Website ini menggunakan cookie untuk memastikan Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari lebih lanjut.

Lakukan Aktivitas Ini Agar Betis Menjadi Ramping

Kebaikan AirHidup Sehat | 20 Oktober 2020
Lakukan Aktivitas Ini Agar Betis Menjadi Ramping

Memiliki tubuh yang indah dan proporsional merupakan impian semua orang khususnya wanita. Salah satu bagian yang menjadi perhatian adalah bagian betis. Selain mengurangi kepercayaan diri, memiliki betis besar sering sekali kesulitan dalam memilih pakaian. Contohnya, saat menggunakan celana atau rok pendek.


Betis dan paha terdiri dari otot dan lemak subkutan, yaitu jenis lemak yang terletak tepat di bawah kulit. Ketika otot betis ini berkontraksi alias mengencang, ditambah lagi jumlah lemak subkutan yang banyak, maka kaki bagian bawah Anda akan terlihat besar dan tebal [1].


Berikut beberapa faktor yang menyebabkan betis Anda besar.

  • Kebiasaan mengangkat barang berat
    Hal itu disebabkan karena saat kamu mengangkat barang yang berat, kamu akan mengandalkan kekuatan bahu dan tangan untuk menopang. Akibatnya betis juga akan terbebani untuk menahan tubuh ketika kamu mulai berjalan dengan mengangkat barang yang berat [2].

  • Sering menggunakan high heels
    Penggunaan sepatu berhak tinggi atau high heels pada wanita memang membuat kaki tampak lebih jenjang dan indah. Tetapi, ini juga dapat berdampak pada betis Anda. Karena, badan akan bertumpu pada tumit. Jika kebiasaan ini berlangsung lama, otot betis akan semakin besar dan juga mengeras [2].

  • Obesitas
    Berat badan yang berlebih adalah salah satu penyebab utama betis menjadi besar. Jika badan terlalu gemuk, maka lemak-lemak akan tertimbun di beberapa bagian tubuh, salah satunya adalah paha dan betis [2].

Olahraga bisa membuat otot betis terlihat lebih kencang, sehingga ukurannya pun akan terlihat lebih ramping. Untuk mendapatkan hasil yang maksimal, kita dapat melakukan berbagai jenis latihan yang memang dikhususkan untuk melatih otot betis, seperti di bawah ini:

1. Olahraga Kardio

Karena dikenal sebagai olahraga yang banyak membakar kalori maka olahraga ini sangat dianjurkan untuk Anda yang ingin mengecilkan betis. Seperti, bersepeda, lari dan lompat tali. Lakukanlah olahraga kardio selama satu jam dalam satu minggu berturut-turut untuk mendapatkan paha dan betis yang ramping [2].

2. Sering Naik Tangga

Ternyata kebiasaan sederhana ini bisa membuat betis Anda ramping. Berlari naik dan turun tangga sebanyak beberapa kali akan meningkatkan detak jantung dan membakar kalori [2].

3. Peregangan Otot Kaki

Tidak harus selalu melakukan olahraga yang berat. Gerakan peregangan yang terpusat pada kaki dapat mengencangkan otot-otot paha hingga bokong tanpa membuatnya jadi besar [1].

Caranya adalah:

  • Berdiri dengan tegak. Supaya lebih seimbang, Anda boleh meletakkan tangan di pinggul.
  • Letakkan kaki kanan di depan, sementara kaki kiri di belakang. Tekuk lutut kaki kanan hingga membentuk sudut 90 derajat. Pastikan lutut kanan Anda tegak lurus dengan punggung kaki supaya tidak cedera.
  • Tahan selama beberapa detik. Rasakan berat badan Anda menekan bagian paha dan betis. Lalu, kembali ke posisi awal.
  • Ulangi sebanyak 10 kali. Kalau sudah, lakukan hal yang sama pada kaki kiri.

4. Rutin Berjalan Kaki

Berjalan secara rutin juga sangat baik untuk menjaga kesehatan jantung dan memelihara detak jantung yang normal. Lakukan selama 20 menit setiap harinya [3].

5. Yoga

Jenis olahraga ini bisa membantu meningkatkan kekuatan otot, meredakan nyeri sendi, memperbaiki fleksibilitas dan postur tubuh, serta menjaga keseimbangan tubuh [4].

Itulah beberapa gerakan mudah yang bermanfaat untuk mengecilkan paha dan betis. Perlu diingat bahwa mengecilkan betis memerlukan waktu karena seperti menurunkan berat badan, mengecilkan betis juga tidaklah instan. Dibutuhkan ketekunan dan kesabaran untuk mewujudkannya. Konsisten dan berkelanjutan merupakan kunci utamanya.


Jangan lupa untuk selalu mengkonsumsi air mineral agar tubuh kita juga tidak kekurangan cairan. Membuat tubuh tetap terhidrasi juga bermanfaat untuk mengatur suhu tubuh setelah olahraga, dan melumasi sendi. Apabila Anda tidak terhidrasi dengan baik, maka tubuh Anda tidak bisa mendapatkan hasil maksimal dari olahraga [6]. Berbeda dengan air biasa, di dalam air mineral terdapat sejumlah zat yang bermanfaat bagi tubuh. Menurut Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat, FDA, air mineral harus mengandung setidaknya 250 bagian per sejuta (ppm) dari total padatan terlarut dari sumber air alami (1) [5].


Air mineral AQUA yang alami berasal dari sumber air terpilih pegunungan di Indonesia, yang dipilih melalui 9 kriteria, 5 tahapan dan 1 tahun penelitian. AQUA juga selalu melindungi ekosistem di sekitar sumber airnya. Hal ini dilakukan dengan tujuan untuk melindungi kealamian mineral dan keberlangsungan sumber air. Dengan demikian, AQUA bisa mengantarkan kebaikan air minum berkualitas kepada masyarakat Indonesia.

Untuk itu, demi kesehatan tubuh, minum air mineral AQUA secara rutin. Sudahkah Anda minum AQUA hari ini?

Sumber:
1. https://hellosehat.com/hidup-sehat/kebugaran/cara-mengecilkan-betis-dengan-cepat/#gref
2. https://www.halodoc.com/artikel/5-cara-mengecilkan-paha-dan-betis
3. https://thefamousfitnessplan.com/18-cara-mengecilkan-betis/
4. https://www.alodokter.com/mengecilkan-betis-secara-alami-atau-operasi
5. https://www.sehataqua.co.id/segera-minum-air-mineral-untuk-kesehatan-tubuh/
6. https://familydoctor.org/athletes-the-importance-of-good-hydration/