Bagi Anda orang Indonesia, makanan tradisional tentu memiliki tempat tersendiri di hati. Namun, tidak ada salahnya mencicipi kuliner dari negara lain yang tidak kalah nikmat! Yap, sebut saja makanan khas Korea yang akhir-akhir ini sedang mencuri perhatian anak muda.
Makanan khas Korea ini tersaji bermacam-macam, mulai dari hidangan gurih, pedas, hingga manis. Jadi tidak perlu khawatir, Anda dapat memilih makanannya sesuai dengan selera. Sudah penasaran apa saja makanan khas Korea tersebut? Yuk, cek daftar lengkapnya di bawah ini!
15 Makanan Khas Korea
Selain tontonan drama dan musiknya, Korea ternyata memiliki beragam budaya lain yang menarik untuk dieksplorasi, seperti hidangan khas negeri tersebut.
Kalau Anda penikmat tontonan drama Korea, mungkin sudah sering tergugah dengan hidangannya yang disajikan di film, karena terlihat begitu menggiurkan. Beberapa hidangan khasnya yang menggugah selera dan cukup dikenal oleh pecinta budaya Korea di antaranya adalah kimchi, bibimbap, bulgogi, tteokbokki, dan masih banyak lagi.
1. Kimchi
Tidak lengkap rasanya membicarakan makanan khas Korea tanpa menyebut kimchi. Kimchi adalah makanan fermentasi yang terbuat dari sawi putih atau kubis yang dicampur dengan bumbu seperti pasta cabai merah, bawang putih, jahe, dan saus ikan.
Proses fermentasi kimchi menciptakan rasa asam pedas yang khas sekaligus menghasilkan probiotik yang baik untuk pencernaan. Kimchi tidak hanya dimakan sebagai pendamping nasi, tetapi juga menjadi bahan utama berbagai masakan lain seperti kimchi jjigae atau kimchi fried rice. Menariknya, ada lebih dari 200 variasi kimchi di Korea dengan bahan dasar yang berbeda-beda, mulai dari lobak, timun, hingga daun bawang.
2. Jajangmyeon
Jajangmyeon adalah makanan khas Korea Selatan berupa mie dengan tambahan saus pasta kacang kedelai hitam. Agar semakin terasa nikmat, Anda perlu mengaduk mie dengan saus hitam tersebut hingga merata.
Selain itu, Anda juga dapat menambahkan makanan pelengkap lain untuk menyantap jajangmyeon, seperti sayuran hijau, daging, atau telur rebus. Jajangmyeon sangat populer sebagai makanan pesan antar di Korea dan kerap disajikan pada perayaan tertentu.
3. Bibimbap
Bibimbap merupakan nasi campur khas Korea yang dibuat dengan mengaduk nasi bersama beberapa lauk, seperti daging dan sayuran tumis. Kemudian, campuran nasi dan lauk tersebut akan diberi tambahan saus pedas gochujang serta telur mata sapi di atasnya.
Kombinasi warna dan tekstur dari setiap bahan membuat hidangan ini sangat menggugah selera sekaligus mengenyangkan. Oleh sebab itu, Anda mungkin akan merasa kenyang dengan mengonsumsi satu porsi bibimbap.
Baca juga: 9 Makanan Khas Daerah di Indonesia, Lezat dan Kaya Rasa!
4. Bulgogi
Bulgogi merupakan makanan khas Korea yang dibuat dengan membumbui daging sapi iris tipis menggunakan kecap asin, gula, minyak wijen, bawang putih, dan buah pir yang membuat daging menjadi empuk. Setelah dimarinasi, daging sapi berbumbu tersebut akan dipanggang atau ditumis hingga matang dan menghasilkan aroma yang sangat menggugah selera.
Karena berbahan dasar daging sapi, bulgogi merupakan salah satu makanan yang tinggi protein. Bulgogi biasa disajikan dengan selada segar untuk dibungkus atau dimakan langsung bersama nasi hangat.
