Logo AQUA

12 Makanan Khas Kalimantan Tengah yang Wajib Dicoba

Healthy Lifestyle | 26 August 2024

Share this:

12 Makanan Khas Kalimantan Tengah yang Wajib Dicoba

Berkunjung ke Kalimantan Tengah tidak akan terasa lengkap tanpa mencicipi beragam makanan khasnya yang unik dan penuh karakter. Kuliner di provinsi ini sangat erat kaitannya dengan alam sekitar—sebagian besar bahan dasarnya berasal langsung dari hutan tropis, sungai-sungai besar, dan ladang warga setempat.

Mulai dari olahan pucuk rotan yang biasanya lebih dikenal sebagai bahan furnitur, hingga makanan fermentasi berbahan dasar ikan seperti wadi, kekayaan kuliner Kalimantan Tengah mencerminkan kearifan lokal masyarakat Dayak yang sudah turun-temurun. Pengaruh tiga suku besar di sana—Dayak, Jawa, dan Banjar—turut membentuk cita rasa makanan menjadi sangat beragam, mulai dari gurih dan segar hingga manis, sedikit pahit, dan khas.

Rekomendasi Makanan Khas Kalimantan Tengah

Sebagai salah satu provinsi terluas di Indonesia, Kalimantan Tengah menyimpan potensi wisata kuliner yang belum banyak diketahui. Bagi Anda yang sedang berkunjung ke Bumi Tambun Bungai, berikut daftar makanan khas yang sayang untuk dilewatkan.

1. Wadi Ikan

Makanan khas Kalimantan Tengah pertama yang wajib Anda coba adalah wadi ikan. Wadi ikan dibuat dari ikan air tawar yang difermentasi menggunakan campuran garam dan samu—yaitu beras sangrai yang ditumbuk halus—kemudian disimpan dalam wadah tertutup rapat selama satu hingga dua minggu.

Proses fermentasi inilah yang menghasilkan cita rasa wadi yang sangat khas: asam, asin, dan gurih dengan aroma yang cukup kuat. Sebelum disantap, wadi harus selalu digoreng atau dimasak terlebih dahulu agar aman dikonsumsi. Biasanya disajikan bersama perasan jeruk nipis atau sambal untuk menyeimbangkan rasanya.

Baca Juga: 10 Makanan Khas Betawi yang Legendaris, Wajib Coba!

2. Kalumpe

Kalumpe adalah sayur khas Kalimantan Tengah yang terbuat dari daun singkong yang ditumbuk halus menggunakan lesung kayu. Berbeda dari olahan daun singkong biasa, kalumpe dimasak dengan bumbu yang cukup lengkap, mulai dari bawang merah, bawang putih, cabai, lengkuas, serai, hingga kayu manis yang memberikan aroma hangat yang khas.

Taburan teri dan kacang tanah goreng yang ditumbuk kasar biasanya ditambahkan untuk memperkaya rasa gurihnya. Kalumpe paling nikmat disajikan bersama nasi putih hangat dan sambal terasi. Hidangan ini merupakan menu sehari-hari yang sangat populer di kalangan masyarakat Palangka Raya dan sekitarnya.

3. Ikan Jelawat Bakar

Ikan jelawat adalah salah satu ikan sungai paling berharga di Kalimantan. Ikan ini hidup di perairan sungai-sungai besar Kalimantan dan bisa tumbuh hingga 25 sentimeter, dengan daging yang lembut serta kaya lemak alami.

Cara paling populer untuk menikmatinya adalah dengan membakar ikan menggunakan arang kayu secara perlahan, setelah sebelumnya dimarinasi dengan bumbu bawang putih, jahe, dan serai. Proses pemanggangan yang tidak terburu-buru membuat bumbu meresap sempurna ke dalam dagingnya. Ikan jelawat bakar biasanya disajikan dengan nasi hangat dan sambal limau yang segar dan sedikit asam.

4. Juhu Kujang

Juhu kujang adalah hidangan berkuah yang menggunakan tanaman keladi sebagai bahan utamanya. Satu hal yang perlu diperhatikan saat memasak makanan ini adalah keladi harus benar-benar dimasak hingga matang, karena jika tidak, tanaman ini bisa menimbulkan rasa gatal di lidah.

Selain keladi, juhu kujang juga menggunakan bahan-bahan lain seperti daun nangka muda, santan kelapa, dan ikan sungai. Kuahnya yang lembut dan gurih membuat hidangan ini sangat cocok dinikmati bersama nasi hangat, terutama di siang hari.

Baca juga: 16 Oleh-Oleh Khas Jawa Barat yang Terkenal Lezat, Wajib Coba!

5. Juhu Umbut Rotan

Juhu umbut rotan menggunakan pucuk rotan muda yang diambil dari bagian paling dalam dan paling lunak batangnya. Sekilas penampilannya memang mirip dengan gulai rebung atau bambu muda yang sudah banyak dikenal di daerah lain, namun cita rasanya jauh lebih khas.

Rotan muda ini dimasak bersama bumbu kunyit, lengkuas, dan kemiri, lalu sering ditambahkan ikan sungai untuk memperdalam rasa kuahnya. Ada sedikit rasa pahit tipis yang khas dari rotan muda, namun justru itulah yang membuat makanan ini unik dan banyak dicari. Juhu umbut rotan biasanya disajikan dengan nasi putih atau lontong.

6. Sasangan Patin

Berbahan dasar ikan patin yang banyak ditemukan di sungai-sungai Kalimantan, sasangan patin dimasak menggunakan bumbu kuning yang kaya rempah sehingga menghasilkan kuah berwarna keemasan dengan cita rasa gurih segar.

