Logo AQUA

15 Makanan Khas Sulawesi yang Populer dan Wajib Dicoba saat Berwisata

Healthy Lifestyle | 17 January 2025

Share this:

15 Makanan Khas Sulawesi yang Populer dan Wajib Dicoba saat Berwisata

Selain dikenal dengan keindahan alamnya seperti Taman Nasional Bunaken dan kedalaman Danau Matano, Sulawesi juga kaya akan ragam cita rasa kulinernya yang menggugah selera. Lantas, tahukah Anda apa saja makanan khas Sulawesi yang populer di kalangan wisatawan?

Anda mungkin sudah tidak asing dengan beberapa makanan tradisional dari Sulawesi, seperti coto Makassar dan sop konro. Namun, masih ada banyak kuliner dari daerah lain di Sulawesi yang menawarkan cita rasa khas dan keunikan tersendiri mulai dari hidangan berkuah gurih, camilan tradisional, hingga olahan ikan laut yang kaya rempah.

Pulau Sulawesi terbagi menjadi enam provinsi, yaitu Sulawesi Selatan, Sulawesi Tengah, Sulawesi Utara, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Barat, dan Gorontalo. Masing-masing daerah memiliki kekayaan kuliner yang berbeda, mencerminkan keragaman budaya dan sumber daya alam setempat. Jika destinasi liburan Anda selanjutnya adalah Sulawesi, maka penting untuk mengetahui apa saja makanan asli di masing-masing daerahnya. Simak rekomendasinya di sini.

Makanan Khas Sulawesi Selatan

1. Jalangkote

Dimulai dari Makassar, makanan khas Sulawesi yang wajib untuk dicoba adalah jalangkote. Jajanan tradisional ini mirip dengan pastel, tapi kulitnya lebih tipis dan rasanya lebih renyah. Isian jalangkote biasanya terdiri dari campuran sayuran seperti wortel, kentang, dan bihun, serta sering ditambahkan daging ayam atau sapi cincang.

Jajanan ini biasanya disajikan dengan saus cuka pedas yang memberikan sensasi asam pedas menyegarkan. Jalangkote sering menjadi pilihan camilan atau makanan ringan yang cocok dinikmati kapan saja, terutama saat sore hari bersama teh hangat.

2. Sop Konro

Tidak hanya di Makassar, makanan khas Sulawesi satu ini juga bisa dijumpai di sejumlah daerah lain di Indonesia. Sop konro adalah hidangan sup iga sapi yang terkenal akan rasa gurihnya. Iga sapi dimasak dengan bumbu-bumbu seperti ketumbar, kunyit, jintan, dan kayu manis hingga menghasilkan kuah berwarna gelap yang khas.

Iga sapi dimasak hingga empuk sehingga dagingnya mudah lepas dari tulang. Sup ini biasanya disajikan dengan ketupat atau nasi putih, dan sering diberi tambahan bawang goreng dan daun bawang untuk memperkaya rasa. Sop konro juga bisa dinikmati dalam versi dibakar yang dikenal sebagai konro bakar.

3. Coto Makassar

Coto Makassar adalah makanan tradisional dari Sulawesi Selatan yang terbuat dari jeroan dan daging sapi. Sup ini menggunakan campuran bumbu khas seperti ketumbar, bawang putih, dan kacang tanah yang dihaluskan, menghasilkan kuah berwarna cokelat pekat yang kaya rasa.

Hidangan ini biasanya disajikan dengan ketupat atau burasa ketupat khas Makassar yang dimasak dengan santan serta ditaburi bawang goreng dan seledri. Coto Makassar sering dinikmati bersama sambal tauco dan perasan jeruk nipis untuk menambah kesegaran.

Baca juga: 10 Menu Sarapan Pagi Khas Indonesia yang Paling Favorit

4. Kapurung

Kapurung adalah makanan khas dari daerah Luwu, Sulawesi Selatan, yang terbuat dari tepung sagu yang dibentuk bulat-bulat kecil, kemudian disajikan bersama aneka sayuran segar, ikan atau daging, dan kuah asam yang kaya rempah. Makanan ini sangat populer di kalangan masyarakat lokal dan kerap menjadi hidangan sehari-hari yang menyehatkan.

Kapurung memiliki tekstur kenyal dari sagunya dan cita rasa segar dari kuahnya. Perpaduan sayuran seperti bayam, kangkung, daun singkong, kacang panjang, dan jagung membuat hidangan ini terasa lengkap dan bergizi.

5. Bebek Palekko

Bagi pecinta makanan pedas, bebek palekko dari daerah Sidrap, Sulawesi Selatan, adalah hidangan yang tidak boleh dilewatkan. Daging bebek dimasak dengan bumbu cabai yang melimpah, bawang merah, bawang putih, dan daun jeruk hingga menghasilkan cita rasa yang pedas, gurih, dan sedikit kering.