5. Kimbap
Di samping bibimbap, makanan khas Korea berupa olahan nasi yang terkenal lainnya adalah kimbap. Memang, kimbap sekilas terlihat mirip dengan sajian asal Jepang, yaitu sushi.
Namun, kimbap sedikit berbeda karena menggunakan bahan yang lebih beragam, seperti nasi, lembaran rumput laut, daging, wortel, timun, hingga bayam. Kimbap cocok dijadikan bekal perjalanan karena mudah dimakan dan tidak mudah berantakan.
6. Tteokbokki
Jika ingin menikmati makanan khas Korea yang pedas, Anda bisa memilih tteokbokki ketika berwisata kuliner di festival negeri ginseng. Tteokbokki merupakan jajanan khas Korea yang terbuat dari kue beras kenyal dan ditambahkan saus pedas gochujang.
Di samping rasa pedas dari saus gochujang, Anda juga dapat menikmati kenyalnya kue beras tteokbokki. Tteokbokki modern kerap ditambahkan fish cake, telur rebus, dan daun bawang untuk variasi rasa dan tekstur yang lebih kaya.
7. Japchae
Japchae adalah makanan khas Korea berupa tumisan soun atau bihun khas Korea yang dipadukan dengan campuran sayuran dan daging sapi. Semua bahan ditumis menggunakan minyak wijen sehingga menghasilkan aroma yang harum dan cita rasa yang gurih.
Japchae sudah ada sejak abad ke-17 tepatnya pada masa Dinasti Joseon, sehingga hidangan ini memiliki sejarah yang cukup panjang dalam kuliner Korea. Umumnya, japchae disajikan sebagai lauk pada acara-acara besar dan perayaan di Korea.
Baca juga: Inilah 11 Makanan Khas Bali yang Lezat dan Populer
8. Samgyetang
Daftar makanan khas Korea berikutnya yaitu samgyetang. Samgyetang terbuat dari daging ayam utuh yang tidak dipotong per bagian, kemudian diisi dengan berbagai bahan seperti jujube atau buah khas Asia Selatan yang berbentuk seperti kurma, nasi ketan, bawang putih, serta akar ginseng.
Samgyetang dimasak dengan cara direbus dalam waktu yang lama hingga seluruh bahan meresap sempurna ke dalam daging ayam. Hidangan ini sangat populer dikonsumsi di musim panas di Korea karena dipercaya dapat memulihkan stamina dan menjaga kesehatan tubuh.
9. Kimchi Jjigae
Kimchi jjigae adalah sup atau semur berbahan dasar kimchi yang dimasak bersama tahu, daging babi atau sapi, dan berbagai bumbu khas Korea. Kuahnya yang merah pekat dengan cita rasa asam, pedas, dan gurih menjadikan hidangan ini sangat cocok dinikmati saat cuaca dingin.
Hidangan ini merupakan salah satu comfort food paling populer di Korea dan mudah ditemukan di hampir seluruh restoran Korea di seluruh dunia. Kimchi jjigae biasanya disajikan dalam panci kecil yang masih mendidih langsung di meja makan.
10. Mandu
Mandu adalah pangsit khas Korea yang bisa dikukus, direbus, digoreng, atau dipanggang sesuai selera. Isiannya beragam, mulai dari daging sapi cincang, babi, tahu, kimchi, hingga sayuran yang dibumbui dengan bawang putih, jahe, dan minyak wijen.
Mandu biasa disajikan sebagai makanan pembuka, camilan, maupun hidangan utama. Di Korea, mandu juga sering dimasak dalam sup kaldu bening yang disebut mandu guk, terutama saat perayaan Tahun Baru Korea.
11. Haemul Pajeon
Haemul pajeon adalah pancake atau panekuk seafood khas Korea yang terbuat dari adonan tepung yang dicampur dengan makanan laut seperti gurita, cumi-cumi, dan udang, serta daun bawang, cabai, dan telur. Jika Anda familiar dengan martabak telur di Indonesia, tampilannya sedikit mirip meski cita rasanya berbeda.