Meski tampilannya terlihat sederhana, rasa sasangan patin cukup kompleks karena perpaduan antara daging ikan patin yang berlemak dengan bumbu kunyit, jahe, dan rempah-rempah lainnya. Hidangan ini paling nikmat disantap dengan nasi hangat sebagai menu makan siang.

7. Terong Mapuy

Terong mapuy mungkin terdengar sederhana, namun cara pengolahannya cukup unik. Terong dibakar langsung di atas api hingga dagingnya matang dan lembek, kemudian dibalut dengan campuran bumbu garam, cabai rawit, terasi, dan serai yang menghasilkan perpaduan cita rasa manis, pedas, dan asin dalam satu hidangan.

Terong mapuy biasanya disajikan sebagai pendamping ikan bakar atau nasi putih panas. Bagi Anda yang menyukai perpaduan rasa yang kompleks, hidangan ini adalah pilihan yang tidak boleh dilewatkan saat berada di Kalimantan Tengah.

8. Kue Gagatas

Kue gagatas lahir dari masa-masa sulit. Konon, makanan berbahan dasar beras ketan ini muncul sebagai solusi pangan ketika musim paceklik melanda Kalimantan Tengah. Seiring waktu, kue ini berkembang menjadi camilan tradisional yang sangat dicintai masyarakat setempat.

Bentuknya lonjong menyerupai telur dengan lapisan luar dari gula merah yang memberikan rasa manis legit. Kue gagatas sangat mudah ditemukan di warung makan maupun pasar tradisional, dan paling nikmat dinikmati bersama teh tawar hangat atau kopi pahit.

Baca juga: 14 Rekomendasi Oleh-Oleh Khas Sumatra Barat Paling Populer

9. Hintalu Karuang

Sekilas, hintalu karuang terlihat mirip dengan bubur candil atau biji salak yang umum ditemukan di Pulau Jawa. Nama "hintalu karuang" berasal dari bahasa Banjar yang berarti telur kelelawar, merujuk pada bola-bola kecil dari tepung ketan yang bentuknya menyerupai telur.

Hintalu karuang disajikan dalam kuah kental manis yang hangat dan sering ditemukan sebagai jajanan favorit warga di pinggir-pinggir jalan Kalimantan Tengah. Rasanya yang manis dan teksturnya yang kenyal membuat makanan ini menjadi primadona, terutama saat bulan Ramadan tiba.

10. Keripik Kelakai

Kelakai adalah sejenis tanaman paku-pakuan yang tumbuh liar di hutan-hutan Kalimantan dan sudah lama dimanfaatkan oleh masyarakat Dayak, baik sebagai bahan pangan maupun obat tradisional. Daun kelakai dipercaya berkhasiat untuk membantu menambah darah dan menjaga kesehatan pencernaan.

Dalam perkembangannya, daun kelakai kini banyak diolah menjadi keripik yang renyah dan gurih. Keripik kelakai sangat populer sebagai oleh-oleh khas Kalimantan Tengah karena praktis, tahan lama, dan mudah dibawa pulang. Pastikan Anda menyempatkan diri membeli keripik ini sebagai buah tangan.

11. Gaguduh Pisang

Gaguduh pisang adalah penganan goreng khas Kalimantan Tengah yang terbuat dari pisang kepok matang yang dihaluskan, kemudian dicampur dengan tepung terigu, gula, dan sedikit garam sebelum digoreng hingga berwarna keemasan.

Hasilnya adalah camilan dengan bagian luar yang renyah namun tetap lembut di dalam. Rasa manisnya yang alami dari pisang kepok membuat gaguduh pisang terasa ringan dan tidak membosankan. Makanan ini mudah ditemukan di warung-warung kecil dan pasar lokal, dan paling cocok dinikmati selagi masih panas.

12. Coto Menggala

Coto menggala adalah hidangan berkuah yang menggunakan perpaduan berbagai macam rempah, seperti bawang putih, merica, dan kayu manis, sehingga menghasilkan kuah yang kaya cita rasa dan beraroma kuat. Di dalam kuah rempah tersebut terdapat isian berupa daging ayam dan singkong yang membuat hidangan ini cukup mengenyangkan.

Coto menggala mudah ditemukan di berbagai warung makan dan restoran di Kalimantan Tengah. Hidangan ini sangat cocok dijadikan pilihan makan siang atau makan malam, terutama setelah seharian berkeliling menikmati keindahan alam dan budaya provinsi ini.

Baca juga: Ini 8 Jajanan Kue Tradisional Jawa yang Legit dan Enak!

Itulah 12 rekomendasi makanan khas Kalimantan Tengah yang patut masuk ke dalam daftar wisata kuliner Anda. Dari olahan alam seperti umbut rotan dan daun kelakai, hingga hidangan fermentasi dan kue tradisional, setiap makanan memiliki cerita dan keunikannya masing-masing yang mencerminkan kekayaan budaya serta kearifan lokal masyarakat Kalimantan Tengah.

Saat menikmati berbagai kuliner tersebut, jangan lupa untuk tetap menjaga asupan cairan tubuh Anda—terutama di tengah cuaca Kalimantan yang cukup panas. Anda bisa mengandalkan AQUA sebagai pilihan air mineral berkualitas untuk memenuhi kebutuhan cairan harian. AQUA bersumber dari 19 pegunungan pilihan yang memiliki lapisan pelindung alami sehingga menghasilkan air yang dingin secara alami dan terlindungi dari pencemaran. Selain itu, AQUA telah mendapatkan sertifikat halal serta memenuhi standar keamanan pangan BPOM dan SNI, sehingga aman dan terpercaya untuk dikonsumsi setiap hari.

Related Articles

No articles found.

This website uses cookie to make sure you get the best experience. Learn more .