Nama "palekko" dalam bahasa Bugis-Makassar merujuk pada wajan atau kuali yang digunakan untuk memasak. Bebek palekko biasanya dinikmati bersama nasi putih hangat dan menjadi salah satu hidangan yang paling digemari wisatawan yang berkunjung ke Sulawesi Selatan.

Makanan Khas Sulawesi Tengah

6. Uta Dada

Beralih ke wilayah Sulawesi Tengah, makanan khas di daerah ini adalah uta dada yang berbahan dasar ayam. Bahan utama dimasak dengan bumbu kuning yang kaya akan rempah seperti kunyit, lengkuas, serai, dan daun jeruk untuk memberikan aroma dan cita rasa khas.

Ayam biasanya dimasak hingga empuk dan bumbunya meresap sempurna ke dalam daging. Hidangan ini disajikan dengan taburan bawang goreng di atasnya dan sering kali dinikmati dengan nasi putih atau ketupat saat acara adat maupun perayaan keluarga.

7. Kaledo

Kaledo, singkatan dari Kaki Lembu Donggala, adalah sup tulang sapi yang merupakan makanan khas Sulawesi Tengah, tepatnya ikon kuliner Kota Palu. Tulang kaki sapi dimasak dengan bumbu sederhana seperti asam jawa, garam, dan cabai untuk menghasilkan rasa gurih dengan sentuhan asam dan pedas yang menyegarkan.

Daging pada tulang sapi dimasak hingga empuk sehingga mudah untuk dinikmati bersama sumsumnya yang lezat. Konon, kaledo dahulunya merupakan sajian kehormatan yang dihidangkan bagi kalangan bangsawan dan raja-raja di Lembah Palu. Kaledo disajikan panas-panas, sering kali dengan tambahan perasan jeruk nipis dan sambal untuk menambah kenikmatan.

8. Lalampa

Lalampa adalah makanan asal Sulawesi Tengah yang mirip dengan lemper dari Jawa, namun memiliki keunikan tersendiri. Beras ketan yang telah dikukus dibungkus dengan daun pisang, kemudian diisi dengan ikan tongkol atau ayam yang telah dibumbui dengan rempah-rempah seperti bawang putih, kunyit, dan daun jeruk.

Setelah dibungkus rapi, lalampa dibakar di atas bara api hingga harum untuk memberikan rasa gurih dan aroma smoky yang khas. Lalampa sering dinikmati sebagai camilan atau sarapan ringan dan mudah ditemukan di pasar-pasar tradisional Sulawesi Tengah.

9. Palumara

Bagi pecinta makanan berkuah dengan cita rasa pedas dan segar, palumara adalah pilihan yang tepat. Sup ikan khas Palu ini dimasak dengan kuah asam pedas yang berasal dari perpaduan cabai, tomat, dan asam jawa. Nama palumara sendiri konon berasal dari ekspresi wajah orang yang menyantapnya terlihat seperti marah karena pipinya memerah akibat rasa pedas yang nampol.

Palumara biasanya menggunakan ikan laut segar khas perairan Sulawesi dan nikmat disantap bersama nasi putih hangat atau nasi jagung. Hidangan ini kaya akan cita rasa dan menjadi favorit masyarakat lokal maupun wisatawan.

Makanan Khas Sulawesi Utara

10. Cakalang Fufu

Berkunjung ke Sulawesi Utara belum lengkap tanpa mencicipi cakalang fufu. Hidangan ini merupakan olahan ikan cakalang yang diasap hingga kering menggunakan teknik tradisional yang sudah diwariskan turun-temurun. Teknik pengasapan ini sekaligus menjadi salah satu cara pengawetan ikan khas Sulawesi Utara yang masih lestari hingga hari ini.

Proses pengasapan memberikan rasa yang khas dan tekstur yang sedikit kenyal pada ikan. Cakalang fufu biasanya disajikan dengan nasi putih dan sambal dabu-dabu, yaitu sambal khas Manado yang terbuat dari campuran cabai, tomat, dan bawang merah dengan perasan jeruk nipis. Hidangan ini menawarkan perpaduan rasa gurih, pedas, dan segar yang sulit dilupakan.

Baca juga: 10 Rekomendasi Makanan Berkuah yang Lezat dan Sehat

11. Dabu-Dabu

Banyak makanan khas Sulawesi Utara yang disajikan bersama sambal dabu-dabu. Sambal khas Manado ini terkenal akan kesegarannya yang berbeda dari sambal pada umumnya tidak diulek, melainkan dicacah kasar. Terbuat dari campuran cabai rawit, tomat, bawang merah, dan perasan jeruk nipis, sambal ini memberikan rasa pedas, asam, dan segar yang khas.