Haemul pajeon sangat populer dinikmati bersama makgeolli, yaitu minuman beras tradisional Korea, terutama saat musim hujan. Teksturnya yang renyah di luar dan lembut di dalam menjadikan hidangan ini sangat disukai banyak kalangan.
12. Bungeoppang
Anda suka jajan khas Korea? Jangan lupakan bungeoppang! Bungeoppang adalah jajanan khas Korea berupa kue berbentuk ikan yang umumnya diberi isian manis, yaitu pasta kacang merah, krim, dan lain-lain.
Di Korea, bungeoppang biasa dijual oleh pedagang kaki lima di pasar tradisionalnya, terutama saat musim dingin. Hangatnya kue bungeoppang yang baru matang membuat jajanan ini selalu dinantikan oleh warga Korea maupun wisatawan yang berkunjung.
Baca juga: 6 Contoh Menu Western Food dan Bedanya dengan Makanan Asia
13. Miyeok Guk
Miyeok guk dikenal sebagai sup rumput laut karena bahan utamanya adalah rumput laut yang direbus dalam kaldu sapi atau ikan. Untuk bumbunya, ada kecap asin, bawang putih, minyak wijen, dan garam.
Miyeok guk menjadi hidangan wajib yang harus disajikan saat ada yang berulang tahun di Korea, selain tentu saja kue ulang tahun. Tradisi ini dipercaya berasal dari kepercayaan bahwa rumput laut baik untuk pemulihan setelah melahirkan, sehingga memakan miyeok guk di hari ulang tahun menjadi bentuk penghormatan kepada sang ibu.
14. Banana Milk
Setelah membicarakan makanan, kini saatnya beralih ke minuman khas Korea, yaitu banana milk atau susu pisang. Sesuai dengan namanya, banana milk terbuat dari susu dan pisang segar yang diblend hingga menjadi minuman yang creamy dan manis.
Minuman khas Korea satu ini biasa dikonsumsi oleh anak-anak di negara asalnya. Namun, banana milk tetap disukai oleh orang dewasa, terutama bagi penggemar minuman manis yang menyegarkan.
15. Yuja Cha
Selain banana milk, minuman khas Korea populer yang dikenal oleh kalangan pecinta budaya Korea lainnya adalah yuja cha. Cha memiliki arti teh dalam bahasa Korea, jadi minuman ini merupakan teh tradisional dari negeri ginseng tersebut.
Yuja cha terbuat dari buah yuja asal Korea dan diolah dengan cara diseduh menggunakan air panas. Buah yuja ini termasuk ke dalam kategori sitrus, hampir serupa dengan jeruk lemon di Indonesia, sehingga yuja cha memiliki cita rasa asam namun segar. Seduhan teh tersebut biasanya ditambah dengan madu untuk menambah rasa manis.
Nah, itu dia daftar makanan khas Korea yang menggugah selera dan bisa Anda pilih saat sedang kulineran di festival Korea maupun restoran Korea di sekitar Anda.
Saat sedang kulineran, Anda mungkin akan merasa haus lantaran mengonsumsi berbagai macam makanan, terutama yang pedas. Anda perlu minum air putih yang cukup untuk menghilangkan rasa haus tersebut.
Maka dari itu, Anda dapat menyiapkan AQUA botol 600 ml untuk menemani wisata kuliner ini. AQUA botol 600 ml memiliki kemasan praktis sehingga akan memudahkan Anda untuk membawanya ke mana pun.
Selain kemasannya, kualitas AQUA juga terjaga karena pengambilan airnya dilakukan secara cermat dan berhati-hati. AQUA mengalirkan air mineral tersebut secara langsung dari sumber mata air yang tidak jauh dengan pabrik pengolahan serta menggunakan pipa pengaliran berbahan stainless steel tahan karat. Jadi, airnya terlindungi dari kontaminasi.
Produksi AQUA botol 600 ml juga telah melalui serangkaian penelitian, pengemasan, serta distribusi dengan prosedur ketat. Jadi, keamanan maupun kemurnian air mineralnya tetap terpelihara.
Ingat, sedia #AQUADULU sebelum berwisata kuliner, ya!

