secara vertikal sebagai pembatas antartim. Tinggi net untuk kategori putra adalah sekitar 1,52 meter, sedangkan untuk putri sekitar 1,42 meter. 

7. Ukuran Bola

Ukuran bola sepak takraw juga telah ditetapkan secara standar internasional dengan lingkar sekitar 42–44 cm untuk putra dan 43–45 cm untuk putri. Struktur anyaman pada bola juga dibuat sedemikian rupa agar tetap ringan namun kuat saat menerima tekanan tendangan keras.

Itulah penjelasan mengenai berbagai aspek dalam sepak takraw, mulai dari sejarah, teknik, aturan permainan, hingga ketentuan yang berlaku di lapangan. Dengan memahami setiap aspek tersebut, Anda dapat lebih mengenal bagaimana permainan ini dimainkan. 

Sepak takraw tidak hanya menuntut keterampilan mempraktikkan berbagai jenis teknik, tetapi juga kelincahan, koordinasi, dan strategi dalam setiap gerakan di lapangan.

Selain menguasai teknik dan aturan permainan sepak takraw, menjaga kondisi tubuh juga sangat penting agar performa tetap optimal saat berlatih maupun bertanding.

Salah satu hal yang tidak boleh diabaikan adalah kebutuhan hidrasi karena cairan tubuh berperan penting dalam menjaga stamina dan fokus selama aktivitas fisik. 

Anda bisa menyediakan AQUA 600 ml sebagai pilihan praktis untuk membantu memenuhi kebutuhan cairan tubuh, sebelum, sesaat, dan setelah berolahraga.

AQUA 600 ml hadir dengan ukuran yang pas, tidak terlalu besar maupun terlalu kecil, sehingga mudah dibawa dan disimpan di dalam tas saat beraktivitas di luar rumah. Dengan begitu, Anda dapat tetap terhidrasi kapan saja tanpa perlu khawatir saat rasa haus datang di tengah kesibukan.

Tapi, mengapa harus AQUA DULU? Sebab, tidak semua air itu AQUA. AQUA datang dari gunung terpilih yang terlindungi sumber mata airnya melalui 9 kriteria pemilihan, 5 tahapan, serta minimal 1 tahun penelitian terhadap lebih dari 600 parameter. 

Tidak hanya itu, AQUA Adem dan AQUA 100% Murni karena terbebas dari cemaran fisik, patogen, maupun bahan kimia berbahaya sehingga aman untuk dikonsumsi setiap hari.

Di sisi lain, setiap AQUA Galon yang kamu beli bisa membuka peluang untuk mendapat hadiah melalui promo AQUA 100% Untung. Kode unik di balik tutup galon bisa kamu kumpulkan dan tukarkan dengan berbagai reward menarik.

Jadi, pastikan kamu selalu mengecek tutup galon agar tidak ketinggalan kesempatan ini, ya. Yuk, selalu siap sedia AQUA dan jadi bagian dari Keluarga SehatAQUA!

Baca juga: 9 Jenis Olahraga Bola Kecil: Cek Aturan Main dan Manfaatnya

Related Articles

No articles found.

This website uses cookie to make sure you get the best experience. Learn more .