Dabu-dabu biasanya digunakan sebagai pelengkap berbagai hidangan ikan atau ayam untuk menambah cita rasa dan kesegaran pada hidangan utama. Sambal ini sangat cocok dinikmati dengan ikan bakar, cakalang fufu, atau berbagai seafood khas Manado lainnya.

12. Tinutuan (Bubur Manado)

Tinutuan atau sering disebut bubur Manado adalah makanan khas dari wilayah Manado, Sulawesi Utara. Berbeda dari bubur nasi biasa, tinutuan terbuat dari campuran beras, singkong, labu kuning, jagung, dan berbagai sayuran hijau seperti kangkung, bayam, dan daun kemangi yang dimasak bersama hingga lembut.

Hidangan bubur ini sangat cocok disantap sebagai menu sarapan pagi yang sehat dan mengenyangkan. Tinutuan biasanya disajikan bersama ikan asin, sambal dabu-dabu, dan perkedel jagung, menjadikannya sajian yang lengkap dan bergizi.

Makanan Khas Sulawesi Tenggara

13. Sate Gogos

Menuju ke Sulawesi Tenggara, sate gogos adalah hidangan unik yang tak boleh Anda lewatkan. Keunikan hidangan ini berasal dari perpaduan daging ayam atau ikan yang dicampur dengan parutan kelapa berbumbu. Daging yang telah dibumbui dengan rempah-rempah kemudian dibungkus daun pisang dan dibakar di atas bara api hingga matang sempurna.

Parutan kelapa memberikan aroma dan rasa yang gurih pada sate ini. Sate gogos biasanya disajikan dengan sambal atau saus kacang dan sering dinikmati sebagai makanan ringan, hidangan pembuka, maupun dalam acara-acara adat masyarakat setempat.

14. Kasoami

Makanan tradisional dari Sulawesi Tenggara yang tidak kalah populer adalah kasoami. Hidangan ini menjadi salah satu makanan pokok warga setempat sebagai pengganti nasi. Terbuat dari singkong yang dikukus dan dipadatkan dalam cetakan berbentuk kerucut atau bulat, kasoami memiliki tekstur padat dan rasa yang cukup tawar namun mengenyangkan.

Hidangan ini sering disajikan sebagai pengganti nasi dan cocok untuk menemani berbagai lauk pauk, seperti ikan bakar, ayam goreng, atau sayur-sayuran berkuah. Kasoami menjadi alternatif makanan tradisional yang sehat dan mengenyangkan bagi masyarakat setempat, serta kini mulai menarik perhatian wisatawan sebagai pengalaman kuliner yang autentik.

15. Sinonggi

Sinonggi adalah makanan pokok tradisional masyarakat Suku Tolaki di Sulawesi Tenggara yang terbuat dari sagu. Proses pembuatannya cukup sederhana tepung sagu disiram dengan air panas hingga mengental dan membentuk tekstur yang kenyal dan bening seperti agar-agar.

Sinonggi biasanya disajikan bersama lauk pendamping seperti kuah ikan, sayur bening, atau kasoami. Hidangan ini merupakan bagian penting dari tradisi kuliner masyarakat Tolaki dan sering disajikan dalam berbagai upacara

Itulah beberapa rekomendasi makanan khas Sulawesi dari berbagai daerahnya yang wajib untuk dicoba saat berkunjung. Tidak hanya beragam, ragam kuliner di Sulawesi juga memiliki cita rasa khas dari masing-masing daerahnya.

Selagi menikmati wisata kuliner di Sulawesi, jangan lupa untuk selalu menyiapkan AQUA 600 ml di dalam tas. Ukurannya yang praktis dan muat dalam tas membantu Anda memenuhi kebutuhan cairan selama beraktivitas di luar rumah.

Jadi, pastikan #AQUADULU karena tidak semua air itu AQUA. Air mineral AQUA diolah dan diproses dari 19 pegunungan terpilih di Indonesia untuk menjaga kemurniannya. Diambil dari sumber terdalam dan adanya lapisan pelindung juga membuat AQUA bebas dari pencemaran.

Hal itu pula yang membuat AQUA terasa dingin alami meski tidak didinginkan. Jadi, jangan lupa AQUA DULU untuk memenuhi kebutuhan cairan tubuh saat berwisata. AQUA produk asli Indonesia bersertifikat Halal, BPOM, dan SNI. AQUA 100% Indonesia, 100% Halal, dan 100% Murni.

Baca juga: 9 Oleh-Oleh Makanan Khas Indonesia, Cocok Dibawa Pulang!

 

Related Articles

No articles found.

This website uses cookie to make sure you get the best experience. Learn more .