9 Cara Mengatasi Panas Dalam dengan Mudah dan Alami

Hidup Sehat | 04 Agustus 2022

Bagikan:

9 Cara Mengatasi Panas Dalam dengan Mudah dan Alami

Pernahkah Anda mengalami rasa tidak nyaman ketika menelan makanan atau kering dan gatal di tenggorokan? Sebagian besar masyarakat menyebut kondisi ini dengan istilah panas dalam.

Cara mengatasi panas dalam pun pada dasarnya bisa Anda lakukan di rumah saja tanpa perlu penanganan dengan obat-obatan tertentu.

Sebab, istilah panas dalam sebetulnya tidak ada secara medis dan hanya digunakan masyarakat untuk menggambarkan sekumpulan gejala di tenggorokan [1].

Agar tidak bingung, yuk simak selengkapnya mengenai penyebab hingga berbagai cara menghilangkan panas dalam di artikel berikut ini.

Gejala dan Penyebab Panas Dalam

Masyarakat biasanya menggambarkan panas dalam adalah sebuah kumpulan gejala dari infeksi virus atau bakteri [1].

Berdasarkan ilmu pengobatan tradisional, kondisi tersebut timbul akibat terlalu banyaknya mengonsumsi makanan yang bersifat panas atau diolah dalam suhu tinggi [2].

Akan tetapi, secara medis, sebuah penelitian mengaitkan gejala panas dalam dengan adanya peradangan di tubuh, seperti iritasi tenggorokan, naiknya asam lambung, dan infeksi saluran napas atas (ISPA) [1].

Di sisi lain, penyebab panas dalam juga bisa dipicu oleh sejumlah kondisi kesehatan lainnya, seperti GERD, dispepsia, flu, perubahan cuaca, dan lain sebagainya.

Adapun ciri-ciri panas dalam di antaranya:

  • Nyeri ketika menelan
  • Rasa kurang nyaman di tenggorokan
  • Tenggorokan kering atau gatal
  • Bau mulut
  • Bibir kering atau pecah-pecah
  • Sariawan
  • Rasa terbakar pada perut
  • Hidung kering
  • Pilek
  • Haus berlebihan

Cara Mengatasi Panas Dalam

Pada dasarnya, cara mengatasi panas dalam tidak selalu memerlukan obat-obatan yang merujuk pada suatu penyakit.

Sebagai penanganan awal, Anda bisa melakukan sejumlah cara meredakan panas dalam berikut ini.

1. Hindari Paparan Asap

Cara mengatasi panas dalam yang pertama adalah cobalah hindari paparan asap, seperti asap kendaraan atau rokok. Sebab, hal ini dapat membuat rasa tidak nyaman di tenggorokan semakin parah.

Jika memang sedang di luar rumah, Anda sebaiknya menggunakan masker untuk melindungi saluran pernapasan.

Baca juga: 13 Vitamin untuk Tubuh Agar Tetap Fit dan Dukung Imun Kuat

2. Istirahat Cukup

Istirahat cukup juga bisa menjadi cara mengatasi panas dalam. Beristirahat akan membantu meningkatkan daya tahan tubuh Anda, sehingga dapat melawan serangan kuman penyebab infeksi.

3. Konsumsi Makanan yang Membuat Tenggorokan Nyaman

Untuk meredakan rasa kurang nyaman di tenggorokan, Anda disarankan mengonsumsi sejumlah jenis makanan yang tak memperburuk kondisi tersebut.

Misalkan, sup hangat, buah semangka, teh hijau, dan semacamnya. Lalu, hindarilah makanan pedas, berminyak, dan asam agar nyeri tenggorokan tidak semakin parah.

4. Konsumsi Makanan Sehat dan Bergizi

Mengonsumsi makanan sehat merupakan salah satu cara mengatasi panas dalam yang cukup efektif, terutama jenis makanan dengan kandungan vitamin C tinggi.

Contohnya seperti pisang, wortel, tomat, brokoli atau pepaya. Vitamin C akan membantu tubuh Anda menangkal radikal bebas penyebab infeksi dan meningkatkan daya tahan.

5. Madu Murni

Selama ini, madu murni dikenal menyimpan segudang khasiat bagi kesehatan tubuh, termasuk sebagai cara mengatasi panas dalam.

Madu sendiri bermanfaat dalam menangkal radikal bebas, meningkatkan imunitas, menjaga sistem pencernaan, meredakan batuk, dan lain-lain.

Anda bisa mengonsumsinya satu sendok secara langsung atau mencampurkannya dengan segelas air hangat.

6. Kumur Air Garam

Cara mengatasi panas dalam lainnya adalah berkumur dengan larutan garam. Hal ini diketahui dapat membantu meredakan sariawan dan sakit tenggorokan [3].

Anda tinggal mencampurkan satu sendok teh garam dengan segelas air hangat. Gunakan campuran tersebut untuk berkumur sambil mendongak selama 20 sampai 30 detik, lalu buang.

7. Menjaga Kebersihan Mulut

Menjaga kebersihan mulut atau oral hygiene dapat dilakukan dengan rutin sikat gigi di pagi dan ketika hendak tidur. Selain itu, Anda juga bisa menggunakan obat kumur antiseptik.

Dengan oral hygiene yang baik, kolonisasi bakteri di rongga mulut penyebab infeksi dapat dicegah.

8. Perbanyak Minum Air Putih

Salah satu penyebab panas dalam adalah dehidrasi. Hal tersebutlah yang membuat bibir Anda pecah-pecah dan tenggorokan kering.

Cara mengatasi panas dalam ini tidak lain ialah dengan memperbanyak minum air putih atau sekitar 2 liter setiap hari.

Dengan mencukupi kebutuhan cairan tersebut, tubuh pun akan jauh lebih optimal dalam mempertahankan metabolisme dan kinerja organ.

Mengingat penting mengonsumsi air putih, pastikan Anda memilih air minum terbaik seperti AQUA yang mengandung mineral berkualitas dari pegunungan.

Air mineral AQUA dikemas langsung dari sumber airnya dengan melalui ratusan uji kualitas tanpa tersentuh tangan.

Bahkan, AQUA secara aktif memberikan berbagai perlindungan terhadap sumber air maupun ekosistem di sekitarnya, sehingga kemurniannya selalu terjaga.

Baca juga: 15 Manfaat Minum Air Hangat Rutin untuk Kesehatan Tubuh

9. Terapkan Pola Hidup Sehat

Cara mengatasi panas dalam yang terakhir adalah menerapkan pola hidup sehat, seperti makan dan olahraga teratur, serta menghindari stres.

Apabila Anda memiliki kelebihan berat badan, cobalah kurangi berat badan tersebut untuk mencegah risiko asam lambung tinggi penyebab timbulnya gejala panas dalam.

Itu dia berbagai cara mengatasi panas dalam yang bisa Anda coba. Berbagai tips di atas merupakan penanganan sementara di rumah untuk meringankan gejala.

Jika kondisi tersebut tidak mereda hingga lebih dari tiga hari, ada baiknya Anda memeriksakan diri ke dokter untuk memastikan penyebab panas dalam yang mendasarinya.

Dengan begitu, Anda pun memperoleh pengobatan yang tepat. Jangan lupa cukupi kebutuhan cairan tubuh harian dengan minum #AQUADULU setiap hari!

Referensi:

  1. Kenali Panas Dalam dan Cara Meredakannya - Buka
  2. Panas Dalam - Buka
  3. Redakan Panas Dalam dengan Obat Alami dan Herbal - Buka

Artikel Terkait

Tidak ada artikel.

Website ini menggunakan cookie untuk memastikan Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari lebih lanjut.